Welcome My Blog

Tampilkan postingan dengan label P5. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label P5. Tampilkan semua postingan
Coach RR

Menyemai Jiwa Pahlawan dalam Harmoni Kolaborasi: Menyongsong P5 di SMAN 1 Sentajo Raya

Samudra Kebersamaan dalam Bingkai Ilahi
Segala puji bagi Allah SWT, Tuhan semesta alam, yang telah menghamparkan nikmat persatuan dan kecintaan dalam lubuk hati hamba-hamba-Nya.

Di bawah naungan langit Provinsi Riau yang tenang, tepatnya di SMAN 1 Sentajo Raya, denyut nadi pendidikan berpadu dengan semangat kebangsaan yang membara.


Sebuah langkah mulia diayunkan melalui Rapat Persiapan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang diselenggarakan pada Selasa, 3 November 2026.

Pertemuan ini bukan sekadar agenda administratif, melainkan sebuah majelis ikhtiarpertemuan hati dan pikiran untuk merajut cita-cita luhur bangsa.

Dalam pandangan Islam, kolaborasi dan tolong-menolong dalam kebaikan adalah esensi dari ukhuwah.

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an Surah Al-Ma'idah ayat 2:
"Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah sangat berat siksaan-Nya." (QS. Al-Ma'idah: 2)

Ayat suci ini menjadi kompas spiritual bagi seluruh civitas akademika SMAN 1 Sentajo Raya untuk melangkah bersama dalam kesatuan visi.


Sinergi dan Kolaborasi: Kunci Kesuksesan Bersama
Semangat kebersamaan tersebut ditegaskan oleh Drs. Afrizal selaku Penanggung Jawab kegiatan. Dalam arahannya, beliau menyampaikan sebuah pesan mendalam yang menyentuh jiwa:

"Agar semua berkolaborasi untuk mensukseskan kita."

Pesan ini selaras dengan tuntunan Nabi Muhammad SAW yang menganjurkan umatnya untuk senantiasa menjaga kebersamaan, bagaikan sebuah bangunan yang saling menguatkan.

Sabda Rasulullah SAW:
"Perumpamaan orang-orang beriman dalam hal kasih sayang, belas kasih, dan empati di antara mereka adalah bagaikan satu tubuh. Jika salah satu anggota tubuh merasa sakit, maka seluruh tubuh akan turut merasakan tidak bisa tidur dan demam." (HR. Muslim)

Kolaborasi antara jajaran pimpinan sekolah, dewan guru, hingga mahasiswa Program Pengenalan Lapangan (PPL) dari UNIKS (Universitas Islam Kuantan Singingi)
mencerminkan keindahan tubuh yang utuh tersebut.

Susunan kepanitiaan yang solid dirancang untuk memikul amanah mulia ini secara bersama-sama.


Menyemai Kreativitas Berbasis Nilai Pahlawan
Sementara itu, Ketua Panitia, Welmazetri, S.Pd, memaparkan rangkaian mata lomba yang sarat akan makna edukatif dan historis.

Kegiatan P5 kali ini dimeriahkan dengan berbagai ajang kompetisi yang menguji kreativitas sekaligus karakter siswa:

Lomba Cosplay: Ruang ekspresi bagi siswa untuk menghidupkan kembali karakter dan semangat para pejuang bangsa.

Lomba Pidato: Wahana melatih retorika dan ketajaman berpikir, dengan ketentuan kostum yang menyesuaikan tema lomba.

Lomba Fashion Show: Panggung estetika yang memadukan keindahan busana dengan jiwa kepahlawanan.

Beliau juga mengingatkan pentingnya sinergi:
"Kesuksesan ini dengan kolaborasi kita semua. Kegiatan ini banyak manfaatnya yaitu mengenal para pahlawan, tanggung jawab. Guru pembimbing berkoordinasi dengan siswa apa yang harus dipersiapkan."

Mengenal para pahlawan adalah bagian dari menumbuhkan rasa syukur atas nikmat kemerdekaan. Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW mengingatkan kita tentang pentingnya menghargai setiap kebaikan:

"Barangsiapa yang tidak berterima kasih kepada manusia, berarti ia tidak bersyukur kepada Allah." (HR. Tirmidzi)

Mengenang jasa para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa raga demi negeri adalah wujud nyata rasa terima kasih kita kepada sesama makhluk yang berjasa besar bagi peradaban bangsa.


Waktu, Tempat, dan Harapan Menuju Ridho Ilahi
Berdasarkan hasil musyawarah mufakat, rangkaian puncak acara penuh makna ini Insya Allah akan dilaksanakan pada:

Hari/Tanggal: 5 Oktober 2026
Waktu: Pukul 09.00 WIB hingga selesai
Tempat: Lapangan SMAN 1 Sentajo Raya, Provinsi Riau

Dewan Juri: Kolaborasi harmonis antara dewan guru dan Mahasiswa PPL UNIKS.

Seluruh persiapan dirancang dengan teliti, di mana para guru pembimbing aktif berkoordinasi mendampingi siswa-siswi tercinta agar setiap detail acara dipersiapkan secara matang.

Sebagai penutup rangkaian persiapan yang penuh berkah sama sama berharap :

"Semoga kegiatan berjalan sukses, lancar dalam ridho Allah SWT. Aamiin."

Mari kita sambut perhelatan agung ini dengan gelora semangat juang yang tinggi. (Coach RR)

Selamat Hari Pahlawan Dalam Kreatifitas!

Semoga setiap langkah kita bernilai ibadah di sisi Allah SWT.

READ MORE - Menyemai Jiwa Pahlawan dalam Harmoni Kolaborasi: Menyongsong P5 di SMAN 1 Sentajo Raya
Coach RR



Modul Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) - Pentas Seni di SMA

 

 I. Pendahuluan

 A. Latar Belakang

Pentas Seni merupakan kegiatan yang dapat memberikan kontribusi besar dalam pengembangan karakter pelajar Pancasila (P5) di SMA. Melalui kegiatan ini, para pelajar dapat mengekspresikan nilai-nilai Pancasila secara kreatif dan seni. Modul ini bertujuan untuk menggali potensi seni pelajar serta meningkatkan pemahaman mereka terhadap nilai-nilai Pancasila.

 

B. Tujuan

1. Meningkatkan pemahaman pelajar tentang nilai-nilai Pancasila.

2. Mengembangkan kreativitas dan seni pelajar melalui kegiatan pentas seni.

3. Mendorong kolaborasi antar pelajar dalam menyampaikan pesan-pesan Pancasila melalui seni.

 

 II. Tahapan Proyek

 A. Perencanaan

1. Pemilihan Tema:Tentukan tema pentas seni yang berkaitan dengan nilai-nilai Pancasila.

2. Pembentukan Tim:Bentuk tim yang terdiri dari pelajar dengan beragam bakat seni.

3. Penyusunan Rencana:Buat rencana kegiatan, termasuk pembagian tugas dan waktu.

 

B. Persiapan

1. Workshop Nilai Pancasila:Gelar workshop untuk memahamkan pelajar tentang nilai-nilai Pancasila.

2. Identifikasi Bakat: Lakukan penilaian bakat seni pelajar dan sesuaikan dengan tema yang dipilih.

3. Pengumpulan Materi: Kumpulkan materi seni yang akan ditampilkan, seperti skrip, musik, tari, atau seni visual.

 

 C. Pelaksanaan

1. Rehearsal: Lakukan latihan secara rutin untuk memastikan keselarasan dan kekompakan tim.

2. Pentas Seni: Gelar acara pentas seni dengan melibatkan seluruh siswa dan guru.

3. Interaksi dengan Penonton:Ajak penonton untuk berpartisipasi dan meresapi nilai-nilai Pancasila dalam pertunjukan.

 

D. Evaluasi

1. Refleksi Bersama: Adakan sesi refleksi bersama untuk mengevaluasi kegiatan dan pembelajaran yang diperoleh.

2. Feedback:nMintalah feedback dari guru, siswa, dan pihak terkait untuk perbaikan di masa mendatang.

 

III. Materi Pembelajaran

A. Nilai-nilai Pancasila

1. Ketuhanan Yang Maha Esa

   - Penta Tattwa: Keberagaman keyakinan agama.

   - Tolak intoleransi.

 

2. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

   - Keberagaman sosial dan budaya.

   - Menjauhi prasangka dan diskriminasi.

 

3. Persatuan Indonesia

   - Semangat gotong-royong.

   - Menjaga keutuhan bangsa.

 

4. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan

   - Partisipasi dalam pengambilan keputusan.

   - Menghormati pendapat orang lain.

 

5. Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

   - Pemberdayaan masyarakat.

   - Solidaritas dan keadilan.

 

 IV. Materi Tambahan

1. Sejarah Pentas Seni Indonesia:Memahami peran seni dalam sejarah dan budaya Indonesia.

2. Teknik Seni Berbagai Bidang: Informasi dan panduan praktis dalam berbagai bidang seni yang akan dipertunjukkan.

 

V. Sumber Daya

1. Mentor Seni:Libatkan guru seni atau profesional seni sebagai mentor.

2. Tempat Pertunjukan: Persiapkan tempat yang sesuai untuk pentas seni.

3. Perizinan:Pastikan mendapatkan izin dari pihak sekolah dan orang tua.

 

VI. Penutup

Dengan mengimplementasikan modul ini, diharapkan para pelajar tidak hanya meningkatkan pemahaman terhadap nilai-nilai Pancasila, tetapi juga mampu mengekspresikan dan mengaplikasikan nilai-nilai tersebut melalui seni. Pentas seni di SMA menjadi sarana pembentukan karakter yang kreatif dan bermakna dalam membangun kepribadian Pancasila.

 

Ronaldo Rozalino

READ MORE - Modul Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) - Pentas Seni di SMA
Coach RR
Materi: Kearifan Lokal Seni dan Budaya dalam Kegiatan P5 Kurikulum Merdeka

Pendahuluan:
Kearifan lokal seni dan budaya memiliki peran penting dalam Kurikulum Merdeka, khususnya pada kegiatan P5 (Pembelajaran Pengetahuan dan Keterampilan). Pemahaman dan pengaplikasian kearifan lokal ini tidak hanya memperkaya pengalaman belajar, tetapi juga mendorong keberagaman dan memupuk rasa cinta tanah air.

Definisi Kearifan Lokal:
- Kearifan lokal merujuk pada pengetahuan, nilai-nilai, dan praktik-praktik tradisional yang diwariskan dari generasi ke generasi di suatu daerah atau masyarakat tertentu.
- Dalam konteks seni dan budaya, kearifan lokal mencakup seni rupa, musik, tari, sastra, dan berbagai aspek kebudayaan lainnya.

Tujuan Integrasi Kearifan Lokal dalam P5:
1. Pemahaman Identitas Budaya:
   - Mengenalkan siswa pada warisan budaya dan seni lokal untuk memahami identitas dan kekayaan kultural bangsa.

2. Pengembangan Kreativitas:
   - Mendorong siswa untuk mengapresiasi dan menggali inspirasi dari seni tradisional dalam kegiatan berkreasi.

3. Pengayaan Pengalaman Belajar:
   - Menyediakan pengalaman belajar yang beragam dan relevan dengan realitas sosial dan budaya siswa.

Metode Pembelajaran:
- Pembelajaran Aktif:
  - Melibatkan siswa dalam kegiatan praktik, seperti membuat karya seni, menyanyikan lagu daerah, atau menari tarian tradisional.

- Proyek Kolaboratif:
  - Mendorong siswa untuk berkolaborasi dalam proyek seni dan budaya yang memanfaatkan kearifan lokal mereka.

Contoh Kegiatan P5:
1. Seni Rupa:
   - Membuat lukisan atau karya seni yang terinspirasi oleh motif-motif tradisional lokal.

2. Musik dan Tari:
   - Belajar memainkan alat musik tradisional atau menari tarian daerah dengan bimbingan guru atau ahli seni lokal.

3. Sastra Daerah:
   - Membaca, menganalisis, dan menulis karya sastra dengan tema lokal untuk menggali kekayaan sastra daerah.

Evaluasi:
- Portofolio Kreatif:
  - Siswa menyajikan hasil karyanya dalam bentuk portofolio kreatif yang mencerminkan penggunaan kearifan lokal.

Kesimpulan:
Integrasi kearifan lokal dalam kegiatan P5 Kurikulum Merdeka tidak hanya membangun keterampilan seni dan budaya, tetapi juga mengembangkan karakter siswa yang mencintai dan melestarikan warisan budaya bangsa.

Semoga materi ini dapat memberikan panduan dalam mengimplementasikan kearifan lokal dalam kegiatan P5 Kurikulum Merdeka.

Salam Kurikulum Merdeka 
Salam Seni Budaya

Ronaldo Rozalino, S.Sn.,M.Pd
*CGP Angkatan 10 Kab. Kuansing, Riau
*Guru Seni Budaya SMAN 1 Sentajo Raya
*Wakil Ketua IGI Kab. Kuansing
*Ketua Komisi Seni Budaya Islam MUI Kab. Kuansing
*Ketua Lembaga Seni Budaya PD Muhammadiyah Kab. Kuansing 
*Sekretaris DKC Kuantan Tengah

READ MORE - Materi: Kearifan Lokal Seni dan Budaya dalam Kegiatan P5 Kurikulum Merdeka
Coach RR
Pelajari Diri Sendiri Untuk Menentukan Cara Mencapai Cita Cita (Ketahui Potensi Diri)
Helmaheri, M.Pd
Kepala SMAN 1 Sentajo Raya
Kab. Kuansing, Riau

Amanat pembina upacara, 
Senin, 6 November 2023
Di Halaman Upacara sekolah.


Bismillah.
Alhamdulillah puji syukur kepada Allah diberikan keteduhan. Shalawat untuk Nabi Muhammad. Semoga mendapat syafaatnya. 

Apresiasi kelas XII IPS 1 sebagai pelaksana upacara sama sama kita apresiasi. Telah melaksanakannya walaupun perlu ada perbaikan untuk kedepannya. 
Jadikan kekurangan yang dilakukan menjadi pembelajaran bukan untuk membuly antara kita. 

Belajar dari lampu pijar seperti Thomas Alva Edison. Sempat dipulangkan kerumah karena sulit diajar. Namun disekolah selalu banyak bertanya. Sekolah belum mendeteksi bagaikan kelebihannya.

Oleh gurunya disampikan kepada orang tuanya karena sulit diajar dan terlalu banyak bertanya. Sehingga dirumah Thomas Alva Edison diajar dirumahnya oleh orang tuanya. 


Termenung Beliau melihat batu yang berlubang karena tetesan air yang ditetesan terus menerus. Sehingga belajar dengan motivasi. 

Beliau menemukan bola lampu selama 48 jam. Sehingga mendapat gelar penemu lampu pijar didunia.

Potensi yang diberikan Allah. Semuanya bisa dimanfaatkan. Kita semua memiliki potensi akademis dengan belajar yang sungguh sungguh. Dan bila non akademis akan kelihatan bila dilakukan secara serius. 

Maksimal kekurangan dan manfaatkan potensi kita semua.
Sehingga bisa memaksimalkannya sehingga bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi yang diharapkan. 

Program pemerintah adalah bagaimana selesai SMA melanjutkankan dengan kuliah. Adanya beasiswa dari pemerintah. Yang utama dengan literasinya bagus.

Ada pengalaman yang modalnya bisa azan dan imam bisa menjadi peluang melanjutkan kuliah dengan beasiswa yang diberikan di perguruan tinggi. 

Begitu mudahnya zaman sekarang untuk sekolah namun perbedaannya dengan kemauan belajarnya. Mari kita tingkatkan motivasi belajar kita semua .

Pemerintah Provinsi Riau dengan melaksanakan program AI dengan 9000 tenaga ahli IT untuk saat ini sampai tahun 2035. 
yaitu yang dipersiapkan adalah siswa siswi saat ini. 
Pemprov Riau menjalin hubungan dengan perguruan tinggi di Jerman. 

Mari gali potensi diri kita. Sehingga punya prestasi.


Laporan 
Ronaldo Rozalino, S.Sn.,M.Pd
Humas dan Koordinator Seni SMAN 1 Sentajo Raya
READ MORE - Pelajari Diri Sendiri Untuk Menentukan Cara Mencapai Cita Cita, Helmaheri, M.Pd (Kepala SMAN 1 Sentajo Raya)

My Facebook

Best Friend

Bisnis Online Succes (BOS)

Blog Profesional

BP Grup

BP Grup
British Propolis

Kontak Whats Up (WA)

Kontak Whats Up (WA)
085363554777