Sinergi Budaya dan Religi: Teluk Kuantan Siap Gelar Pacu Jalur Rayon II dan MTQ Ke-XLIV Riau
TELUK KUANTAN – Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) bersiap menyambut perhelatan akbar yang memadukan semangat sportivitas dan nilai-nilai religius.
Dengan mengusung semboyan "Siang Bapacu, Malam Mangaji", pemerintah daerah resmi mengumumkan penyelenggaraan Pacu Jalur Rayon II yang diselaraskan dengan perhelatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Ke-XLIV Tingkat Provinsi Riau.
Dua Agenda Besar dalam Satu Waktu
Perhelatan ini direncanakan berlangsung pada tanggal 26 hingga 28 Juni 2026 di lokasi ikonik, Tepian Narosa, Teluk Kuantan. Pemilihan tema "Siang Bapacu, Malam Mangaji" mencerminkan keseimbangan hidup masyarakat Kuansing yang menjunjung tinggi tradisi nenek moyang sekaligus ketaatan dalam beragama.
Siang Hari: Masyarakat dan wisatawan akan disuguhkan ketegangan serta kemeriahan lomba sampan tradisional Pacu Jalur Rayon II di sungai.
Malam Hari: Suasana akan berganti menjadi khidmat dengan lantunan ayat suci Al-Qur'an dalam rangka MTQ Ke-XLIV Provinsi Riau.
Dukungan Penuh Pimpinan Daerah dan Panitia
Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari jajaran pimpinan tinggi Kabupaten Kuantan Singingi yang bertekad mensukseskan acara ini:
Dr. H. Suhardiman Amby, M.M. (Bupati Kuantan Singingi).
H. Muklisin (Wakil Bupati Kuantan Singingi).
Zulkarnain, ST., M.Si. (Sekretaris Daerah Kuantan Singingi).
Ir. Emmerson (Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kuansing).
Kesuksesan perhelatan ini juga dikawal langsung oleh jajaran panitia dan pimpinan wilayah (Camat) setempat, di antaranya:
Wandi Gunawan, SP (Plt. Camat Sentajo Raya).
Eka Putra, S.Sos., M.Si (Camat Kuantan Tengah).
Saparman, ST., ME (Camat Singingi ).
Ns. H. Andhi Syamsul, S.Kep (Camat Singingi Hilir).
Indra Sukri, ST., M.Pd (Ketua Panitia).
Elpi Satriandi (Sekretaris Panitia).
Upaya Mendongkrak Pariwisata dan Ekonomi
Acara ini merupakan bagian dari kalender Karisma Event Nusantara (KEN) dan didukung oleh program Wonderful Indonesia serta Kuansing Bermarwah. Dengan statusnya sebagai salah satu warisan budaya takbenda, Pacu Jalur diharapkan mampu menarik ribuan wisatawan, yang secara langsung akan berdampak positif pada sektor UMKM dan ekonomi kreatif di Teluk Kuantan.
Bagi Anda pecinta budaya dan wisata religi, pastikan untuk mencatat tanggalnya. Mari bersama kita sukseskan perhelatan budaya terbesar di "Negeri Bermarwah" ini! (Ronaldo Rozalino)

Perkuat Sinergi, Polres Kuansing Deklarasikan Kampung Tangguh dan Kukuhkan Duta Anti Narkoba
TELUK KUANTAN – Dalam upaya nyata memutus mata rantai peredaran gelap narkotika di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi, jajaran Polres Kuansing menggelar rangkaian kegiatan strategis pada Senin (11/05/2026). Kegiatan diawali dengan Apel Kesiapan Satgas Anti Narkoba yang dipusatkan di Lapangan Apel Pemkab Kuansing, dilanjutkan dengan Deklarasi Kampung Tangguh Anti Narkoba di Desa Jake.
Acara ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan daerah, di antaranya Bupati Kuansing, Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., Ketua DPRD Kuansing, serta jajaran Forkopimda dan pejabat utama Polres Kuansing. Kehadiran para tokoh ini menegaskan komitmen kolektif dalam menjaga marwah daerah dari ancaman narkoba.
Kapolres Kuansing, AKBP Hidayat Perdana, menekankan bahwa permasalahan narkoba merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan sinergitas lintas sektoral.
“Melalui pembentukan Satgas dan Kampung Tangguh ini, kita berharap tercipta lingkungan yang aman, sehat, kondusif, dan bersih dari narkoba (Bersinar). Ini adalah bentuk komitmen kita dalam menjaga generasi muda,” tegas Kapolres.
Putra SMAN 1 Sentajo Raya Terpilih Sebagai Duta
Momen bersejarah juga tercipta dengan dikukuhkannya Raffa Aryanatha Firdaus, siswa kelas XI.1 dari SMAN 1 Sentajo Raya, sebagai Duta Anti Narkoba Kuansing. Penunjukan ini disambut bangga oleh Kepala SMAN 1 Sentajo Raya, Drs. Afrizal, yang hadir langsung mendampingi siswanya dalam prosesi pengukuhan.
Sebagai Duta, Raffa diharapkan menjadi pelopor edukasi dan garda terdepan dalam mensosialisasikan bahaya penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar dan generasi muda di Kuansing.
Deklarasi di Desa Jake
Setelah apel di pusat kota, rombongan bergerak menuju Aula Kantor Desa Jake, Kecamatan Kuantan Tengah, untuk melaksanakan Deklarasi Kampung Tangguh Anti Narkoba. Program ini melibatkan tokoh masyarakat dan warga setempat agar secara mandiri mampu melakukan pencegahan dini di lingkungan terkecil.
Slogan “Melindungi Tuah Menjaga Marwah” menggema sepanjang kegiatan, menjadi penyemangat bagi seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan Kabupaten Kuantan Singingi yang benar-benar bersih dari pengaruh zat terlarang melalui semangat Green Policing.
Reportase: Ronaldo Rozalino, S.Sn., M.Pd
(Guru Penulis SMAN 1 Sentajo Raya, Ketua Forum Literasi Kuansing, Guru Konten Kreator Riau, Fasilitator Daerah CBP Riau BI Riau dan BGTK Riau, Motivator Literasi & Edukasi)
Dokumentasi Photo Sumber Darmadi































