Waktuku Tak Lama, Maka Nikmatilah Kebersamaannya
"Ronaldo Rozalino - Caoch RR"
Bismillah. Waktu berjalan tanpa kompromi, mengalir bagai air yang tak pernah kembali ke hulunya.
Di antara detik yang berlalu, ada hangat yang menetap di dada: tawa keluarga, genggaman jemari hangat sang ibunda, serta binar mata buah hati tercinta.
Sebelum Maut Memisah Langkah: Mengukir Kebaikan dalam Dekapan Keluarga
Waktuku di permukaan bumi ini tak lama. Selagi raga masih diberi sehat dan jiwa dianugerahi bahagia, kukecap setiap momen kebersamaan ini dengan penuh kesyukuran.
Sebagaimana petunjuk ilahi dalam Al-Qur'an, Allah SWT mengingatkan kita tentang kepastian takdir setiap yang bernyawa:
"Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Dan hanya pada hari Kiamat lah disempurnakan pahalamu."
(QS. Ali 'Imran: 185)
Menyadari keterbatasan waktu bukanlah alasan untuk berduka, melainkan pemantik untuk memperbanyak kebaikan dan merajut kenangan manis.
Rasulullah SAW pun mengajarkan keutamaan mengingat akhir perjalanan hidup ini dalam sebuah hadis:
"Orang yang cerdas adalah orang yang mengendalikan dirinya dan beramal untuk kehidupan setelah kematian."
(HR. Tirmidzi)
Meniti Kebaikan Bersama Tiga Tunas Harapan
Matahari sore yang perlahan meredup mengiringi langkah santun menuju sebuah jamuan sederhana.
Di sana, terpancar ketulusan dari Ibunda tersayang (Nenek Vicella) bersama tiga generasi penjelas masa depan: Violino Ridho Putra, Cello Yenroza Putra, dan Viola Utari Putri.
Kalian adalah kebanggaan dan calon pengusaha muslim yang tangguh serta sukses. Kejarlah impianmu setinggi langit, wahai ananda.
Dalam keheningan malam dan derai doa di atas sejadah, selalu ada desah napas Papa yang memohonkan keselamatan serta keberkahan langkahmu.
Jadikanlah segala kekurangan yang ada pada diri Papa sebagai cermin dan pembelajaran hidup. Jika ada kelebihan, Papa hanya menitip satu hal: selipkan doa untuk Papa dalam sujudmu saat engkau menegakkan agama Allah SWT.
Damai dalam Mengingat-Nya
Hidup tak selalu tentang tawa yang membahana; kadang ada saat di mana hati dan jiwa sedang tidak baik-baik saja. Namun, di balik riak ujian itu, janji Allah selalu menjadi penawar yang paling tenang:
"Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram."
(QS. Ar-Ra'd: 28)
Dengan mengingat Allah, segala beban terangkat dan hanya puji syukur Alhamdulillah yang tersisa di bibir.
Semoga ikatan kasih sayang yang terjalin hari ini tak hanya hangat di dunia, namun direkatkan kembali hingga kita dikumpulkan bersama di surga-Nya.
Aamiin Allahumma Aamiin.
Salam Bahagia & Penuh Kasih,
Dari Anandamu yang selalu membutuhkan nasihat serta bimbinganmu, Ibunda Nenek Vicella.
Salam sayang dari Papamu (Papa Vicella) anandaku.
Ronaldo Rozalino – Coach RR
(Teacherpreneur • Content Creator • Motivator • Business Leader • Writer • Composer & Arranger • Coach)
WhatsApp: 0853-6355-4777
Instagram / TikTok: @ronaldorozalino
YouTube / Facebook: Ronaldo Rozalino
Situs Web: s.id/RonaldoRozalino
