Welcome My Blog

Tampilkan postingan dengan label Pengusaha. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pengusaha. Tampilkan semua postingan
Coach RR
KATA-KATA UNTUKMU
1. Kelemahan terbesar kita terletak pada menyerah. Cara yang paling pasti untuk sukses adalah mencoba sekali lagi. " Thomas A. Edison

2. "Dari kekacauan, temukan Kesederhanaan. Dari perselisihan, temukan Harmony. Di tengah kesulitan ada Kesempatan. " Albert Einstein

3. "Dengan hari baru datang kekuatan baru dan pikiran baru. " Eleanor Roosevelt

4. " Optimisme adalah iman yang mengarah pada pencapaian. Tidak ada yang bisa dilakukan tanpa harapan dan kepercayaan diri. " Helen Keller

5. "Jaga matamu pada bintang-bintang, dan kakimu pada tanah. " Theodore Roosevelt

6. "Apa yang kamu dapatkan dengan meraih cita-cita tidak sepenting apa yang kamu dapatkan dengan meraih cita-cita. " Henry David Thoreau

7. "Kuncinya adalah tetap menemani hanya dengan orang-orang yang mengangkatmu, yang kehadirannya memanggil yang terbaik untukmu. " Epiktetus

8. "Jika kamu tidak menyukai sesuatu, rubahlah. Jika Anda tidak dapat mengubahnya, rubah sikap Anda. Jangan mengeluh. " Maya Angelou

9. "Menetapkan tujuan adalah langkah pertama dalam mengubah yang tak terlihat menjadi yang terlihat. " Tony Robbins

10. "Tahu saja tidak cukup; kita harus menerapkan. Keinginan saja tidak cukup; kita harus melakukannya. " Johann Wolfgang von Goethe

11. "Bertekad untuk tidak pernah menganggur. Tidak ada orang yang akan memiliki kesempatan untuk mengeluh tentang keinginan waktu yang tidak pernah kehilangan apa pun. Sungguh menakjubkan betapa banyak yang bisa dilakukan jika kita selalu melakukannya. " Thomas Jefferson

12. "Berbuat dengan baik lebih baik daripada dikatakan dengan baik. Benjamin Franklin

13. "Jika Anda memulai dengan menjanjikan apa yang belum Anda miliki, Anda akan kehilangan keinginan Anda untuk berusaha mendapatkannya. " Paulo Coelho

14. "Jika Anda ingin menaklukkan rasa takut, jangan duduk di rumah dan memikirkannya. Pergilah keluar dan sibuklah. " Dale Carnegie

15. "Lakukan sekarang. Masa depan tidak dijanjikan kepada siapa pun. " Wayne Dyer

Salam Literasi Digital 
READ MORE - KATA-KATA UNTUKMU
Coach RR


5 MITOS PENGUSAHA YANG TERNYATA HOAX

1. Pengalaman
Nikah lebih penting dari bisnis, ternyata untuk nikah tidak perlu pengalaman apalagi bisnis.
Kalau kita punya pengalaman bisnis, alhamdulillah. Kalau nggak punya, yah nggak masalah.

2. Modal
Uang bukanlah penentu, saat ini nama baik, relasi & medsos adalah modal utama, mulai saja dari sana.

3. Keturunan
Walaupun katanya nenek kita seorang pelaut, kita tetap bisa jadi pengusaha. Ini bukan soal turunan atau tanjakan.
Kalau kita ada keturunan pengusaha, alhamdulillah. Kalau nggak ada, yah nggak masalah.

4. Garis Tangan
Maaf, orang yang tidak punya tangan saja bisa sukses. Nick Vujicic contohnya. Jangan ngomong lagi sukses soal garis tangan.

5. Keahlian
Pengusaha boleh ahli boleh tidak. Yang jelas karyawannya harus ahli bahkan lebih ahli.
 
Percayalah, selagi kita berani memulai dan berani berproses, insya Allah kita berhak menjadi pengusaha dan meraih kesuksesan.

Salam Santun Sehat Sukser
Teacherpreneur
READ MORE - 5 MITOS PENGUSAHA YANG TERNYATA HOAX
Coach RR
INI DIA ALASAN KENAPA KAMU HARUS BISNIS MESKI MULAI DENGAN SAMPINGAN?

Kebanyakan orang masih berpikir bisnis itu tidak harus, pun kalau mau bisnis nanti saja kalau sudah ada pengalaman kerja beberapa tahun dan tanpa terasa sudah mendekati pensiun.

Yang namanya bekerja ada masanya, kalau tidak berhenti karena pensiun, bisa jadi terkena PHK sebagaimana pandemi yang telah membuat kita belajar dimana sangat banyak orang yang terdampak PHK.

Hanya saja masih banyak orang yang memandang sebelah mata tentang dunia penjualan.

Padahal jika kita telah mengetahui betapa penting dan mulianya jualan, maka kita akan sangat bersyukur saat ini sudah masuk tahap untuk mulai jualan, kenapa?

Pertama, nabi kita Nabi Muhammad adalah seorang pedagang, dengan begitu ketika berdagang maka hal ini juga dapat bernilai ibadah dengan mengikhtiarkan sunnah Nabi dan ternyata tidak hanya beliau yang berdagang, tetapi Ayah Nabi, Paman Nabi, Istri Nabi, mertua, dan menantunya juga pedagang.

Selanjutnya dalam sebuah hadist dikatakan, “Sebaik-baik pekerjaan adalah pekerjaan seorang pria dengan tangannya dan setiap jual beli yang mabrur.” dan juga “Seorang pedagang muslim yang jujur dan amanah (terpercaya) akan (dikumpulkan) bersama para Nabi, orang-orang shiddiq dam orang-orang yang mati syahid pada hari Kiamat (nanti).”

Jadi masyaAllah banget ya kemuliaan berniaga? Harapannya kita berikhtiar bersama disini, bisa mendapatkan keutamaan-keutamaan dari perniagaan itu juga.

Terakhir, yang membuat kita perlu renungkan kenapa kita punya usaha atau punya penghasilan tambahan adalah:
* Sudah Umrah atau belum?
* Sudah Haji atau belum?
* Sudah rutin berqurban tiap tahun atau belum? 
* Sudah banyak Zakat, Infak, Sedekah, Wakafnya atau belum?
Ini adalah ibadah-ibadah yang akan lebih mudah kita jalankan ketika kita punya penghasilan yang lebih.

Belum lagi bagaimana dengan biaya-biaya lainnya seperti biaya hidup, biaya pendidikan, tentu kita ingin memberikan yang terbaik untuk keluarga ya?

Sayangnya mayoritas masyarakat Indonesia adalah karyawan, yang mana berdasarkan data UMR di BPS bisa ditemukan bahwa, 7 tahun orang bekerja, peningkatan gajinya tidak sampai 2x lipat.

Sedangkan biaya-biaya seperti biaya pendidikan, bahan makan sehari-hari, bensin, terus meningkat.

Sehingga jika pengeluaran dan pemasukannya tidak seimbang seperti itu, jadinya sangat banyak masyarakat yang terjebak didalamnya, untuk itu jangan sampai kitapun terjebak disana.

Alhamdulillahnya saat ini kita sudah menjalankan usaha yang tepat yang bisa menjadi kendaraan terbaik kita untuk meningkatkan penghasilan. Jadi yuk kita maksimalkan ikhtiar kita disini, InsyaAllah usaha ini bisa jadi wasilah rezeki yang berkah berlimpah untuk kita semua, aamiin. Salam, Petranusa

READ MORE - INI DIA ALASAN KENAPA KAMU HARUS BISNIS MESKI MULAI DENGAN SAMPINGAN?
Coach RR
BIAR GAK LELAH JALANI BISNIS


Ngerasa capek menjalani bisnis?
Penat tak kunjung hilang?
Bosen sampe rasanya pengen berhenti jualan? 

Tenang... Kita gak sendirian kok. Beginilah rasanya berjuang. Ya, bisnis adalah perjuangan untuk mengubah nasib menjadi lebih baik.
Mengubah standar hidup lebih baik
Mengubah kebahagiaan keluarga lebih baik. Mengubah jalan hidup lebih baik
Mengubah impian jadi kenyataan

Yang namanya perubahan itu gak enak.
Apalagi yang biasa di zona nyaman berubah itu jadi suatu hal yang sangat berat
Begitu juga dalam bisnis, menawarkan, ikut pembinaan, blusukan itu suatu hal yang tidak mudah dilakukan, cukup melelahkan.

Tapi penting kita sadari betapa banyak pahala yang kita dapatkan dari berlelah-lelah dalam menjalani bisnis ini. Banyak keluarga yang terbantu penafkahannya wasilah kita ajak ikut bisnis. Banyak dari kita yang lebih baik agamanya karena masuk komunitas BP. Ini semua adalah tabungan amal ibadah kita.

Berapapun omzet yang kita dapat, pahala gak dihitung dari omzet. Pahala mulai dihitung dari niat kita dan proses yang kita jalani sampai selesai 

Kalaupun kita lagi merasa lelah, rehatlah  sejenak. Lihat ke belakang, betapa banyak hal yang sudah kita lakukan.Dan jangan lupa bersyukur terhadap apa yang sudah kita dapat selama ini.

Yuks bangkit, kuatkan kembali niat kita, kobarkan lagi semangat kita.
Mari kita panen pahala dari menjalankan bisnis BP ini. Biar Allah yang atur rejeki kita, Allah tidak akan diam melihat usaha kita 

Yuks jualan lagi 💪🏼💪🏼
READ MORE - BIAR GAK LELAH JALANI BISNIS
Coach RR
*KECEWA*

Setiap manusia pasti pernah merasakan kecewa dalam hidupnya, terluka batinnya dan kadang membutuhkan waktu yang lama untuk kembali pulih. Ketika harapan tak bertepuk dengan kenyataan maka perasaan nelangsa pun tak terelakkan. 
Susah move on

Harapan memang indah, namun kenyataan seringkali lebih pahit dan tidak selaras dengan yang kita inginkan. Tak mengapa, waktu terus berjalan, hidup terus bergulir, tanpa berhenti, dan mungkin suatu saat rasa kecewa itu berubah menjadi sesuatu yang kita mengerti kenapa harus terjadi. 

Begitu pasang surut berjualan.
Maka sebaiknya kita ikuti prosesnya.
Karena setiap proses pasti ada pelajaran.

Kalau di langkah  langkah awal kita naik tangga kita jatuh,  maka jatuhnya masih pendek dan tidak sakit. Maka segera kita bangkit untuk melangkah lagi ke tangga berikutnya.

Tapi ingat Cukup jadikan Allah sebagai sandaran maka takkan mungkin kecewa itu berlarut, takkan mungkin sakit karena hanya ucapan manusia, dan takkan mengeluh karena ujian yg menimpa. Sebab yg dari Allah pasti baik, apapun bentuknya. 

Siapapun yg menjadikan Allah tujuan. Maka langkahnya tak mungkin sakit, meski terasa sulit, tetap saja mampu melewatinya dgn baik. Takkan melemah hanya karena masalah yg rumit.

Bagi yang yakin dgn Allah, ia takkan pernah khawatir dgn takdirnya, takkan marah saat doa-doa belum dikabulkan olehNya. Sebab Allah lebih tahu mana yg dibutuhkan hamba-Nya.
Ketika kita sudan menawarkan, sudah posting sudah mengajak banyak orang tapi belum juga closing jangan langsung down dan pesimis. 

Beruntungnya bisnis di BP ada leader, ada mentor yang senantiasa membimbing kita dan mengajarkan kita bisa jualan. 
Kita tidak dibiarkan berjalan sendiri tanpa tujuan.
Makanya pentingnya manut mentor agar kita masih terus on the track tidak trial and error.

Awal penderitaan sesungguhnya adalah saat kita tak menjadikan Allah yang Utama. Bergantung pada manusia, pasti akan rapuh, akan sakit dan pasti akan kecewa.

Apakah anda masih ingin kecewa atau merubah  memiliki *Winning Mindset*

Dan tetap kita siapkan gelas kosong setiap hari siap menjadi murid.
Walahualam
*Lilis*

READ MORE - KECEWA
Coach RR
*Tips Menang Besar dalam Kesuksesan Bisnis*
(Terinspirasi dari Materi Coach Heri)

Mencapai kesuksesan dalam bisnis bukanlah hal yang mudah. Sebagai seorang pengusaha, Kita harus memiliki strategi yang tepat untuk dapat mencapai tujuan bisnis dan menang besar dalam industri yang penuh tantangan ini. 

Untuk itu, inilah beberapa tips yang dapat membantu Kita untuk menang besar dalam kesuksesan bisnis.

1. Menang Mindset (Winning Mindset)

Mindset yang positif sangat penting dalam meraih kesuksesan dalam bisnis. Cobalah untuk selalu memiliki pikiran yang optimis dan fokus pada tujuan yang ingin Kita capai. 

Jangan biarkan rintangan atau kegagalan membuat Kita terpuruk. Jadikan setiap kesalahan sebagai pelajaran berharga untuk mengembangkan diri dan bisnis. Jika Kita memiliki pikiran yang kuat dan positif, Kita akan menjadi lebih termotivasi dan siap menghadapi setiap tantangan yang datang.

2. Menang Proses (Winning the Process)

Proses adalah kunci dari kesuksesan dalam bisnis. Jika Kita ingin menang besar, Kita harus menjaga proses bisnis Kita tetap berjalan dengan baik. 

Rencanakan dengan matang setiap langkah yang Kita ambil, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan. Bangunlah sistem yang efisien dan terorganisir untuk memastikan bahwa setiap proses berjalan dengan lancar. Selalu perbarui dan evaluasi proses Kita untuk meningkatkan efisiensi bisnis.

3. Menang Sales (Winning the Sales)

Penjualan adalah tulang punggung dari setiap bisnis. Kita harus memiliki strategi penjualan yang efektif untuk meningkatkan pendapatan bisnis Kita. Kenali produk atau layanan Kita dengan baik dan temukan target pasar yang tepat. 

Buatlah metode yang kreatif untuk mempromosikan dan menjual produk. Fokus pada kepuasan pelanggan dan jalin hubungan yang baik dengan mereka. Berikan pelayanan terbaik dan selalu responsif terhadap kebutuhan pelanggan.

Dalam perjalanan bisnis, pasti akan ada kegagalan dan tantangan yang datang. Tetapi dengan mindset yang kuat, proses yang baik, dan strategi penjualan yang efektif, Kita akan meningkatkan peluang untuk menang besar dalam kesuksesan bisnis. 

Tetaplah semangat dan jadikan kegagalan sebagai batu loncatan untuk meraih kesuksesan yang lebih besar di masa depan.

Selamat menjalani perjalanan bisnis yang penuh tantangan dan semoga kita semua sukses menggapai impian.

*Moh Farid*
READ MORE - Tips Menang Besar dalam Kesuksesan Bisnis
Coach RR
Atuk Vicella Owner CV. Jembatan Merah Selalu Konsumsi BP Setiap Hari

Jualan Pantang Kendur

Namanya bisnis, rodanya adalah jualan. Jualan ya musti _on_ terus alias rajin posting, rajin menawarkan, rajin mengedukasi pasar. Terus terselip pertanyaan begini, “Kapan liburnya donk?"  Tenang ketika kita memutuskan sebagai pengusaha, maka kita biasakan aktivitas rutin jualan. Alhamdulillahnya bisnis yang kita jalani saat ini sangat minim resiko, tanpa toko, tanpa _stand_ dan di saat liburan bersama keluarga, juga bisa berjualan. Zaman sekarang sudah beda. Semua orang hampir pegang _handphone_ dari bangun tidur hingga tidur lagi, hehe. Bener apa bener banget?

Namanya jualan kemungkinan ada yang nyinyir. Wajar, pastinya persepsi orang lain macam-macam, ada aja yang nggak semua suka dengan cara kita. Makanya jangan kaget kalo ada orang ngomongin di belakang kita. Tetap tenang saja. Karena mereka sudah ada di tempat yang semestinya, yaitu di belakang kita. Kalo kita, maju terus saja, gas pol jualan. Mau di bilang jualan terus ya nggak papa, karena butuh duit, biarin. Hehe.. Karena nafkah keluarga, biaya sekolah, umroh, haji, beli rumah, beli mobil, berkurban dan sebagainya, itu butuh duit. Dan itu nggak ditanggung oleh negara, apalagi tetangga. Hehe..

Kemudian ada pertanyaan begini, “Bagaimana agar semangat kita berjualan terus menyala?”. Jawabnya begini ingat kembali kepada impian-impian yang kamu tulis temen-temen, banyak yang musti diperjuangkan dan diikhtiarkan. Ketika kita ingin memberikan sekolah terbaik untuk anak, ketika kita ingin beribadah umroh dan mengumrohkan keluarga, ketika kita ingin beli kendaraan, maka sejatinya semangat itu akan terus menyala untuk memberikan yang terbaik pada impian-impian kita. Iya kan!

Kita tahu bahwa produk yang kita jual sarat manfaat, halal, legal. Udah jual aja, tawarkan saja, niatkan membantu orang lain. Baik perbaikan finansial dan kesehatannya. Masa bantu orang malu, nggak pede, nggak semangat? Ingat menawarkan adalah menanam. Tanaman lama-lama akan berbuah hasil. Entah kapannya kita musti sabar, tahan, sabar, tahan. Setiap penawaran pasti ada yang menolak dan membeli produk kita. Nah, saran saya fokus kepada yang membeli. Ketika kita menjalin hubungan  dengan pembeli secara baik, maka akan memberikan kepuasan tersendiri dan dengan sendirinya dia akan _repeat order_ begitu saja.

Ingat keluarga menunggu keberhasilan kita dalam berbisnis, keluarga butuh cuan dari kita, setiap pengorbanan dalam langkah berbisnis akan memberikan rasa bangga dan bahagia sehingga menjadikan bisnis yang kita jalankan begitu bermakna dan mendapat keberkahan di dalamnya.

Ingat "Jualan terus pantang kendur".

Semoga bermanfaat.
READ MORE - Jualan Pantang Kendur
Coach RR
*Pasang Targetmu Sekarang!*

Adalakanya topik dibuat agar kita terpacu untuk bergegas bertindak. Selain dibaca juga menjadi semangat kita agar lebih mudah dalam hal _action_. Pentingnya semangat agar kita terbiasa menularkan energi positif sehingga berpengaruh pada pertumbuhan bisnis dan mengingatkan pada impian-impian yang belum kita raih. 

Ngomong target, sering kali kebanyakan orang antipati atau tidak suka dengan kata target. Adakalanya menjadi beban, ada juga yang menjadikan target sesuatu yang tidak nyaman. Macam-macam alasanlah tentang target ini. Padahal target itu penting untuk diri kita, ibaratnya kalo kita pengen ke Mekkah, Medinah harus ada target. Kapan waktunya dan bagaimana caranya harus ditargetkan atau dituliskan. Ibarat tanpa target mungkin bisa saja datang ke Mekah, Medinah, namun bisa jadi beda caranya dengan adanya target. Kapan dan waktunya belum tentu sama dengan orang yang pasang target yang kuat. Jadi tujuan ke sana bukan sekedar mimpi dan angan-angan. Bisa dibuktikan dengan adanya target dan strategi bagaimana agar bisa meraihnya.

Berikut ada tips bagaimana mengulas kata target ini agar menjadi lebih mudah dalam hal aplikasi di lapangan. Kata target ini ada 6 huruf. Akan saya jabarkan satu persatu.

1. T  (Tulis)

Dalam T awal kita harus menuliskan apa yang menjadi keinginan dalam hal pencapaian di bisnis. Bisa jadi tiap orang beda-beda. Konkritkan dalam bentuk tulisan. Dan ditempel di kaca/tembok yang mudah sekali di lihat. Sederhananya bisa buat contoh: tulis target kamu dalam 1 tahun apa, rincikan dalam bentuk target sebulan berapa botol? Misal target saya dalam satu bulan penjualan 100 botol. Tulis ya..

2. A ( Alasan)

Penting banget untuk sebuah alasan yang tepat dalam menulis target ini. Alasan sekali lagi setiap orang berbeda-beda. Contoh: pengen lunas hutang Rp 30 juta, pengen beli mobil Rp 125 juta, pengen naik _income_ 3x, pengen umroh  butuh Rp 30 juta dan sebagainya. Buat sebuah alasan yang kuat bagi kamu, apa yang melatarbelakangi kamu dalam mencapai target di bisnis yang kamu jalani ini.

3. R (Rancang)

Teknis mencapai target ini butuh strategi dan cara agar mudah tentunya. Bagaimana  agar target ini terlampaui? Detailnya adalah amati selama ini prosesnya. Hal yang dilakukan dan berujung dominan _closing_ di mana? FB, WA, IG. Intensitas proses ini perlu kita _improve_. Belajar dari temen yang sudah mencapai target berarti kita tinggal duplikasi caranya dan susuli agar bisa terlampaui juga. Butuh proses memang, namun setidaknya sedikit demi sedikit dengan rancangan dari proses yang kita lakukan insya Allah akan menghasilkan. Kuncinya telaten dan sabar.

4. G (Gencar)

Dalam mengejar target butuh semangat atau mentor bilang harus fokus. Gencar ini musti terus kita jaga agar pencapaian proses target bisa kita lihat. Gencar disini adalah gencar jualan, gencar mengikuti pembinaan dan membina mitra, gencar belajar dan praktek, gencar berdoa, dan gencar perbanyak amalan. Target kita buat untuk menyemangati dirisendiri supaya terus bergerak agar rezeki mudah di dapat dan kita bisa sebarluaskan manfaatnya.

5. E (Evaluasi)

Sejenak kita dalam mencapai target kita butuh berhenti. Bukan berarti _stop_, terus tidak melanjutkan lagi. Namun kita musti mengevaluasi dari serangkaian proses dan _action_ yang kita lakukan. Bagian mana yang menghasilkan dan bagian mana yang kurang optimal. Inilah yang penting bagi kita untuk mengevaluasi prosesnya. Berhenti sejenak untuk bisa mengambil hikmah dan mendapatkan cara yang optimal dalam rangka pencapaian target kita.

6. T (Tanggungjawab)

T terakhir dari kata target adalah tanggung jawab. Kita menuliskan target berarti kita siap bertangung jawab berhasil tidaknya tercapai. Maka dari setiap proses yang kita lakukan kita musti bisa bertanggung jawab kepada diri sendiri. Tanggung jawab di sini adalah kita musti bijak dalam hal profit. Dari segi bisnis kita past butuh _profit_ untuk merealisasikan target dan impian. Memang tidak mudah bagi kita kalo tidak disiplin mengalokasikan pos-pos _profit_ sesuai target tadi. Makanya kita butuh perhatian supaya target dan tanggung jawab ini bisa kita tunaikan dengan baik dan maksimal.

Baiknya selalu peletakan target dengan niat yang kuat diiringi dengan minta doa dari pasangan, ortu, _leader_-nya, _mentor_-nya agar vibrasinya bisa terpancarkan secara luas ke alam semesta dan dengan mudah bergerak mendekatinya. 

Semoga dengan peletakan kata target di atas memudahkan kita dan mitra BP semuanya untuk meraih bahkan melampauinya.

Aamiin Ya Rabbal'Alaamiin

Sekian, semoga bermanfaat
*Kusmardi Setiawan*
READ MORE - Pasang Targetmu Sekarang
Coach RR

*DAPAT GAJI BESERTA BONUSNYA*

Sebagai pengusaha kadang kita lupa dan kelewat untuk membayar atau memberikan gaji untuk diri kita sendiri. Nahhh ini kurang pas untuk pengusaha, karena kita tidak pernah tau keuangan kita kedepannya akan seperti apa, jika berjalan dengan baik, ya ini akan aman-aman aja. Tapi bisa jadi juga nanti amburadul, kacau balau, akhirnya jauh dari kata sukses.

Anehnya banyak yang sering beranggapan aktivitas sama dengan produktifitas. Padahal kita ga bisa berpikir seperti itu. Terus apakah jika kita terlalu sibuk, akhirnya sangat sukses. Belum tentu juga.

John C Maxwel mengatakan bahwa aktifitas itu tidak sama dengan produktifitas. Jadi pahamilah ini, jika kita ngebut berlari kencang tapi salah arah, apakah kita akan sukses, tentu saja tidak. 

Misalnya omset besar, profit besar, tapi uangnya ga ada. Nahh ini salah besar. Jangankan untuk bonus, gaji diri sendiri aja ga bisa. Disinilah perlu adanya evaluasi.

Jadi kalau ada yang tanya, bisakah kita sukses berkali-kali, tentu saja bisa. Karena sukses itu bukan undian, kalau sudah menang sudah selesai. 

Sukses itu bisa datang dari segala arah. Makanya pengusaha sering kali dapat gaji dan dapat bonus juga, bahkan berkali-kali. Lalu bagaimana agar bisa mendapatkan ini. Jualan dan lakukan evaluasi diri.

Rumus jualan itu _Try Again_ lagi, lagi, lagi dan coba lagi, jangan menyerah. Ketika satu kali belum berhasil, coba lagi, ulangi lagi, lakukan lagi dengan cara yang berbeda. Kita harus terbiasa dan menikmati dengan yang namanya penolakan. Sarapan pagi penolakan, insya Allah makan malamnya kesuksesan. 

Ribuan jurus jualan yang kita punya tidak akan ada artinya, jika kita tidak menggunakan pada orang yang tepat. Kadang ketika kita tidak _closing_, bisa jadi cara penawaran, kondisi dan orang yang kita tawarkan kurang tepat. Jadi tugas kita adalah _Try Again._

Luangkan waktu untuk evaluasi diri setiap hari. "Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat) dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui dengan apa yang kamu kerjakan." (QS Al Hasyr 18).

Semoga apa pun kondisi kita saat ini,  kita tidak salah arah dan bisa sukses dari segala arah. Sukses di bisnis, sukses di keluarga, sukses di rumah tangga, menang dunia akhirat. Aamiin ya Allah. 

Yuukkk semangat menjadi penjual, semoga jualan kita laris manis setiap hari. Aamiin ya Allah.

Sekian dari saya semoga bermanfaat.
Nina Syahrizal
READ MORE - DAPAT GAJI BESERTA BONUSNYA
Coach RR
*EVOLUSI MARKETING* 

Apa itu _marketing?_ Pertanyaan ini terkadang masih banyak menyelimuti pikiran para pemasar atau calon pemasar hari ini. Karena sebagian dari kita masih sering bingung dengan pengertian _marketing_ dan _selling._ 

Tak sekadar pertanyaan mengenai definisi _marketing_ atau pemasaran, evolusi dari era _marketing_ juga patut untuk diperhatikan. Tercatat, kita telah melewati era _marketing_ 1.0, _marketing_ 2.0, _marketing_ 3.0, _marketing_ 4.0, dan kini _marketing_ 5.0. 

Di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, _marketing_ atau pemasaran didefinisikan sebagai proses, cara, dan perbuatan memasarkan suatu barang dagangan. Lebih komprehensif, bapak pemasaran modern Philip Kotler mendefinisikan _marketing_ sebagai ilmu dan seni untuk mengeksplorasi, menciptakan, dan men- _deliver_ sebuah nilai untuk memuaskan kebutuhan target pasar dengan cara yang menguntungkan. 

Untuk mencapai misinya, strategi _marketing_ yang baik seringkali dituntut untuk dapat mengidentifikasi kebutuhan dan hasrat dari konsumen yang belum didapatkannya. Di dalam upayanya ini, para pemasar atau _marketer_ harus melakukan identifikasi segmen mana yang potensial menghasilkan keuntungan sebelum merancang produk dan promosi yang sesuai. 

Begawan _marketing_ Hermawan Kartajaya di dalam bukunya Hermawan Kartajaya on marketing, mendefinisikan marketing sebagai upaya strategis yang bertujuan untuk memuaskan tiga pihak utama, yakni _shareholder_, _customer_, dan _people._ Pemasaran haruslah menjadi jiwa dari setiap perusahaan dan setiap elemen dari sebuah perusahaan harusnya menjadi seorang pemasar untuk perusahaan. _Everybody is a marketeer._ 

_Marketing_ 1.0 atau pemasaran tradisional didefinisikan sebagai pemasaran yang berorientasi pada produk atau _product driven_. Kala itu, produsen berlomba-lomba membuat produk sebaik dan sebanyak mungkin dengan harapan pasar akan menyerap dengan sendirinya. Bahkan, hampir tidak memikirkan diferensiasi. Era _marketing_ 2.0 berfokus pada upaya memenuhi kebutuhan konsumen demi menjadi pilihan konsumen agar tidak berpaling ke merek lain. Konsumen di era ini lebih manusiawi. Konsumen bukan sekedar target pasar, tetapi juga individu yang ingin dianggap sebagai manusia seutuhnya. 

_Marketing_ 3.0 lebih mempertimbangkan perspektif dari konsumen. Pada era _Marketing_ 4.0, jejak konsumen berpindah-pindah dari _online_ ke _offline_ dan sebaliknya. Kita bisa menyebut perilaku ini dengan omni _experience._ Namun, era ini belum berbicara mengenai _Artificial Intelligence_ (AI), robotik, dan lain-lain. 

_Marketing_ 5.0 adalah bagaimana manusia mencari teknologi yang tepat untuk membantu pekerjaan mereka, khususnya dalam hal pemasaran. Teknologi bisa membawa dampak buruk tetapi juga dapat memberikan dampak baik jika digunakan secara tepat dan proporsional. 

Karena itu, kita harus mulai berpikir untuk mengadopsi konsep _marketing_ 5.0 dengan pandangan, pekerjaan rutin bisa ditangani oleh mesin atau robot, namun bidang yang membutuhkan pemikiran, kreativitas, dan pengawasan harus tetap dilakukan oleh manusia. Sebagai contohnya untuk menyebarkan informasi kita bisa menggunakan iklan, membuat bahan postingan dengan teknologi artificial, namun untuk membuat kerangka ide maupun komunikasi dengan calon konsumen tetap harus kita yang turun secara langsung. 

Jadi, mulai sekarang kita harus menyadari bahwa untuk bertahan dalam sebuah bisnis harus benar-benar mau berjuang secara serius dan memanfaatkan kreativitas secara maksimal. 

Tidak bisa lagi kita terlalu berharap dengan hanya memposting informasi dan mendisplai produk tiba-tiba ada orang yang mau beli. Karena saat ini era untuk saling beradu _value_ atau manfaat demi menarik minat konsumen terhadap produk yang kita jual. Tentunya dengan cara yang baik sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. 

Pada era evolusi _marketing_ 5.0 saat ini, teknologi menjadi sangat penting untuk kita kuasai. Karena segmen pasar kita juga memiliki pola yang sama, yaitu tidak bisa jauh dari teknologi atau media yang ada. 

Untuk itu, jika kita mau memanfaatkan pasar-pasar _online_ yang ada selain pasar _offline_ yang selama ini sudah kita maksimalkan, maka insyaAlloh kita tidak akan pernah kehabisan tempat untuk menjual produk yang kita punya. _Landingpage, website_ dan media pemasaran online yang kita miliki saat ini memiliki peran penting untuk menghadirkan kemudahan bagi calon konsumen agar mereka merasa lebih nyaman untuk berinteraksi dengan kita. Jadi, jangan ragu lagi untuk memanfaatkan teknologi yang ada secara maksimal ya. 

Demikian yang bisa saya sampaikan, semoga bermanfaat. 

*Eko W. Nugroho*
READ MORE - EVOLUSI MARKETING
Coach RR
HAMBA YANG BAHAGIA

Pada akhirnya yg memiliki jabatan akan digantikan,
Yang memiliki pangkat akan pensiun,
Yang pernah muda akan menua,
Yang memeliki popularitas akan dilupakan,
Yang pernah memiliki segalanya tetap akan ditinggalkan,
Yang pernah bersama akan kembali sendiri,
Dan yang pernah hidup pasti akan mati.

Namun ada satu hal yang akan tetap bermanfaat meski pun semua telah berganti bahkan setelah ia mati, yaitu amal jariyah.

Amal jariah adalah perbuatan baik yang mendatangkan pahala bagi yang melakukannya, meskipun ia telah berada di alam akhirat. Pahala dari amal perbuatan tersebut terus mengalir kepadanya selama orang yang hidup mengikuti atau memanfaatkan hasil amal perbuatannya ketika di dunia. 

Maka beruntunglah orangnya telah pergi meninggalkan dunia, namun didunia ia meninggalkan bekas-bekas keabaikan yang terus mengalir pahalanya.

Dari masjid yang ia bangun,
Dari pesantren yang ia dirikan,
Dari ilmu yang ia ajarkan,
Dari harta yang ia infaqkan,
Dari anak sholeh yang ia tinggalkan,
Dari pohon yang ia tanam,
Dari pengairan, sumur, sungai yang ia sediakan.

Sungguh betapa bahagianya seorang hamba, meski nafasnya telah berhenti, namun kebaikannya tetap terus berjalan.

Semoga kita termasuk salah satu di antara hamba2 yg bahagia itu...

✍ Telegram @BerbagiRahasiaLangit

READ MORE - HAMBA YANG BAHAGIA
Coach RR
MEMATAHKAN MITOS NEM, IPK DAN RANGKING

Oleh : Prof Agus Budiyono

Ada tiga konsep yang tidak saya percayai sepenuhnya dalam sistem pendidikan yaitu: NEM, IPK dan rangking.

Saya mengarungi sistem pendidikan selama 22 tahun (1 tahun TK, 6 tahun SD, 6 tahun SMP-SMA, 4 tahun S1, 5 tahun S2&3) dan kemudian dilanjut mengajar selama 15 tahun di universitas di tiga negara maju (AS, Korsel, Australia) dan tanah air. 
Saya menjadi saksi betapa tidak relevannya ketiga konsep di atas dengan apa yang secara normal didefinisikan sebagai kesuksesan. 
Ternyata sinyalemen saya ini didukung oleh riset yang dilakukan oleh Thomas J. Stanley yang memetakan 100 faktor yang akan berpengaruh terhadap tingkat kesuksesan seseorang berdasarkan survey terhadap 733 millioner di US. 
Berdasarkan hasil penelitian beliau ternyata nilai yang baik (yakni NEM, IPK dan tentu saja rangking) hanyalah faktor sukses no ke 30! Sementara itu faktor IQ pada urutan ke-21 dan bersekolah ke universitas/sekolah favorit di urutan ke-23. Jadi saya ingin mengatakan secara sederhana:
▪ Anak anda nilai matematikanya 45 ? Tidak masalah.
▪ Tidak lulus ujian fisika ? 
Bukan masalah besar.
▪  NEM tidak begitu sesuai harapan ? 
Paling banter akibatnya adalah tidak bisa masuk sekolah favorit. 
Yang memang, menurut hasil riset, tidak terlalu pengaruh ke kesuksesan aniwei.

▪  IPK termasuk golongan dua koma (baik dua koma sembilan….belas maupun dua koma pas) ? 
Jangan sedih. IPK pan hanya mitos. 
Paling banter adalah hanya alat ukur. 
Yang tidak akurat aniwei.

▪  Anak anda tidak diterima di sekolah/PTN favorit ? Ngga masalah, bisa ke swasta yg biasa saja.

Lalu apa sajakah urutan faktor yang paling menentukan kesuksesan seseorang itu ? 

Menurut riset Stanley berikut ini adalah sepuluh faktor teratas yang akan mempengaruhi kesuksesan:

1. Kejujuran (Being honest with all people)
2. Disiplin keras (Being well-disciplined)
3. Mudah bergaul (Getting along with people)
4. Dukungan pendamping (Having a supportive spouse)
5. Kerja keras (Working harder than most people)
6. Kecintaan pada yang dikerjakan (Loving my career/business)
7. Kepemimpinan (Having strong leadership qualities)
8. Kepribadian kompetitif (Having a very competitive spirit/personality)
9. Hidup teratur (Being very well-organized)
10. Kemampuan menjual ide (Having an ability to sell my ideas/products)

Hampir kesemua faktor ini tidak terjangkau dengan NEM dan IPK. 
Dalam kurikulum ini kita kategorikan softskill.  Biasanya peserta didik memperolehnya dari kegiatan ekstra-kurikuler.
READ MORE - MEMATAHKAN MITOS NEM, IPK DAN RANGKING
Coach RR
JADILAH PEBISNIS YANG TANGGUH

Menjadi seorang pebisnis itu harus siap dan bermental tangguh. Karena dalam menjalankan sebuah bisnis tidak jarang kita mengalami naik atau turunnya sebuah bisnis. Kadang bisa naik tapi terkadang juga bisa turun. Jadi dibutuhkan sebuah mental yang tangguh jika ingin bisnis kita menjadi besar.

Bagaimana sih seorang pebisnis yang tangguh itu?. Pebisnis yang tangguh adalah mereka yang memiliki kekuatan dan ketahanan untuk menghadapi tantangan dan mengatasi hambatan dalam menjalankan bisnis. Mereka memiliki sifat-sifat dan keterampilan khusus yang memungkinkan mereka untuk tetap bertahan dan berkembang dalam lingkungan bisnis yang kompetitif dan berubah-ubah. 

Berikut adalah beberapa karakteristik pebisnis tangguh: 

*1. Ketahanan mental:* Pebisnis tangguh memiliki ketahanan mental yang tinggi. Mereka mampu menghadapi kegagalan, tekanan, dan ketidakpastian dengan sikap positif dan kemampuan untuk bangkit kembali setelah mengalami kegagalan. 

*2. Kreativitas dan inovasi:*
 Pebisnis tangguh memiliki kemampuan untuk berpikir kreatif dan berinovasi dalam menghadapi tantangan. Mereka mampu melihat peluang di tengah kesulitan dan menemukan solusi baru untuk masalah yang ada.

**3. Fleksibilitas:* Pebisnis tangguh mampu beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan pasar dan lingkungan bisnis. Mereka tidak terikat pada cara-cara lama dan siap untuk mengubah strategi dan taktik mereka sesuai dengan kebutuhan dan tantangan yang muncul.

*4. Keahlian manajemen:*
Pebisnis tangguh memiliki keahlian manajemen yang kuat. Mereka mampu mengelola sumber daya dengan efisien, mengambil keputusan yang tepat, dan mengatur prioritas dengan baik. 

*5. Ketekunan dan kerja keras:*
 Pebisnis tangguh memiliki ketekunan dan kemauan untuk bekerja keras. Mereka tidak mudah menyerah dan siap untuk meluangkan waktu dan energi yang diperlukan untuk mencapai tujuan mereka. 

*6. Jaringan dan hubungan yang kuat:* Pebisnis tangguh membangun jaringan dan hubungan yang kuat dengan pelanggan, mitra bisnis, dan pihak terkait lainnya. Mereka memahami pentingnya kolaborasi dan kemitraan dalam mencapai kesuksesan jangka panjang. 

*7. Pengambilan risiko yang bijaksana:* Pebisnis tangguh memiliki kemampuan untuk mengambil risiko yang terukur dan bijaksana. Mereka melakukan analisis yang cermat dan mengambil langkah-langkah yang perlu untuk meminimalkan risiko dan memaksimalkan peluang. 

Pebisnis tangguh bukan hanya memiliki sifat-sifat ini, tetapi juga terus belajar dan mengembangkan diri untuk tetap relevan dan kompetitif. Mereka menghadapi setiap tantangan sebagai peluang untuk tumbuh dan meningkatkan bisnis mereka.

Sebagai mitra BP, sudahkah kita mempunyai karakter-karakter seperti keterangan di atas? Kalau belum, kita harus menyiapkan dan mengasah diri untuk menjadi seorang pebisnis yang tangguh. Karena dalam perjalanannya, kita tidak tahu apa yang akan terjadi dalam bisnis ini. Apakah akan terus berjaya atau sebaliknya. Maka diperlukan mental dan jiwa tangguh dalam menjalankan sebuah bisnis. 

Sekian tulisan ini, semoga bermanfaat.

*@kudinsholeh*
READ MORE - JADILAH PEBISNIS YANG TANGGUH
Coach RR
CINTAI BISNISMU

Siapa sih yang ngga pengen bisnisnya bertumbuh? Semua pasti pengen. Ada satu faktor non teknis yang membuat bisnis kita bertumbuh, yaitu rasa cinta kita pada bisnis kita. 

Kata orang cinta itu buta, kalau kita sudah cinta pada sesuatu, apapun dilakukan untuk mendapatkannya. 

Sama halnya di bisnis, kalau kita sudah benar-benar cinta pada bisnis kita maka apapun akan kita lakukan. 
Mau ngga mau, suka ngga suka haruslah kita melakukannya agar bisnis makin membesar. Karena sudah cinta, maka potensi diri akan muncul. Yang awalnya ngga bisa jadi bisa setelah mau melatih diri secara konsisten. Yang awalnya takut menawarkan jadi pede menawarkan, yang awalnya ngga bisa presentasi jadi lancar ngomong di depan orang banyak, ini beberapa contohnya. 

Sebenarnya apa yang sedang dilakukan di atas? tentu penawaran, bisa penawaran produk maupun penawaran peluang bisnisnya. Penawaran bisa langsung tatap muka offline, bisa juga melalui media iklan.

Apa lagi yang dilakukan kalau sudah cinta di bisnis? Pembinaan atau berkomunitas, ikut pembinaan artinya kita ikuti arahan dari founder dan mentor. Di sinilah komunitas berperan. 

Dengan aktif di komunitas, banyak hal yang bisa kita dapat dari pengalaman temen-temen anggota komunitas, bahkan dari berbagai komunitas kecilpun bisa saling support. Jadi harus cinta dengan dunia penawaran/penjualan dan pembinaan/komunitas.

Nah, pertanyaanya bagaimana agar rasa cinta itu muncul? ada 10 tips dari the founder agar rasa cinta ini muncul.
1. Blusukan dan kopdar.
2. Pahami produk dan manfaat.
3. Pahami ekosistem.
4. Ingat perjuangan tim dan mentor.
5. Ingat keluarga menunggu.
6. Jam terbang ditambah.
7. Simak sukses story.
8. Sering jumpa mentor.
9. Latihan presentasi.
10.Latihan punya stok.

Ingat sebelum mempraktekkan 10 hal di atas perkuat pondasi dulu, yaitu prinsip dalam berbisnis di BP;
- Allah dan Rasul
- Anak & Keluarga

Semoga bermanfaat dan menumbuhkan bisnis kita semua.
READ MORE - CINTAI BISNISMU
Coach RR
Banjir Closing dengan Personal Branding

Ada yang pernah menangkap kupu-kupu? Jika belum boleh sambil dibayangkan saja ya.

Ketika kita ingin menangkap kupu-kupu ada 2 cara yang bisa kita pilih, yang pertama yaitu dengan kita mengejarnya kemudian menangkapnya. 

Apakah mungkin bisa tertangkap dengan cara ini? Tentu saja bisa tapi mungkin akan capek kita mengejarnya, lama untuk mendapatkannya karena ya kupu-kupu adalah hewan yang bisa terbang. 

Lalu coba kita lihat cara ke dua. Di cara ke dua kita menangkap kupu-kupu dengan cara membangun taman.

Tentu akan ada proses dalam membangun taman, mulai dari menanam, memupuk hingga akhirnya jadi taman bunga yang menarik.

Ketika taman sudah jadi, maka kupu-kupu akan datang dengan sendirinya. Bahkan tidak hanya 1 kupu-kupu saja tapi bisa jadi datangnya langsung banyak.

Dari ke dua cara ini kira-kira mana yang lebih enak? Tentu cara yang ke dua ya.

Hal ini juga bisa kita umpamakan ketika menjalankan usaha yang saat ini kita jalani. Tentu akan capek ketika kita harus terus menerus mengejar pelanggan kita, setuju? Tentu ingin juga kan bisa dikejar atau dicari oleh pelanggan.

Maka bangunlah taman kita, dalam hal ini dapat kita umpamakan dengan bangun _Personal Branding_, bagaiman caranya?
• Fokus dengan memberikan satu pesan.
Dalam hal ini kita bisa branding diri sebagai penjual produk kesehatan untuk memasarkan produk BP atau branding diri sebagai pengusaha ketika ingin menawarkan program kemitraan. Jadi hal ini lah yang sehari-harinya kita bahas di sosial media juga keseharian kita.
• Melakukan hal yang selaras dengan apa yang dibrandingkan.
Jangan sampai kita jual produk kesehatan tapi kitanya tidak menjalani pola hidup yang sehat, jangan sampai kita seorang pengusaha tapi kitanya sering mengeluh. Jadi lakukan lah hal-hal yang selaras dengan apa yang ingin kita brandingkan.
• Lakukan hal tersebut secara terus menerus.
Mungkin bisa jadi ada rasa bosan tetap dengan kita melakukannya secara terus menerus, baik itu edukasi, sharing, hingga penawaran maka nantinya akan terbentuk _personal branding_ diri kita dan tertanam pada benaknya calon konsumen ataupun calon mitra kita. Sehingga ketika saat itu belum closing karena mungkin memang belum butuh tetapi ketika mereka butuh, mereka akan mencari diri kita bahkan merekomendasikan diri kita.

InsyaAllah dengan kita sudah punya personal branding yang kuat, bukan hal yang tidak mungkin kalau nantinya diri kita lah yang dicari-cari oleh calon konsumen atau mitra.

Jadi mana yang bagus untuk kita lakukan dalam usaha kita? Kejar konsumen atau bangun _Personal Branding_?

Jawabannya adalah tetap lah lakukan keduanya, lakukan cara pertama yaitu mencari pelanggan, sembari kita juga berproses dalam membangun _Personal Branding_.

Salam,
Petranusa Sofihatma
READ MORE - Banjir Closing dengan Personal Branding
Coach RR
Tidak ada kata gagal, Alloh mau kita Belajar

Belajar membuat kebiasaan baik
Sehingga berdampak kepada keberhasilan
Bahkan banyak diantara kita yang pada akhirnya setelah di BP bisa belajar lebih rutin mengamalkan amalan sunnah setiap harinya, juga kebiasaan baik lainnya.

Berikut ini kebiasaan baik yang bisa kita praktekkan ketika kita ingin bertumbuh setiap harinya.

1. Menulis
Bingung harus menulis apa? Kemungkinan ada 3 cara yang bisa kita lakukan. Mencatat setiap materi pembinaan, mencari referensi dengan banyak membaca, atau meresponse setiap artikel pagi yang dibagikan pembimbing kita. Kalau sudah praktek rutin seperti ini, in syaa Alloh mudah menulis artikel atau materi.  

2. Tidur awal, bangun awal
Begadang? Banyak diantara mitra yang bisa memperbaiki kebiasaan baik setelah bergabung di BP. 
Hal ini pula sejalan dengan secara tidak langsung, berdampak baik pada kesehatannya. Ketika manusia tidur secara rutin, pembentukan hormon melatonin berlangsung secara normal. Itulah kenapa ada orang yang terlihat lebih awet muda hanya dengan menjaga pola tidur dan bangunnya. 
Menariknya, ketika bisa tidur di awal waktu, akhirnya bisa bangun dan melakukan kegiatan sedari awal setiap harinya.

3. Menjadi lebih baik 1% setiap harinya
Inilah kuncinya, ketika kebiasaan baik sudah dimulai, maka berikutnya adalah menambah 1% kebaikan yang kita lakukan tersebut. Menulis, mengikuti pembinaan, penawaran, evaluasi. Sebagian ikhtiar bumi. Juga merutinkan amalan sunnah kita tambah 1%. Maksudnya bagaimana?
Bisa kita tambah kuantitasnya. Bisa pula kita tambah dari segi kualitasnya. 

Semoga teman - teman yang mempraktekkan ini dalam waktu 90 hari, ke depan sudah memiliki kebiasaan baik yang baru & bisa dimudahkan mengistiqomahkan amalnya. Semangat pagi. Sekian dari saya.
Bara & Nisa

Repost Ronaldo Rozalino BP
READ MORE - Tidak ada kata gagal, Alloh mau kita Belajar
Coach RR
Belajar dari Kisah Michael Jordan

Michael Jordan, berkulit hitam, lahir pada tahun 1963, di daerah kumuh Brooklyn, New York. Ia memiliki empat orang saudara, sementara upah ayahnya yang hanya sedikit tidak cukup untuk menafkahi keluarga. Semenjak kecil, ia melewati kehidupannya dalam lingkungan miskin dan penuh diskriminasi, hingga ia sama sekali tidak bisa melihat harapan masa depannya.

Ketika ia berusia tiga belas tahun, ayahnya memberikan sehelai pakaian bekas kepadanya, “Menurutmu, berapa nilai pakaian ini?” Jordan menjawab, “Mungkin 1 dollar.” Ayahnya kembali berkata, “Bisakah dijual seharga 2 dollar? Jika engkau berhasil menjualnya, berarti telah membantu ayah dan ibumu.” Jordan menganggukkan kepalanya, “Saya akan mencobanya, tapi belum tentu bisa berhasil.”

Dengan hati-hati dicucinya pakaian itu hingga bersih. Karena tidak ada setrika untuk melicinkan pakaian, maka ia meratakan pakaian dengan sikat di atas papan datar, kemudian dijemur sampai kering. Keesokan harinya, dibawanya pakaian itu ke stasiun bawah tanah yang ramai, ditawarkannya hingga lebih dari enam jam. Akhirnya Jordan berhasil menjual pakaian itu. Kini ia memegang lembaran uang 2 dollar dan berlarilah ia pulang.

Setelah itu, setiap hari ia mencari pakaian bekas, lalu dirapikan kembali dan dijualnya di keramaian. 

Lebih dari sepuluh hari kemudian, ayahnya kembali menyerahkan sepotong pakaian bekas kepadanya, “Coba engkau pikirkan bagaimana caranya untuk menjual pakaian ini hingga seharga 20 dolar?” Kata Jordan, “Bagaimana mungkin? Pakaian ini paling tinggi nilainya hanya 2 dollar.” Ayahnya kembali memberikan inspirasi, “Mengapa engkau tidak mencobanya dulu? Pasti ada jalan.”

Akhirnya, Jordan mendapatkan satu ide, ia meminta bantuan sepupunya yang belajar melukis untuk menggambarkan Donal Bebek yang lucu dan Mickey Mouse yang nakal pada pakaian itu. Lalu ia berusaha menjualnya di sebuah sekolah anak orang kaya. Tak lama kemudian seorang pengurus rumah tangga yang menjemput tuan kecilnya, membeli pakaian itu untuk tuan kecilnya. Tuan kecil itu yang berusia sepuluh tahun sangat menyukai pakaian itu, sehingga ia memberikan tip 5 dolar. Tentu saja 25 dollar adalah jumlah yang besar bagi Jordan, setara dengan satu bulan gaji dari ayahnya.

Setibanya di rumah, ayahnya kembali memberikan selembar pakaian bekas kepadanya, “Apakah engkau mampu menjualnya kembali dengan harga 200 dolar?” Mata ayahnya tampak berbinar.

Kali ini, Jordan menerima pakaian itu tanpa keraguan sedikit pun. Dua bulan kemudian kebetulan aktris film populer “Charlie Angels”, Farah Fawcett datang ke New York melakukan promo. Setelah konferensi pers, Jordan pun menerobos pihak keamanan untuk mencapai sisi Farah Fawcett dan meminta tanda tangannya di pakaian bekasnya. Ketika Fawcett melihat seorang anak yang polos meminta tanda tangannya, ia dengan senang hati membubuhkan tanda tangannya pada pakaian itu.

Jordan pun berteriak dengan sangat gembira, “Ini adalah sehelai baju kaus yang telah ditandatangani oleh Miss Farah Fawcett, harga jualnya 200 dollar!” Ia pun melelang pakaian itu, hingga seorang pengusaha membelinya dengan harga 1.200 dollar.

Sekembalinya ke rumah, ayahnya dengan meneteskan air mata haru berkata, “Tidak terbayangkan kalau engkau berhasil melakukannya. Anakku! Engkau sungguh hebat!”

Malam itu, Jordan tidur bersama ayahnya dengan kaki bertemu kaki. Ayahnya bertanya, “Anakku, dari pengalaman menjual tiga helai pakaian yang sudah kau lakukan, apakah yang berhasil engkau pahami?”

Jordan menjawab dengan rasa haru, “Selama kita mau berpikir dengan otak, pasti ada caranya.”

Ayahnya menganggukkan kepala, kemudian menggelengkan kepala, “Yang engkau katakan tidak salah! Tapi bukan itu maksud ayah. Ayah hanya ingin memberitahumu bahwa sehelai pakaian bekas yang bernilai satu dolar juga bisa ditingkatkan nilainya, apalagi kita sebagai manusia yang hidup? Mungkin kita berkulit lebih gelap dan lebih miskin, tapi apa bedanya? Tergantung bagaimana kita mendayagunakan potensi yang ada dalam diri kita masing-masing.”

Seketika dalam pikiran Jordan seakan ada matahari yang terbit. Bahkan sehelai pakaian bekas saja bisa ditingkatkan harkatnya, lalu apakah saya punya alasan untuk meremehkan diri sendiri?

Sejak saat itu, dalam hal apapun, Michael Jordan merasa bahwa masa depannya indah dan penuh harapan. Dia mengasah potensinya hingga akhirnya dia menjadi salah seorang pemain basket terhebat di dunia ini dan menjadi salah seorang atlet terkaya.

Sebagai mitra BP tentu kita tahu potensi diri kita masing-masing. Saat sebelum di BP dan saat sudah berada di komunitas ini tentu teman-teman bisa  merasakan bedanya. 

Di BP kita ditempa oleh The Founder, juga para mentor kita agar keluar potensi kita, belajar melakukan penawaran, melatih mental, membiasakan diri ditolak saat menawarkan, belajar ngomong dengan orang lain padahal sebelumnya lebih banyak di belakang meja komputer bagi yang kerja kantoran, belajar ngomong di depan orang banyak saat HOSHA dan ESHA. Pelan-pelan potensi diri kita muncul seiring ITP yang dilakukan. 

Salah satu pelajaaran yang dapat diambil dari kisah pebasket di atas adalah, barang bekas/baju/kaos saja bisa dinaikkan nilainya, apalagi kita manusia yang punya akal, fikiran, punya impian yang pingin diraih. Pastinya lebih tiinggi nilai kita jika bisa gunakan potensi diri kita. 

SAGA 2 bulan lagi, masih ada waktu untuk menjadi lebih baik, bukan dari orang lain tapi BTR dengan pencapaian kita di tahun ini. Lebih baik dari segi omset maupun proses ITP. 

Semoga Allah mudahkan jalan kita semua benar-benar BTR. 
@masmahfudhi


Repost Ronaldo Rozalino BP
READ MORE - Belajar dari Kisah Michael Jordan
Coach RR
PUNYA TUJUAN ITU PENTING, TAPI INI JAUH LEBIH PENTING!

Dalam sebuah bisnis kita diharuskan untuk mempunyai sebuah tujuan, sehingga apa yang kita kerjakan lebih terarah. Penting kita sebagai seorang pebisnis mempunyai tujuan, atau bisa dibilang punya impian. Baik itu impian jangka pendek ataupun impian jangka panjang. Tujuan dalam bisnis tidak akan pernah habis, karena kita sebagai manusia pada dasarnya banyak kemauan, banyak keinginan. Sehingga ketika sudah tercapai tujuan yang satu, maka ingin mendapatkan tujuan yang selanjutnya. 

Tapi ada hal yang sering kita lupakan, mungkin sebagaian dari kita hanya berfokus kepada tujuan saja. Sehingga melupakan hal yang jauh lebih penting daripada tujuan, yaitu proses. Kalau kita terus memikirkan tujuan, ataupun keinginan. Tanpa adanya proses yang dikerjakan pasti akan lama untuk sampai ke tujuan tersebut bahkan tidak akan sampai ke tujuan itu. Ibarat kita mau pergi ke suatu tempat atau ke suatu kota. Kalau kita ingin segera sampai ke kota itu maka kita harus segera berangkat, harus mau bergerak. Baik itu menggunakan kendaraan umum, kendaraan pribadi, atau bahkan jalan kaki sekalipun. Kita harus segera berangkat dan harus siap dengan jalan yang akan kita lewati sehingga pada akhirnya kita sampai ke kota tujuan.

Begitupun dalam bisnis, punya tujuan itu penting. Tapi ada yang jauh lebih penting, yaitu proses. Tanpa adanya proses tentu tidak akan ada hasil yang didapatkan, tidak akan sampai pada tujuan. Hasil akhir dari sebuah proses itulah yang namanya tujuan.  Setidaknya ada 3 alasan kenapa proses jauh lebih penting daripada tujuan, diantaranya :

1. Mendapatkan sesuatu hal yang berharga 
Sejatinya, proses yang kita jalankan tidak akan pernah selamanya sesuai dengan keinginan kita. Ada masanya di mana proses sangat berat bahkan membebani hidup. Tetapi kalau kita terima dengan baik, lewati dengan sabra dan terus usahakan secara maksimal, pada akhirnya insya Allah kita akan mencapai tujuan yang kita inginkan. Dalam hal ini, peran proses sangatlah penting. Suatu proses bisa memberikan pembelajaran yang sangat berharga dan mungkin tidak bisa kita dapatkan di tempat lain. Jika proses yang dilakukan tidak sesuai atau bahkan menyimpang, kita tidak akan mencapai tujuan yang diinginkan. Begitupun sebaliknya, jika kita melakukan prosesnya dengan baik dan benar, kita akan mencapai tujuan yang baik. Pada akhirnya proseslah yang akan memberikan kamu sesuatu yang lebih berharga. 

2. Melatih mental
Kita menjalakan berbagai macam proses pada kenyataannya tidaklah mudah, butuh mental yang kuat. Dalam hal ini, tentu kita harus terbiasa dengan proses itu sendiri agar mental yang kita miliki bisa terlatih dengan sendirinya. Meski di awal sangatlah berat, lama kelamaan juga akan terbiasa. Dengan kita melakukan banyak proses, nantinya kita bukan hanya akan mencapai tujuan yang kita inginkan. Kita juga akan menjadi pribadi yang lebih kuat dan tahan banting.

3. Lebih menghargai pencapaian
Banyak orang yang berpikir bahwa mencapai tujuan adalah segalanya, namun lupa bahwa ada proses panjang dibalik itu semua. Maka dari itu, peran proses sangatlah penting dibanding tujuan yang dicapai. Setidaknya kita bisa belajar bahwa terkadang tujuan yang didapatkan tidak sebanding dengan proses yang dilakukan. Sehingga dengan seperti ini kita akan lebih menghargai pencapaian yang kita dapatkan.

Jadi pada intinya proses ini jauh lebih penting daripada tujuan. Selain kita harus menentukan tujuan yang ingin kita capai. Kita harus menentukan proses-proses yang akan kita kerjakan. Begitupun dibisnis BP ini, kalau tujuan kita ingin mendapatkan penghasilan tambahan, ataupun tujuan yang lainnya. Maka secara umum proses yang kita lakukan adalah harus mempelajari ilmunya dengan mengikuti berbagai macam kelas yang di sediakan di BP. Kemudian proses yang selanjutnya adalah kita lakukan penawaran sebanyak mungkin. Sebagaimana yang sering disampaikan oleh Founder kita yaitu : pembinaan dan penawaran. Ini sudah satu paket.  

Secara spesifik banyak sekali proses yang bisa kita lakukan di bisnis BP ini. Seperti yang disampaikan oleh Founder juga. kita harus bangun awal, buat perencanaan satu jam sebelum dan setelah subuh, menulis artikel, tambah terus database, rutin posting, lakukan esha, lakukan hosha, dsb. Banyak sekali proses yang bisa kita lakukan di BP ini. Pokoknya lakukan saja, pasti akhirnya insya Allah kita akan mencapai tujuan yang diinginkan. Saya selalu ingat pesan Pak Ippho, tidak ada energi yang sia-sia. Semua energi yang sudah kita keluarkan pasti akan berbalas, pasti akan berbalas, pasti akan berbalas. 

Semoga tulisan ini bermanfaat dan menambah semangat kita untuk terus menjalakan prosesnya dengan baik. Sehingga pada akhirnya kita bisa mencapai tujuan yang kita inginkan.
*Asep Herli Kurnia*

Repost Ronaldo Rozalino BP
READ MORE - PUNYA TUJUAN ITU PENTING, TAPI INI JAUH LEBIH PENTING!
Coach RR

*7 Jurus _Closing_ Dahsyat*

Metode penjualan saat ini sudah beraneka ragam. Sebagai seorang penjual, kita selalu _update_ agar teknik yang kita kuasai menjadi daya tarik calon konsumen kita dalam berinteraksi.

Saat ini pola _marketing_ sudah meluas, banyak cara dan metode penjualan. Dari serapan disiplin ilmu yang saya dapatkan, ada beberapa tips yang ingin saya bagikan kepada temen-temen terkait penjualan. 

Dalam hal ini, yaitu teknik _closing_ yang aplikatif dan inovatif. Kali ini di sesuaikan dengan bisnis kita di British Propolis.

1. Kenali _marketnya_

Setiap orang yang kita temui, bisa memiliki karakter yang berbeda-beda dengan manusia lainnya. Begitu juga dengan target _market_ kita. Maka perlakuan terhadap mereka pun bisa berbeda. Kenali dulu karakter dari komunikasinya atau gayanya, lalu sesuaikan dengan cara jualan kita. 

2. Sesuaikan cara pendekatannya

Karena karakter setiap target _market_ berbeda-beda, maka kita juga perlu menyesuaikan cara pendekatannya, jangan disamaratakan. Karena pendekatan ini sangat penting untuk hubungan jual-beli jangka panjang, maka kita perlu memperhatikan hal ini. Sering kali teknik selalu di ulas oleh _mentor,_ tinggal kitanya butuh jam terbang dalam hal mempraktekannya.

3. Gali persoalan, pahami kebutuhan

Supaya kita bisa memberikan solusi yang tepat, maka kita perlu menggali apa yang menjadi persoalan target market. Tanyakan apa yang menjadi persoalan mereka lalu dengarkan mereka, berusahalah untuk empati terhadap persoalan yang mereka hadapi. Jangan langsung menawarkan produk, luruskan niat untuk membantu mereka, edukasi perlahan-lahan. Perlu jalin hubungan yang interaktif, agar nyambung dan asyik. Ingat kita jualan dalam rangka memberikan solusi dan manfaat kepadanya.

4. Beritahu solusinya

Setelah kita tahu tentang persoalan dan apa yang dibutuhkan, selanjutnya kita bisa memberikan solusi. Berikan banyak solusi, entah itu tips, cara ataupun bentuk solusi lainnya yang bisa menyelesaikan persoalan mereka. Bisa melalui cerita dan contoh nyata solusi dalam memenuhi kebutuhannya.

5. Tawarkan produk

Setelah kita memberikan solusi, baru kita menawarkan produk yang juga bisa menyelesaikan persoalan atau memenuhi keinginan mereka.

6. Edukasi benefitnya

Beritahukan manfaat atau keuntungan apa saja yang akan mereka dapatkan setelah menggunakan produk kita. Jadi, yang dijelaskan bukan hanya sekedar fitur (bahan, warna, komposisi dan sebagainya), tapi juga benefitnya (manfaat yang didapatkan). Jangan fokus menceritakan hebatnya produk kita, tapi keuntungan apa yang bisa kita berikan melalui produk untuk mereka. Dengan memberikan manfaat maka menjadikan calon lebih yakin dan akan _closing._

7. Tunjukkan testimoni yang relevan

Tunjukkan beberapa testimoni yang masih berhubungan dengan persoalan _market_ kita. Karena _customer_ akan lebih percaya apa kata orang, daripada apa kata penjual.

Sekian tips dari saya, semoga kita bisa menerapkan untuk memperbesar potensi terjadinya _closing._

Ingat, fokus kita membantu orang lain untuk memberikan solusi, bukan memenuhi ego sendiri dengan hanya sekedar mencari keuntungan semata.

Sekian, semoga bermanfaat.
Sahabat RPC
READ MORE - 7 Jurus _Closing_ Dahsyat
Coach RR
Bismillah Assalamualaikum 

*Bisnis Anti Rugi*

Bagaimana ya caranya biar bisnis kita tetap untung terus?
Maka selain menjalankan bisnis, kita juga mengajak dan mengajarkan orang agar bisa menjalankan bisnis dan membaik penafkahannya wasilah bisnis. 

Dengan mengajak dan mengajar, bukan sekedar amal rupiah yang kita dapatkan, tapi juga ada amal jariyah dari ilmu yang bermanfaat. Dahsyat kan?

Selain itu, bila kita menjaga bisnis dengan sedekah, maka bisnis kita akan makin bertumbuh dan berkembang. Dan ini akan menjadi penjaga sebuah bisnis yang tidak akan pernah merugi.

Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi”. (QS. Al-Fathir 29)

Soal untung dan rugi, banyak sekali faktor penyebabnya. Yang pasti, kita tidak bisa menjamin suatu bisnis itu pasti untung. Yang bisa kita lakukan adalah menekan berbagai resiko kerugian. Bisnis biar nggak gampang rugi, bagaimana caranya?

Banyak pengusaha nggak sadar, dia rugi dan ada 2 hal yang biasanya tanpa disadari akan mengurangi keuntungan. Apa itu?
1. Modal di awal yang besar
2. Biaya operasional yang besar

Modal di awal itu berupa sewa ruko, dengan biaya sewa tahunan. Membeli barang-barang di awal. Karena usahanya dimulai dengan membeli barang-barang tersebut. Tanpa barang itu, usahanya nggak jalan. Ada kan yang seperti itu?

Saya mendapat banyak cerita dari beberapa teman, ada yang memulai usaha dengan menggunakan seluruh tabungan. Usahanya membuat rumah makan. Modal awalnya 1/2 Miliar. Untuk apa? Untuk renovasi dan beli peralatan seperti meja, kursi, piring, sendok, garpu, kulkas dll. Saya cek menunya, sekitar puluhan ribu rupiah. Saya tanya, kira-kira balik modalnya kapan? Saat penjualan berapa? Dia bingung, saya juga ikut bingung. Saat saya tanya lagi, usahanya sudah tutup alias rugi. Dan sekarang semua aset sudah dijual.

Alhamdulillah sudah bergabung di bisnis ini. Tidak perlu modal yang besar, hemat _space_, hemat ongkir, tidak perlu produksi dan tidak perlu sewa toko atau ruko.

Apalagi saat ini ada promo yang cetar, ini sangat mungkin untuk kita manfaatkan melakukan penawaran kepada siapapun baik yang kita kenal atau belum kenal. Jika _closing_ membrudul bisa dipastikan teman-teman tidak akan rugi. Yukk semangat menawarkan promo kita saat ini. Bismillah sehari closing minimal sepuluh produk BP Grup. Aamiin ya Allah.

Semoga bisnis teman-teman semua, juga menjadi bisnis yang anti rugi ya. Selalu mengingatkan kita kepada kebaikan dan bisa menjadi wasilah sedekah jor-joran.

Semoga bermanfaat
Sahabat RPC
READ MORE - Bisnis Anti Rugi

My Facebook

Best Friend

Bisnis Online Succes (BOS)

Blog Profesional

BP Grup

BP Grup
British Propolis

Kontak Whats Up (WA)

Kontak Whats Up (WA)
085363554777