Welcome My Blog

Tampilkan postingan dengan label Islami. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Islami. Tampilkan semua postingan
Coach RR
JIKA AKU MENULIS KEBAIKAN BUKAN BERERTI DIRI INI TELAH BAIK

Goresan ini saya buat siang ini setelah pagi tadi diskusi dengan teman - teman, serta melihat beberapa status di beranda yg seolah-olah menampar diri ini,  seakan mengatakan bahwa  diri ini sok suci,  sok alim dll terkait tulisan yg di share di WA dan sebagainya. 

Aku menulis tentang kebaikan,  bukan berarti aku sudah ahli di dalamnya. Meski aku sedang berusaha untuk menyelaminya.

Aku memposting tentang nasihat,  bukan berarti aku sudah hebat
Karena sampai kapan pun aku akan tetap memerlukan kan nasihat orang lain.

Aku mengingatkan kita Akan akhirat, bukan berarti aku telah dipastikan akan tenteram disana
Meski sampai nanti aku akan tetap berusaha untuk meraihnya.

Aku tidak akan takut orang menilaiku buruk Hanya baik diluar atau apapun itu kata mereka Selalu menasihati padahal diri ini juga masih belum baik. Ya, akan selalu ada orang yang akan berfikiran seperti itu.

Itu bukanlah masalah, Karena itu juga tak sepenuhnya salah.
Sebab apa yang ku ucap dan apa yang ku tulis adalah juga sebagai pengingat untuk diri sendiri.

Sedang yang lebih menakutkan aku adalah, Saat orang lain telah menilaiku baik tanpa cela, Ahli ibadah dan sebagainya, Sedangkan aku masih sangat jauh untuk mendapatkannya

Aku hanyalah manusia biasa
Makhluk ALLAH yang juga melakukan salah juga dosa.

Apa yang aku katakan adalah apa yang memang sudah Allah perintahkan. Setidaknya untuk menyampaikan apa yang harus disampaikan.

Seperti yang sudah disampaikan oleh Nabi Muhammad SAW

“Sampaikanlah dariku walau hanya satu ayat.” (HR. Bukhari)

Untukmu disana, menulislah untuk apapun yang ingin kamu tulis, meski itu hanya kau sendiri yang mampu memahaminya. Dan sampaikanlah apa yang seharusnya disampaikan,
meski kau juga sedang belajar untuk menerapkannya.
Mohon maaf 🙏 
Penulis; Dr. Khairul Fitrah

Repost H. Ronaldo Rozalino, S.Sn.,M.Pd
READ MORE - JIKA AKU MENULIS KEBAIKAN BUKAN BERERTI DIRI INI TELAH BAIK
Coach RR
Rasulullah mengajak kita untuk meninggalkan satu peperangan, satu perjuangan atau satu jihad yang kecil untuk dilatih melakukan satu perjuangan yang besar yaitu jihad melawan nafsu.
Orang yang berperang melawan nafsu ini nampak seperti duduk-duduk saja, tidaklah sesibuk orang lain, tetapi sebenarnya sedang membuat kerja yang besar yaitu berjihad melawan nafsu.
Melawan hawa nafsu atau mujahadatun nafsi sangat susah.

Mungkin kalau nafsu itu ada di luar jasad kita dan bisa kita pegang, mudahlah kita menekan dan membununhnya sampai mati. Tetapi nafsu itu ada di dalamdiri kita, mengalir bersama aliran darah dan menguasai seluruh tubuh kita. Karena itu tanpa kesadaran dan keamuan yang sungguh-sungguh kita pasti dikalahkan untuk diperalat sekehendaknya. Nafsu jahat dapat dikanal melalui sifat kejidan kotor yang ada pada manusia. Dalam ilmu tasawuf, nafsu jahat dan liar itu dikatakan sifat mazmumah.

Di antara sfat-sifat mazmumah itu ialah: sum'ah, riya', ujub, cinta dunia, gila pangkat, gila harta, banyak bicara, banyak makan, hasad, dengki, egois, dendam, buruk sangka, mementingkan diri sendiri, pemarah, tamak, serakah, bakhil, sombong dan lain-lain. Sifat itu melekat pada hati seperti daki melekat pada badan. Kalau kita malas menggosok sifat itu akan semakin kuat dan menebal pada hati kita. Sebaliknya kalau kita rajin meneliti dan kuat menggosoknya maka hati akan bersih dan jiwa akan suci dan semoga Allah akan mempermudah kita dalam mengendalikan hawa nafsu.By:afry.anto.9
READ MORE - Mari Berjihad
Coach RR
Shalat Tarawih merupakan shalat sunnah yang dilaksanakan pada bulan Ramadan. Setiap kali masanya tiba, berduyun-duyun masjid menjadi penuh selepas waktu Isya. Namun apa sebetulnya manfaat dan janji Allah yang dimaktubkan dalam Shalat Tarawih?
Sebuah hadits diriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib R.A, bahwa suatu hari Rasullullah SAW ditanya oleh sahabatnya, tentang keistimewaan shalat tarawih pada bulan Ramadan. Maka Rasullullah SAW bersabda; Siapa yang melaksanakan shalat tarawih pada :

Malam ke-1:
Terlepaslah ia dari dosa-dosanya seperti ketika ia baru dilahirkan oleh ibunya.
Malam ke-2:
Allah swt memberi pengampunan kepadanya dan kepada kedua orang tuanya jika keduanya mukmin (orang yang beriman)
Malam ke-3:
Malaikat berseru dari bawah Arsy ; mulailah beramal semoga allah swt mengampuni dosa-dosamu yang telah lalu.
Malam ke-4:
Mendapatkan pahala sama dengan pahala membaca Taurat, Injil, Zabur, dan Al-Furqon (al Quran)
Malam ke-5:
Allah memberi pahala kepadanya seperti pahala orang yang shalat di Masjid Alharam (masjidil haram) di Makkah,masjid Nabawi di Madinah dan masjid Al Aqsha di Palestina.
Malam ke-6:
Allah akan memberi pahala seperti pahala orang yang tawaf di-baitul mamur, dan batu-batu serta tanah liat memohonkan ampun untuknya. (subhanallah sungguh luar biasa, batu dan tanah yang kita injak selama ini,ternyata bisa memintakan ampunan kepada Allah untuk kita).
Malam ke-7:
Seakan-akan dia berjumpa nabi Musa a.s kemudian menolongnya dari Kerajaan Firaun dan Hamman.
Malam ke-8:
Allah memberikan kepadanya, apa yang pernah Allah berikan kepada Nabi Ibrahim a.s
Malam ke-9:
Dia menjadi seperti seorang hamba Allah yang beribadah kepadanya seperti ibadahnya seorang nabi.
Malam ke-10:
Allah memberikan anugerah kepadanya,berupa kebaikan dunia dan kebaikan akhirat.
Malam ke-11:
Maka ia akan meninggal dunia dalam keadaan seperti bayi yang baru lahir (meninggal dengan tanpa membawa dosa /husnul khotimah)
Malam ke-12:
Pada Hari Kiamat, Anda akan bangkit dengan muka cemerlang seperti bulan.
Malam ke-13:
Pada Hari kiamat, Anda akan bebas dari ketakutan yang membuat manusia sedih.
Malam ke-14:
Para malaikat memberi kesaksian shalat tarawih anda, dan Allah tidak menghisab anda lagi.
Malam ke-15:
Anda akan menerima shalawat dari para malaikat, termasuk malaikat penjaga Arsy dan Kursi.
Malam ke-16:
Anda akan mendapat tulisan “Selamat” dari Allah, anda bebas dari surga, dan lepas dari neraka.
Malam ke-17:
Allah akan memberi pahala kepada anda sesuai pahala para nabi.
Malam ke-18:
Malaikat akan memohon kepada Allah agar anda selalu mendapat restu.
Malam ke-19:
Allah akan mengangkat derajat anda ke Firdaus (surga yang tinggi)
Malam ke-20:
Diberikan pahala kepada anda sesuai pahala para syuhada dan shalihin.
Malam ke-21:
Allah akan membuatkan sebuah bangunan dari cahaya untuk anda disurga.
Malam ke-22:
Anda akan merasa aman dan bahagia pada hari kiamat, karena Anda terhindar dari rasa takut yang amat sangat.
Malam ke-23:
Allah akan membuat sebuah kota untuk Anda di dalam surga.
Malam ke-24:
Allah akan mengabulkan 24 permohonan Anda selagi Anda masih hidup di dunia.
Malam ke-25:
Anda akan bebas dari siksa kubur.
Malam ke-26:
Allah akan derajat amal kebaikan Anda sebagaimana derajat amal kebaikan Anda selama 40 tahun.
Malam ke-27:
Anda akan secepat kilat bila melewati Siratalmustakim nanti.
Malam ke-28:
Anda akan dinaikkan 1.000 kali oleh Allah di dalam surga kelak.
Malam ke-29:
Allah akan memberi pahala kepada Anda seperti Anda menjalani ibadah haji 1.000 kali yang diterima Allah.
Malam ke-30:
Allah menyuruh kepada Anda untuk memakan semua buah di surga, minum air kausar, mandi air salsabila (air surga), karena Allah Tuhan Anda, dan Anda hamba Allah yang setia. Source:www.facebook.com
READ MORE - Keistimewaan Shalat Taraweh

My Facebook

Best Friend

Bisnis Online Succes (BOS)

Blog Profesional

BP Grup

BP Grup
British Propolis

Kontak Whats Up (WA)

Kontak Whats Up (WA)
085363554777