Welcome My Blog

Tampilkan postingan dengan label Membaca. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Membaca. Tampilkan semua postingan
Coach RR
BANYAK ALASAN MENGAPA MEMBACA BUKU DAPAT MENJADI KEBIASAAN YANG TRANSFORMATIF :

1. Stimulasi Mental: Menjaga otak Anda tetap aktif dan tajam, mengurangi risiko penurunan kognitif.

2. Mengurangi Stres: Membaca dapat membantu Anda rileks dan mengurangi tingkat stres.

3. Akuisisi Pengetahuan: Buku merupakan sumber pengetahuan yang hebat tentang berbagai topik.

4. Perluasan Kosa kata: Semakin banyak Anda membaca, semakin banyak kata yang Anda temukan.

5. Peningkatan Fokus: Membaca membutuhkan konsentrasi, yang dapat meningkatkan rentang perhatian Anda.

6. Keterampilan Menulis yang Lebih Baik: Paparan terhadap karya yang ditulis dengan baik meningkatkan gaya menulis anda sendiri.

7. Membangun Empati: Fiksi membantu pembaca memahami perspektif dan emosi orang lain.

8. Pemahaman Budaya: Buku memungkinkan anda menjelajahi berbagai budaya dan cara hidup.

9. Pengembangan Diri: Buku nonfiksi memberikan wawasan yang dapat ditindaklanjuti untuk pertumbuhan pribadi.

10. Hiburan: Buku menawarkan hiburan tanpa akhir tanpa perlu teknologi.  

11. Peningkatan Daya Ingat: Membaca secara teratur meningkatkan daya ingat dengan mengharuskan anda mengingat detail, karakter, dan tema.

12. Berpikir Kritis: Menganalisis isi buku meningkatkan kemampuan anda untuk berpikir kritis.

13. Inspirasi dan Motivasi: Banyak buku, terutama biografi dan buku pengembangan diri, menginspirasi pembaca untuk meraih lebih banyak hal.

14. Peningkatan Kreativitas: Membaca merangsang imajinasi, yang mengarah pada pemikiran yang lebih kreatif.

15. Peningkatan Kualitas Tidur: Membaca sebelum tidur dapat membantu memberi sinyal kepada tubuh anda bahwa sudah waktunya untuk bersantai dan beristirahat.

16. Manajemen Emosi: Buku memberikan kenyamanan selama masa-masa sulit, menawarkan strategi penanggulangan dan pemahaman.

17. Melarikan diri: Buku menawarkan pelarian dari tekanan kehidupan sehari-hari dengan membenamkan anda di dunia lain.

18. Pembuka Percakapan: Membaca memberi anda topik untuk didiskusikan dengan teman dan kolega.

19. Penetapan Sasaran: Buku tentang pengembangan pribadi mendorong penetapan dan pencapaian sasaran.

 20. Membangun Disiplin: Mengembangkan kebiasaan membaca menumbuhkan disiplin dan konsistensi.

21. Pembelajaran Sepanjang Hayat: Buku menyediakan kesempatan belajar berkelanjutan di setiap tahap kehidupan.

22. Pergeseran Perspektif: Membaca membantu anda melihat dunia melalui berbagai sudut pandang.

23. Fleksibilitas Kognitif: Paparan terhadap berbagai ide membantu otak anda beradaptasi dan beralih di antara berbagai topik.

24. Refleksi Diri: Banyak buku mendorong pembaca untuk merenungkan kehidupan dan nilai-nilai mereka sendiri.

25. Perhatian Penuh: Membaca dapat menjadi praktik meditasi, yang mendorong keadaan fokus dan perhatian penuh.

26. Peningkatan Imajinasi: Fiksi, khususnya, merangsang kemampuan anda untuk memvisualisasikan dan membayangkan skenario baru.

27. Pengembangan Keterampilan Analisis: Mengikuti alur cerita atau tema meningkatkan kemampuan anda untuk menganalisis informasi yang kompleks.

28. Manajemen Waktu: Membaca secara teratur dapat mengajarkan anda cara memprioritaskan waktu secara efektif.

29. Peningkatan Produktivitas: Buku dapat memberikan kiat dan strategi untuk produktivitas dan manajemen waktu yang lebih baik.  

30. Kecerdasan Emosional: Membaca cerita dengan karakter yang kompleks membantu mengembangkan kecerdasan emosional.

31. Belajar dari Kesalahan Orang Lain: Nonfiksi, khususnya biografi, memungkinkan anda belajar dari pengalaman hidup orang lain.

32. Hiburan dengan Anggaran Terbatas: Membaca adalah bentuk hiburan berbiaya rendah dengan variasi materi yang hampir tak terbatas.

33. Mematahkan Kemonotonan: Membaca adalah cara yang menarik untuk melepaskan diri dari rutinitas sehari-hari.

34. Menjalin Ikatan Keluarga: Membaca bersama atau berbagi buku menumbuhkan hubungan dengan anggota keluarga.

35. Mengembangkan Pola Pikir Berkembang: Buku mendorong anda untuk percaya pada potensi peningkatan pribadi.

36. Keterampilan Komunikasi yang Ditingkatkan: Membaca meningkatkan keterampilan komunikasi verbal dan tertulis anda.

37. Meningkatkan Rasa Percaya Diri: Memperoleh pengetahuan dan wawasan meningkatkan rasa percaya diri anda dalam berbagai percakapan dan aktivitas.

38. Eksplorasi Ide Baru: Buku memaparkan anda pada konsep dan kemungkinan yang mungkin tidak pernah anda temui sebelumnya.  

39. Belajar Berpikir Mandiri: Membaca membantu anda membentuk opini sendiri dan melawan pemikiran kelompok.

40. Kebiasaan Positif: Membaca adalah kebiasaan yang sehat dan memperkaya yang dapat menjadi rutinitas sehari-hari seumur hidup.

Baik untuk pengembangan pribadi, hiburan, atau pendidikan, buku menawarkan manfaat yang tak terbatas.
READ MORE - BANYAK ALASAN MENGAPA MEMBACA BUKU DAPAT MENJADI KEBIASAAN YANG TRANSFORMATIF
Coach RR
MEMBACA BUKU - SETIAP HARI - LEBIH BANYAK BUKU

1. Bagian tersulit dari membaca adalah duduk untuk memulai.

2. Berhentilah dari buku-buku yang membosankan untuk memberi ruang bagi yang membaca dengan pengetahuan yang baik.

3. Membaca satu buku mungkin tidak mengubah hidup kau, tetapi membaca setiap hari akan mengubah segalanya.

4. Baca lebih sedikit buku yang telah ada selama berhari-hari, baca lebih banyak buku yang telah ada selama beberapa dekade.

5. Jika kau pernah mengatakan kau tidak punya waktu untuk membaca buku, lihatlah waktu layar ponsel kau.

6. Semua bacaan dihitung sebagai membaca–coba cetak buku, ebook, dan buku audio untuk menemukan format yang paling sesuai untuk kau belajar.

7. Ini bukan tentang berapa banyak buku yang kau dapatkan yang penting, ini tentang berapa banyak buku yang melewati kau yang memberikan sumbangan hidup kau yang penting.

8. Diamkan ponsel kau saat kau membaca, dan biarkan di ruangan lain sebelum membaca. Dengan cara itu, kau bisa fokus melahap bacaan kau 100 kali fokus konsentrasi kau.

9. Baca buku-buku bagus, baca ulang buku-buku bagus, beli kembali buku-buku yang memberi panduan kau untuk bisa berpikir dan bertindak.

10. Kau tidak menjadi pembaca dan kemudian mulai membaca buku. Kau mulai membaca buku dan kemudian menjadi pembaca.

11. Lebih baik berhenti dari sebuah buku daripada berhenti membaca sama sekali.

12. Jika sebuah buku mengubah hidup kau, bertujuan untuk membacanya ulang sebulan atau setahun sekali dan bila kau merasakan itu satu hal yang berarti, maka renungkan lah setiap hari.

13. Kembalikan, ulang, atau daur ulang buku yang tidak kau nikmati.

14. Mengulang membaca dua atau tiga kali lebih cepat untuk mengingat setengahnya.

15. Tempat terbaik untuk membaca adalah ruang yang membuat kau nyaman, tenang, dan juga bahagia. Bisa pantai, taman, kamar, kebun, gunung, dan lain sebagainya.

16. Ritual dalam memilih buku yang harus dilalui semua pembaca adalah belajar bagaimana memilih judul untuk diri mereka sendiri daripada menunggu orang lain memilih buku untuk mereka; (seperti bagaimana orang tua, guru, dan profesor melakukannya).

17. Membaca ringkasan buku akan membantu mendongkrak daya berpikir kau untuk memahami buku itu seperti menonton sebuah film dan kau akan bisa bercerita.

18. Ironi dari membaca cepat adalah bahwa jika kau dapat membaca cepat buku itu tidak layak dibaca. Buku-buku terbaik tidak mungkin untuk dibaca cepat karena mereka terus-menerus membuat kau berhenti dan berpikir.

19. Tujuan membaca adalah aplikasi, bukan hafalan. Berhentilah menghabiskan waktu mencoba mengingat informasi dan sebaliknya menghabiskan waktu mencoba menerapkan informasi.

20. Jika kau ingin membangun kebiasaan membaca, tetapkan tujuan untuk membaca setiap hari, dari melatih setahap-demi-setahap duduk beberapa menit hingga bisa mencapai pada kemampuan bertahan berjam-jam. Sasarannya begitu kecil sehingga tidak mungkin menghasilkan alasan yang masuk akal untuk tidak melakukannya, bila kau latihan.

21. Orang yang menulis ringkasan buku manfaat sepuluh kali lebih banyak daripada orang yang membaca ringkasan.

22. Jika kau membaca buku tetapi tidak mengubah perilaku atau pemikiran kau dengan cara apa pun, baik buku itu payah atau kau  tidak belajar apa-apa.

23. Hanya karena kau membeli sebuah buku, bukan berarti itu datang dengan kontrak yang mengikat untuk menyelesaikannya.

24. Setiap orang yang membaca 100 buku setahun dibayar untuk membaca (penulis, akademik, podcaster, pembuat konten) atau membaca fiksi.

25. Tidak ada manusia yang pernah membaca buku yang sama dua kali, karena buku itu bukan buku yang sama dan dia bukan orang yang sama.

26. Buku adalah investasi, bukan pengeluaran. Buku adalah masa depan hidup kau.

27. Lingkungan membaca kau lebih penting daripada motivasi membaca kau. Lebih mudah membaca buku rata-rata di perpustakaan daripada buku menakjubkan di konser musik.

28. Bawalah buku ke mana pun kau pergi. Kau tidak pernah tahu kapan kau akan menemukan diri kau dengan waktu ekstra yang kau baca.

29. Membaca jangan melewatkan setiap bab buku karena bisa membuat kau pahami dan mengerti isinya dengan baik. Jika kau tidak menyukainya saat itu, berhenti dan jangan merasa bersalah tentang menghentikannya.

30. Cara membaca mudah: Unduh ebook atau buku audio ke ponsel kau sehingga kau selalu memiliki sesuatu untuk dibaca jika kau tidak memiliki buku fisik rumah atau tempat tinggal kau.

31. Pujian tertinggi yang dapat kau berikan kepada seorang penulis adalah menunjukkan kepada mereka bahwa kau menulis, menyoroti, dan melahap buku mereka. Jika kau menunjukkan kepada mereka buku yang murni, mereka akan berpikir kau bahkan tidak membacanya.

32. Menghabiskan lebih banyak waktu membaca buku pendek. Beberapa buku terpendek memiliki pelajaran terdalam.

33. Untuk masalah abadi baca buku abadi. Untuk masalah modern baca buku modern. Ini penting untuk mengerti sejarahnya.

34. Buku adalah panduan kehidupan kau. Kau sedang membuat tabungan kebaikan masa depan kau.

35. Sastra; Novel, Puisi, Cerpen, dan segalanya yang ada di sisi kau, akan membuat hidup kau lebih dalam memahami kemanusiaan. Kau harus membacanya.

(Exam Poter, LKB, di edit Rudhy Pravda)
READ MORE - MEMBACA BUKU - SETIAP HARI - LEBIH BANYAK BUKU
Coach RR

(Mencari referensi sambil menggeliatkan literasi membangun peradaban negeri yang berakhlak, santun takut pada Tuhannya. Saya di Gramadia Kota Pekanbaru Riau. Selasa, 4 Juli 2023)


IQRO', Bacalah Atas Nama Tuhanmu
*Ronaldo Rozalino*

Bismillah. Membaca, Sebuah kebiasaan sejak masa kecil hingga dewasa saat ini. Telah ditanamkan oleh orang tua sejak berdomisili disalah satu kota di Jakarta, yaa... Jakarta Pusat tepatnya di Jalan Manggarai. Ketika itu orang tua membuka Toko Buku , yang dinamakan Toko Jembatan Merah. Seingat Saya tahun 1982 (41 tahun berdiri) toko ini telah berdiri hingga sekarang, saat ini berada di kota Taluk Kuantan, kab. Kuantan Singingi, Riau.

Alhamdulillah minat baca ketika kecil sudah dibiasakan oleh orang tua. Ketika Saya berada di toko milik Papa Mama (Atuk Nek Vicella).
Saya mencari bacaan kesukaan yaitu Bobo, Fantasi, Doraemon, Donal Duck, Dragon Ball tahun 90 an ketika itu. Saat ini buku-buku itu masih tersimpan rapih di Pustaka Pribadi IQRO' terletak di lantai dua RUKO Toko Vicella Media.
Terima Kasih Papa Mama yang telah membiasakan anaknya untuk berliterasi sejak dini. Semoga Papa Mama selalu sehat, dan diberikan Rahmat, berkat Allah SWT. Aaamiin.


(Istri, Yeyen Febrina, S.Sn, membaca karya Mentor BP , Ketika Wanita Berbisnis)

Menurut Saya Literasi bisa diambil beberapa hal. Seperti Minat baca bisa ditanamkan awalnya:
1. Membaca buku buku yang disukai
2. Membaca buku buku motivasi
3. Masuk dalam komunitas literasi (offline & Online)
4. Membaca kisah sukses penulis yang sukses
5. Menambah wawasan yang lebih
6. Banyak membaca akan menjadi lebih banyak tahu, makin banyak tahu makin tawadhuk, makin banyak tidak tahu terkadang banyak sok tahu (maaf).
7. Baca literasi apa saja sehingga menambah keilmuan yang beragam.
8. Untuk para siswa, guru, dosen dan pembelajar, membaca adalah hal yang perlu digeliatkan.
9. Membaca akan menjadikan diri untuk terus maju dan berkembang diera digitalisasi yang pesat.
10. Jadikan membaca sebagai kebutuhan, ibarat seperti mengkonsumsi makanan dan minuman setiap hari. Tanpa membaca akan terus haus dan lapar dengan informasi yang setiap detik berubah. Siaap?

(Beragam Instrumental Musik referensi literasi musik disini)

Ayo sahabat, saudara, teman semua . Membacalah atas nama Tuhanmu. Bagi muslim bacaan wajibnya setiap hari dengan senantiasa Istiqamah membaca kitab suci Allah, Al Qur'an. (Baca, maknai, hapal, amalkan). Insyaa Allah berkah didapatkan. Aamiin.
Baca atas nama Tuhanmu yang memberikan langit dan bumi untuk terus banyak bermuhasabah, bermunajat, beribadah memohon dengan kedaifan umatnya yang terkadang selalu lalai untuk berubudiyah kepada Nya. Astaghfirullah. Maafkan Tuhan !.

(Rasa "lapar dan haus"ketika melihat buku yang luar biasa bernasnya, karya para ulama ulama nan taat shaleh)

Buku adalah jendela dunia. Dengan membuka buku dan membacanya terbentang ilmu yang luas ada didunia yang luas. Kita tidak perlu ke negara tersebut untuk mengetahui bagaimana negaranya . Cukup membaca sejarahnya. Namun bila diberikan rezeki yang baik, luas, berkah oleh Allah. Kunjungi tempat yang paling suci didunia saat ini, Makkah Al-Mukarramah dan Madinah Almunawarah. Naah untuk tahu info, konsultasi Haji Plus dan Umroh boleh hubungi Saya yaa 08126869812 perjalanan Haji dan Umroh bersama PT. ARMINAREKA PERDANA.

Selanjutnya dengan membaca banyak informasi yang didapatkan. Bisa dari internet (online) membaca informasi dari grup WA, Website, Media Sosial (IG, Twitter, FB, Yotube). Sehingga kegiatan membaca bervariasi dan bisa dinikmati. Ketika membaca ada informasi bagaimana menjaga kesehatan lebih optimal dan prima. Saya dapatkan informasi mengenai British Propolis (BP) yang di Founderi Ippho Santosa seorang mentor bisnis kaliber dunia yang telah mengisi dibelasan negara di Dunia, penulis mega best seller, Bukunya sudah terjual jutaan eksemplar, masuk rekor MURI, orang berpengaruh versi Kemdikbud dalam dunia literasi dan saat ini fokus membina mitra Mitranya untuk sama sukses di usaha dan bisnis BP. Alhamdulillah Saya sudah berada dalam komunitas dan mitra Ippho Santosa. (Mitra BP).


Tinggal giliran pembaca ? Bagaimana ?
Penasaran dan gabung bermitra bersama beliau silahkan silaturahmi dulu kesini 085363554777.

Ayo Membaca !

Salam Literasi
Salam Baitullah
Salam BP, Berkah Berlimpah
Salam Ukhuwah Islamiyyah

Ronaldo Rozalino , S.Sn.,M.Pd
(Leader BP Komunitas MOST Kota Taluk Kuantan, Owner Toko Vicella Media, Owner Sangat Seni Kuantan Mekar, Leader Toko Jembatan Merah, Composser Arrangger SSKM, Ketua Forum Literasi Kuansing & Gerakan Literasi Kuansing)

READ MORE - IQRO', Bacalah Atas Nama Tuhanmu *Ronaldo Rozalino*
Coach RR

5 cara M U D A H Menulis Buku
Baik, terimakasih kepada semua yang sudah ngirim tulisannya. buat yg belum sempat, mhn bersabar ya :)

Sekarang kita masuk materi cara M-U-D-A-H nulis buku.
M = Menulis apa pun, tanpa tapi!
Sudah saya kasih waktu 2 menit, hasilnya beda-beda. Ada yang banyak, ada yang sedikit, ada yang sedikit banget. Eh, kayaknya ada yang sibuk bengong sampai belum sempat nulis.
Apa kendalanya?
Malu, takut dibilang nrak, gak nyambung dll.
Mau nulis, tapi….
Tapi takut jelek.
Takut gak bagus
Tapi gak puitis
Tapi gak nyambung dari kata ke kata. Dari kalimat ke kalimat. Dll lah.
Itu semua penyakit.

Sebagai pemula, kita harus terhindar dari peyakit di atas.

Menulis itu bertumbuh dan bertahap.
Kalau kata mas Rifai, penulis lebih dari 100 buku yang kebanyakan best seller di Gramedia, tahapan menulis itu ada 3 :
1.            Yang penting nulis
2.            Yang penting terbit
3.            Yang penting best seller
Nah tahapan kita di mana?
Kalau pemula, berarti sekarang yang penting nulis. Jangan terlalu ambisi dengan kualitas, meski tidak bleh diabaikan tentunya.Namun, jangan sampai karena alasan kualitas, lalu gak nulis-nulis. Sama rang yang nyari calon pasangan, maunya yang sempurna. Akhirnya gak dapet-dapet. Mungkin dia lupa. Hidup ini bukan untuk nyari yang sepurna, melainkan saling menyempurnakan.
Sepakat?
Begitu juga menulis; ia proses perbaikan.  Jangan terlalu nafsu tentang kulaitas yang tinggi biar dapat berjuta puji, yang akhirnya malu untuk nulis. Gak berani ngeshare tulisan karena takut dikritik. Ujung-ujungnya gak jadi jadi tulisannya, apalagi jadi buku. Kan nyesek.

Sekelas Ustadz Salim A. Fillah, yang kini bukunya banyak best seller bahkan dipesan ribuan pembaca sebelum bukunya terbit, awalnya juga nulis buku yang versi beliau bahwa kualitas dan desain sangat biasa. Bahkan sempat minder karena merasa belum layak terbit. Namun begitu diterbitkan, bisa direvisi untuk perbaikan. Yang hingga kini, buku pertama yang berjudul nikmatnya pacaran setelah pernikahan itu masih banyak dicari orang.
Andai dulu gengsi, merasa kurang berkualitas lalu gak nulis buku, maka sampai sekarang bisajadi tak ada orang yang menganal nama Salim A. Fillah.
“Kapan ya Bang waktu yang tepat untuk memulai nulis?”
Sekarang. Karena kalau besok, kita belum tentu masih ada.
“Bagi-bagi tips agar mudah nulis dong, Bang. hehe”
Baik, dalam e-book saya yang berjudul  “Jurus Manis Agar Bisa Langsung Nulis”, saya mengutip apa yang disampaikan Ustadz M. Fauzil Adhim, seorang penulis buku-buku motivai, pernikahan, parenting dan sebagainya yang banyak best seller. Apa tips nulis dari beliau?
“Tuangkan saja,”
Artinya, tahap awal adalah tahapan menuangkan semua isi kepala ke dalam tulisan, selanjutnya tahap edit, kemudian sebarkan.
Dalam e-book yang berjudul “Jurus Jitu Nulis Buku”, saya menyampaikan tentang menulis buku dengan “Jurus Nulis Bebas”. Karena buku saya “Saatnya Kemilau Bukan Galau” yang beredar di Gramedia sejak 2016 menggunakan “Jurus Nulis Bebas”. 
Sederhananya gini, kita nulis apa pun, gak harus satu tema, lalu setelah banyak kita pilah-pilah dan dikumpulkan ke berbagai kelompok. Dari kelompk itulah kita menjadikan bab buku maupun menjadi buku.
Makanya kalau bisa kita punya buku catatan khusus untuk menuangkan ide dan tulisan. Yang itu sebagai bank ide kita. Mungkin isinya macam-macam; materi kajian, kutipan dari buku, hasil diskusi dan lain-lain. Dari catatan itulah dulu saya menulis menjadi buku. Artinya dari tulisan apa pun, bisa menjadi bekal buku. Kuncinya nulis apa pun, tanpa tapi. Termasuk teori-teori kepenulisan. Lupakan semua itu, lalu menulislah.
“Kalau mau menulis, jangan pakai ilmu yang aneh-aneh. Tulis saja,” begitu pesan Bang Andrea Hirata, Penulis novel “Laskar Pelangi”.

Selanjutnya yang ke - 2
U = Usaha perbaikan
Masih ingat kan tentang UStadz Salim A. Fillah, yang buku pertamanya biasa saja. Tapi ada revisi alias perbaikan. Akhirnya best seller juga. Andai beliau gak mau melakukan perbaikan, mungkin akan dikalahkan dengan buku setema yang lebih baik.

Sebutlah JK. Rowling; awal mula ia menulis, berkali kali ditolak penerbit. Tapi saat ini menjadi salah satu buku yang mendunia. Kenapa? Karena ada perbaikan.

Nah kita pelan-pelan berusaha untuk itu. mulai ikut seminar kepenulisan, atau sharing-sharing kepenulisan seperti sekarang ini, training, dan lain-lain yang bisa ningkatin perbaikan kita dalam menulis, gas saja. Harus berani berkorban.

Saya dulu juga begitu. Ketika ada kesempatan seminar, sharing, bahkan training dan nulis kolabrasi, saya usaakan ikut. Termasuk beli buku. Ini juga untuk perbaikan. Baik dari segi referensi secara isi maupun cara menulinya. Kita bisa pelajari buku-buku yang ada. Maksimalkan perpus gratis.

Kalau mau punya sendiri, beli, biar bisa dicoret sana sini. Ya, untuk beli buku saya gak harus memkasa untuk beli di Toko Buku LITERA kan? Ya meskipun LITERA melayani online dan siap kirim se-Indonesia. Kalau saya maksa ntar bisa masuk penjara. Haha. Ya tapi kalau mau beli di @tokobukulitera saya ikut senang. Karena toko itu dikelola istri saya. Bahkan siap menerim reseller dari mana pun.

Kembali ke tema, bahwa kita harus melakukan perbaikan.

Karena tanpa perbaikan kita akan tertinggal. Sebab kompetitor kita di luar sana juga terus meningkatkan kapasitas. Kejamnya dunia, dia hanya memilih yang paling baik di antara yang baik. Artinya, gak cukup karya kita baik, tapi diusahakan jadi yang terbaik.

Asma Nadia pernah menyarankan, sebagai penulis selayaknya juga berperan sebagai editor. Sehingga karya kita nol kesalahan. Meski itu tidak mungkin, namun ada semangat untuk memperbaiki naskah dengan sebaik-baiknya. Hingga seolah editor tak perlu ngedit lagi.

Intinya, perbaikan itu adalah kebutuhan. Karena kualitas itu yang akan dicari orang. Makanya saya senang ketika ada hastag #AyoLebihBaik. Pernah liat?
Smg kita menjadi penulis yang dari hari ke hari semakin lebih baik. Aamiin.

Sekarang yang ke-3
 3. D = Do’a

Sebagai makhluk, jangan pernah sombong kepada Sang Pencipta. Karena Dialah yang mengatur hidup kita. Salah satu kesombongan ketika kita tak lagi berdoa dan meminta kepada-Nya.

Menulis itu perjuangan panjang. Perlu energi cukup besar. Tanpa diiringi doa kepada Sang Pencipta, kita bisa stress. Putus asa. 

Do’a adaah senjata. Ketika ingin berkarya, jangan lupa berdoa. Insyallah, Allah akan menunjukkan jalan terbaik agar kita bisa berkarya. Selagi kita mau berdo’a, kita akan selalu punya kekuatan untuk menulis. insyaAllah.

Karena sesuai pengalaman, saya ngedit naskah buku bisa sampai dini hari. Dan pernah sesekali saya sampaikan ke temen; kalau mau berkarya pilihannya ada 2: antara tidur jam 2 dini hari atau bangun jam 2 dini hari. Tanpa itu berat karya kita akan selesai.

Sekarang yang ke-4
4. A = Amati

Cek buku-buku yang ada. Cari yang mirip dengan buku yang mau kita tulis. Amati Tiru Modifikasi (ATM).

Ke toko buku atau perpus, cari buku yang paling tipis, paling kecil, paling biasa, kasarnya buku paling jelek lah. Terus bilang ke diri sendiri :
-              Masa aku gak bisa buat kayak gini?
-              Harusnya aku bisa buat yang lebih baik dari ini!

Jadi biar kita gak merasa berat saat mau nulis buku. Kalau belum apa-apa sudah lihat yang buagus, best seller, takutnya kita ngedrop dan merasa :
-              Wah kalau kayak gini aku gak sanggup
-              Aku gak layak nulis buku
-              Ilmuku gak ada apa apanya. Malu kalau harus nulis buku
-              Dan peresepsi negatif lainnya

Inilah pembunuh. Bukan karena kita gak bisa nulis, tapi karena kita takut dibilang karyanya gak mutu. Gak berkualitas. Gak bagus.
Jadi kita berkarya seolah harus langsung keren. Padahal penulis yang sekarang karyanya pada best seller itu dulu mereka siapa? Orang biasa juga.
Saya dulu juga mengamati buku-buku yang menurut saya “wah kalau ini saya bisa”, akhirnya makin semangat buat nulis.

 Terakhir, yang ke-5
H = Harus terbit

Ustadz Salim A. Fillah, sebagaimana yang saya sampaikan di atas, buku pertamanya adalah buku yang hari ini telah direvisi. Karena menurut beliau, saat terbit dulu ‘seolah’ belum layak terbit. Baik dari isi maupun lainnya.

Namun karena semangat berbagi dan niat meluaskan kebaikan, bukunya harus diterbitkan. Dan hari ini, Ustadz Salim telah menulis banyak buku yang best seller. Bahkan belum dicetak sudah banyak yang pesen.

Andai dulu Ustadz Salim lebih memilih untuk gak nerbitin karena merasa gak layak terbit, mana mungkin sekarang bisa best seller?

Best seller itu adalah tahap selanjutnya. Sedangkan hari ini, kita perlu menapaki tangga pertama; nulis dulu apa pun dan harus terbit dengan kualitas bagaimana pun. Tentunya sudah terbaik versi kita. Soal nanti ada yang harus diperbaiki, santai saja, bisa direvisi kok.

Undang-undang yang dibuat dan diputuskan para ahli dan orang hebat saja banyak yang direvisi, apalagi karya kita. Jadi santuy saja. Bukankah pernah kita temui buku yang bertanda “edisi revisi”? tandanya buku itu ada perbaikan dari terbitan sebelumnya. Nah buku kita juga bisa gitu; terbit saja dulu. Revisi kemudian.

Saat ini sudah banyak cara untuk menerbitkan buku. Jika sudah punya naskah siap terbit, insyaAllah @penerbitgenpro siap bantu sampai terbit tanpa seleksi.


Oh ya, cara cepat dan mudah nulis buku adalah nulis kolaborasi. Saya nulis buku “Kalau Cinta Jangan Nanggung” sekitar 2 bulan. Buku “Guru Jalan Juangku” bersama para Guru SMP IT Al-Manar Pangkalan Bun, sekitar  1-2 Bulanan. Bahkan nulis buku “Memaknai Kesucian Cinta” kolaborasi dengan istri selesai dalam waktu  13 hari.
Makanya untuk mempermudah siapa pun nulis dan diterbitkan jadi buku, Madani Training meluncurkan program @nuliskolaborasi insyaAllah setiap bulan. Sekedar info, pendaftaran bulan Mei kemarin terpaksa harus ditutup sebelum genap satu hari. Kenapa? Karena kuotanya sudah full, yakni Cuma 25 orang untuk satu buku.
Nah, untuk yang bulan juni, sementara belum dirilis. Ikuti saja instagram @madanitraining dan @nuliskolaborasi biar tidak ketinggalan info.
ya sementara untuk sharing malam ini, selebihnya kita bisa diskusi.

Jadi ada 5 cara :
M : Menulis apa pun, tanpa tapi
U : Usaha Perbaikan
D : Do’a Tanpa Henti
A : Amati Buku Sejenis
H : Harus Diterbitkan
Disingkat M-U-D-A-H.

Demikian, terimakasih. Saya kembalikan kepada moderator.
Disampaikan Oleh


Zailani BQ
(Penulis Buku & Pendamping Program @nuliskolabrasi)
di Sharing Kepenulisan Grup WA
READ MORE - 5 Cara MUDAH Menulis Buku

My Facebook

Best Friend

Bisnis Online Succes (BOS)

Blog Profesional

BP Grup

BP Grup
British Propolis

Kontak Whats Up (WA)

Kontak Whats Up (WA)
085363554777