Welcome My Blog

Tampilkan postingan dengan label Tulisanku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tulisanku. Tampilkan semua postingan
Coach RR








Jurnal Refleksi Dwi Mingguan Modul 3.3

Ronaldo Rozalino, S.Sn.,M.Pd

CGP Angkatan 10 Kab. Kuansing, Riau

SMA N 1 Sentajo Raya

 

 

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Saya menulis jurnal menggunakan model 4F (Facts, Feelings, Findings, and Future) selama refleksi dwi mingguan kali ini tentang Modul 3.3 Pengelolaan Program Yang Berdampak Positif Bagi Murid. Dr. Roger Greenaway membuat model ini. Saya akan menulis refleksi ini dalam empat bagian.

 

 

1.      Fact (Peristiwa)

Modul 3.3 adalah modul terakhir dalam program pendidikan dan pelatihan calon guru penggerak Angkatan 7. Seperti modul sebelumnya, kegiatan ini berlangsung selama dua minggu dan dimulai pada tanggal  20 Aguatus 2024. Modul 3.3 berisi informasi tentang bagaimana membuat program yang berdampak positif pada siswa. Materi tersebut mencakup pendekatan untuk menumbuhkan agency (kepemimpinan siswa) dengan suara (suara), pilihan (pilihan), dan kepemilikan (kepemimpinan). Selain itu, penting untuk melibatkan komunitas untuk membantu perkembangan kepemimpinan siswa.

 

Setelah mempelajari modul ini, saya berusaha semaksimal mungkin untuk mempelajari, memahami, dan menerapkan materi dalam modul 3.3 sebaik mungkin.Alhamdulillah, saya masih  memahami beberapa materi, terutama yang berkaitan dengan lingkungan yang mendukung pertumbuhan siswa di sekolah saya.

 

Pada ruang kolaborasi, saya berusaha mendengarkan dengan teliti dan berusaha mendapatkan informasi dengan fasilitator, bapak Rizki Ikhwan, S,Hum, dan teman-teman CGP dari kab. Kuansing melalui tanya jawab. Saat sesi ruang kolaborasi kedua berlangsung, kami dibagi menjadi tiga kelompok dan diminta untuk membuat program yang mempengaruhi siswa. Program-program ini juga melihat kekayaan sekolah dan memiliki kemampuan untuk meningkatkan kepemimpinan siswa melalui suara, keputusan, dan kepemilikan. Saya dan kelompok saya, yang terdiri dari Ibu Muliana, S.Pd, Pak Riffi Maulidri, M,Pd, Pak Agus Riyadi, SH. Bu Missuprianingsih, S,Sn CGP 10 kab. Kuansing, diminta untuk membuat program sendiri selama demonstrasi kontekstual tanggal 1-2 September 2024. Program yang akan digunakan dalam kehidupan nyata pada akhir modul 3.3.

 

Alhamdulillah Saya tidak mengalami kesulitan saat mempelajari modul 3.3 in dengan  pemahaman tentang materi ini.

 

 

2.      Feelings (Perasaan)

Ketika saya mengikuti pelajaran dalam modul ini, saya merasa sangat senang dan antusias. Modul ini tidak hanya memiliki materi yang menarik dan menantang, tetapi juga merupakan modul terakhir yang harus saya pelajari. Artinya, saya harus mempersiapkan diri untuk menerapkannya di ruang kelas atau di institusi pendidikan saya. Saya juga senang karena kegiatan PGP ini mengajarkan saya banyak hal baru dan ilmu.

 

Selain itu, ketika pertanyaan-pertanyaan yang muncul di benak saya dan saya merenungkan bagian mulai dari diri saya dapat terjawab dengan baik dan jelas, saya merasa senang dan tertarik. Ketika saya diminta untuk menyelesaikan tugas demonstrasi kontekstual, pembelajaran modul ini menjadi menarik. Tugas ini meminta CGP untuk membuat program sendiri. Program yang saya buat menggunakan media teknologi yang saya kuasai. Saya dapat merancang sebuah program dan melibatkan siswa di dalamnya, yaitu PEMBATIK , Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi Komunikasi dalam Pembelajaran Di Kelas Program Intrakurikuler di Kelas.

 

 

3.      Findings (Pembelajaran)

Saya belajar banyak dari modul ini, termasuk bahwa saat menyusun program, kita harus melihat kekuatan dan aset sekolah. Melibatkan siswa sebagai mitra dalam penyusunan sangat penting. Ini terjadi saat mereka memberikan suara, memilih, dan memiliki tanggung jawab atas pelaksanaan dan evaluasi program. Selain itu, penting bagi mereka untuk berpartisipasi dengan memberikan kesempatan untuk menyuarakan pendapat mereka dan menentukan pilihan mereka sehingga mereka dapat merasa terlibat dan mendapatkan manfaat dari program yang akan dibuat.

 

Guru harus belajar menciptakan lingkungan sekolah yang positif untuk menumbuhkan inisiatif siswa. Penting untuk mendapatkan dukungan dari komunitas dan semua pihak untuk menumbuhkan kepemimpinan siswa. Tahapan BAGJA dapat digunakan untuk mendorong perubahan dengan menambahkan elemen kepemilikan, suara, dan pilihan siswa.

 

Selain itu, saya memperoleh pengetahuan dan pengalaman baru selama proses pembelajaran modul ini. Pengalaman merancang program yang melibatkan siswa dan melaksanakannya dengan tahapan BAGJA adalah hal baru bagi saya. Menjadi Agensi Murid adalah fokus dari modul 3.3 ini.

 

 

4.      Future (Penerapan)

Saya ingin dapat menerapkan program yang telah saya buat dengan murid dalam modul ini. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kepemimpinan siswa dan menciptakan profil pelajar Pancasila. Selain itu, saya akan berbagi pengetahuan dan pengalaman saya dalam membangun program yang bermanfaat bagi siswa kepada rekan sejawat saya.

 

Salam Guru Penggerak

Guru Bergerak Indonesia Maju

Salam Literasi Digital
My Media Sosial Digital Ronaldo Rozalino
READ MORE - Jurnal Refleksi Dwi Mingguan Modul 3.3_Ronaldo Rozalino, S.Sn.,M.Pd_CGP Angkatan 10 Kab. Kuansing, Riau_SMA N 1 Sentajo Raya
Coach RR

Berat Langkahmu, Berat Di Timbangan Akhirat Kelak

Bismillah. 3 Minggu sudah dirimu (Violino Ridho Putra) bersama Papa (kami; Mama, Cello Yenroza Putra , Viola Utari Putri ) dirumah. Menikmati masa liburan ramadhan dan lebaran sambil berwisata (religi, edukasi, hiburan, kuliner).
Dengan itu semua menjadikan kamu lebih banyak belajar arti hidup mandiri, dan bersyukur kepada Nya.

Hari ini , kamu kami antar untuk kembali melanjutkan pembelajaran di pondok. Papa yakin itu berat Naak, untuk langkahkan kakimu kesana. Namun , yakinlah Naak, langkahmu yang berat hari ini. Akan memberatkan timbangan diakhirat kelak.

Naak, Ananda Violino Ridho Putra yang Papa banggakan. Terlihat matamu berkaca kaca ingin menangis ketika dirimu kami kembalikan di sana. Begitu juga Papa , berusaha kuat untuk menahan air mata ini. Untuk memandang wajahmu berlama lama tak kuat rasanya. Akhirnya Papa hibur dengan berkomunikasi dengan ustadz Ustadz dipondok.

Muliakan gurumu agar ilmu dan amalmu menjadi berkah. Teruslah belajar agama Allah, karena itu yang benar benar menyelamatkan dirimu dan keluargamu (orang tua) dari azab Allah. 

Papa yakin kamu kuat melalui itu semua. Jaga kesehatan, taati gurumu, aturan sekolah dan pondok. Jaga kesehatanmu selalu. Pesan Papa  belajar lah sebanyak banyak dari gurumu yang shaleh. Semoga kelak kamu sukses dan berhasil menerapkan ilmu yang didapat.

Buka bersama ketika ramadhan, beri'tikaf di masjid, membaca Qur'an, sedekah yang dilakukan. Amalkan nilai nilai itu untuk mensyukuri nikmat Allah yang begitu luas. Ingat pesan Papa ketika usai shalat Isya berjamaah. 

Selamat kembali kepondok Anandakku. Jalanmu masih panjang. Kami (Papa, Mama, Adek Adekmu, Nek Atuk) disini doakan dan dukung selalu. Papa sayang padamu Naak.
Ya Allah jaga ananda selalu dalam ridho dan Rahmat Mu. Aamiin

Papamu Yang Selalu Mendoakanmu
Ronaldo Rozalino 

#ViolinoRidhoPutra
#LiburTelahUsai
#KembaliBelajar
#PPSyafaaturasul
#MTS
#SantriMandiri
#TeruslahBerprestasi
#AllahMahaMenjaga
#AllahMahaKuasa
#AllahMahaBesar
#PapaMamaSayangBgVio

Klik https://www.facebook.com/1244110360/posts/pfbid0FC3PkQ63jEPCkRY2M8ZxJjkbwbtcurj5FDUmrvwe2EowUemvTqrfG9SGxcmRr1ykl/?mibextid=Nif5oz
READ MORE - Berat Langkahmu, Berat Di Timbangan Akhirat Kelak
Coach RR



Akan Di Kenang Tiba Masanya
Oleh: Ronaldo Rozalino 

Bismillah. Bagaikan roda yang terus berputar kadang diatas kadang dibawah. Demikianlah kehidupan ini. Ada masanya yang bergulir seiringnya waktu terus berjalan menuju penantiannya. 

Ada masa anak-anak, remaja dan dewasa. Proses perkembangan siklus manusia yang dinamis dan tidak statis. Hanya perlu sekali berjiwa humoris. Sambil tersenyum manis. Semoga teman-teman yang berjualan laris manis. Asyeek . Eeh Kemana nih ceritanya. 

Cerita Saya bersama ketiga regenerasi Rabbani, Insyaa Allah. Setiap Rabu dan Jum'at. Masa-masanya mengantar dan menjemput sekolah mereka bertiga, Ananda Violino Ridho Putra , Cello Yenroza Putra , Viola Utari Putri .

Momen ini sengaja diabadikan kelak menjadi saksi sejarah bagi mereka, yang akan diingat dan kenang. Berharap dan berdoa kelak menjadi ananda yang terbaik shaleh/hah dan senantiasa menjaga Agama Allah. Aamiin

Perbedaan usia mereka terpaut 3 tahun Abang beradik. Saling menyayangi diantaranya, terkadang ada riak-riak kecil , maklum saja mereka masa anak-anaknya yang masih mengedepankan ego masing-masing.

Sebagai Papanya, mengakui tegas, disiplin, bahkan kata anak-anak pemarah. Namun ketika sudah melebur dalam dunianya, seakan-akan mereka lupa. Kalau Papanya bukan yang dikira. Sisi lembut untuk mendidik, bukan menghardik. Sisi lucu untuk hal yang dituju. Sisi teman ketika mereka untuk mencari rasa nyaman.

Ketiga Ananda memiliki karakter dan hobi yang berbeda namun ada nilai kesamaan, aktif bergerak dirumah, kreatif menghasilkan karya sederhana, inovatif mengerjakan hal-hal yang mereka anggap baru di dunianya.

Dukungan, bimbingan, nasihat setiap waktu diberikan, itu  untuk kebaikan mereka. Papa dan Mamanya mengarahkan, tidak memaksa dan beri kebebasan namun bertanggung jawab. Ketika bermain android ada batasan batasan waktu. Kapan jam shalat, kapan jam makan, kapan istirahat dan kapan jamnya melakukan pekerjaan rumah untuk meringankan pekerjaan orang tuanya.

Bg Vio, Bang Cello, Dedek Ola buah hatiku bersama Istri, Yeyen Febrina . Insyaa Allah sebentar lagi akan merayakan hari pernikahan kami yang ke 14 tahun. Semoga Saya dan Istri menjadi pasangan Sakinah, Mawadah, Warohmah. Kelak dikumpulkan disurganya Allah. Aamiin

Ketiga anakku tak pernah Juara dikelasnya. Namun mereka sudah menjadi Juara di Hati kami berdua. 
Bagiku pintar secara otak tidak menjamin kesuksesannya kelak. Namun menjadi orang pintar itu harus dan perlu. Agar orang tidak memintari mintari kita. 

Nilai religius bagiku adalah yang utama bagi mereka bertiga. Untuk menjadi tameng kehidupan kelak mereka dewasa. Alhamdulilah, dirumahnya Shalat sudah menjadi bagian dari kebutuhan mereka, bukan sekedar lagi kewajiban. Terima Kasih ya Allah. Engkau berikan anak-anak yang memberi penyejuk hati kami. 

Shalat Subuhnya sudah di Masjid, shalat lima waktunya terbiasa di Masjid. Bahkan tanpa disuruh sudah bersiap diri untuk menunaikan shalat kerumah Allah. Maaf bukan untuk bermaksud apa-apa, hanya sedikit berbagi pengalaman sebagai orang tua. 

Untuk menjadi teladan bagi anak-anak. Jadilah teladan terlebih dahulu. Agar perkataan dan perbuatan dapat dirasakan sama anak-anak. Demikianlah kalau menyuruh anaknya shalat Subuhnya di Masjid . Orang tuanya harus membangunkannya untuk shalat.

Jujur saja siapa yang tidak mau anaknya pintar dan juara dikelasnya. Namun Saya sebagai orang tua tidak pernah memaksanya untuk itu. Mungkin saja kemauan belajar masih belum kuat. Bukannya tidak pintar namun ada masanya  

Walaupun Saya dan Istri guru, masih belum mampu mengantarkan mereka bertiga menjadi juara. Namun Anakku, Papa pastikan kalian sudah menjadi anak yang baik, ketika banyak anak-anak zaman now tidak lagi mengedepankan nilai adab, akhlak, karakter, sopan santun, etika. Astaghfirullah 

Hal itulah yang menjadi banyak anak-anak pintar menjadi sombong, angkuh, bahkan meremehkan gurunya. Dikarenakan otaknya yang di isi, namun minim nilai religius dalam hati dan jiwanya. Miris. .

Sebentar lagi Si Abang akan tamat MIM/SD. Saya serahkan penuh padanya. Tidak ada unsur pemaksaan dan kemauan orang tuanya. Alhamdulillah dengan mantap Bg Vio mengatakan akan melanjutkan ke Pondok Pesantren. 

Dedek Ola akan lanjutkan ke SD , dan Bg Cello akan naik tingkat kelas IV. Ketiga anak-anak disekolah swasta. Walaupun Papa Mamanya ngajar di sekolah Negeri. Bukan mengecilkan sekolah Negeri. Namun sebagai orang tua ingin memberikan pendidikan yang terbaik bagi anak-anaknya. 

Mengeluarkan biaya setiap bulan yang harus disiapkan. Itu konsekwensinya yang dikeluarkan. Walaupun disekolah negeri bisa gratis. Maaf, ini keputusan Saya dan Istri. Tak ada intervensi dari mana-mana. Silahkan artikan dan maknai sendiri.

Masa anak-anaknya akan segera berakhir. Bg Vio beranjak Remaja akan masuk SMP/MTS. Bg Cello sudah melihatkan bakat olah raganya. Dedek Ola sudah tak sabar mau masuk SD/MI. Sabar ya Nak. Waktu akan terus berjalan, Akan Di Kenang Tiba Masanya .

Semoga Berkenan

Ini Ceritaku di Sabtu ini.
At My Home
Kota Jalur, Teluk Kuantan, Riau, Indonesia
15 Januari 2022                    

Source: https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=10221034467831746&id=1244110360
READ MORE - Akan Di Kenang Tiba Masanya Oleh: Ronaldo Rozalino
Coach RR


Semua Butuh Proses. Hargailah!
Oleh: Ronaldo Rozalino 
Mahasiswa Pascasarjana Umsb 

Bismillah. Sebelum tulisan yang telah dibuat dimedia seperti FB, Website, android, laptop atau lainnya. Disusun akan menjadi buku yang Ber ISBN. Perlunya kurator, editor terdahulu. Dan ini perlu waktu. 

Perlunya pemahaman yang demikian. Bagi setiap penulis yang mau membukukan karyanya. Karena bila tidak bersabar dan tak tahu cara kerjanya. Pada akhirnya menyalahkan dan tak menghargai prosesnya. Maaf.

Memangnya buku dibuat asal jadi saja. Pahami sahabat. Saya belajar untuk ini pun perlu proses juga. Mengikuti kelas menulis yang berbayar dan gratis. Agar paham cara kerja bagaimana sebuah buku jadi dan sampai ketangan penulis. Miris saja.

Pernah terjadi ketika membuat antologi. Penulis ada yang tak mengerti sebuah proses. Bahkan sampai meremehkan. Ini namanya tak paham. Bahkan ada yang tak mau membayar buku hasil karya bersama. Miris saja.

Ketika ini sudah terjadi akan menjadi pengalaman kedepan. Karena menjadi penulis dan membukukannya tidak semudah yang dikira. Perlu waktu khusus untuk ini. Dan perlu berhati-hati dengan sifat penulis yang tak berkorban materi dan waktu. 

Buku yang dibuat akan menjadi sangat berharga dan bernilai. Bila buku tersebut diberikan apresiasi yang baik oleh seorang yang hebat. Seperti Rektor, Gubernur, Bupati, Kepala Dinas, Bahkan penulis hebat lainnya. Sepakat ya?

Alhamdulillah beberapa buku yang saya kuratori dan editori. Diberikan kata sambutan oleh Rektor, Kepala Dinas, Ketua PGRI, dan pengampu kebijakan. Dan ini tentunya akan menjadi kebanggaan dan kebahagiaan bagi penulisnya. 

Dan untuk itu maka hargailah dengan membeli bukunya. Bukan meminta gratis. Agar penulis bisa lebih semangat lagi berkaryanya. Dan hasil dari penjualan buku itu bisa menjadi modal kembali untuk berkarya.

Terkadang miris saja. Proses yang panjang membuat buku ini. Setelah buku selesai buku itu diminta gratis. Kapan mau menghargai sebuah ilmu sahabat?
Lain hal ceritanya bila buku itu diberikan dari penulisnya ke orang yang berjasa bagi kehidupannya. Sebagai ucapan terima kasih telah mendukung dan mendoakannya. Masyaa Allah.

Menulis pekerjaaan keabadian. Karena dengan menulis semua hal yang tak tahu menjadi tahu. Dengan menulis juga membaca. Akan membangun peradaban lebih beradab dan beretika. Menulislah agar hidup semakin berarti dan bermakna. Dan jangan mati sebelum menulis buku. 

Sahabat. Proses membuat buku dari tulisan-tulisan yang dikumpulkan berhari-hari dan berbulan. Sungguhlah panjang!  Hargailah dengan membelinya. Jangan menjadi manusia gratisan. Ilmu itu mahal bagi yang tahu menghargainya. Salam Damai

Ronaldo Rozalino 
(Writerpreneur, Teacherpreneur, Owner Leader Jembatan Merah, Composser, Arranger)
READ MORE - Semua Butuh Proses. Hargailah! Oleh: Ronaldo Rozalino Mahasiswa Pascasarjana Umsb
Coach RR



Guru "Go Blog" Berkarya Literasi Era Pandemi
Mahasiswa Pascasarjana Universitas Muhammadiyah
UM Sumatera Barat
Bismillah. Mengenal platform blog (blogspot) sejak 2007. Sekitar 13 Tahun yang lalu menuangkan tulisan apa saja. Yang terpenting apa yang teringat langsung dituliskan. Membudayakan untuk literasi (menulis dan membaca) ketika itu.
Seiring berjalan waktu sebagai pendidik (guru). Begitu dekat dengan literasi. Sehingga Sayapun berusaha mendisplinkan diri untuk menulis dan membaca setiap hari. Mengajak peserta didik (siswa) juga memiliki blog sebagai sarana pembelajaran berbasis IT.
Dimaklumi saja saya bukan dasar jurusan bahasa dan sastra. Hanya bermodalkan kemauan dan keingintahuan. Karena bagi saya kalau untuk bisa menulis harus banyak membaca. Akhirnya budaya itu terus di tingkatkan. Maaf ya sahabat. Yuk sama-sama belajar. Jazakallah
Bahasa tulisan Sayapun masih tahap belajar terus. Maafkan bila tulisan yang tertuang belum seindah sastrawan dan penulis yang hebat. Hanya saja sebagai makhluk pembelajar tak berputus asa. Untuk belajar dengan orang-orang hebat dibidang literasi.
Berawal dari bergabung dikomunitas media guru dan komunitas Literasi di Indonesia. Sampai menginisiasi membentuk forum Literasi Kuansing (FOLIKU) dan saya sebagai ketuanya. Dan mengikuti pelatihan kelas menulis online (berbayar dan gratis). Alhamdulillah
Kemudian dilanjutkan dengan menuliskan hal-hal yang menarik di media blog yang saya miliki, ronaldorozalino.blogspot.com (sejak 2007). Konten isi blongnya dari pendidikan, seni, budaya, bisnis, agama, motivasi dll. Hal ini saya lakukan untuk berbagi. Semoga saja bisa memberikan motivasi dan inspirasi banyak orang. Barakallah Fiikum.
Menjadi guru Go Blog era Pandemi adalah pilihan yang tepat. Sebagai sarana berinovasi dalam pembelajaran daring. Didalam blog bisa meng-upload tugas, materi, video, gambar dll. sehingga sangat lengkap digunakan.
Sempat blog yang Saya miliki vakum beberapa tahun. Dikarena faktor teknis dan kejenuhan yang melanda. Ketika Pandemi melanda negeri ini. Budaya nge blog kembali bangkit. Lalu kembali menjadi blogger (guru nge blog).
Adalagi blog yang dibuat ketika bergabung bersama MediaGuru dan Gurusiana, yaitu ronaldorozalino.gurusiana.id. Didalam blog sempat menulis sampai hari ke 160 , menulis tanpa henti setiap hari. Untuk mendisiplinkan diri dan menjaga waktu agar terbiasa menulis.
Namun maaf sahabat. Blog itu (ronaldorozalino.gurusiana.id) pun kini sudah jarang update. Bahkan tak dikunjungi pemiliknya. Karena hal teknis yang tak dapat disebutkan disini. Banyak tulisan-tulisannya dipindahkan ke blog yang sudah berusia lama (ronaldorozalino.blogspot.com).
Kenapa saya menjadi guru Go Blog? Jawabannya, untuk berbagi keilmuan, informasi, meraih berkah karena bagian dari sedekah ilmu. Yang bila diamalkan bagi pembaca akan mengalir pahalanya untuk penulis. Sepakat ya?
Untuk menulis dalam blog tentunya punya ide, konsep, kreatifitas dulu. Bukan sekedar menulis namun tak tahu dan bingung apa yang harus dituliskannya. Saya membudayakan membaca beragam tulisan para sahabat blogger Indonesia.
Karena mustahil untuk bisa menulis namun minim untuk membaca karya orang lain. Yakinlah itu membuat kita sulit menulis. Bahkan seorang penulis hebat mengatakan, penulis yang baik adalah pembaca yang baik.
Ayo budayakan membaca
Ayo budayakan menulis
Budayakan literasi dinegeri ini
Agar menjadi negeri yang bermartabat berbudaya berkarakter dan penuh wibawa.
Di awal tahun ini rencanakan untuk membuat buku solo dan antologi. Tuliskan apa yang dilihat dan rasakan. Menuliskan dengan hati menulis tanpa ada tekanan. Menulis dengan melepaskan diri dari kebohongan. Menulis agar hidup terasa hidup. Dan jangan mati sebelum menulis buku. Silahkan hubungi saya untuk menerbitkan buku karya Anda.
Guru Go Blog Go Nasional
Bismillah. Allahu Akbar
Photo sambil menunggu "Ibu Negara" selesai tulisan sederhana ini. Semoga Berkah. Salam Santun.
READ MORE - Guru "Go Blog" Berkarya Literasi Era Pandemi Oleh: Ronaldo Rozalino Mahasiswa Pascasarjana Universitas Muhammadiyah UM Sumatera Barat
Coach RR


Pujian Tidak Jujur
Bismillah. Jika engkau mendengar orang lain memujimu dengan hal-hal yang tidak ada pada dirimu, maka engkau tidak bisa merasa aman dari celaannya kepadamu dengan hal-hal yang tidak ada pada dirimu, wahb bin Munnabih berkata.
Kamu luar biasa ya. Kamu hebat ya. Kamu segalanya yaa. Terkadang ini pujian-pujian yang datang dari siapa saja. Untuk itu kita harus hati-hati dengan pujian yang ditujukan kepada kita.
Sesungguhnya pujian itu hanya milik-Nya. Sebagai manusia yang dhaif'. Tak luput salah dan dosa. Dengan memperbanyak amal kebaikan. Akan mengurangi dan menutupi kekurangan yang dimiliki.
Tetap waspada pada orang yang terlalu memuji. Pada akhirnya pujian yang selama dilayangkan menjadi ujaran kebencian. Ini pengalaman penulis. Ketika bergaul selama hidup. Berteman perlu berhati-hati menjaga lisan.
Selalu memuji berlebihan ketika ada hal yang dicapai. Ketika ada hal yang tidak disukanya. Dengan ringan dan tak berfikir panjang berlatar kasar, dan merendahkan. Bahkan ujungnya mengancam. Ini hal yang perlu berhati-hati dengan orang seperti ini. Astaghfirullah.
Bergaul dengan yang menerima kita apa adanya. Namun tidak ada apanya. Akan menjadikan pergaulan kita menjadi aman, tentram, nyaman, penuh kedamaian. Terhindar dari kemunafikan. Insyaa Allah berkah.
Biarlah pujian hanya untuk Allah SWT. Walaupun ingin memuji jangan berlebihan. Sesuaikan dengan kemampuan orang lain. Pada akhirnya perjalanan pertemanan semakin Rahmat dan ridho-Nya. Salam Damai.
READ MORE - Pujian Tidak Jujur Oleh: Ronaldo Rozalino
Coach RR


Ketika Menjadi Ayah
Bismillah. Suatu saat nanti jangan katakan kepada mereka (anak-anak kita).Pergilah sholat Naak, kalau tidak kamu akan masuk neraka. Tapi katakanlah kepada mereka. Ayo sholat bersamaku yuuk Nak. Semoga kita masuk surga bersama-sama. Karena Ayah adalah sosok yang menjadi panutan bagi anak-anaknya.
Ayah (Bapak, Papa, Anak Dadi, Father) atau lainnya. Sosok yang selama ini senantiasa melindungi, menyayangi, menjaga keluarga. Ibu, saya dan saudara kandung. Adalah orang yang diberikan nafkahnya.
Datuk Vicella (Papaku/Ayahku) adalah tarbiyah (pendidikan) pertama yang diberikan pada anak-anaknya. Ketika kecil diajarkan untuk menjadi pribadi yang memiliki rasa ingin tahu. Dan itu berawal dari proses membaca buku bacaan anak-anak.
Budaya Literasi (membaca dan menulis) sejak dini telah dibudayakan oleh Ayah. Karena Ayahku sudah sejak 1982 (39 tahun yang lalu) memiliki toko buku. Secara kebetulan saya pun membaca buku-buku bacaan ketika itu.
Membiasakan hal-hal yang baik sejak dini itu penting. Dengan mendirikan Sholat didepan anak-anak akan mempengaruhi perilakunya. Saat kecil saya sering diajak ke Masjid Istiqlal Jakarta ketika hari Jum'at. Karena toko Ayah dekat masjid itu. Alhamdulillah.
Masjid Istiqlal yang luas dan terbesar di Asia. Sangat bangga sebagai muslim di Indonesia. Muslim terbesar di dunia. Namun era ini Islam sedang dalam ujian Allah SWT. Semoga Wabah Pandemi segera berlalu, dan pemimpin kita saat ini diberikan hidayah Allah. Allahu Akbar.
Kebiasaan menunaikan shalat sejak kecil yang dilatih orang tua. Saya lakukan kepada ananda
Violino Ridho Putra
,
Cello Yenroza Putra
,
Viola Utari Putri
. Setiap waktu shalat sengaja saya ajak rumah Allah. Agar kelak dewasa mereka bisa menjadi pemakmur rumah Allah. Insyaa Allah. Aamiin
Memakmurkan masjid adalah perintah Allah untuk kaum Adam. Karena nilai berjamaah lebih besar yaitu 27 kali. Dibanding shalat sendiri. Masyaa Allah.
Semoga anak keturunan kita semua. Tetap terus menjaga Agama Allah. Dengan Istiqamah mendirikan shalat di Masjid. Salam Damai
READ MORE - Ketika Menjadi Ayah Oleh: Ronaldo Rozalino
Coach RR


Benarkah?
Bismillah. Menjalani hidup dengan penuh kehati-hatian. Menjaga akidah dan tauhid secara benar. Agar ibadah yang ditunaikan tidak melenceng dari koridor agama Allah.
Ibadah yang ditegakkan pun tak terlepas dari hati yang tulus dan ikhlas. Menjauhi diri dari riya' dan ujub. Semoga Allah menjaga ibadah kita semua. Terus berusaha secara kontinuitas untuk belajar menjadi pribadi yang diridhoi.
Ketika ibadah yang jalankan dengan nilai keihlasan. Rezeki pun akan mengalir dan tak terputus. Demikian janji Allah dalam firman-Nya.
Allah takkan membiarkan hambanya yang daif' untuk terus menjaga nilai-nilai Agamanya. Hanya saja terkadang kita banyak lalai dalam mengingat-Nya. Disinilah bagaimana diri menyadari apakah yang telah dikerjakan sesuai yang diperintahkan Allah.
Bukan sekedar beribadah namun minim ilmu. Karena ibadah tanpa ilmu. Itu sama saja tidak ada faidahnya. Hanya bergerak dan beraksi namun tak diasah ilmu Agama yang diberikan Allah. Islam rahmatan Lil alamiin.
Belajar Agama (konteks Islam) adalah wajib bagi setiap muslim. Namun dengan minimnya pelajaran agama disekolah yang hanya beberapa jam. Seyogyanya ditambah dengan duduk belajar dimajlis ilmu yang ada di Masjid atau pengajian.
Bila secara pemahaman Agama sudah baik dan berkualitas. Insyaa Allah akan mampu dengan bijak menghadapi dunia yang penuh ujian dan hambatan. Allah sangat senang dengan hambanya yang terus belajar mengenai akhiratnya.
Kejarlah akhirat maka dunia akan mengikuti. Insyaa Allah kita semua terjaga dari kezaliman yang tak terkira.
Salam Damai.
READ MORE - Benarkah? Oleh: Ronaldo Rozalino
Coach RR





I Love Jenna Coffe
Oleh: Ronaldo Rozalino
Bismillah. Teman setia ketika membaca buku favorit adalah kopi. Kopi terbaik yang biasa menemani diriku yaitu Coffe Jenna. Kopi rempah yang nikmat dan penuh energi.
Saya yakini sejak meminum kopi ini. Daya tahan tubuh semakin bertambah. Dengan aktifitas yang padat. Kekuatan untuk menjaga badan sungguh terasa. Masyaa Allah.
Sejak berkenalan dengan sahabat, Ust. Muhaimin, S.Pd.I, sesama peserta pelatihan Temu Pengusaha Mengembangkan Tanpa Riba (MTR) di kota Pekanbaru, Riau. Saya pun direkomendasikan kopi Jenna ini.
Sempat sahabatku ini bersilaturahmi kekediaman. Untuk saling komunikasi mengenai mengembangkan bisnis syariah. Ketika itu tertarik dan mencobanya. Kemudian saya merasakan kedahsyatan kopi rempah ini
Testimoni pun berdatang dari orang tua, Istri, keluarga dan sahabat. Usai meminum kopi ini rasa ngantuk hilang dan tertahan kata Nek Vicella (Bundaku). Demikian Istri bila ada pekerjaan dimalam hari untuk sekolahnya. Siap sedia minum kopi ini.
Bahkan sahabat yang telah mengantarkanku untuk berkuliah ke kampus tercinta
Pascasarjana Umsb
. Mengatakan kopi Jenna ini mantap sekali Broo. Biasanya jam siang ini saya mata terasa lelah dan sedikit capek-capek. Namun sejak minum kopi membawa mobil tak terasa itu semua. Alhamdulillah.
Kedua orang tuaku pun merasakan kedahsyatan manfaat kopi Jenna ini. Alhamdulillah banyak memberikan kebaikan. Didalam setiap seduhan kopi bernilai keberkahan. Masyaa Allah.
Dan juga sama-sama sahabat ketahui. Kopi Jenna ini sudah saya berikan pada Rektor Muda Mileneal yang luar biasa Bapak Dr.
Riki Saputra
, MA. Walaupun testimoninya belum diberikannya. Insyaa Allah menambah energi untuk beraktifitas untuk orang no 1 di Universitas Muhammadiyah
UM Sumatera Barat
. Semoga. Aamiin Allahuma Aamiin.
Terima Kasih buat sahabat semua yang telah memberikan apresiasi disetiap tulisan sederhana saya. Terus menulis berkarya literasi menggapai ruang keabadian. Salam Damai
Bagi sahabat yang minat Kopi Jenna ini. wa saja kesini wa.me/6285363554777
Buktikan kedahsyatan dan nilai keberkahannya
READ MORE - I Love Jenna Coffe Oleh: Ronaldo Rozalino

My Facebook

Best Friend

Bisnis Online Succes (BOS)

Blog Profesional

BP Grup

BP Grup
British Propolis

Kontak Whats Up (WA)

Kontak Whats Up (WA)
085363554777