Doa Menyambut Ramadan: Kerinduan dan Keikhlasan
Bismillahirrahmannirrahim.
Ya Allah, Ya Rahman, Ya Rahim...
Segala puji bagi-Mu yang masih meminjamkan napas ini, yang masih mengizinkan jantung ini berdetak hingga kami kembali menghirup aroma keberkahan bulan Ramadan yang kian mendekat.
Ya Rabb yang Maha Pengampun,
Kami datang mengetuk pintu rahmat-Mu dengan membawa segunung khilaf dan jiwa yang lelah karena hiruk-pikuk dunia. Sebelum fajar Ramadan menyingsing, bersihkanlah hati kami dari noda-noda benci, dengki, dan kesombongan. Jadikanlah hati ini layaknya tanah yang subur, yang siap menerima benih-benih iman dan siraman wahyu-Mu.
Allahumma Sallimni li Ramadhana...
Ya Allah, sampaikanlah usia kami ke bulan Ramadan dalam keadaan sehat wal’afiat, lahir maupun batin. Berikanlah kami kekuatan bukan sekadar untuk menahan lapar dan dahaga, namun kekuatan untuk menundukkan ego, menjaga lisan dari lara, dan menjaga mata dari hal yang sia-sia.
Ya Allah yang Maha Lembut,
Jadikanlah Ramadan tahun ini sebagai saksi kembalinya kami kepada-Mu dengan sebenar-benarnya taubat (taubatan nasuha). Jangan biarkan Ramadan ini berlalu begitu saja tanpa meninggalkan bekas di jiwa kami. Jadikanlah setiap ruku’ kami lebih khusyuk, setiap sujud kami lebih lama, dan setiap butiran air mata kami sebagai penghapus api neraka.
Ya Mujibas Saailin,
Terimalah ibadah kami, luaskanlah sabar kami, dan ketetapan iman kami. Pertemukanlah kami dengan malam Lailatul Qadar-Mu yang mulia, dan izinkan kami keluar dari bulan suci nanti dalam keadaan bersih layaknya bayi yang baru dilahirkan.
Amin, Amin, Ya Rabbal 'Alamin.
H. Ronaldo Rozalino, S.Sn.,M.Pd, C.TP, C. ME, C. QEM, C. CC,. C. CW etc
SMAN 1 Sentajo Raya Melestarikan Masakan Tradisional: Wujud Mencintai Produk Dalam Negeri
Bismillah.
Selasa, 10 Februari 2020 SMAN 1 Sentajo Raya membuat kegiatan P5 yang bertema Melestarikan Masakan Tradisional: Wujud Mencintai Produk Dalam Negeri . Hal ini disampaikan Drs. Afrizal Kepala SMAN 1 Sentajo Raya Provinsi Riau di ruang kerjanya.
Drs. Afrizal menyampaikan di tengah gempuran tren kuliner modern dan makanan cepat saji (fast food) dari luar negeri, generasi muda Indonesia dihadapkan pada tantangan besar: apakah lidah nusantara akan tetap mengenali jati dirinya? Melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan Tema Kearifan Lokal, kita diajak untuk kembali menengok dapur nenek moyang. Mempelajari masakan tradisional bukan sekadar urusan perut, melainkan langkah nyata dalam mencintai produk dalam negeri.
Selanjutnya Ronaldo Rozalino perwakilan Koordinator Projek P5 SMAN 1 Sentajo Raya juga memberikan perspektif yaitu Mengapa Masakan Tradisional Adalah Kearifan Lokal?
Masakan tradisional adalah cermin dari kekayaan alam dan budaya suatu daerah. Di dalamnya terkandung pengetahuan tentang rempah-rempah, teknik memasak yang diwariskan turun-temurun, hingga filosofi kehidupan.
Koordinator projek Welmazetri, S.Pd dan beberapa anggotanya Ronaldo Rozalino, S.Sn.,M.Pd, Azizah, S.Pd, Masnawati, S.Pd, Sinta Muselpa, S.Pd, Nuraziza Saida, S.Pd di ikuti oleh semua kelas X, XI, XII yang terdiri dari 9 kelas dengan berbagai menu khas daerah Indonesia.
Setiap suapan rendang, gigitan ikan, atau segarnya udang membawa cerita tentang tanah tempat bahan-bahan tersebut tumbuh. Ketika kita memilih untuk mengonsumsi dan memasak menu tradisional, kita sedang menjaga rantai ekonomi lokal tetap hidup—mulai dari petani kunyit di pasar hingga pedagang daging lokal.
Selanjutnya Welma Zetri perwakilan koordinator projek juga menyampaikan Hubungan P5 dengan Cinta Produk Dalam Negeri
Program P5 memberikan ruang bagi siswa untuk tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga pelestari. Berikut adalah kaitan erat antara praktik memasak tradisional dengan nilai-nilai Pancasila.
Dengan demikian akan berdampak kepada siswa yaitu Kemandirian: Siswa belajar mengolah bahan pangan lokal menjadi hidangan bergizi tanpa ketergantungan pada produk impor.
Gotong Royong: Proses memasak tradisional seringkali membutuhkan kerja sama tim, mulai dari menghaluskan bumbu hingga penyajian.
Mengenal Identitas Global: Dengan mencintai produk dalam negeri, kita membangun rasa percaya diri bangsa di mata dunia. Kita bangga bahwa Indonesia memiliki kekayaan kuliner yang tidak kalah dengan steak atau sushi. Ungkap Afrizal dengan nada serius.
Langkah Nyata Siswa dalam Melestarikan Kuliner yaitu
Eksplorasi Resep: Menemukan kembali resep-resep khas daerah yang mulai jarang ditemui.
Inovasi dan Relevansi: Mengemas makanan tradisional dengan tampilan menarik tanpa menghilangkan cita rasa aslinya.
Kampanye Digital: Membagikan proses pembuatan masakan tradisional di media sosial sebagai bentuk promosi produk lokal.
"Mencintai produk dalam negeri dimulai dari piring kita sendiri. Setiap bumbu yang kita ulek adalah bentuk penghormatan terhadap identitas bangsa."
Kemudian dapat disimpulkan dengan melestarikan masakan tradisional melalui tema Kearifan Lokal di sekolah adalah gerakan revolusi mental yang sederhana namun berdampak besar. Dengan mengenal, memasak, dan mengonsumsi makanan khas daerah, kita telah melakukan aksi nyata dalam mencintai produk dalam negeri. Mari jadikan dapur sebagai laboratorium budaya, di mana setiap aroma rempah adalah pengingat bahwa Indonesia itu kaya. Kata Ronaldo Rozalino yang suka wisata kuliner daerah.
Laporan
Ronaldo Rozalino, S.Sn., M.Pd
Koordinator Projek P5 SMAN 1 Sentajo Raya
PERDANA DI TAHUN 2026: MGMP SENI BUDAYA SMA/MA KAB. KUANSING, RIAU BERLANGSUNG SUKSES
Bismillah.
Dibuka oleh MC Yurmadalis, S.Sn Sekretaris dan Guru Seni Budaya SMAN 1 Benai . Kemudian dilanjutkan menyanyikan Indonesia Raya oleh dirigen Rani Haridianti, S.Sn Guru Seni Budaya SMAN 2 Sentajo Raya dalam kegiatan perdana MGMP Seni Budaya SMA/MA Kab. Kuansing.
Dalam rangka pembelajaran yang lebih efektif, kolaboratif, dan ekspresif. Telah dilaksanakan Musyawarah Guru Mata Pelajaran Seni Budaya SMA/MA Kabupaten Kuantan Singingi. Dilaksanakan pada Hari Senin, 9 Februari 2026 yang bertempat di SMAN 1 Pangean, Kab. Kuansing.
Pispian Rahman, S.Sn.,M.Pd Ketua MGMP Seni Budaya SMA/MA Kab. Kuansing dan Guru Seni Budaya SMAN Pintar menyampaikan kegiatan MGMP Seni Budaya telah sukses dan lancar pada tahun 2024 . Namun ditahun 2025 kegiatan terhenti disebabkan karena ada beberapa sekolah yang tidak menganggarkan biaya untuk kegiatan ini.
Kegiatan ini di akomodir MKKS SMA Kab. Kuansing sehingga kegiatan ini dilaksanakan setiap hari senin setiap bulannya. Dilaksanakan 8 kali pertemuan setahunnya.
Noni Hairuni, S.Pd Koordinator MGMP Seni Budaya SMA/MA Kab. Kuansing, Riau yang juga Kepala SMAN 1 Pangean menyampaikan dalam arahannya memberikan kesan yang baik dan alhamdulillah dengan adanya kegiatan dilaksanakan. Dalam memajukan pendidikan dikab. Kuansing khususnya umumnya Riau.
Hasil keputusan Rapat MKKS SMA Kab. Kuansing di SMAN Pintar beberapa waktu yang lalu, MGMP akan diaktifkan kembali di tahun 2026 ini.
Kegiatan ini tidak ada penekanan untuk mengikuti nya. Namun hal diharapkan untuk mengikuti kegiatan ini untuk mendidik, membimbing anak dan kemenakan kita .
Dalam pelaksanaannya bila guru disekolahnya ada lebih dari satu guru, dalam pembiayaannya bisa dibayarkan dibagi dua. Sehingga guru bisa mengikutinya bukan secara bergantian untuk hadir kegiatan ini.
Didalam kegiatan MGMP ini yang diperlu disiapkan daftar hadir, notulen, laporan, dokumentasi. Agar dapat dilihat apa kegiatan sudah berjalan dengan lancar. Kegiatan ini pun bermanfaat sebagai sarana silaturahmi, berkolaborasi dengan sesama mengajar Seni budaya, kemudian membuat rancangan perangkat pembelajaran sehingga guru Seni budaya sudah memiliki "senjata" untuk mempersiapkan mengajar. Sinergiritas pun dapat terjalin dengan baik.
Ronaldo Rozalino, S.Sn.,M.Pd Humas MGMP Seni Budaya SMA/MA Kab. Kuansing sekaligus pembaca doa kegiatan tersebut. pun dapat mempersiapkan dengan adanya kegiatan pagelaran seni, budaya pacu jalur, FLS2N SMA yang dilaksanakan setiap tahunnya. Sehingga dapat menggali potensi seni budaya peserta didik dan pemuda yang ada di Kuantan Singingi.
Semoga dengan diperhatikan kegiatan MGMP ini oleh MKKS menjadi motivasi untuk terus bergerak memajukan pendidikan dan berkolaborasi dengan berbagai pihak seperti DKKS , Lembaga Seni Budaya, Tokoh Seni, Budayawan, Seniman yang ada di Kuansing.
Harapan dan semangat yang besar dari MGMP Seni Budaya SMA/MA Kab. Kuansing bersaing berprestasi ditingkat provinsi, nasional. Alhamdulillah MGMP Seni Budaya pernah berhasil mengirim siswanya ditingkat Nasional di bidang vokal tahun 2024. Tentunya dengan terjalin kolaborasi, sinergiritas, dan suasana kekeluargaan yang terjalin erat dalam rangkaian ukhuwah islamiyah.
Semoga Allah ridhoi dan berkahi langkah edukasi di bidang Seni Budaya bagi guru guru yang telah berdedikasi untuk memajukan Kuantan Singingi. Dan menjadi ladang amal jariyah di akhirat kelak.
Laporan :
Ronaldo Rozalino, S.Sn.,M.Pd
Humas MGMP/ Guru Seni Budaya SMAN 1 Sentajo Raya, Riau
My Bisnis Online & Offline (BP Grup)
Kategori
My Blog Profesional
Best Friend
Bisnis Online Succes (BOS)
-
ANISA SKIN CARE ( KOSMETIK HERBAL, AMAN, DAN BEBAS MERKURI ) - ANISA SKIN CARE ( KOSMETIK HERBAL, AMAN, DAN BEBAS MERKURI ) [image: Cream Annisa Ok] Harga RP.150.000,- (Belum Ongkos Kirim) DAPATKAN kulit muka yang...13 tahun yang lalu
-
