Welcome My Blog

Ronaldo Rozalino, S.Sn.,M.Pd

Jika orang yang dibantu tidak berterima kasih padamu

Ada kebaikan yang terasa ringan ketika dilakukan, tetapi menjadi berat saat tidak dibalas dengan ucapan terima kasih. Hati manusia, secara naluriah, ingin diakui. Ia ingin dilihat, dihargai, dan diingat. Maka ketika bantuan dibalas dengan diam, atau bahkan dilupakan begitu saja, muncul rasa getir yang sulit dijelaskan. Secara psikologis, itu adalah benturan antara niat baik dan harapan tersembunyi yang tidak kita sadari sejak awal.

Namun di balik rasa tidak dihargai itu, ada lapisan makna yang lebih dalam. Dalam kehidupan sosial, ucapan terima kasih sering dijadikan tolok ukur nilai sebuah kebaikan. Padahal dalam pandangan batin dan spiritual, nilai sejati kebaikan tidak pernah bergantung pada respons manusia. Justru ketika tidak ada pengakuan, ruang keikhlasan terbuka lebih lebar, dan di sanalah Tuhan sering kali sedang bekerja dengan cara yang paling sunyi.

1. Kekecewaan sebagai cermin niat

Rasa kecewa muncul bukan semata karena orang lain lupa berterima kasih, tetapi karena hati kita masih menunggu balasan. Kekecewaan itu sebenarnya cermin yang jujur, memperlihatkan bahwa niat baik kita masih bercampur dengan harapan untuk dihargai. Kesadaran ini bukan untuk menyalahkan diri, melainkan untuk memurnikan niat agar kebaikan benar-benar lahir dari dalam, bukan dari kebutuhan akan pengakuan.

2. Diam manusia dan perhatian Tuhan

Ketika orang yang kita bantu tidak berkata apa-apa, bisa jadi langit justru sedang mencatat dengan sangat teliti. Tidak adanya ucapan terima kasih dari manusia bukan tanda sia-sia, melainkan tanda bahwa balasan kebaikan itu sedang dipindahkan ke ranah yang lebih tinggi. Di titik ini, batin dilatih untuk percaya bahwa tidak semua kebaikan harus kembali melalui jalur yang sama.

3. Pahala yang dibesarkan melalui kesunyian

Kebaikan yang dilakukan tanpa disaksikan dan tanpa dipuji memiliki bobot yang berbeda. Ia tidak tergerus oleh riya, tidak tercemar oleh kebanggaan diri. Ketika seseorang tetap tenang meski tidak diapresiasi, di situlah pahala dibesarkan. Secara filosofis, kesunyian adalah ruang tumbuh bagi nilai yang paling murni, karena ego tidak ikut campur di dalamnya.

4. Kelezatan ikhlas yang tidak instan

Ikhlas bukan keadaan yang datang tiba-tiba, melainkan rasa yang tumbuh melalui latihan batin. Salah satu latihannya adalah memberi tanpa mendapat apa-apa kembali, bahkan tanpa ucapan terima kasih. Awalnya pahit, tetapi perlahan ada kelezatan yang sulit dijelaskan. Sebuah ketenangan karena tahu bahwa kebaikan itu sudah sampai ke tempat yang benar, meski tidak lewat tangan manusia.

5. Membantu sebagai ibadah, bukan transaksi

Ketika membantu dilihat sebagai ibadah, bukan transaksi sosial, maka respon orang lain tidak lagi menentukan nilai perbuatan kita. Dalam kehidupan sosial, ini membebaskan hati dari rasa pamrih. Dalam kehidupan batin, ini menjadikan kebaikan sebagai jalan mendekat, bukan sebagai alat untuk diingat. Di sinilah seseorang benar-benar merdeka dalam berbuat baik.

Jika hari ini kebaikanmu tidak dibalas dengan terima kasih, pertanyaannya adalah apakah hatimu siap bersukacita karena mungkin justru saat itulah Tuhan sedang membesarkan pahalamu dan mengajarkan rasa ikhlas yang paling dalam?
READ MORE - Jika orang yang dibantu tidak berterima kasih padamu
Ronaldo Rozalino, S.Sn.,M.Pd
SURAT TERBUKA UNTUK ORANG TUA SISWA

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Salam Sejahtera.
Salam hormat untuk kita semua,

Bapak dan Ibu Orang Tua yang kami hormati,

Surat ini kami tulis bukan untuk menyalahkan siapa pun. Kami hanya ingin mengajak Bapak dan Ibu berpikir bersama. Karena mendidik anak bukan hanya tugas sekolah, tapi tanggung jawab kita bersama orang tua dan guru.

Di sekolah, kami melihat anak-anak Bapak dan Ibu setiap hari. Ada yang patuh, ada yang sulit diatur, ada juga yang kadang berkata kasar dan melanggar aturan. Saat itu terjadi, sering kali guru yang dianggap gagal.

Namun ketika guru menegur dan mencoba mendisiplinkan anak demi kebaikan mereka, tidak jarang guru justru disalahkan.

Kami ingin bertanya dengan jujur:
“Jika guru tidak boleh menegur, lalu siapa yang akan mengajarkan batasan kepada anak-anak kita?”

Guru bukan manusia sempurna. 
Kami punya batas sabar. Dalam satu kelas, kami menghadapi banyak anak dengan karakter yang berbeda-beda. Tapi satu hal yang pasti, niat kami tidak pernah untuk menyakiti. Kami hanya ingin anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik.

Teguran guru bukan tanda benci.
Aturan bukan untuk menekan.
Disiplin adalah bekal hidup anak di masa depan.

Kami mohon kepada Bapak dan Ibu Orang Tua, mari saling percaya dan saling mendukung. Sekolah tidak bisa berjalan sendiri tanpa peran orang tua. Begitu juga sebaliknya.

Mari kita jadikan sekolah tempat yang aman bagi anak untuk belajar dan bagi guru untuk mendidik. Karena tanpa kerja sama, pendidikan akan kehilangan arah, dan yang paling dirugikan adalah anak-anak kita sendiri.

Semoga kita semua diberi hati yang lapang dan kebijaksanaan untuk saling memahami.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Hormat kami,
Guru yang Masih Peduli pada Masa Depan Anak

#infoguru #pendidikan #karakter #orangtua #sekolah #fyp #guru
READ MORE - SURAT TERBUKA UNTUK ORANG TUA SISWA
Ronaldo Rozalino, S.Sn.,M.Pd
7 Kebiasaan Orang Berwibawa Yang Jarang Dibicarakan

Menjadi orang yang berwibawa bukan soal suara lantang, jabatan tinggi, atau gaya yang penuh sorotan. Wibawa lahir dari kualitas batin yang matang dan kebiasaan kecil yang dibentuk setiap hari. Ada orang yang begitu tenang, namun keberadaannya membuat suasana lebih teratur. Ada yang tidak banyak bicara, tetapi sekali ia berbicara semua orang mendengarkan. Wibawa selalu terasa, meski tidak pernah dipamerkan.

Beberapa literatur pengembangan diri seperti The Power of Quiet Leadership karya Joseph Badaracco dan Presence karya Amy Cuddy menjelaskan bahwa wibawa sejati lebih dipengaruhi karakter internal dibanding performa luar. Buku-buku tersebut menyoroti bagaimana integritas, kendali diri, dan kejelasan tujuan menciptakan aura yang membuat orang lain secara alami menghargai. Dari sana kita bisa menarik sejumlah kebiasaan yang sering luput dibicarakan tetapi berdampak besar pada kewibawaan seseorang.

1. Mereka Tidak Reaktif, Mereka Merespons dengan Sadar

Orang berwibawa tidak terburu-buru menyambar setiap emosi. Mereka memberi jeda sebelum menjawab, bahkan dalam situasi yang menekan. Jeda inilah yang membuat respon mereka terlihat lebih matang. Ketika orang lain marah atau panik, mereka tetap mampu mempertahankan ketenangan. Sikap ini menumbuhkan rasa aman bagi orang di sekitarnya.

Kemampuan tidak reaktif ini dibangun melalui latihan kesadaran sederhana yang dilakukan setiap hari. Mereka belajar mengenali emosi sebelum mengekspresikannya. Dengan begitu, keputusan yang mereka ambil bukan hasil ledakan, tapi hasil pemikiran. Orang yang mampu menjaga dirinya di tengah tekanan biasanya akan dipercaya untuk menjaga banyak hal lainnya.

2. Mereka Menjaga Ucapannya agar Selalu Bernilai

Wibawa tumbuh ketika seseorang tidak menghamburkan kata-kata. Orang berwibawa tahu kapan harus bicara dan kapan harus diam. Mereka tidak berbicara untuk membuktikan diri, tetapi untuk memberikan nilai. Itulah sebabnya kata-kata mereka sering terdengar lebih jelas dan didengar lebih serius.

Konsistensi antara kata dan tindakan membuat ucapan mereka makin kuat. Mereka tidak memberikan janji kosong, tidak menghias diri dengan cerita yang tidak perlu, dan tidak ikut-ikutan drama. Orang seperti ini justru lebih didengar karena orang lain tahu bahwa setiap kalimatnya lahir dari pemikiran, bukan impuls.

3. Mereka Tegas tapi Tidak Kasar

Ketegasan adalah ciri penting dari wibawa, tetapi bukan ketegasan yang meledak-ledak atau memaksa. Orang berwibawa mampu menetapkan batasan tanpa harus meninggikan suara. Mereka jelas dengan apa yang mereka mau dan apa yang tidak mereka toleransi. Sikap ini menumbuhkan rasa hormat, bukan ketakutan.

Ketegasan yang elegan muncul dari rasa percaya diri yang stabil. Orang seperti ini tahu nilai dirinya sehingga tidak merasa perlu berperang di setiap kesempatan. Mereka bisa mengatakan tidak dengan tenang dan mengatakan iya dengan penuh komitmen. Ketegasan yang matang membuat orang lain menghargai, bukan menghindari.

4. Mereka Mampu Mendengarkan Secara Mendalam

Orang berwibawa adalah pendengar yang hadir sepenuhnya. Mereka tidak sibuk menunggu giliran bicara. Mereka memberi ruang bagi lawan bicara untuk menyampaikan pemikirannya. Dalam proses itu, mereka mengamati detail, nada, dan emosi. Kehadiran mereka membuat orang lain merasa dilihat dan dihargai.

Mendengarkan bukan sekadar sopan santun, melainkan keterampilan sosial tingkat tinggi. Mereka yang mampu mendengar dengan baik biasanya memiliki sudut pandang yang lebih luas. Hal ini membuat mereka lebih bijak dalam berinteraksi dan lebih tepat dalam mengambil keputusan. Dari sinilah wibawa tumbuh, tanpa harus meninggikan suara.

5. Mereka Disiplin dalam Hal-Hal Kecil

Orang berwibawa tidak hanya kuat di depan publik, tetapi juga ketika tidak ada yang melihat. Mereka menjaga kedisiplinan dari hal-hal sederhana seperti waktu bangun, kerapian, manajemen emosi, dan komitmen kecil. Konsistensi kecil semacam inilah yang membangun fondasi karakter yang kokoh.

Kebiasaan kecil yang sehat membuat mereka memiliki kontrol diri yang kuat. Kontrol ini tercermin dalam cara mereka berbicara, mengambil keputusan, hingga menghadapi masalah. Orang yang mampu mengatur dirinya sendiri akan terlihat lebih stabil, dan stabilitas adalah sumber wibawa yang tidak bisa dipalsukan.

6. Mereka Tidak Mengejar Validasi Eksternal

Orang berwibawa tidak hidup untuk disukai semua orang. Mereka tidak ragu berbeda, tidak takut ditolak, dan tidak mengorbankan prinsip hanya untuk diterima. Mereka berpegang pada nilai yang jelas, sehingga tidak mudah goyah oleh pendapat orang lain.

Ketika seseorang tidak mengejar pengakuan, ia justru tampak lebih kuat di mata orang lain. Ini karena keputusannya tidak dipengaruhi rasa insecure. Ia tidak memaksa dirinya tampil sempurna. Sikap tenang inilah yang membuat aura wibawa memancar tanpa perlu pembuktian berlebihan.

7. Mereka Membangun Kehadiran yang Tenang tapi Penuh Energi

Orang berwibawa punya energi yang tak perlu dijelaskan. Bukan energi gaduh, melainkan energi stabil yang membuat orang lain merasa nyaman. Kehadiran mereka seperti jangkar dalam situasi yang goyah. Mereka tidak perlu tampak dominan, cukup hadir dengan penuh kesadaran.

Kehadiran semacam ini lahir dari keseimbangan antara pikiran dan emosi. Mereka menjaga diri melalui rutinitas sehat seperti refleksi harian, manajemen stres, dan perawatan diri. Ketika pondasi batin kuat, wibawa akan terlihat bahkan dari cara mereka berjalan atau duduk.

_________
Wibawa bukan bawaan lahir. Ia adalah hasil dari kebiasaan kecil yang dipupuk setiap hari. Orang yang benar-benar dihormati bukan mereka yang paling keras berbicara, tetapi mereka yang paling tajam dalam berpikir, paling stabil dalam bersikap, dan paling jujur dalam bertindak. Dengan membangun kebiasaan-kebiasaan ini, siapa pun dapat memancarkan wibawa yang tulus, kuat, dan menginspiras
READ MORE - 7 Kebiasaan Orang Berwibawa Yang Jarang Dibicarakan
Ronaldo Rozalino, S.Sn.,M.Pd
Kenapa Orang Tetap Miskin Meski Sudah Kerja Keras. 

Ada banyak orang yang bangun sebelum matahari muncul dan pulang ketika langit telah gelap, namun hidupnya tetap tidak bergerak ke mana-mana. Mereka bekerja keras, tetapi selalu terasa seperti berlari dalam lumpur. Pengeluaran selalu mengejar, tagihan tidak pernah selesai, dan masa depan terlihat seperti sesuatu yang hanya bisa dimimpikan. Pertanyaannya sederhana tetapi menyakitkan: mengapa kerja keras saja tidak cukup?

Dalam buku Rich Dad Poor Dad karya Robert Kiyosaki, ia menjelaskan bahwa banyak orang bekerja keras bukan untuk membangun masa depan, tetapi untuk mengejar kewajiban yang terus bertambah. Mereka terjebak dalam pola bekerja demi gaji dan membayar tagihan sehingga tidak pernah punya ruang untuk berkembang. Pola pikir dan kebiasaan finansial tertentu membuat seseorang terus berada di tempat yang sama meski energinya habis untuk bekerja.

1. Karena Hanya Mengandalkan Satu Sumber Penghasilan

Banyak orang menggantungkan seluruh hidupnya pada satu pekerjaan yang menghasilkan satu aliran pendapatan. Ketika penghasilan itu stagnan, hidup juga ikut stagnan. Masalahnya, kebutuhan terus naik, tetapi pendapatan tetap. Akhirnya mereka merasa kerja keras tidak pernah cukup.

Solusi terbaik adalah mulai membuka pintu pendapatan tambahan, sekecil dan sesederhana apa pun. Bisa dari keterampilan yang dimiliki, proyek sampingan, usaha mikro, hingga peluang digital. Ketika seseorang punya dua atau tiga sumber penghasilan, ruang geraknya akan jauh lebih luas dan risiko finansial lebih kecil.

2. Karena Tidak Pernah Mencatat Uang Masuk dan Keluar

Orang sering merasa bahwa masalah mereka adalah kekurangan pendapatan, padahal yang lebih fatal adalah tidak mengetahui ke mana uang itu pergi. Tanpa pencatatan, seseorang tidak sadar bahwa kebocoran kecil terjadi setiap hari dan menggerogoti keuangan secara perlahan.

Membuat pencatatan harian dengan jujur akan membuka mata terhadap pola yang sebelumnya tidak terlihat. Dari situ, seseorang bisa memperbaiki cara mengelola uang, menghapus pengeluaran yang tidak perlu, dan membuat penghasilan terasa lebih panjang daripada sebelumnya.

3. Karena Selalu Membayar Kewajiban Dulu, Menabung Belakangan 

Banyak orang menabung hanya jika ada sisa, dan biasanya tidak pernah ada sisa. Itu sebabnya menabung seolah menjadi sesuatu yang mustahil. Padahal yang membuat seseorang bertumbuh secara finansial adalah kebiasaan menyisihkan uang di awal, bukan di akhir.

Meskipun jumlahnya kecil, kebiasaan menabung atau berinvestasi di awal bulan membentuk disiplin dan menciptakan fondasi yang kuat. Ketika hal ini dilakukan bertahun-tahun, dampaknya jauh lebih besar daripada kerja keras tanpa strategi.

4. Karena Tidak Menambah Skill Meski Sudah Lama Bekerja

Bertahun-tahun bekerja tidak selalu berarti bertahun-tahun berkembang. Banyak orang hanya mengulangi rutinitas yang sama sehingga nilai dirinya di pasar kerja tidak ikut naik. Akibatnya, gaji stagnan dan kesempatan untuk naik kelas semakin sempit.

Investasi dalam skill adalah salah satu cara paling pasti untuk memperbaiki nasib. Belajar hal baru, mengikuti kursus, memperluas jaringan, atau mencoba kompetensi lain dapat membuka peluang baru yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya.

5. Karena Menggunakan Uang untuk Validasi Sosial

Banyak orang merasa perlu terlihat sukses meski belum sukses. Mereka membeli barang-barang yang sebenarnya tidak dibutuhkan demi terlihat setara dengan orang lain. Ini membuat pengeluaran membengkak dan membuat masa depan dikorbankan demi citra sesaat.

Dengan menyadari bahwa nilai diri tidak ditentukan oleh apa yang dipakai atau dimiliki, seseorang dapat menata ulang prioritas. Hidup sederhana bukan berarti miskin, tetapi memberi ruang agar keuangan bisa tumbuh secara stabil.

6. Karena Tidak Punya Dana Darurat

Ketika tidak ada dana darurat, setiap masalah kecil akan berubah menjadi krisis besar. Motor rusak, keluarga sakit, atau kehilangan pekerjaan dapat langsung menghancurkan finansial karena tidak ada penyangga.

Membangun dana darurat secara bertahap, bahkan mulai dari nominal kecil, memberikan rasa aman dan mengurangi stres. Dana darurat adalah jaring pelindung yang mencegah seseorang kembali jatuh ketika sedang berusaha naik.

7. Karena Tidak Pernah Berpikir Jangka Panjang

Banyak orang hidup hanya untuk bertahan hari ini. Mereka tidak memikirkan lima atau sepuluh tahun ke depan sehingga tidak pernah menyiapkan strategi. Hidup menjadi reaktif dan tidak terencana.

Dengan membuat tujuan jangka panjang, seseorang bisa mengambil keputusan yang lebih bijak seputar pekerjaan, pengeluaran, dan penggunaan waktu. Tujuan memberi arah. Tanpa arah, seseorang akan terus berputar di tempat meski energi habis dipakai bekerja.

__________
Kemiskinan bukan hanya soal kurangnya uang, tetapi sering tentang pola pikir dan kebiasaan yang salah. Kerja keras adalah bagian penting dari keberhasilan, tetapi bukan satu-satunya faktor. Ketika seseorang mulai mengubah kebiasaan finansialnya, memperbaiki skill, dan mengalihkan fokus dari sekadar bertahan menuju pertumbuhan, hidupnya perlahan mulai berubah.

Tidak ada yang berubah dalam semalam, tetapi setiap langkah kecil membuka jalan menuju hidup yang lebih stabil dan layak diperjuangkan. Anda berhak keluar dari lingkaran yang sama, dan perjalanan itu bisa dimulai dari keputusan hari ini.
READ MORE - Kenapa Orang Tetap Miskin Meski Sudah Kerja Keras
Ronaldo Rozalino, S.Sn.,M.Pd

Ada masa ketika menjadi orang baik terasa seperti kewajiban moral yang tidak boleh diganggu gugat. Kita diajarkan untuk membantu tanpa hitung-hitungan, mendengarkan tanpa mengeluh, dan menoleransi lebih banyak dari yang semestinya. Namun semakin dewasa seseorang, semakin ia menyadari bahwa kebaikan yang tidak dijaga batasnya justru berubah menjadi beban. Bukan karena kebaikan itu salah, tetapi karena ia diberikan kepada orang yang tidak tahu cara menghargainya.

Pada paragraf ini penting untuk menyebutkan sumber inspiratif yang menguatkan gagasan tersebut. Salah satunya adalah buku Boundaries karya Henry Cloud dan John Townsend yang menjelaskan bahwa tanpa batasan, seseorang dengan cepat kehabisan energi, harga diri, dan arah. Buku lain seperti The Courage to Be Disliked karya Ichiro Kishimi dan Fumitake Koga juga menegaskan bahwa menyenangkan semua orang adalah ilusi yang tidak mungkin dicapai dan justru mematikan keaslian diri. Dari dua rujukan ini, jelas bahwa kebaikan butuh pagar agar tidak berubah menjadi perangkap bagi diri sendiri.

1. Karena Orang Akan Mengira Kamu Tidak Pernah Lelah

Ketika kamu selalu tampil sebagai sosok yang kuat dan siap membantu, banyak orang akan menganggap kamu tidak membutuhkan dukungan. Mereka lupa bahwa kamu juga manusia. Ini membuat kamu sering bekerja lebih keras dari seharusnya hanya untuk menjaga hubungan tetap harmonis. Dan lama-lama, batas energimu runtuh tanpa kamu sadari.

Di balik itu semua, kamu menyimpan kelelahan yang tidak kamu tunjukkan. Kamu belajar menahan cerita, menelan kecewa, dan terus berdiri untuk orang lain sementara duniamu sendiri berantakan. Kelelahan yang dipendam lama-lama berubah menjadi kepahitan. Ketika itu terjadi, kebaikanmu tidak lagi terasa tulus. Kamu menjadi baik karena takut melukai, bukan karena benar-benar ingin memberi.

2. Karena Kebaikan Tanpa Batas Mengundang Orang Memanfaatkannya

Tidak semua orang yang kamu bantu memiliki niat baik yang sama. Ada yang datang hanya ketika butuh, tetapi menghilang saat kamu meminta sedikit pengertian. Mereka melihatmu sebagai sumber daya, bukan sebagai manusia yang butuh dihargai. Ketika kamu tidak menetapkan batas, kamu membuka pintu selebar mungkin untuk orang-orang seperti ini.

Akibatnya, kamu terbiasa memberi lebih banyak daripada yang mampu kamu tanggung. Kamu merasa bersalah ketika menolak, dan merasa jahat ketika ingin istirahat. Padahal orang yang memanfaatkanmu tidak merasa buruk sedikit pun. Inilah mengapa batasan diperlukan. Bukan untuk menjadi egois, tetapi untuk melindungi diri dari hubungan yang tidak sehat.

3. Karena Kamu Diam-Diam Kehilangan Identitas

Ketika kamu terus menyesuaikan diri agar tidak mengecewakan orang lain, kamu perlahan kehilangan siapa dirimu sebenarnya. Kamu belajar untuk menyembunyikan pendapat, mengubah kebiasaan, bahkan mematikan kebutuhanmu sendiri. Semua dilakukan agar hubungan tetap aman.

Namun identitas yang disembunyikan terlalu lama akhirnya terasa asing. Kamu terbangun suatu hari dan tidak mengenali apa yang kamu suka, apa yang kamu inginkan, dan apa yang membuatmu merasa hidup. Kebaikan yang tidak dipagari bisa mengikis jati diri sampai kamu hanya menjadi versi yang diciptakan oleh ekspektasi orang lain.

4. Karena Kamu Jadi Sulit Mengatakan Tidak

Pada awalnya, kamu ingin menjadi orang yang membantu. Tetapi karena terlalu sering mengiyakan, kamu akhirnya kehilangan kemampuan untuk menolak. Tidak lagi punya ruang untuk diri sendiri. Setiap permintaan orang menjadi tugas wajib yang harus kamu penuhi.

Ketika kemampuan mengatakan tidak lenyap, kamu hidup dalam tekanan yang kamu buat sendiri. Kamu takut ditinggalkan jika membantah. Padahal penolakan adalah bentuk kejujuran. Menolak tidak membuatmu jahat. Menolak berarti kamu menjaga batas agar hubungan tetap sehat, bukan hubungan yang menguras habis energi.

5. Karena Kamu Lebih Mudah Disalahkan

Orang yang terlalu baik biasanya menjadi sasaran empuk ketika sesuatu berjalan salah. Mereka dianggap selalu bisa memahami, selalu mengalah, dan selalu bersabar. Akibatnya, ketika ada konflik, kamu yang dijadikan penyangga. Kamu meminta maaf lebih dulu meski bukan kamu yang salah.

Hal ini membuatmu terbiasa memikul tanggung jawab yang seharusnya dibagi. Kamu memikul kesalahan yang bukan milikmu hanya demi menjaga kedamaian. Lama-lama kemampuanmu membedakan batas dirimu dan orang lain menjadi kabur. Kamu bukan lagi baik, kamu menjadi korban dari kebiasaanmu sendiri.

6. Karena Kamu Menekan Emosi Demi Orang Lain

Menjadi terlalu baik membuatmu sering memendam marah, kecewa, dan sedih. Kamu percaya bahwa emosi negatif tidak boleh ditunjukkan karena takut dianggap merepotkan. Akibatnya, kamu tumbuh dengan pola mengabaikan perasaan sendiri demi kenyamanan orang lain.

Namun emosi yang ditekan terlalu lama akan mencari jalan keluar dengan cara yang tidak sehat. Ia bisa muncul sebagai kecemasan, ledakan marah, atau rasa rendah diri yang sulit hilang. Belajar menetapkan batas berarti memberi ruang bagi emosi untuk muncul dengan sehat, bukan membiarkannya menjadi racun di dalam diri.

7. Karena Kamu Menjauh dari Hidup yang Kamu Inginkan

Semakin sering kamu mendahulukan orang lain, semakin kamu menjauh dari jalan hidupmu sendiri. Kamu menghabiskan waktu pada hal-hal yang bukan prioritasmu. Kamu kehilangan kesempatan karena terlalu sibuk memenuhi harapan orang lain.

Ketika kamu akhirnya berhenti sejenak dan melihat jalanmu, kamu mungkin sadar bahwa kamu sudah terlalu jauh dari tujuan. Kebaikan yang diberikan secara berlebihan dapat mengalihkan fokus dari hidup yang seharusnya kamu bangun untuk dirimu sendiri. Dan tidak ada yang bisa mengembalikan waktu yang terbuang.

_________
Menjadi orang baik bukan masalah. Yang berbahaya adalah menjadi baik tanpa batasan yang jelas. Batasan adalah bentuk penghormatan pada diri sendiri. Dengan memasang batas yang sehat, kamu tetap bisa memberi, tetapi tidak kehilangan dirimu dalam prosesnya. Kebaikan yang tulus adalah kebaikan yang lahir dari energi yang cukup, dari hati yang tidak dipaksa, dan dari diri yang tidak kehilangan arah.
READ MORE - orang Baik Tanpa Batasan Membahayakan

My Bisnis Online & Offline (BP Grup)

Kategori

. Motivasi .Kab. Kuansing .Komunitas BP .Leader Sanggar Seni Kuantan Mekar .Mengulang Kaji .Pengenalan LMS .Sanggar Seni Kuantan Mekar (AI) (Kepala MAN 1 Kuantan Singingi (Kisah Nyata) 1.1.h. Demonstrasi Kontekstual - Modul 1.1 10 (SEPULUH) NASIHAT IMAM AS-SYAFI'I 10 Hal 10 KUNCI 𝟏𝟎 𝐋𝐚𝐧𝐠𝐤𝐚𝐡 𝟏𝟎 pelajaran dari buku 𝐑𝐮𝐥𝐞𝐬 𝐎𝐟 𝐖𝐨𝐫𝐤 10 soal dan jawaban tentang sejarah musik dari era Renaisans hingga modern 13 CARA 13 kutipan 14 Album Dewa 19 (Full): Urutan dan Lagu Hits di Dalamnya! 17 Tahun ku menjalani biduk rumah tangga 2012 2023 2024 3 Bentuk Kesabaran Kepada Allah_Ustadz H. Suhelmon 3 Kunci Sukses 35 soal dan jawaban tentang musik pop 40 soal dan jawaban tentang musik tradisional dari berbagai daerah 40 soal dan jawaban tentang sejarah musik dari era Renaisans hingga modern. 48 Hukum Kekuatan 5 Aplikasi 5 cara menjadi orang Yang berwawasan Luas 5 𝙆𝙀𝙈𝘼𝙇𝘼𝙎𝘼𝙉 𝙔𝘼𝙉𝙂 𝘽𝙀𝙍𝙈𝘼𝙉𝙁𝘼𝘼𝙏 𝙐𝙉𝙏𝙐𝙆 𝙈𝙀𝙉𝙄𝙆𝙈𝘼𝙏𝙄 𝙃𝙄𝘿𝙐𝙋 6 Amalan Yang di Sunnahkan Nabi SAW di Hari Idul Fithri 7 Basic manner dalam kehidupan sehari-hari 7 CARA MENJADI ORANG YANG DIPERHATIKAN SEMUA ORANG 7 TANDA BATINMU LELAH Agama Agama Islam Agen AI Aib Aisyah Akhir Zaman Akhirat Akhlak Akhlak Mulia Akreditasi Akrostik Aksi Nyata Aku Bangga Menjadi Guru Al Qur'an Alami Alat Musik Keyboad Allah Maha Baik Alumni Alumni Pondok Pesantren Alumni SMAN Pintar Alumni SMKN 1 Teluk Kuantan Alumni STM/SMKN 1 Teluk Kuantan Amal Jariyah Amalan Pembuka Pintu Rezeki Amanah Amanat Amanat Upacara Anak Anak Anak Anak Anakku Anak Olah Raga ANAK PONDOK PESANTREN Anak Shaleh Anak Sholeh Anak Yatim Anak-Anakku Ane Ahira Aneh Angkatan 1 Anisa Skin Care Annisa Skin Care Anti Virus Arahan Arangger Aristoteles Arminareka Perdana Arrangger Artificial Intelligence Artikel artikel agama Artikel Agama Islam ARTIKEL ANNE AHIRA Artikel Bisnis Artikel Bisnis BP Artikel BP Artikel Budaya Positif Artikel Edukasi Artikel Islam Artikel Islami Artikel Kehidupan Artikel Keluarga Artikel Motivasi Artikel Musik Artikel Nasihat Artikel Pendidikan Artikel Psikologi Artikel Seni Asesmen Asesmen Pembelajaran Asli Attitude Award Ayah Ayah Edy Ayah Sholeh Ayahnda Azab Baca Baca Doa Bahagia Guru Bahan Ajar Bahan Ajar Seni Musik Bahan Ajar Seni Musik Modern: Eksplorasi Instrumen dan Kreativitas (Kelas XI) Bahan Ajar Seni Teater Bahasa Arab Sehari-Hari Bahasa Inggris Bahasa Jerman Baik Baitullah balada Band Bangga Banner Bapak BEBERAPA FAKTOR AGAR DO'A TERWUJUD Belajar Belajar Agama Belajar Agama Islam Belajar Bahasa Arab Belajar Bisnis Belajar Praktek Belgie Eye Belgie Pro Belgie Pro. Benai Benar Bendera Bengkalis Berbasis Teknologi Berbasis Teknologi Informasi Komputer Berita Berita Duka Berita Sekolah Berjamaah Berkah Berkah Berlimpah Berkarya Berkemajuan Berkualitas Bermanfaat Bernyanyi Bernyanyi Unisono Berpikir Positif Berpikiran Positif Bersabarlah Dalam Membina Biduk Rumah Tangga Bertabur Pahala Berteman Best Practice BGP Riau Bijak Bijak Merdia Sosial Bijaksana BIMTEK SENI Biografi Bisnis Bisnis BP Bisnis Dari Rumah Bisnis Kekinian Bisnis Online Bisnis Online Succes Bisnis Owner Bisnis Pasangan Bisnis Paten Bisnis Percepatan Bisnis Rumahan Bisnis Tanpa Ruko Blog Blogger blues BNN Kab. Kuansing BOCORAN ALGORITMA IG TERBARU BOS BP BP Grup BP Proaktif Brasic Pro Brassic Pro Britis Propolis British Propolis BROADCASTING Budaya Budaya Kuansing Budaya Menulis Bukan Konstruk Kurikulum Buku Buku Antologi Buku Berkualitas Buku Solo Bulan Ramadhan Bulan Ramadhan Adalah Bulan Membaca Al-qur'an dan Sedekah Bully Bullying Bunda Bupati Kuansing Bussiness Owner Leader Buya Yahya Calon Pengusaha Calon Pengusaha Pecinta Qur'an Candi Borobudur Cantik Cara Bernyanyi Menggunakan Diafragma Cara Memainkan CARA MENGHARGAI DIRI SENDIRI DI TAHUN 2025 Catatan Penting Cello Yenroza Putra Ceramah Ceramah Agama Ceramah Agama Islam Cerita Cerita Hikmah Cerita Islami Cerita Motivasi Ceritaku Certified CGP CGP 10 CGP A.10 CGP Angkatan 10 Cinta Cipta Lagu Cipta Puisi Ciptaan Ismail Marzuki Ciri-ciri ClassPoint Coach Coaching COACHING UNTUK SUPERVISI AKADEMIK Coffe Jenna Competence Composser Composser Arrangger Song Composser. Arrangger Computer Contoh CONTOH ADAB MEMELIHARA HARGA DIRI TETANGGA Corona Covid-19 Curiculum Vitae CV Dagang Dakwah dan Inovatif dan Mengenal Akor dan Rubrik pelaksanaan observasi kelas Kegiatan Pendahuluan dangdut Dari Bos Menjadi Partner”Dulu Dari Rumah Bisa Bisnis Daring Debat DEEP LEARNING Deep learning selalu dimulai dari surface learning Dejavu + Band dengan Dermawan Design Blog Design Kostum Dewasa di SMA diam Diam itu Emas Digital Digital Marketing Diklat Nasional Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Kab. Kuantan Singingi Dinas Pendidikan Kuansing Disbud Par Kuansing DKC DKC Kuantan Tengah DKKS DMI Kuansing Doa Doa Anak Anak Doa Apresiasi Seni Doa Ibu Doa Istri Doa yang bisa di gunakan saat tawaf umrah 7 Keliling Doaku Doktor Dokumentasi Dosen Download Duka Dunia E-KIN E-KTP Educator Edukasi Edukasi Islam EKIN Ekspose Elly Risman Emak Enam Encore Enggan Sedekah Entrepreneur Entrepreneur BP Entrpreneur 𝐄𝐫𝐚 𝐃𝐢𝐬𝐭𝐫𝐮𝐩𝐭𝐢𝐟! Etika Even Nasional Facebook Family BP Fasilitator Fast Class FB Festival Guru Film Pendek Filsafat Finish beribadah bukan 1 Syawal Fiqih FLS2N FLS2N SMA FLS2N SMA KUANSING FLS2N SMA/MA Fokus Formasi CPNS Formulir Pendaftaran Forum Guru Seni SMP SMA Provinsi Riau Forum Literasi Kuansing Founder BP Founder Madu Vicella Full Day Futsal Gadget Gaji Gambar Gelar Gembira Datangnya Ramadhan_Ustadz Lasmiadi Gerakan Literasi Kuansing Gerakan Subuh Berjamaah Gesit Digital Gitar Solo Google Green Teacher growth mindset Grup Band Grup Musik Kuansing Guru Guru Bahasa Inggris Guru Berkarya Guru Literasi Guru Literat Guru Menulis Guru Motivator Guru Musik Guru Pembelajar Guru Penggerak Guru Penggerak Inspirasi Negeri Guru Pengusaha Guru Penulis Guru Proaktif 𝐆𝐮𝐫𝐮 𝐏𝐫𝐨𝐝𝐮𝐤𝐭𝐢𝐟 Guru Seni Budaya Guru Seni Musik Guruku Guruku Mulia Guruku Terbaik H. Sukarmis Habit Hadiah Tak Ternilai untuk Orang Tua: Menjaga Ketaatan pada Allah Haji Plus Halal Halal Mart Hang Nadim Happy Anivesary Happy Anniversary Harapan Hargai Hari Besar Hari Guru Nasional Hari Pertama Hari Ulang Tahun Pernikahan Harmonis Harta HARVARD UNIVERSITY Hati HATI DAN JIWA Hebat Herbal Hidup Sukses Hijrah Hikmah HNI Hoax HORMATI TETANGGA HPAI Hukum Humas Humas SMAN 1 Sentajo Raya Humas SMAN Pintar Hut HUT GURU HUT Pernikahan HUT RI Hutang Hymne Ibrah Ibu Idul Adha IG IGI iGI Riau IHT Ikatan Alumni Pascasarjana UM Sumbar di Kuansing Ikhlas IKTIKAF (Ibadah Khusus Tafakur pada Ilahi yang Khusyuk dan Fokus) Ilmiah Ilmu Ilmu Agama Ilmu Agama Islam Ilmu Pengetahuan Ilmu Pengetahuan Agama Ilmuwan Imam Al Gazali Imam Syafi'i Iman Imtaq Indah Indonesia Indonesia Pusaka Info Info Bisnis Info Indonesia Info Sekolah Inggris Inspirasi Inspiratif Ciptakan Instropeksi Instropeksi Diri Instrument Interaktif Inti dan Penutup Ippho Santosa IQRO' ISI Padangpanjang Islam Islam Agamaku Islami ISMUBA Isra Mi'raj ISTIDRAJ Istiqamah istri Rasulullah Istri Sholehah IT Jaga Anak Anak Jaga Kesehatan Jakarta JALUR JANGAN GAMPANG KAGUM Jangan Lelah Untuk Terus Berbuat Baik jazz Jembatan Merah Jembatan Merah Music Dance Course Jembatan Merah Shop JM 83 STUDIO JM Musik n Sport JM Studio JMMDC Juara Juara 1 Juara Design Juara SMAN Pintar Jujur Jurnal JURNAL REFLEKSI DWI MINGGUAN Jurnal Refleksi Dwi Mingguan ke-7 Jurnalis Kab. Kuansing Kab.Kuansing Kabupaten Kuantan Singingi Kacang Lupa Kulitnya Kadis Pendidikan Kajian Kajian Ilmiah Islam Kakak Kandungku Tercinta Di Momen Lebaran Kalender/tahapan pengelolaan kinerja Guru dan Kepala Sekolah tahun 2025 Kalimat Kampus Terbaik Di Sumatera Barat Kantor Perwakilan Teluk Kuantan Karakter Karya Karya Buku Karya Cipta Karya Literasi Karyaku Kata Kata KATA-KATA MOTIVASI YANG IDEALIS KATA-KATA UNTUKMU Kaya Kayuah Keagamaan Kebaikan Kecerdasan Kedewasaan Kegiatan Jum'at Kegiatan Keagamaan Kegiatan Seni Kegiatan SMAN Pintar Kehidupan KEHORMATAN Kejahatan Sekolah Kekayaan Hati Kelas Kelas X Kelas XI Kelas XII Keluarga Keluarga BP Keluarga Tercinta Keluargaku KEMERIAHAN MILAD KE 112 MUHAMMADIYAH di KUANTAN SiNGINGI: (*_Menghadirkan Kemakmuran Untuk Semua_*) Kemitraan KENAPA PEMUDA SEKARANG OGAH MAIN-MAIN KE MASJID ?? Kepala Sekolah Kepemipinan Kesehatan Keseruan dalam Pembelajaran Keteladanan Keterampilan Keterampilan Guru Ketua Ketua Kombel Kayuah Narsum BNN Kab. Kuansing Tentang Literasi Digital P4GN KH. Ahmad Dahlan Khatib Jumat Khutbah Jum'at Khutbah Jumat Kisah Kisah Hikmah Kisah Inspiratif Kisah Motivasi Kisah Nabi Kisah Nyata Kisah Para Alim Kisah Sukses Kisah Ulama Kisi Kisi Soal KISI KISI SOALSENI BUDAYA ASESMEN SUMATIF AKHIR JENJANG KELAS XII TAHUN 2024 Kolaborasi Kombel Kayuah SMAN 1 Sentajo Raya Komisi Budaya Islam Komite Komposser Arangger Komunitas Belajar Komunitas Bisnis Komunitas Bisnis BP Komunitas BP Komunitas BP MOST SBM Komunitas Guru Penggerak Provinsi Riau Komunitas Kuansing Komunitas MOST BP Komunitas Proaktif BP Komunitas Quizizz Riau Koneksi Antar Materi KONEKSI ANTAR MATERI MODUL 2.3 Koordinator Kopdar Kopdar BP Kopi Kopi Rempah Koreksi Diri Kosmetik Herbal Kostum Tari Kota Padang Kota Taluk Kuantan Kuansing Kreatifitas Seni Kreatiftas Seni KS TV (KUANSING TV) KTP Elektronik Kualitas Kuansing Kuansing Maju Berkat Langkahmu Kuansing Terkini Kuantan Hilir Kuantan Mekar Kuantan Singingi Kuantan Singingi. Kuansing Kuantan Tanah Tumpah Kuantan Tengah Kuliah Daring Kuliah Online Kultum KUMPULAN LINK TUGAS LMS PMM CGP Kunci Kemajuan Kunci Sukses Kurator Kurikulum Merdeka Kurikulum Merdeka Belajar kurikulum merdeka. Kursus Musik Kursus Tari Kutipan tentang membaca dan buku Labersa Waterpark Lagi Viral Lagu Guru Penggerak langkah LANGSUNG DARI HEAD OF INSTAGRAM Laporan Latihan LATIHAN SOAL KELAS X ASESMEN SUMATIF SEMESTER GANJIL TAHUN PELAJARAN 2023/2024 SMA NEGERI SENTAJO RAYA LATIHAN SOAL KELAS XI ASESMEN SUMATIF SEMESTER GANJIL TAHUN PELAJARAN 2023/2024 SMA NEGERI SENTAJO RAYA LATIHAN SOAL KELAS XII ASESMEN SUMATIF SEMESTER GANJIL TAHUN PELAJARAN 2023/2024 SMA NEGERI SENTAJO RAYA LC. Leader Leadership Learning Daring Lebaran Lebih Dekat LELAH YANG DISUKAI ALLAH Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab Lembaga Seni Budaya Libur. LIPIA Lirik Lirik Lagu Lirik: Ronaldo Rozalino lisan Literasi Literasi Digital Literasi Digital dalam Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dengan Keterkaitan Social Media LMS Logika Logo Lokakarya Lokakarya 7 Lomba Menulis Lomba Seni Musik Lomba Tari Kreasi Berkelompok LPMP Riau M.Pd M.Pd (Dosen UNIKS dan Pengurus MUI Kab. Kuansing) M.Pd_ Guru Bahasa Indonesia SMAN 1 Sentajo Raya Provinsi Riau MA Madinah Madinah Al Munawarah Mading Online Madu Madu Asli Madu Hutan Madu Hutan Murni Madu Murni Madu Murni dan Asli Madu Vicella Majlis Ilmu Majlis Subuh Majlis Subuh_Karakter Ajaran Islam Makalah Makkah Al Mukaramah Mama Manajemen Manajemen Pertunjukan Mande Manfaat Manfaat Program Pendidikan Guru Penggerak Manganyam Manusia Marketing Mars Masa Anak-Anakku Masa Depan Masa Orientasi Siswa masjid Masjid Raya Masjid Raya Pasar Taluk Kuantan Masjidil Haram Master BP Master Of Selling Master Selling Of Team Masyarakat Tanpa Riba Materi Materi ajar lengkap mengenai Manajemen Pertunjukan Seni untuk kelas XII SMAN 1 Sentajo Raya Materi Musik Vokal Materi Pembelajaran Materi Seni Budaya Materi tentang belajar vokal Maulid Nabi SAW Mawadah Media Media Inovatif di Media Sosial Mekah Mekkah Melayu Memaknai Pergantian Tahun 2024Sejauh Mana Aqidah Kita? Ust. Dr. Ahdanan Saleh Membaca Membangun Membuat Buku membuat Website mendidik menginput 3 Aspek perilaku Menjadi Guru Mentor 5 Benua Menulis Menulis Buku Menunda Merdeka Belajar MERDEKA MENGAJAR Mesjid MGMP Seni Budaya SMA MGMP Seni Budaya SMA Kab. Kuansing MGMP Seni Budaya SMA/SMK/MA se Riau MH Mid Semester Milyarder MIM Teluk Kuantan Minangkabau mindset Mindset Bisnis Mitos Mitra BP Mitra Ippho Santosa Model Pembelajaran Berbasis Pembelajaran Mendalam Model Pendidikan Modul Modul 1.1 Modul 1.2 Modul 1.3 Modul 1.4 Modul 2.1 Modul 2.2 Modul 2.3 Modul 3.1 MODUL 3.2 Modul 3.3 Modul Ajar Manajemen Pertunjukan Seni Kelas XII SMAN 1 Sentajo Raya Modul Ajar Seni Musik Modern: Eksplorasi Instrumen dan Kreativitas Modul Ajar Seni Musik: Pengembangan Vokal Modul Projek Mompreneur MOS MOST MOST BP Mother Motivasi Motivasi Agama Motivasi Bisnis Motivasi Diri Motivasi Hidup Motivasi Islami Motivasi Kehidupan Motivasi Pendidikan Motivasi Sukses Motivator Motivator Literasi Motivator Literasi Edukasi Motivator Literation Motivpreneur Muanfik Mudah Muhammadiyah Muhammadiyah Gerakanku Muhammadiyah Kuansing Muhasabah Muhasabah Diri MUI MUI Kab. Kuantan Singingi) MUI Kuansing Muliakan Orang Tuamu Sebelum Terlambat Murid Musahabat Musibah Musik musik klasik Musik Rarak Godang Musik Tradisional Musik Vokal Musim Muslim Musyda Muhammdiyah MVKS Nabi Muhammad SAW Nafsu Narasumber Narkoba Nasihat Nasihat Agama Nasihat Diri Nasihat Kehidupan Nasional Negeri Kuantan Singingi New Normal Ngopi Paste Nilai Kebaikan Nilai Sebuah Botol _ Delfira Yusrila Dewi Non Akademik Non Copy Paste Notasi Obat Objek Olah Raga Olimpiade Sains Nasional Olimpiade Sains Nasional Kabupaten Olimpiade Sains Nasional Provinsi Ongky Hajanto Online Online Berbasis IT Optimalisasi Orang Bijak Orang Tua Orchestra Indonesia Orflame Oriflame Original OSIS OSN Otak Owner P4GN P4TK Seni Budaya P5 Pacu Jalur Paduan Suara Pagaleran Karya Seni Tari Pahala Pahala Khatam Al Qur’an di Bulan Ramadhan Pahala Shalat Tarawih di Bulan Ramadhan Paham Pahami PAI PAKASERI PAKASERU PALSU Pameran Pameran Karya Seni Rupa Pandemi Panen Hasil Belajar Panen Karya PANPEL FLS2N SMA Panti Asuhan Papa Parenting Pariwiasata Pascasarjana Pascasarjana UM Sumatera Barat Pascasarjana UM Sumatra Barat Pascasarjanna Paskibraka Paskibraka 2010 Pawai Budaya PD Muhammadiyah Kuansing PDM Kuansing Pebisnis Pebisnis Indonesia Pecinta Shalawat Pedagang Pedagang BP PEDAGANG TEH TELUR YANG SERING KENA CIBIR ITU BERNAMA ENGKU RAOH Pekanbaru PELAJARAN BERULANG TENTANG CINTA DAN BENCI Pelatihan Musik Peluang Bisnis Peluang Usaha Peluang Usaha. Pemakmur Masjid PembaTIK 2023 Pembelajar Pembelajaran Pembelajaran Daring pembelajaran RPP/Modul Ajar Pembelajaran Tanpa Batas Pembina Pembinaan BP Pemburu Sertifikat Pemikiran Pemimpin pemimpin adalah bos. PEMIMPIN DALAM PENGELOLAAN SUMBER DAYA Pemuda Pemula Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika Pencerah Pencetak Pengusaha Pencinta Qur'an Pendekatan deep learning Pendidik Pendidik Penggiat Literasi Indonesia Pendidikan Pendidikan Agama Islam Pendidikan Guru Penggerak Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 10 pendidikan sejati bukan hanya soal memberikan pengetahuan atau keterampilan intelektual PENDIRI MUHAMMADIYAH DAN BIOLA Penegak Penerbit Pengajar Praktik Pengalaman Pengawas Pengelolaan Program yang Berdampak Positif pada Murid Pengembanga Diri Pengembangan Diri Pengembangan Kompetensi Pengenalan Alat Musik Keyboard Pengetahuan Pengetahuan dan Kebijaksnaan Penggiat Literasi Penggiat Literasi Kuansing Penggiat Tanpa Riba Penghargaan Penguatan Pengukuhan Pengumuman Pengurus Pengusah BP Pengusaha Pengusaha BP Pengusaha Indonesia Pengusaha Muslim Indonesia Pengusaha Muslim Sukses Pengusaha Sukses PENSIBU 2022 Pensiun Penulis Penulis Mega Best Seller Penyanyi Potensial Pepatah dari berbagai negara: Perguruan Tinggi Negeri Perjuangan Persahabatan PERSAUDARAAN KAKAK & ADIK Pertemanan Pertunjukan Pertunjukan Seni Perubahan Inilah Wajah baru Pengelolaan Kinerja di Aplikasi PMM ini terjadi mulai tanggal 1 Februari 2024 Peserta Didik PGP PGP Angkatan 10 PGRI PGRI Kuansing Photo Photograpy PIN PINTAR Pisah Sambut Plato PM PMM PNS PON Pondok Pesantren Pondok Pesantren Syafaaturrasul Putra 2 Pondok Pesantren Syafaaturrasul Putra 2 Teratak Portal Online Positif Thingking Postingan Pp Syafaaturrasul PPDB PPDB SMAN PINTAR 2013 PPPK Pps UMSB Praktik Baik Pramuka Prestasi Prestasi Seni Prestasi SMAN Pintar Prestasi SMAN Pintar 2011 Proaktif Proaktif Milyarder Produk Produktif Profesor Profil Profil Pelajar Pancasila (P5) Profil Singkat PROFIL SMAN FINTAR Program Program jangka pendek dan jangka panjang untuk wakil kesiswaan. Program jangka pendek dan jangka panjang yang dapat diterapkan oleh Wakil Kurikulum Program jangka pendek dan jangka panjang yang dapat diterapkan oleh Wakil Sarana Program yang berdampak_Program Guru Penggerak Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) PROMOSI Prond Proses Provinsi Riau PSAJ Psikis Psikologi PT. Arminareka Perdana Puasa Publice Speaking Publikasi Puisi Purna Pustaka Pribadi Putra Budaya Indonesia 2024 Qouplepreneur Raimunas Raimunas 2023 Ramadhan Randai Rarak Godang Rasulullah Refleksi Regenerasi Tangguh reggae Rektor UM Sumatra Barat Religi Religius Rendah Hati Renungan Renungan Hidup RENUNGAN KEHIDUPAN Reseller Rezeki RHK Riau Riaupos Riba Riya rock Ronaldo Rozalino Ronaldo Rozalino. S.Sn. RPD RSUD Rumah Allah S S 2 S.Ag. S.Pd.I S.Pd.I. S.Sn. Sabar Sadari Sahabat Sahur Sakinah Sakit SALAH SATU PENYEBAB DIRIMU MERASA TIDAK BAHAGIA Sama Sambutan Sang Juara Sang Perintis Sanggar Seni Sanggar Seni Kuantan Mekar Sanggar Seni Kuantan Mekar - SSKM Sanggar Seni Kuantan Mekar (SSKM) Sanggar Seni Seraja Kuantan Sanggar Seni Seroja Sanggar Tari Santr Mandiri Santri Santri Berkarakter Santri Cerdas Santri Hebat Santri Keren Santri Mandiri Sarang Lebah Hutan Sastra Saudara SAYANGI ORANG TUAMU Sayyidah Aisyah SBM Sedekah Sejarah Sejarah SMKN 1 Teluk Kuantan Sejarah STM Sekolah Sekretaris Umum Semangat Seminar Seminar Bisnis Seminar BP Seminar Pendidikan Semoga Menginspirasi...! Pengalaman Bisnisku Sejak Tahun 2002 sampai sekarang (23 Tahun) seni Seni Budaya SENI BUDAYA ISLAM Seni Film Seni Musik Seni Musik Islami Seni Rupa Seni Sastra Seni Tari Seni Teater Senim] Seniman Senin Sentajo Raya SEO Sertifikat Shalat Shalat Subuh Shaleh SIFAT Silaturahiim Silaturahmi Sistem Bleanded Learning Siswa Siswa Baru SMAN Pintar Siswa SMAN Pintar SK SKP 2024 SMA SMA N 1 Sentajo Raya SMA Negeri 1 Sentajo Raya SMA Pintar SMAN 1 Sentajo Raya SMAN 1 Sentajo Raya Juara 1 SMAN 2 Teluk Kuantan SMAN Kuansing SMAN Pintar SMK Bisa SMK Hebat SMKN 1 Teluk Kuantan SMPN 2 Teluk Kuantan SMS Gratis SMS Ramadhan Sn. Soal Soal Latihan Soal Musik Social Media Society 5.0 Software Solusi Kesehatan Solusi Usaha SOMBONG Song Sosial Budaya Sosmed Sosok Spirit Spirit Kemajuan SSKM STM Stock Center Strategi Studio Musik Suami Suara Manusia Sukses Suku Minang Suku Minangkabau Sumatera Barat Sumber Digital Sunah Nabi Super Canggih Suplemen Kesehatan Surat Surat Keputusan SURGA Syair lagu Syiar Islam Tahajud TAHAN BANTING Tahun Baru TAKABUR Tanah Tanah Suci Tangga Lagu Tari Tauhid Tausiyah Tausiyah Agama Tausiyah Islam Modern Tausiyah Singkat Teacherpreneur Teacherpreuner Teeima Kasih BGP Riau teknik bernyanyi yang baik dan benar dan kenapa perlunya belajar vokal di kelas X SMA Teknik Vokal Teladan Teluik Kuantan Teluk Kuantan Tema. Baik Teman Tenaga Pendidik TENANG Tenis tentang Hidup Berkelanjutan Selaras dengan Alam Teratak Terima Kasih Terpilih Menjadi Guru Konten Riau Terus Maju Dalam Berusaha Thoyib THR Tiktok TINGKAT ISTIQOMAH TERSULIT Tips Tips Sehat Tips Trik TMII Toko TOKO JEMBATAN MERAH Toko Vicella Media Tokoh Mahasiswa TP. 2023/2024 Tradisi Kuansing Tradisional Trainer Treads Trik Tua Tugas Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) Wakil Humas SMAN 1 Sentajo Raya Provinsi Riau Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMAN 1 Sentajo Raya Provinsi Riau Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana (Sarpras) SMAN 1 Sentajo Raya Provinsi Riau Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) Wakil Kesiswaan SMAN 1 Sentajo Raya Provinsi Riau Tugas pokok dan fungsi guru piket di SMAN 1 Sentajo Raya Tugas Pokok Fungsi Tujuan Program Pendidikan Guru Penggerak Tulisan Tulisan Bisnis Tulisan Ippho Santosa Tulisanku tulus ikhlas Twitter Uang Uang Tambahan UAS Ucapan Ujian Nasional Ujian Semester Ulama Ulang Tahun Pernikahan UM Sumatera Barat Umroh Umroh & Haji Plus Umroh Haji Plus UMSB Unik Universitas Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat Upacara Upacara Bendera Upacara Bendera Senin Usaha Usaha Sampingan Usia Usia Senja Ustadz Ustadz Dr. Hamdani Purba Ustadz H. Bahrul Aswandi Ustadz Lidus Yardi Ustadz PDM Muhammadiyah Vicella Madu Vicella Media Family Vicella Media Shop Video Video Pemanfaatan Quizizz Viola Viola Utari Putri Violino Ridho P Violino Ridho Putra Virual Virus Corona Visi Misi Vokal Vokal Solo Wabah Corona Warahmah Waspada Wawasan Webinar Webinar Nasional Weblog Website Wendi Abdillah WIKE JULIA Wisata Kuantan Singingi Wisata Riau Wisuda S2 Workshop Writerpreneur Writter Wrtitter yang Merdeka Yasinan Yayasan Yayasan Mesjid Raya Teluk Kuantan Yeyen Febrina YeyenFebrina Yogyakarta YouTube

My Facebook

Best Friend

Bisnis Online Succes (BOS)

BP Grup

BP Grup
British Propolis

Kontak Whats Up (WA)

Kontak Whats Up (WA)
085363554777

Blog Archive