JM Music & Dance Course (JMMDC)

Kategori

2012 Agama Akreditasi Al Qur'an Alumni SMAN Pintar Ane Ahira Aneh Anisa Skin Care Annisa Skin Care Anti Virus Arminareka Perdana Artikel ARTIKEL ANNE AHIRA Artikel Pendidikan Artikel Seni Award Bahan Ajar Seni Musik Bahan Ajar Seni Teater Bahasa Inggris Bahasa Jerman Banner Bengkalis Berita Berita Duka BIMTEK SENI Biografi Bisnis Bisnis Online Bisnis Online Succes Blog Blogger BOS BROADCASTING Budaya Kuansing Bupati Kuansing Candi Borobudur Computer Dejavu + Band Design Blog Design Kostum Dinas Pendidikan Kuansing Doa Download Duka E-KTP Encore Facebook FLS2N Fokus Formasi CPNS Formulir Pendaftaran Forum Guru Seni SMP SMA Provinsi Riau Google Green Teacher Grup Musik Kuansing Guru H. Sukarmis Hari Besar Humas Humas SMAN Pintar Hut Hymne Idul Adha Indonesia Instrument ISI Padangpanjang Islami IT Jakarta JALUR Jembatan Merah Jembatan Merah Music Dance Course JM 83 STUDIO JM Musik n Sport JM Studio JMMDC Juara Juara Design Juara SMAN Pintar Kab.Kuansing Kantor Perwakilan Teluk Kuantan Kegiatan Seni Kegiatan SMAN Pintar Keluarga Komunitas Kuansing Kosmetik Herbal Kostum Tari Kreatiftas Seni KS TV (KUANSING TV) KTP Elektronik Kuansing Kuansing Terkini Kuantan Hilir Kuantan Singingi Kuantan Singingi. Kuansing Kuantan Tengah Kursus Musik Kursus Tari Labersa Waterpark Lebaran Logo Lomba Seni Musik Mading Online Mars Masa Orientasi Siswa Materi Seni Budaya membuat Website Mid Semester Minangkabau MOS Motivasi Musik musik klasik MVKS Narkoba Nasional Notasi Objek Olimpiade Sains Nasional Olimpiade Sains Nasional Kabupaten Olimpiade Sains Nasional Provinsi Orchestra Indonesia Orflame Oriflame OSIS OSN P4TK Seni Budaya Pacu Jalur Paduan Suara Pagaleran Karya Seni Tari PAKASERI PAKASERU Pameran Pameran Karya Seni Rupa Pariwiasata Paskibraka 2010 Pawai Budaya Pekanbaru Pemimpin Pendidikan Pengawas Pengembanga Diri Penghargaan Pengumuman Perguruan Tinggi Negeri PGRI Photograpy PIN PNS PON Portal Online PPDB SMAN PINTAR 2013 Prestasi Seni Prestasi SMAN Pintar Prestasi SMAN Pintar 2011 Produk Profil PROFIL SMAN FINTAR PROMOSI PT. Arminareka Perdana Ramadhan Riau Riaupos RPD RSUD Sahabat Sang Perintis Sanggar Seni Kuantan Mekar - SSKM Sanggar Seni Seraja Kuantan Sanggar Seni Seroja Sanggar Tari seni Seni Budaya Seni Film Seni Musik Seni Rupa Seni Sastra Seni Tari Seni Teater SEO Siswa Siswa Baru SMAN Pintar Siswa SMAN Pintar SMA Pintar SMAN 1 Sentajo Raya SMAN 2 Teluk Kuantan SMAN Kuansing SMAN Pintar SMS Gratis SMS Ramadhan Software Sosial Budaya Studio Musik Sukses Tahun Baru Tangga Lagu Tausiyah Teacherpreuner Teluik Kuantan Teluk Kuantan Terus Maju Dalam Berusaha THR Tips Trik TMII Toko TOKO JEMBATAN MERAH Tradisional Tulisan Tulisanku Ucapan Ujian Nasional Ujian Semester Umroh & Haji Plus Unik Universitas Video Violino Ridho P Visi Misi Website Wisata Kuantan Singingi Wisata Riau YeyenFebrina Yogyakarta

Welcome My Blog

Ronaldo Rozalino S.Sn

Bagaimana Menjadi Seorang Sutradara ?

Gak ada kata yang pas menjawab pertanyaan di atas. Paling gampang untuk menjadi seorang sutradara adalah: ambil kamera (baca: camcorder), and starting to direct!. Yuhuu.., you’re a director!.. kamu sudah jadi sutradara�.

Apa segampang itu?. Ya! Kalau maunya cuma segitu. Tapi maksud kamu pasti bukan yang sederhana seperti itu. Ya kan?. Maka judul diatas mari kita ganti menjadi Bagaimana Menjadi Sutradara Profesional atau “how do I become a professional, paid film director ?”

.APA SEBENARNYA YANG DILAKUKAN SEORANG SUTRADARA?

Banyak orang gak tau apa sebenarnya yang dilakukan seorang sutradara film. Tapi kalau kita harus strictly to the point, maka seorang sutradara adalah orang yang bertanggung jawab atas layaknya sebuah film untuk dilihat, layaknya suara-suara yang diperdengarkan dan layaknya aktor memerankan adegan.

Seorang sutradara adalah orang yang selalu berada di lokasi set. Dialah yang berperan penting dalam hampir semua aspek pembuatan film. Mulai dari menyetujui model kostum yang dipakai, audisi para pemeran (casting), menentukan sudut pengambilan gambar (camera angle), menciptakan nuansa dan atmosfir adegan, menentukan gaya penampilan pemeran, dan segala macam kreatifitas-kreatifitas yang harus ditampilkan oleh sebuah film. Tapi ini bukan berarti bahwa seorang sutradara mengerjakannya sendiri. Dia harus bisa memimpin sebuah departemen produksi untuk bersama-sama melakukannya, seperti kameraman, petugas lighting, juru rias, petugas dekor, dll.

Seorang sutradara professional harus bisa membuat ide-ide kreatif bersama seluruh pimpinan produksi. Mereka harus berkolaborasi!. Mengapa? Karena masing-masing pimpinan produksi pastilah memiliki keahlian masing-masing. Sehingga masukan ide kreatif dari masing-masing ahli itu akan sangat membantu untuk menciptakan film yang baik. Biasanya seorang sutradara selalu didampingi penulis naskah pada saat proyek film akan dimulai. Selanjutnya bersama editor dan pe�ata musik pada proses akhir. Itulah sebabnya mengapa seorang sutradara harus bekerja mulai dari awal sampai akhir�

Dalam beberapa kondisi seorang sutradara kadang-kadang juga sebagai produser atau penulis naskah. Tapi umumnya seorang sutradara rada ogah menjadi kameraman. Karena sutradara harus lebih fokus pada pengaturan adegan. Masalah pengambilan gambar akan lebih baik dipercayakan kepada DOP (Director of Photography) yang bertanggung jawab pada kamera dan lighting. Karena pada dasarnya kameraman gak penting-penting amat memperhatikan penampilan actor. Mereka lebih fokus bagaimana menciptakan gambar-gambar yang bagus dan layak ditonton pemirsa.

Berbeda dengan sutradara film independent, maka biasanya sutradara akan merangkap beberapa jabatan didalam proyek film. Bisa saja dia sebagai produser, penulis naskah, kameraman, dan penyandang dana. Bahkan kadangkala dia pun bisa sebagai editor.

Ada dua cara kehidupan seorang sutradara dalam bekerja. Mereka bekerja sebagai sutradara lepas (freelance) yakni direkrut oleh berbagai produser atau perusahaan produksi film untuk menangani proyek film, atau mereka bekerja pada sebuah production house sebagai karyawan. Pilihan kedua biasanya lebih disukai karena pendapatan seorang sutradara akan lebih stabil. Tapi, pilihan mana pun yang dijalani, mentalitas sebagai seorang sutradara professional adalah hal yang utama..Source:opiqueghoqielt.

0 Responses

Posting Komentar

Komentar ya

Best Friend