Welcome My Blog

Tampilkan postingan dengan label Kurikulum Merdeka. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kurikulum Merdeka. Tampilkan semua postingan
Coach RR
Bismillah.
Semoga Allah mudahkan, lancarkan, sukseskan, ridhoi, rahmati dan berkahi
Perjalanan pendidikan guru penggerak ini ya Rabb. Aamiin Allahuma Aamiin

Mohon doa dan dukungan sahabat media digital sosial semuanya yaa.

Tergerak
Bergerak
Menggerakkan

Fastabiqul Khoirot
Jazakumullah Khairan Khatsiran
Barakallah fiik

Salam Santun
Ramadhan Al Mubarok 

#fasilitator #pengajarpraktik #cgp10 #kuantansingingi #bgpriau #tergerak #bergerak #menggerakkan #kurikulummerdeka #lms #pmm #aksinyata #merdekamengajar #merdekabelajar #gurupenggerak
READ MORE - Bismillah. Tergerak Bergerak Menggerakkan_Kabupaten Kuantan Singingi
Coach RR


"Pembelajaran Tanpa Batas: Membangun Keseruan dalam Pembelajaran dengan Media Inovatif di Kurikulum Merdeka"

[PERTEMUAN HARI PERTAMA]:
Pengisi Materi: Bapak Idham Sumirat, S.Pd (Ketua Bidang Pengelola dan Penyebar Informasi BPN KGBN)
Materi Hari 1: Pengenalan Media Pembelajaran Inovatif dan Kurikulum Merdeka



[PERTEMUAN HARI KEDUA]:
"Pembelajaran Tanpa Batas: Membangun Keseruan dalam Pembelajaran dengan Media Inovatif di Kurikulum Merdeka"

Pengisi Materi: Bapak ISuhardy Amir, S.Pd.I., Gr. (Classpoint Certified Trainer) Materi Hari 2: Pengembangan Media Pembelajaran Inovatif di Kurikulum Merdeka Menggunakan Classpoint




[PERTEMUAN HARI KETIGA]: "Pembelajaran Tanpa Batas: Membangun Keseruan dalam Pembelajaran dengan Media Inovatif di Kurikulum Merdeka" Pengisi Materi: Bapak ISuhardy Amir, S.Pd.I., Gr. (Classpoint Certified Trainer) Materi Hari 3: Praktik Baik Membangun Keseruan dalam Pembelajaran Menggunakan Classpoint



[PERTEMUAN HARI KEEMPAT]: "Pembelajaran Tanpa Batas: Membangun Keseruan dalam Pembelajaran dengan Media Inovatif di Kurikulum Merdeka" Pengisi Materi: Bapak Purwanto, S.Pd.SD (Quizizz Certified Super Trainer) Materi Hari 4: Praktik Penggunaan Media Pembelajaran Inovatif Quizizz



Penyelenggara dari kegiatan ini adalah GURU JUARA atau Bapak/Ibu juga bisa cek profil Kami di laman: - Instagram: https://www.instagram.com/gurujuara.official/ - Telegram: https://t.me/gurujuara - Siluran WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaBODxn59PwNijeEYX1a - Komunitas Belajar: https://guru.kemdikbud.go.id/komunitas/3J9RaQWdDY?from=home






Guru Pembelajar
Ronaldo Rozalino, S.Sn.,M.Pd
Calon Guru Penggerak Angakatan 10 Kab. Kuantan Singingi Provinsi Riau
Ketua Komunitas Belajar "Kayuah" SMAN 1 Sentajo Raya Provinsi Riau











READ MORE - Video Rekaman Pembelajaran Tanpa Batas: Membangun Keseruan dalam Pembelajaran dengan Media Inovatif di Kurikulum Merdeka
Coach RR



SK Komunitas Belajar "Kayuah" SMA Negeri 1 Sentajo Raya Provinsi Riau








READ MORE - SK Komunitas Belajar "Kayuah" SMA Negeri 1 Sentajo Raya Provinsi Riau
Coach RR



Modul Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) - Pentas Seni di SMA

 

 I. Pendahuluan

 A. Latar Belakang

Pentas Seni merupakan kegiatan yang dapat memberikan kontribusi besar dalam pengembangan karakter pelajar Pancasila (P5) di SMA. Melalui kegiatan ini, para pelajar dapat mengekspresikan nilai-nilai Pancasila secara kreatif dan seni. Modul ini bertujuan untuk menggali potensi seni pelajar serta meningkatkan pemahaman mereka terhadap nilai-nilai Pancasila.

 

B. Tujuan

1. Meningkatkan pemahaman pelajar tentang nilai-nilai Pancasila.

2. Mengembangkan kreativitas dan seni pelajar melalui kegiatan pentas seni.

3. Mendorong kolaborasi antar pelajar dalam menyampaikan pesan-pesan Pancasila melalui seni.

 

 II. Tahapan Proyek

 A. Perencanaan

1. Pemilihan Tema:Tentukan tema pentas seni yang berkaitan dengan nilai-nilai Pancasila.

2. Pembentukan Tim:Bentuk tim yang terdiri dari pelajar dengan beragam bakat seni.

3. Penyusunan Rencana:Buat rencana kegiatan, termasuk pembagian tugas dan waktu.

 

B. Persiapan

1. Workshop Nilai Pancasila:Gelar workshop untuk memahamkan pelajar tentang nilai-nilai Pancasila.

2. Identifikasi Bakat: Lakukan penilaian bakat seni pelajar dan sesuaikan dengan tema yang dipilih.

3. Pengumpulan Materi: Kumpulkan materi seni yang akan ditampilkan, seperti skrip, musik, tari, atau seni visual.

 

 C. Pelaksanaan

1. Rehearsal: Lakukan latihan secara rutin untuk memastikan keselarasan dan kekompakan tim.

2. Pentas Seni: Gelar acara pentas seni dengan melibatkan seluruh siswa dan guru.

3. Interaksi dengan Penonton:Ajak penonton untuk berpartisipasi dan meresapi nilai-nilai Pancasila dalam pertunjukan.

 

D. Evaluasi

1. Refleksi Bersama: Adakan sesi refleksi bersama untuk mengevaluasi kegiatan dan pembelajaran yang diperoleh.

2. Feedback:nMintalah feedback dari guru, siswa, dan pihak terkait untuk perbaikan di masa mendatang.

 

III. Materi Pembelajaran

A. Nilai-nilai Pancasila

1. Ketuhanan Yang Maha Esa

   - Penta Tattwa: Keberagaman keyakinan agama.

   - Tolak intoleransi.

 

2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

   - Keberagaman sosial dan budaya.

   - Menjauhi prasangka dan diskriminasi.

 

3. Persatuan Indonesia

   - Semangat gotong-royong.

   - Menjaga keutuhan bangsa.

 

4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan

   - Partisipasi dalam pengambilan keputusan.

   - Menghormati pendapat orang lain.

 

5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

   - Pemberdayaan masyarakat.

   - Solidaritas dan keadilan.

 

 IV. Materi Tambahan

1. Sejarah Pentas Seni Indonesia:Memahami peran seni dalam sejarah dan budaya Indonesia.

2. Teknik Seni Berbagai Bidang: Informasi dan panduan praktis dalam berbagai bidang seni yang akan dipertunjukkan.

 

V. Sumber Daya

1. Mentor Seni:Libatkan guru seni atau profesional seni sebagai mentor.

2. Tempat Pertunjukan: Persiapkan tempat yang sesuai untuk pentas seni.

3. Perizinan:Pastikan mendapatkan izin dari pihak sekolah dan orang tua.

 

VI. Penutup

Dengan mengimplementasikan modul ini, diharapkan para pelajar tidak hanya meningkatkan pemahaman terhadap nilai-nilai Pancasila, tetapi juga mampu mengekspresikan dan mengaplikasikan nilai-nilai tersebut melalui seni. Pentas seni di SMA menjadi sarana pembentukan karakter yang kreatif dan bermakna dalam membangun kepribadian Pancasila.

 

Ronaldo Rozalino

READ MORE - Modul Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) - Pentas Seni di SMA
Coach RR
Pentingnya Belajar_Mulyani Rince, S.Pd_Guru Sosiologi SMAN 1 Sentajo Raya

Upacara Bendera
Senin, 29 Januari 2024 
Di Lapangan Upacara SMAN 1 Sentajo Raya

Bismillah. 
Pentingnya belajar, banyak orang sukses didunia ini. Memiliki kebiasaan sejak kecil untuk belajar. Ada yang menyesal karena tidak memanfaatkan waktu belajar.

Selagi muda , teruslah belajar dimanapun berada. Saat ini belajar terasa berat. Namun kelak akan dirasakan bagaimana pentingnya belajar dimasa muda. 
Ayo Belajar dan Terus Belajar !

Orang yang berilmu akan diangkat derajat Allah SWT. 
Ungkapan BJ Habibi selalu memotivasi dirinya sendiri  terus belajar dan belajar.

Semoga Ananda semuanya selalu belajar menggapai masa depan yang gemilang. 

Fastabiqul Khoirot 
Jazakumullah Khairan Khatsiran
Barakallah Fiikum




Laporan:
Ronaldo Rozalino, S.Sn.,M.Pd
*Calon Guru Penggerak Angkatan 10 Kab. Kuansing, Riau
*Humas SMAN 1 Sentajo Raya
*Ketua Kombel Kayuah SMAN 1 Sentajo Raya
*Guru Seni Budaya SMAN 1 Sentajo Raya Provinsi Riau 



READ MORE - Pentingnya Belajar_Mulyani Rince, S.Pd_Guru Sosiologi SMAN 1 Sentajo Raya
Coach RR
Materi: Kearifan Lokal Seni dan Budaya dalam Kegiatan P5 Kurikulum Merdeka

Pendahuluan:
Kearifan lokal seni dan budaya memiliki peran penting dalam Kurikulum Merdeka, khususnya pada kegiatan P5 (Pembelajaran Pengetahuan dan Keterampilan). Pemahaman dan pengaplikasian kearifan lokal ini tidak hanya memperkaya pengalaman belajar, tetapi juga mendorong keberagaman dan memupuk rasa cinta tanah air.

Definisi Kearifan Lokal:
- Kearifan lokal merujuk pada pengetahuan, nilai-nilai, dan praktik-praktik tradisional yang diwariskan dari generasi ke generasi di suatu daerah atau masyarakat tertentu.
- Dalam konteks seni dan budaya, kearifan lokal mencakup seni rupa, musik, tari, sastra, dan berbagai aspek kebudayaan lainnya.

Tujuan Integrasi Kearifan Lokal dalam P5:
1. Pemahaman Identitas Budaya:
   - Mengenalkan siswa pada warisan budaya dan seni lokal untuk memahami identitas dan kekayaan kultural bangsa.

2. Pengembangan Kreativitas:
   - Mendorong siswa untuk mengapresiasi dan menggali inspirasi dari seni tradisional dalam kegiatan berkreasi.

3. Pengayaan Pengalaman Belajar:
   - Menyediakan pengalaman belajar yang beragam dan relevan dengan realitas sosial dan budaya siswa.

Metode Pembelajaran:
- Pembelajaran Aktif:
  - Melibatkan siswa dalam kegiatan praktik, seperti membuat karya seni, menyanyikan lagu daerah, atau menari tarian tradisional.

- Proyek Kolaboratif:
  - Mendorong siswa untuk berkolaborasi dalam proyek seni dan budaya yang memanfaatkan kearifan lokal mereka.

Contoh Kegiatan P5:
1. Seni Rupa:
   - Membuat lukisan atau karya seni yang terinspirasi oleh motif-motif tradisional lokal.

2. Musik dan Tari:
   - Belajar memainkan alat musik tradisional atau menari tarian daerah dengan bimbingan guru atau ahli seni lokal.

3. Sastra Daerah:
   - Membaca, menganalisis, dan menulis karya sastra dengan tema lokal untuk menggali kekayaan sastra daerah.

Evaluasi:
- Portofolio Kreatif:
  - Siswa menyajikan hasil karyanya dalam bentuk portofolio kreatif yang mencerminkan penggunaan kearifan lokal.

Kesimpulan:
Integrasi kearifan lokal dalam kegiatan P5 Kurikulum Merdeka tidak hanya membangun keterampilan seni dan budaya, tetapi juga mengembangkan karakter siswa yang mencintai dan melestarikan warisan budaya bangsa.

Semoga materi ini dapat memberikan panduan dalam mengimplementasikan kearifan lokal dalam kegiatan P5 Kurikulum Merdeka.

Salam Kurikulum Merdeka 
Salam Seni Budaya

Ronaldo Rozalino, S.Sn.,M.Pd
*CGP Angkatan 10 Kab. Kuansing, Riau
*Guru Seni Budaya SMAN 1 Sentajo Raya
*Wakil Ketua IGI Kab. Kuansing
*Ketua Komisi Seni Budaya Islam MUI Kab. Kuansing
*Ketua Lembaga Seni Budaya PD Muhammadiyah Kab. Kuansing 
*Sekretaris DKC Kuantan Tengah

READ MORE - Materi: Kearifan Lokal Seni dan Budaya dalam Kegiatan P5 Kurikulum Merdeka
Coach RR

SMAN 1 Sentajo Raya Taja Bimtek E-KIN PMM

Bismillah. Alhamdulillah. Kamis, 18 Januari 2024 SMA N 1 Sentajo Raya Menaja Bimbingan Teknis Pengelolan Kinerja Platform Merdeka Mengajar (PMM). Di ikuti guru PNS dan PPPK di Aula Karumantiang. Hal ini disampaikan Drs. Afrizal Kepala SMA N 1 Sentajo Raya didampingi Ronaldo Rozalino, S.Sn.,M.Pd Humas SMA N 1 Sentajo Raya.

Afrizal mengungkapkan, kita menghadirkan narasumber yang berkompeten di bidangnya yaitu Hendri Yadi, S.Si Guru Penggerak Kab. Kuansing dan Kepala SMP N 2 Teluk Kuantan dalam sambutan pembukaan bimtek ini.

Ronaldo Rozalino calon guru penggerak angkatan 10 Kab. Kuansing yang juga guru seni budaya. Menyampaikan Bimtek ini tercetus ketika kami guru di tingkat satuan Pendidikan mengalami kendala dalam pengisian Ekin PMM,  tentunya harus dikomunikasikan Kepala Sekolah dan Guru. Sehingga nantinya rencana hasil kerja 6 bulan kedepan dapat di pilih masing masing guru , dapat dilaksanakan dengan baik sesuai RHK yang dipilihnya. 

Selanjutnya dalam sambutannya mengungkapkan  terima kasih kepada narasumber yang telah memberikan waktunya, dan guru guru yang telah mengikutinya, mari kita ikuti bimtek ini dengan sebaik baiknya. Silahkan tanya sebanyak banyaknya mengenai pengisian dan pengajuan RHK ini kepada narasumber. 

Sehingga nanti Bapak Ibu guru dapat memahami apa yang telah dibuat dan usulkan dengan bukti dukung dan laporan. Ditunjang dengan sertifikat kegiatan. Setiap guru wajib mengisi RHK ini minimal 32 poin dan maksimal 128 poin. 
Nantinya Kepala Sekolah akan mengkomunikasikan dengan masing masing guru. Hal apa saja yang dapat dijalani dan ikuti mengenai yang di ajukan dalam 6 bulan kedepan. Bulan Januari ini kita baru membuat RHK dulu. Selanjutnya di bulan Februari 2024 pelaksanaanya dimulai dalam semester ini. 

Hendri Yadi narasumber yang memberikan materi bimtek ini. Rencana hasil kerja ini akan meningkat kualitas pembelajaran di satuan pendidikan. Sehingga guru guru akan mendapat dampak yang positif dalam pelaksanaannya, paham apa yang akan dilakukan beberapa bulan kedepan karena sudah direncanakan dengan baik. Akan mendapat poin yang baik dalam SKP setiap gurunya. 
Diharapkan disekolah sudah ada komunitas belajarnya, karena yang memberikan informasi kegiatan yang berkaitan peningkatan mutu pendidikan ditingkat satuan pendidikan. Ungkapnya.

Di akhiri dengan makan siang bersama dan photo bersama. Terima Kasih buat Narasumber yang telah memberikan materinya yang luar biasa, terjadinya interaksi guru guru yang antusias untuk belajar digital dalam pengisian PMM ini. semoga menjadi amal jariyah dan amal kebaikan dan dibalas ALLAH SWT . Ungkap Afrizal dipenutupan kegiatan bimtek ini.

Laporan
Ronaldo Rozalino, S.Sn.,M.Pd
Humas SMAN 1 Sentajo Raya
Calon Guru Penggerak Angkatan 10 Kab. Kuansing, Riau


READ MORE - SMAN 1 Sentajo Raya Taja Bimtek E-KIN PMM
Coach RR
Pelajari Diri Sendiri Untuk Menentukan Cara Mencapai Cita Cita (Ketahui Potensi Diri)
Helmaheri, M.Pd
Kepala SMAN 1 Sentajo Raya
Kab. Kuansing, Riau

Amanat pembina upacara, 
Senin, 6 November 2023
Di Halaman Upacara sekolah.


Bismillah.
Alhamdulillah puji syukur kepada Allah diberikan keteduhan. Shalawat untuk Nabi Muhammad. Semoga mendapat syafaatnya. 

Apresiasi kelas XII IPS 1 sebagai pelaksana upacara sama sama kita apresiasi. Telah melaksanakannya walaupun perlu ada perbaikan untuk kedepannya. 
Jadikan kekurangan yang dilakukan menjadi pembelajaran bukan untuk membuly antara kita. 

Belajar dari lampu pijar seperti Thomas Alva Edison. Sempat dipulangkan kerumah karena sulit diajar. Namun disekolah selalu banyak bertanya. Sekolah belum mendeteksi bagaikan kelebihannya.

Oleh gurunya disampikan kepada orang tuanya karena sulit diajar dan terlalu banyak bertanya. Sehingga dirumah Thomas Alva Edison diajar dirumahnya oleh orang tuanya. 


Termenung Beliau melihat batu yang berlubang karena tetesan air yang ditetesan terus menerus. Sehingga belajar dengan motivasi. 

Beliau menemukan bola lampu selama 48 jam. Sehingga mendapat gelar penemu lampu pijar didunia.

Potensi yang diberikan Allah. Semuanya bisa dimanfaatkan. Kita semua memiliki potensi akademis dengan belajar yang sungguh sungguh. Dan bila non akademis akan kelihatan bila dilakukan secara serius. 

Maksimal kekurangan dan manfaatkan potensi kita semua.
Sehingga bisa memaksimalkannya sehingga bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi yang diharapkan. 

Program pemerintah adalah bagaimana selesai SMA melanjutkankan dengan kuliah. Adanya beasiswa dari pemerintah. Yang utama dengan literasinya bagus.

Ada pengalaman yang modalnya bisa azan dan imam bisa menjadi peluang melanjutkan kuliah dengan beasiswa yang diberikan di perguruan tinggi. 

Begitu mudahnya zaman sekarang untuk sekolah namun perbedaannya dengan kemauan belajarnya. Mari kita tingkatkan motivasi belajar kita semua .

Pemerintah Provinsi Riau dengan melaksanakan program AI dengan 9000 tenaga ahli IT untuk saat ini sampai tahun 2035. 
yaitu yang dipersiapkan adalah siswa siswi saat ini. 
Pemprov Riau menjalin hubungan dengan perguruan tinggi di Jerman. 

Mari gali potensi diri kita. Sehingga punya prestasi.


Laporan 
Ronaldo Rozalino, S.Sn.,M.Pd
Humas dan Koordinator Seni SMAN 1 Sentajo Raya
READ MORE - Pelajari Diri Sendiri Untuk Menentukan Cara Mencapai Cita Cita, Helmaheri, M.Pd (Kepala SMAN 1 Sentajo Raya)
Coach RR
*Helmaheri, M.Pd, Kepala Sekolah SMAN 1 Sentajo Raya Narasumber Workshop Peningkatan Kompetensi Guru Dalam Sistem Penilaian Kurikulum Merdeka   di SMAN 1 Kuantan Hilir Seberang*

Bismillah. Selasa, 20 Juli 2023. Dalam rangka peningkatan kompetensi guru di SMAN 1 Kuantan Hilir Seberang diadakan Workshop Penilaian Workshop Penilaian Kurikulum Merdeka. Dengan menghadirkan narasumber Helmaheri, M.Pd Kepala SMAN 1 Sentajo Raya yang juga Sekretaris PGRI Kab. Kuansing. Hal ini sampaikan Ronaldo Rozalino, S.Sn.,M.Pd Ketua Literasi SMAN 1 Sentajo Raya yang juga Jurnalis sekolah tersebut.

Helmaheri menyampaikan dalam kegiatan ini. Ada beberapa penilaian yang dilakukan dalam kurikulum Merdeka Belajar Merdeka Mengajar yaitu penilaian Sumatif dan Normatif. Sehingga dengan mengetahui cara penilaian yang dilakukan mempermudah guru (pendidik) untuk menilai diranah mana bisa diberikan penilaiannya (Sumatif atau normatif).

Kepala SMAN 1 Kuantan Hilir Seberang Masrur, S.Si., M.Si mengucapkan terima kasih kepada ; Pengawas Pembina Fadli, S.Pd yang telah membuka kegiatan ini dan narasumber yang berbagi keilmuan tentang kurikulum merdeka ini. Karena sama-sama kita ketahui Helmaheri adalah pernah menjadi Wakil Kurikulum SMAN 1 Pintar Provinsi Riau yang sudah menerapkan kurikulum tersebut karena sebagai Sekolah Penggerak. Sehingga tentunya sudah paham bagaimana kurikulum terbaru ini yang dicanangkan Nadim m. Karim Menteri Pendidikan Kebudayaan Republik Indonesia.

Dalam laporannya Ronaldo Rozalino, S.Sn.,M.Pd yang pernah menjadi Jurnalis Kuansing TV beberapa tahun yang lalu menyampaikan hasil dari workshop yang didapat dari sumber nya Helmaheri, M.Pd yaitu 

Sistem penilaian dalam Kurikulum Merdeka memberikan fokus pada pengembangan kompetensi siswa secara holistik, termasuk aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Untuk meningkatkan kompetensi guru dalam sistem penilaian ini, ada beberapa materi yang dapat diangkat, antara lain:

Memahami Konsep dan Prinsip Kurikulum Merdeka: Guru perlu memahami secara mendalam konsep dan prinsip dasar Kurikulum Merdeka, termasuk tujuan pendidikan, kompetensi inti, dan kompetensi dasar. Guru juga perlu memahami pentingnya pendekatan holistik dalam penilaian siswa.

Pembelajaran Berbasis Proyek: Guru dapat meningkatkan kompetensinya dengan mempelajari metode pembelajaran berbasis proyek yang sesuai dengan Kurikulum Merdeka. Dalam sistem penilaian ini, siswa akan terlibat dalam proyek-proyek autentik yang memungkinkan mereka mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan dalam konteks kehidupan nyata. Guru perlu memahami bagaimana merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi proyek-proyek tersebut.

Portofolio Siswa: Portofolio adalah salah satu instrumen penilaian yang penting dalam Kurikulum Merdeka. Guru perlu mempelajari cara mengembangkan dan mengelola portofolio siswa, termasuk pemilihan bukti-bukti kinerja yang relevan, proses refleksi siswa, dan memberikan umpan balik yang efektif. Kompetensi guru dalam mengelola portofolio akan membantu mereka memperoleh informasi yang komprehensif tentang kemajuan siswa.

Asesmen Formatif dan Sumatif: Guru perlu memahami perbedaan antara asesmen formatif dan sumatif, serta teknik-teknik yang relevan dalam masing-masing jenis asesmen. Guru juga perlu menguasai penggunaan instrumen penilaian yang variatif, seperti tes tulis, tes lisan, observasi, dan proyek. Dengan demikian, guru dapat memberikan umpan balik yang tepat waktu dan efektif kepada siswa, serta mengevaluasi pencapaian mereka secara menyeluruh.

Kolaborasi dan Refleksi Profesional: Guru perlu terlibat dalam kegiatan kolaborasi dengan rekan sejawat untuk berbagi pengalaman, pengetahuan, dan praktik terbaik dalam sistem penilaian Kurikulum Merdeka. Selain itu, refleksi diri secara teratur juga penting agar guru dapat terus memperbaiki dan mengembangkan kompetensinya dalam penilaian.

Materi-materi tersebut dapat dikembangkan dalam bentuk pelatihan, lokakarya, atau diskusi kelompok antar-guru. Selain itu, guru juga dapat mengikuti program pengembangan profesional yang diselenggarakan oleh institusi pendidikan atau lembaga pendidikan lainnya guna meningkatkan pemahaman dan kompetensi mereka dalam sistem penilaian Kurikulum Merdeka. Ungkap Helmaheri diakhir kegiatan workshop tersebut. 

Laporan: Ronaldo Rozalino

READ MORE - Helmaheri, M.Pd, Kepala Sekolah SMAN 1 Sentajo Raya Narasumber Workshop Peningkatan Kompetensi Guru Dalam Sistem Penilaian Kurikulum Merdeka di SMAN 1 Kuantan Hilir Seberang

My Facebook

Best Friend

Bisnis Online Succes (BOS)

Blog Profesional

BP Grup

BP Grup
British Propolis

Kontak Whats Up (WA)

Kontak Whats Up (WA)
085363554777