Muliakan Guru, Muliakan Tamu: Mengurai Keberkahan di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kuansing
Oleh: Ronaldo Rozalino, S.Sn., M.Pd. (Coach RR)
Bismillah. Di dalam relung kehidupan, setiap tapak langkah membawa takdirnya sendiri. Ada tamu yang hadir mengetuk pintu rumah untuk bertamu, bersilaturahmi, berbagi kebaikan, dan saling menukar nasihat.
Ada pula ilmu yang berembus bagai angin sejuk, membelai jiwa-jiwa yang haus akan pencerahan. Lantas, bagaimana jika yang bertandang itu adalah gabungan dari keduanya: seorang Guru Tamu?
Menerima tamu bukan sekadar membukakan daun pintu, melainkan melapangkan dada dan melayani dengan penuh kesantunan. Dalam ajaran Islam, tamu adalah sosok yang perlu dimuliakan karena ada nilai keberkahan di dalamnya. Rasulullah SAW bersabda:
“Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia memuliakan tamunya.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Maka, bayangkan betapa melimpahnya keberkahan ketika yang bertamu itu memiliki gelar ganda sebagai Guru dan Tamu.
Seorang guru memiliki perbendaharaan ilmu yang telah dijalani selama belasan bahkan puluhan tahun.
Keilmuan tersebut hadir sebagai pengajar, pembimbing, dan pendidik untuk menumbuhkan nilai kecerdasan karakter, moral, intelektual, hingga spiritual.
Meniupkan Roh Kolaborasi di Sekolah Rakyat
Hadirnya Guru Tamu di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kuantan Singingi (Kuansing) menjadi angin segar yang membawa harapan baru.
Ini adalah ruang kolaborasi untuk memberikan yang terbaik bagi para siswa. Kebajikan dalam berkolaborasi ini sejalan dengan firman Allah SWT:
“Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran.” (QS. Al-Ma'idah: 2)
Kolaborasi yang optimal hanya dapat berjalan melalui komunikasi yang efektif, tempat di mana setiap orang saling memberikan saran, masukan, dan kritik membangun demi kemajuan sekolah.
Program dari Kementerian Sosial ini sungguh patut menjadi perhatian bersama karena menyimpan pendar masa depan yang cerah bagi para siswa.
Namun, disebalik ikhtiar mulia ini, tidak semua hal berjalan dalam kemudahan. Ada rintangan dari berbagai lini: bagaimana membangun kesadaran siswa untuk belajar, memupuk kemandirian, menjaga kebersihan.
Menanamkan kejujuran, serta menghidupkan rasa menghargai dan menghormati siswa terhadap Gurunya.
Semua rintangan ini mustahil teratasi tanpa adanya kolaborasi yang erat dengan Tenaga Kependidikan (Tendik), Wali Asuh, dan Kepala Sekolah.
Sebab, tidak ada hal besar yang dapat dicapai tanpa tim yang solid, kompak, penuh kebersamaan, dan berkomitmen memberikan yang terbaik.
Sebulan Menyemai Jiwa, Merajut Asa
Sebulan sudah amanah sebagai Guru Tamu dijalani di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kuansing.
Banyak hal yang makin disadari: tidak mudah menjadi seorang Guru di sini. Kadang harus berperan sebagai guru yang mengajarkan ilmu, kadang menjadi orang tua yang mengayomi.
Kadang menjadi motivator yang membakar semangat, dan kadang menjadi pendengar yang setia menerima bisikan suara hati anak-anak yang merindukan orang tua serta keluarganya.
Mereka adalah anak-anak hebat yang sudah berani berpisah dari orang-orang yang disayangi demi menuntut ilmu.
Di sini, semuanya serba gratis; mereka hanya perlu fokus belajar dan terus belajar. Wujud syukur terbaik atas nikmat pendidikan yang diterima hari ini dan di masa depan adalah dengan belajar sungguh-sungguh.
Amanah sebagai Guru Tamu adalah tentang memberikan yang terbaik dalam pembelajaran dan pengembangan diri bukan sekadar datang, melakukan absen, lalu pulang dan melepaskan semua tanggung jawab.
Menundukkan Hati, Meraih Keberkahan
Memuliakan guru adalah bentuk rasa kemuliaan untuk merasakan bagaimana dihargai dan dihormati oleh orang lain sebagai hal yang pantas diterima.
Sayyidina Ali bin Abi Thalib RA pernah menyampaikan ungkapan penuh takzim:
“Aku adalah hamba sahaya dari orang yang mengajarkanku walau hanya satu huruf.”
Semoga Allah SWT melembutkan hati kita semua agar senantiasa siap menerima ilmu yang datang dari mana saja. Jangan pernah melihat siapa yang berbicara, namun dengarkanlah apa yang dibicarakannya.
Salam Sehat dan Bahagia,
Ronaldo Rozalino, S.Sn., M.Pd. (Coach RR)
(Guru Tamu Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kuantan Singingi, Guru ASN SMAN 1 Sentajo Raya Provinsi Riau, Guru SMA Taruna Muhammadiyah Riau)
Media Sosial Digital:
WhatsApp: 0853 - 6355 - 4777
Instagram / TikTok: @ronaldorozalino
YouTube / Facebook: Ronaldo Rozalino
Situs Resmi: s.id/RonaldoRozalino
