Ronaldo Rozalino, S.Sn.,M.Pd
Rajut Kebersamaan dan Dukung Putri Daerah, Pemcam Kuantan Tengah Gelar Nobar Final Dangdut Academy 8
TELUK KUANTAN — Kebanggaan tengah membuncah di ranah Kuantan Singingi. Langkah salah satu putri terbaik Kuansing, Diva, yang berhasil menembus babak final panggung megah Dangdut Academy 8 di Indosiar, menjadi magnet pemersatu semangat warga negeri Pacu Jalur.
Menyikapi momen bersejarah ini, Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi melalui Pemerintah Kecamatan Kuantan Tengah secara resmi mengundang seluruh lapisan masyarakat untuk hadir merapatkan barisan dalam ajang Nonton Bareng (Nobar) panggung kemegahan tersebut.
Acara kebersamaan ini dipusatkan di Halaman Astaka Utama MTQ Kuansing pada:
Hari/Tanggal: Sabtu, 12 September 2026
Waktu: Pukul 19.30 WIB – selesai
Seruan Hangat dari Camat Kuantan Tengah
Camat Kuantan Tengah, Eka Putra, S.Sos., M.Si., menyampaikan ajakan hangatnya kepada seluruh masyarakat Kuansing, khususnya warga Kuantan Tengah, untuk hadir meramaikan lapangan dan memanjatkan doa bersama demi kemenangan Diva.
"Langkah Diva hingga ke panggung puncak Dangdut Academy 8 bukan sekadar pencapaian pribadi, melainkan kebanggaan milik kita bersama. Mari kita hadirkan gemuruh semangat, satukan doa dan dukungan di Halaman Astaka Utama MTQ. Kita tunjukkan bahwa masyarakat Kuansing kompak menyokong talenta muda daerah," ujar Eka Putra.
Beliau juga menutup seruannya dengan pekik kebanggaan lokal yang membakar semangat:
"Salam kayuah-kayuah-kayuah!"
Detail Informasi Kegiatan
Malam Minggu nanti diharapkan tidak hanya menjadi ajang menonton layar kaca bersama, tetapi juga momen mempererat tali silaturahmi antarwarga. Ayo persiapkan diri, ajak keluarga dan kerabat, lalu ramaikan Halaman Astaka Utama MTQ Kuansing demi mendukung putri daerah membawa harum nama Kabupaten Kuantan Singingi di kancah nasional!
*Tim Media Center Camat Kuantan Tengah (RR)
READ MORE - Rajut Kebersamaan dan Dukung Putri Daerah, Pemcam Kuantan Tengah Gelar Nobar Final Dangdut Academy 8
Ronaldo Rozalino, S.Sn.,M.Pd
Asap Karhutla Tak Padamkan Semangat: Catatan PJJ Seni Budaya SMA Taruna Muhammadiyah Riau
Bismillah. Di bawah naungan langit Kuantan Singingi yang berselimut jelaga Karhutla, udara terasa menyesakkan dada. Kabut asap tebal yang telah melanda selama hampir tiga minggu memutus pandangan dan mengancam kesehatan.
Menanggapi situasi ini, Dinas Pendidikan Kuansing mengambil langkah bijak meliburkan aktivitas belajar tatap muka demi melindungi generasi penerus dari bahaya penyakit saluran pernapasan (ISPA).
Namun, pekatnya asap tidak lantas memadamkan pendar semangat untuk menuntut ilmu. Pada Kamis, 10 September 2026, kelas-kelas di SMA Taruna Muhammadiyah Riau berpindah ke ruang udara digital melalui media Google Meet.
Harmoni Budaya di Kelas X: Melatih Suara dan Rasa
Pukul 14.40 WIB, ruang virtual Google Meet mulai diisi oleh antusiasme para taruna. Pembelajaran diawali secara hikmat dengan doa yang dipimpin oleh ketua kelas, disertai penataan absensi daring.
Dari total 33 siswa kelas X, sebanyak 18 siswa berhasil hadir menembus keterbatasan situasi. Pembelajaran Seni Budaya diisi dengan pendekatan mendalam (Deep Learning) yang mencakup tiga pilar utama:
Mindful (Berkesadaran): Mengajak siswa menyadari dan meyakini keberadaan nikmat seni sebagai sarana rasa.
Meaningful (Bermakna): Mengaitkan seni dengan nilai kehidupan dan pelestarian lokal.
Joyful (Menyenangkan): Menyajikan ruang belajar yang ramah dan interaktif.
Sebagai pemicu apresiasi, para siswa diajak menyaksikan karya musik daerah Kuansing berjudul "Candu Kembu", sebuah komposisi pembuka untuk tradisi Pacu Jalur 2026.
Siswa tidak sekadar menonton, tetapi juga diberi kesempatan untuk mengekspresikan pandangan mereka. Ruang ini menjadi wadah melatih kecakapan berbicara di depan umum (public speaking), keberanian, serta melatih pola pikir yang luas dan terarah.
Refleksi dan Struktur Musik di Kelas XI
Perjalanan berlanjut ke kelas XI IPA dan XI IPS. Kehadiran di kelas XI IPA mencapai 50 persen, sementara kelas XI IPS mencatatkan tantangan tersendiri dengan ketiadaan partisipasi siswa di ruang daring.
Kondisi ini menjadi catatan evaluasi dan refleksi mendalam mengenai pentingnya komunikasi yang efektif, kedisiplinan, dan ikhtiar bersama dalam menjaga etika belajar.
Dalam sesi kelas XI, materi berfokus pada Unsur-Unsur Musik:
Nada & Melodi: Alunan frekuensi dan susunan intonasi.
Irama & Tempo: Ketukan serta kecepatan yang memberi nyawa pada karya.
Harmoni & Timbre: Keselarasan bunyi dan warna suara.
Dinamika: Keras-lembutnya nada yang menyampaikan emosi.
Ketika seluruh komponen tersebut menyatu secara kompleks, terciptalah sebuah musik. Lebih dari sekadar nada, musik berdiri sebagai bahasa komunikasi universal.
Musik menjadi simbol identitas bangsa seperti lagu Indonesia Raya, maupun pengobar semangat pergerakan seperti Mars Muhammadiyah dan Hymne Muhammadiyah sebuah manifestasi organisasi besar dalam berbuat nyata bagi umat di bidang pendidikan, kesehatan, dan amal usaha.
Nilai Religi dan Titik Terang Hujan Kuansing
Seni musik yang dikaji secara mendalam tidak hanya membentuk kecerdasan akademis dan kemampuan digital, tetapi juga mengukuhkan nilai-nilai religi. Lirik-lirik yang diresapi menjadi sarana perenungan atas kekuasaan Allah SWT yang telah mengaruniakan segenap nikmat kehidupan.
Landasan Al-Qur'an & Al-Hadits:
QS. Az-Zumar [39]: 9 "Katakanlah: 'Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?' Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran."
"Katakanlah: 'Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?' Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran."
HR. Muslim "Barang siapa menelusuri jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga."
"Barang siapa menelusuri jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga."
Kekompakan dan ketangguhan para siswa Taruna Muhammadiyah Riau memanfaatkan teknologi di tengah bencana asap patut mendapatkan apresiasi.
Mereka membuktikan diri sebagai calon pemimpin masa depan yang tidak hanya berkarakter dan berakhlak mulia, tetapi juga tanggap digital.
Harapan baru pun membumbung tinggi. Setelah hari-hari penuh kecemasan, hujan lebat akhirnya turun mengguyur bumi Kuantan Singingi pada hari Jumat.
Rahmat hujan ini diharapkan mampu menyapu habis sisa-sisa asap Karhutla dan mengembalikan kesegaran udara di tanah Riau.
Salam Budaya
Salam Pembelajaran Era Digital
Salam Berkemajuan
Salam Kayuah
Membangun Negeri untuk Edukasi yang Lebih Baik dan Berkah.
Ronaldo Rozalino, S.Sn., M.Pd.
*Guru Seni Budaya SMA Taruna Muhammadiyah Riau
*Guru Seni Budaya SMAN 1 Sentajo Raya Provinsi Riau
*Guru Seni Budaya (Guru Tamu) Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Kuantan Singingi
READ MORE - Asap Karhutla Tak Padamkan Semangat: Catatan PJJ Seni Budaya SMA Taruna Muhammadiyah Riau
Ronaldo Rozalino, S.Sn.,M.Pd
(Bapak Rohandi, S.Pd.,MM Kepala SMAN 1 Teluk Kuantan yang juga sebagai Ketua MKKS SMA Kab. Kuansing. Dok. Istimewa)
Mengukir Jejak Kreativitas di Usia 49: Perayaan Festival SMANSA Ke-5 Berlangsung Sukses dan Meriah
Kuantan Singingi — Gemuruh semangat dan energi muda kembali membakar halaman SMAN 1 Teluk Kuantan. Pergelaran bergengsi Festival SMANSA (FENSA) Ke-5 resmi digelar mulai 4 hingga 12 September 2026.
Acara tahunan ini menjadi momentum istimewa untuk merayakan sekaligus mensyukuri perjalanan panjang sekolah yang kini menginjak usia 49 tahun.
Mengusung tema "Show Your Talent, Get Your Dream", FENSA ke-5 menghadirkan ruang ekspresi yang luas bagi para generasi muda. Kemeriahan ini tidak sekadar dirayakan di dalam lingkungan sekolah, tetapi turut merangkul pelajar dari tingkat SMP/MTs se-Kabupaten Kuantan Singingi hingga jenjang SMA/SMK/MA se-Provinsi Riau.
Wadah Ekspresi, Olah Jiwa, dan Pikir
FENSA ke-5 menjadi panggung besar bagi pelajar untuk mengasah ketangkasan jasmani, kedalaman ilmu, serta keindahan seni dan spiritualitas. Berbagai ajang kompetisi dihadirkan:
Olahraga & Ketangkasan: Cabang Futsal dan 3x3 Basket (Zona 3 Riau Series) yang memacu sportivitas serta kerja sama tim.
Seni & Budaya: Lomba Tari Kreasi dan Vokal Solo yang menampilkan pesona estetika serta keberanian berkesenian.
Nalar & Akademik: Ajang Debat serta Olimpiade IPA & IPS untuk melatih pola pikir kritis dan argumentatif.
Spiritualitas: Musabaqah Tahfiz yang menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur'an.
"Euforia kegembiraan ini tidak hanya dirayakan di lingkungan sekolah. Kami ingin merayakan bersama dan memberikan makna serta ruang untuk berekspresi di berbagai bidang lomba kepada satuan pendidikan tingkat SMP/MTs hingga SMA/SMK/MA," ungkap Rohandi, S.Pd., M.M., Kepala SMAN 1 Teluk Kuantan yang juga menjabat sebagai Ketua MKKS SMA Kabupaten Kuansing.
Sinergi dan Kebersamaan
Kesuksesan pergelaran besar ini tidak lepas dari dukungan penuh berbagai pihak dan mitra sponsor yang menopang jalannya kegiatan. Dalam kesempatan tersebut, Rohandi menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas kolaborasi yang terjalin.
"Terima kasih kepada para sponsor yang telah membantu dan mendukung kegiatan ini. Semoga kebaikan dan bantuan yang diberikan untuk SMAN 1 Teluk Kuantan dibalas oleh Allah SWT dengan rezeki yang luas serta usaha yang lancar dan berkah," puji Rohandi saat ditemui di ruang kerjanya.
Perayaan 49 tahun SMAN 1 Teluk Kuantan melalui FENSA ke-5 tidak hanya menjadi ajang kompetisi semata, melainkan menjadi jembatan silaturahmi, pembinaan bakat, serta batu loncatan bagi para siswa untuk meraih impian mereka.
Reportase: Ronaldo Rozalino, S.Sn., M.Pd
(Coach Vokal Solo SMAN 1 Sentajo Raya, Ketua Forum Literasi Kuansing, Ketua LSB PDM Kuansing, Guru Konten Kreator Riau, Composer, Arranger, Coach)
READ MORE - Mengukir Jejak Kreativitas di Usia 49: Perayaan Festival SMANSA Ke-5 Berlangsung Sukses dan Meriah
Ronaldo Rozalino, S.Sn.,M.Pd
(Bapak Rohandi, S.Pd.,MM Kepala SMAN 1 Teluk Kuantan yang juga sebagai Ketua MKKS SMA Kab. Kuansing. Dok. Istimewa)
Rayakan Usia ke-49, Festival SMANSA Teluk Kuantan Ke-5 (FENSA 5) Berlangsung Sukses dan Meriah
Teluk Kuantan — Suasana meriah dan penuh semangat menyelimuti SMA Negeri 1 Teluk Kuantan. Gelaran tahunan Festival SMANSA (FENSA) Ke-5 Tahun 2026 sukses dihelat sejak tanggal 4 hingga 12 September 2026.
Mengusung tema "Show Your Talent, Get Your Dream", ajang ini menjadi wadah istimewa untuk merayakan sekaligus mensyukuri usia sekolah yang kini telah menginjak 49 tahun.
Ajang Ekspresi Prestasi Pelajar Se-Kuansing dan Riau
FENSA ke-5 tidak hanya menjadi pesta internal sekolah, tetapi juga membuka pintu kolaborasi dan kompetisi bagi para pelajar dari berbagai tingkatan sekolah di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) hingga tingkat Provinsi Riau.
Kepala SMAN 1 Teluk Kuantan yang juga menjabat sebagai Ketua MKKS SMA Kabupaten Kuansing, Rohandi, S.Pd., M.M., menyampaikan bahwa semangat dari ajang ini adalah berbagi kegembiraan dan ruang ekspresi.
"Euforia kegembiraan ini tidak hanya dirayakan di lingkungan sekolah. Kami ingin merayakan bersama dan memberikan makna serta ruang untuk berekspresi di berbagai bidang lomba kepada satuan pendidikan tingkat SMP/MTs dan SMA/SMK/MA," ujar Rohandi saat ditemui di ruang kerjanya.
Beragam cabang perlombaan dihadirkan untuk menyalurkan bakat akademik, seni, hingga olahraga para siswa, antara lain:
Bidang Olahraga & Ketangkasan: Futsal (se-Provinsi Riau), Basket 3x3 (Zona 3 Riau Series), serta Olimpiade IPA & IPS.
Bidang Seni & Bahasa: Vokal Solo, Tari Kreasi, dan Debat.
Bidang Keagamaan: Tahfiz Al-Qur'an.
Melalui kegiatan ini, peserta didik tidak hanya diasah keterampilan fisik dan intelektualnya, tetapi juga diajak untuk meningkatkan keberanian, kerja sama, kreativitas, serta rasa cinta terhadap nilai-nilai keagamaan.
Apresiasi untuk Para Sponsor dan Pendukung
Kegiatan besar ini terlaksana dengan lancar berkat kolaborasi dan dukungan dari berbagai pihak serta para sponsor setempat.
Rohandi turut menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas kepedulian para mitra yang telah menyukseskan gelaran FENSA ke-5 ini.
"Terima kasih kepada sponsor-sponsor yang telah membantu dan mendukung kegiatan ini. Semoga kebaikan dan bantuan yang diberikan untuk SMAN 1 Teluk Kuantan dibalas oleh Allah SWT dengan rezeki yang luas serta usaha yang lancar dan berkah," tuturnya.
Reportase:
Ronaldo Rozalino, S.Sn., M.Pd.
(Coach Vokal Solo SMAN 1 Sentajo Raya, Ketua Forum Literasi Kuansing, Ketua LSB PDM Kuansing, Guru Konten Kreator Riau, Composer/Arranger, & Coach)
READ MORE - Rayakan Usia ke-49, Festival SMANSA Teluk Kuantan Ke-5 (FENSA 5) Berlangsung Sukses dan Meriah
Ronaldo Rozalino, S.Sn.,M.Pd
Saat Diri Tak Lagi Mampu: Menggantungkan Harapan Hanya pada-Nya
*Ronaldo Rozalino*
Bismillah. Pernahkah Anda merasa dunia begitu bising, bukan oleh suara kendaraan atau hiruk pikuk pasar, melainkan oleh riuh rendah pikiran Anda sendiri?
Kekhawatiran akan hari esok, penyesalan masa lalu, dan beban tugas hari ini sering kali menjajah hati, merampas tidur, dan menyisakan lelah yang berkepanjangan.
Sebuah kalimat bijak, bagaikan mutiara yang berkilau di kegelapan, terucap dari kedalaman hikmah:
"Ketenangan sejati datang ketika kita menyerahkan segala urusan kepada Allah dengan penuh keyakinan."
Ini bukan sekadar susunan kata indah, melainkan sebuah formula langit untuk merawat jiwa yang lara. Inilah hakikat dari Tawakal.
Tawakal: Bukan Kepasrahan Semata, Tapi Puncak Usaha dan Doa
Dalam pandangan Islam, menyerahkan urusan kepada Allah (tawakal) bukanlah sebuah tindakan pasif.
Ia bukan pelarian dari tanggung jawab atau kemalasan untuk berusaha. Sebaliknya, tawakal adalah puncak dari rangkaian usaha yang sungguh-sungguh dan doa yang khusyuk.
Namun, setelah semua daya dikerahkan, sampailah manusia pada batas kemampuannya. Di sinilah tawakal mengambil peran.
Tawakal adalah menyadari sepenuhnya bahwa kita hanyalah perencana, sedangkan Allah adalah penentu terbaik. Saat kita melepaskan ego bahwa kita bisa mengendalikan segalanya, dan melabuhkan harapan hanya kepada-Nya, di situlah ketenangan mulai mengalir.
Janji Allah dalam Al-Qur'an
Allah SWT, Sang Pencipta Alam Semesta, memberikan jaminan yang tak tertandingi bagi hamba-hamba-Nya yang bertawakal. Di dalam Surah At-Talaq ayat 3, Dia berfirman:
"...Dan barangsiapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya..."
Betapa indahnya janji ini. Allah tidak hanya menjanjikan penyelesaian masalah, tetapi "mencukupkan".
Hal ini mencakup kecukupan rezeki, kecukupan solusi, dan yang terpenting: kecukupan ketenangan di dalam hati. Saat Allah sudah mencukupkan, tidak ada lagi ruang untuk rasa takut dan sedih yang berlebihan.
Hikmah dari Rasulullah SAW
Rasulullah SAW, suri teladan terbaik kita, memberikan perumpamaan yang sangat menyentuh tentang bagaimana seharusnya tawakal dipraktikkan. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam At-Tirmidzi, beliau bersabda:
"Seandainya kalian bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benar tawakal, niscaya Allah akan memberi kalian rezeki sebagaimana Dia memberi rezeki kepada seekor burung. Burung itu pergi pada pagi hari dalam keadaan lapar dan kembali pada sore hari dalam keadaan kenyang."
Perhatikan perilaku burung. Ia tidak berdiam diri di sarangnya menunggu makanan jatuh dari langit. Ia terbang, mencari, dan berusaha (ikhtiar).
Namun, ia tidak pernah khawatir berlebihan apakah hari ini ia akan menemukan cacing atau tidak. Ia pergi dengan keyakinan penuh bahwa Allah telah menjamin rezekinya. Inilah "sebenar-benar tawakal" yang mendatangkan ketenangan.
Ketenangan sejati yang kita cari bukanlah sesuatu yang bisa dibeli dengan harta, dikejar dengan jabatan, atau ditemukan dalam hiruk pikuk dunia.
Ia adalah hadiah dari langit yang dianugerahkan ke dalam hati yang ridha, hati yang telah menyerahkan segala keruwetan urusannya kepada Sang Pemilik Urusan.
Mari kita belajar melepaskan genggaman ego kita. Mari kita kerjakan bagian kita dengan sebaik-baiknya, lalu biarkan Allah mengerjakan bagian-Nya.
Saat kita melabuhkan hati di dermaga tawakal, badai kehidupan tak lagi mampu mengguncang kedamaian jiwa kita.
Di situlah kita akan menemukan ketenangan yang sesungguhnya.
Barakallah
READ MORE - Saat Diri Tak Lagi Mampu: Menggantungkan Harapan Hanya pada-Nya_Ronaldo Rozalino