Merajut Asa di Balik Layar: Pembelajaran Seni Budaya dan Spirit Pacu Jalur SMAN 1 Sentajo Raya
Sentajo Raya, Senin, 21 September 2026 — Kabut tipis asap yang melintas di balik jendela tak menyurutkan semangat belajar para siswa SMAN 1 Sentajo Raya, Provinsi Riau.
Di tengah keterbatasan kondisi fisik yang mengharuskan mereka menjaga jarak, ruang virtual Google Meet justru menjelma menjadi panggung kreatif yang hangat dan penuh makna.
Dipandu oleh guru mata pelajaran Seni Budaya, Ronaldo Rozalino, S.Sn., M.Pd., pembelajaran jarak jauh (PJJ) kelas XII.3 dan XI.1 hadir bukan sekadar guguran tugas, melainkan ruang bertukar rasa, etika, dan apresiasi budaya.
Siang itu, gema salam khas yang menggetarkan jiwa menyapa seluruh peserta:
“Salam Budaya! Salam Kayuah Kayuah Kayuah!”
Melintasi Ruang Jarak, Menyemai Seni: Harmoni Daring SMAN 1 Sentajo Raya
Menata Fondasi Pertunjukan: Manajemen Proposal Kelas XII.3
Pada sesi pertama bersama kelas XII.3, fokus pembelajaran bermula dari konsep Manajemen Pertunjukan Seni. Siswa diajak untuk merajut ide dan struktur pemikiran melalui pembuatan proposal acara.
Bukan sekadar susunan kata di atas kertas, sebuah proposal adalah kompas bagi sebuah pementasan mencakup latar belakang, tujuan, waktu, tempat, hingga penentuan tema acara.
Gaya mengajar yang interaktif mendorong para siswa membagikan gagasan mereka. Mulai dari ide Gelar Budaya Nusantara, perlombaan seni musik daerah, hingga pameran seni visual, setiap argumen diasah dengan penuh kedewasaan.
Di tengah diskusi materi, etika belajar tetap menjadi pilar utama. Ronaldo Rozalino menekankan pentingnya kerapian berpakaian, menyalakan kamera sebagai tanda saling menghormati, serta kesiapan buku dan pena.
Pertemuan ini diakhiri dengan kesepakatan sesi khusus untuk mematangkan latar belakang proposal sebelum akhirnya dipresentasikan pada pertemuan mendatang.
Meredam Jarak dengan Melodi: Apresiasi Musik Daerah Pacu Jalur Kelas XI.1
Sesi berikutnya membawa nuansa seni yang lebih kental bersama kelas XI.1.
Bertajuk "Apresiasi dan Kreasi Karya Musik Daerah Kuansing Terintegrasi Musik Daerah Pacu Jalur Tahun 2026", kelas daring ini berubah menjadi laboratorium sastra dan lagu.
Sebelum masuk ke dalam bait-bait lagu, ruang virtual dihangatkan dengan kutipan-kutipan motivasi kehidupan dari para siswa:
"Masa depan adalah milik seseorang yang berani berkelana," tutur Aura.
"Ilmu tanpa pengamalan bagaikan pohon yang tak berbuah," ungkapan sarat makna dari Meisur.
"Jangan pernah menyerah walau ditimpa bertubi-tubi masalah, karena akan ada jalan terangnya," tambah Dila.
Inspirasi tersebut lantas dituangkan langsung ke dalam bait-bait lirik lagu daerah bertema kebanggaan tradisi Pacu Jalur.
Dalam hitungan menit, jemari siswa menari menggoreskan larik-larik sarat makna: gema sorak di tepi Sungai Kuantan, kayu yang berkayuh riak-menghantam gelombang, dan rasa persaudaraan yang tak lekang oleh menang atau kalah.
Seni yang Menghidupkan Jiwa
Meski dihadiri secara terbatas melalui layar kaca, interaksi terasa begitu hidup. Tawa, tepuk tangan virtual, hingga ungkapan jempol dan hati menghiasi layar.
Pembelajaran ditutup dengan foto bersama para siswa dan guru berpose dengan gestur khas literasi dan senyum hangat, merekam jejak bahwa ruang jarak tak pernah sanggup membatasi kedekatan jiwa dan kreativitas seni.
Melalui bimbingan yang tulus dan semangat Kayuah Kayuah Kayuah, SMAN 1 Sentajo Raya membuktikan bahwa budaya dan pendidikan akan selalu menemukan jalannya untuk terus bertumbuh dan menginspirasi.
Salam Budaya
Salam Literasi Digital
Salam Kayuah Kayuah Kayuah
Dokumentasi Pembelajaran :
Baru Dibuka 2 Bulan, SRT 1 Kuansing Langsung Borong 9 Medali di Kejurkab Pencak Silat Piala Bupati
KUANSING — Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Kuantan Singingi membuktikan bahwa usia sekolah yang masih seumur jagung bukanlah penghalang untuk mengukir prestasi gemilang.
Beroperasi kurang lebih dua bulan sejak resmi dibuka pada 15 Agustus 2026, SRT 1 Kuansing sukses memborong sembilan medali dalam ajang Kejuaraan Pencak Silat Kabupaten (Kejurkab) III Piala Bupati Kuantan Singingi yang berlangsung pada 19–20 September 2026 di Gedung Abdoerrauf, Kuansing.
Mengirimkan sembilan pesilat terbaiknya untuk bersaing dengan puluhan atlet dari berbagai sekolah dan perguruan pencak silat, SRT 1 Kuansing mencatatkan sweeping kemenangan 100 persen—sebab seluruh atlet yang dikirim berhasil memboyong pulang medali.
Adapun rincian perolehan medali yang diraih adalah 5 Emas, 2 Perak, dan 2 Perunggu.
Daftar Para Juara SRT 1 Kuansing
🥇 Peraih Medali Emas:
Muhammad Haris (SRSD)
Zulkifli (SRMA)
Jericho Dwi Nugroho (SRMA)
Chesilia Triyuliani (SRMP)
Defty Febri Amoy (SRMA)
🥈 Peraih Medali Perak:
Yuri Boyka Setiawan (SRSD)
Sheza Efrinda (SRMP)
🥉 Peraih Medali Perunggu:
Vicky Anzali Putra (SRMA)
Alif Fadhillah (SRMP)
Keberhasilan luar biasa ini tak lepas dari gemblengan dingin pelatih Marsela Purnama Sari, yang secara konsisten membina teknik, kedisiplinan, hingga mental bertanding para murid selama latihan.
Bukti Nyata Pemerataan Akses & Pengembangan Bakat Anak
Hadirnya Sekolah Rakyat Terintegrasi merupakan komitmen nyata pemerintah dalam memperluas akses pendidikan berkualitas, khususnya bagi keluarga yang membutuhkan.
Konsep pembelajaran terintegrasi tidak hanya berfokus pada akademik di dalam kelas, tetapi juga memfasilitasi minat, bakat, seni, hingga olahraga.
Pada acara syukuran dan apresiasi yang digelar di lingkungan sekolah di Desa Koto Kari, Kecamatan Kuantan Tengah, Senin (21/9/2026), suasana penuh haru dan bangga terasa menyelimuti seluruh warga sekolah. Para murid yang berprestasi menyerahkan medali dan piagam serta bersalaman dengan para guru dan pihak sekolah.
Kepala Sekolah SRT 1 Kabupaten Kuantan Singingi, Ziyadul Kamal, S.Pd.I., M.A., menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para murid dan seluruh civitas akademika.
"Prestasi ini menjadi langkah awal yang sangat baik. Capaian ini tidak terlepas dari kerja sama dan sinergi seluruh civitas akademika SRT 1 Kuansing, mulai dari guru, tenaga kependidikan, hingga para orang tua dan Pemerintah Daerah Kabupaten Kuantan Singingi," ujar Ziyadul Kamal.
Beliau menegaskan bahwa ajang olahraga seperti pencak silat bukan sekadar mengejar kemenangan, melainkan wadah pembentukan karakter positif, kedisiplinan, jiwa sportif, dan semangat pantang menyerah bagi anak-anak bangsa.
Sesuai dengan semboyannya, "Cerdas Bersama, Tumbuh Setara", SRT 1 Kuansing membuktikan bahwa setiap anak memiliki potensi besar untuk bersinar jika diberi ruang, pembinaan, dan kesempatan yang sama.
Reportase : Ronaldo Rozalino, S.Sn.,M.Pd
(Guru Tamu Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kuantan Singingi)
Dokumentasi Kegiatan:
Ziyadul Kamal: Menembus Batas, Mengukir Bintang: Mutiara-Mutiara SRT 1 Kuansing Bersinar di Ajang Pencak Silat
KUANTAN SINGINGI — Tak ada lumpur yang terlalu pekat untuk menghalangi mekar indahnya bunga teratai. Kalimat ini rasanya tepat untuk menggambarkan derap langkah siswa-siswi di Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Kuantan Singingi.
Meski baru resmi memulai proses pembelajaran pada 14 Agustus 2026 lalu, wadah pendidikan ini telah membuktikan bahwa potensi anak-anak bangsa yang ditempa dengan kasih sayang dan tekad kuat mampu memancarkan kilau yang menakjubkan.
Senin pagi yang teduh (21/09/2026), suasana hangat menyelimuti aula SRT 1 Kuansing. Seluruh keluarga besar sekolah terdiri dari para siswa jenjang SRSD, SRMP, hingga SRMA, guru, tenaga kependidikan, serta koordinator wali asuh berkumpul bersama dalam sebuah momentum penuh rasa bangga.
Apresiasi dan penyerahan medali atas prestasi gemilang siswa-siswi mereka di ajang Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Pencak Silat Kuantan Singingi Tahun 2026
Dari Jalanan Menuju Puncak Prestasi
Salah satu kisah paling menyentuh datang dari ananda Muhammad Haris. Siapa sangka, sosok yang dahulunya pernah menyusuri kerasnya jalanan sebagai manusia silver, kini bertransformasi menjadi ksatria tangguh di atas matras pesilat. Dengan determinasi tinggi, Haris berhasil menyabet medali emas dan mengharumkan nama sekolahnya.
"M. Haris dahulunya sosok manusia silver sebelum masuk ke sini. Namun bakatnya telah membuktikan bagaimana ananda ini bisa berprestasi meraih medali emas di Pencak Silat tingkat Kabupaten Kuantan Singingi. Ananda Haris kini menjadi manusia yang kuat, tangguh, dan berprestasi. Masyaa Allah," tutur Kepala SRT 1 Kuansing, Ziyadul Kamal, S.Pd.I., M.A. dengan nada haru.
Tak hanya Haris, panggung kemenangan juga diwarnai oleh deretan pesilat muda berbakat lainnya yang mengharumkan nama sekolah. Luar biasanya lagi, di balik ketangkasan olah jurus di gelanggang, sebagian dari mereka juga merupakan hafizh Al-Qur'an hingga 5 Juz. Sebuah perpaduan indah antara kekuatan fisik, kecerdasan non-akademik, dan kedalaman spiritual.
Daftar Sang Juara SRT 1 Kuansing di Kejurkab Pencak Silat
Berikut adalah ksatria-ksatria muda SRT 1 Kuansing yang berhasil mengukir prestasi di Kejurkab Pencak Silat Kabupaten Kuantan Singingi:
Medali Emas: Jericho Dwi Nugroho
Defty Febri Amoy
Muhammad Haris
Chesilia Triyuliani
Zulkifli
Medali Perak: Yuri Boyka Setiawan
Sheza Efrinda
Medali Perunggu: Vicky Anzali Putra
Alif Fadhillah
Dalam helatan penyerahan medali tersebut, Pak Ziyadul Kamal bersama Koordinator Wali Asuh, Pak Eko Alfian, S.E., secara langsung mengalungkan medali dan menyerahkan piagam penghargaan kepada para juara.
"Selamat bagi ananda-ananda hebat yang meraih prestasi medali emas, perak, dan perunggu. Mutiara negeri telah menampakkan kilaunya. Masyaa Allah," puji Ziyadul Kamal.
Beliau juga menyelipkan pesan mendalam, "Jadikanlah prestasi yang didapat ini sebagai pemantik untuk tetap menjadi pribadi yang rendah hati, tidak sombong, serta selalu berakhlak santun dan mulia."
Sinergi dan Dedikasi Demi Mendidik Generasi Emas
Keberhasilan ini tak lepas dari kolaborasi berbagai pihak yang mendedikasikan hatinya untuk mendidik. Ronaldo Rozalino, S.Sn., M.Pd., Guru Tamu yang diamanahkan melalui Dinas Pendidikan Provinsi Riau untuk membina siswa jenjang SRMA, menyampaikan rasa bangga dan syukurnya bisa menjadi bagian dari perjalanan tumbuh kembang anak-anak SRT 1 Kuansing.
"Sebagai Guru Tamu, saya sangat bangga bisa diberikan amanah ini untuk berbagi praktik baik, membimbing, membina, dan mendidik siswa-siswi di sini. Semoga apa yang kami berikan dapat berkontribusi positif dalam membangun edukasi yang bermutu dan berkualitas," ungkap Ronaldo Rozalino yang juga bertindak sebagai reporter kegiatan ini.
Pihak sekolah pun menegaskan komitmennya untuk terus mendukung setiap potensi siswa, baik di bidang akademik maupun non-akademik, demi memfasilitasi bakat anak-anak yang luar biasa ini.
Di bawah naungan semangat
"Muliakan Orang Tua, Hormati Guru" serta pekik motivasi lokal "Kayuah... Kayuah... Kayuah!",
SRT 1 Kuansing membuktikan bahwa akses pendidikan yang setara adalah jembatan nyata untuk membangun masa depan yang lebih adil, sejahtera, dan penuh prestasi.
Reportase: Ronaldo Rozalino, S.Sn., M.Pd
Dokumentasi Kegiatan
My Bisnis Online & Offline (BP Grup)
Best Friend
Bisnis Online Succes (BOS)
-
ANISA SKIN CARE ( KOSMETIK HERBAL, AMAN, DAN BEBAS MERKURI ) - ANISA SKIN CARE ( KOSMETIK HERBAL, AMAN, DAN BEBAS MERKURI ) [image: Cream Annisa Ok] Harga RP.150.000,- (Belum Ongkos Kirim) DAPATKAN kulit muka yang...14 tahun yang lalu
-
