Welcome My Blog

Tampilkan postingan dengan label Buku Solo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Buku Solo. Tampilkan semua postingan
Coach RR
Perjuangan dan Pencapaian Dalam Berproses Literasi 
(Catatan Akhir Tahun 2020)
Oleh: Ronaldo Rozalino 
Mahasiswa Pascasarjana Umsb 

Bismillah. Alhamdulillah bersyukur kepada Allah SWT. Sampai saat ini masih diberikan nikmat iman dan Islam. Shalawat kepada junjungan Nabi Muhammad SAW. Semoga diakhirat kelak mendapat syafaatnya. Aamiin Allahuma Aamiin. Masyaa Allah.

Pandemi Covid-19 yang terjadi pada pertengahan bulan Maret 2020 hingga saat ini, belum juga berakhir. Bahkan menurut berita terpercaya kondisi yang berstatus positif kian bertambah. Hal ini yang membuat kita harus terus menjaga diri dan keluarga agar tidak terpapar. Tetap bermasker bila keluar rumah. Menjaga 4 M. 

Hal yang bisa menyelamatkan kondisi pandemi ini adalah dengan work from home, stay at home. Segala yang dilakukan dikerjakan dirumah saja. Hal ini saya manfaatkan untuk Produktif belajar literasi selama 9 bulan berjalan. Dari mengikuti kelas-kelas menulis online (berbayar dan gratis). Dan memperbanyak membaca buku favorit.

Bergabung dengan komunitas penulis (literasi) adalah bentuk pengembangan diri. Nabi saja pernah berkata bergaul dengan tukang parfum akan ketularan harumnya. Alhamdulilah, dengan bergaul online dan offline dengan penulis dinegeri ini. Menambah khasanah kelimuan yang ada. 

Saling berbagi informasi, berinteraksi kelimuan dengan menulis bersama (antologi) dan menghasilkan karya tulis berupa buku solo yang ber ISBN. Didampingi oleh sahabat yang hebat dibidangnya. Menambah semangat untuk terus belajar. Karena prinsipnya kita adalah mahkluk pembelajar. Jazakallah.

Sebelum belajar apa saja. Seyogyanya mengosongkan gelas kelimuan. Sehingga apappun yang diberikan akan menambah cakrawala literasi. Menghindari rasa "sok tahu" dan tak mau tahu. Hingga arogan yang meniadakan sifat yang mulia. Sehingga harapan yang didapat berkah ilmu yang diterima. Insyaa Allah.

Sebagai pembelajar senantiasa menjaga intensitas menulis apa saja. Dari proses perkuliahan yang sedang jalani. Menjadi editor penulis, kurator dan penyunting. Juga mengelola beberapa buku yang akan diterbitkan. Perlunya disiplin waktu, tanggung jawab, profesional menghadapinya.

Semuanya adalah sebagai proses yang tiada henti dilakukan sejak tahun 2007 sampai sekarang (13 tahun). Puncaknya ketika Pandemi melanda negeri ini. Penulis gencar menulis dan mengajak sahabat untuk menghasilkan karya literasi. 

Alhamdulillah ini semua karena kemudahan yang diberikan Allah. Dengan proses yang panjang dan ikhtihar. Saya dimampukan Allah untuk menghasilkan karya tulis Buku solo dan antologi ditahun 2020 sebagai berikut:
1. Sayatan Nada Menuju Surga (Solo)
2. Perjuangan Menuju Ke Baitullah (Solo)
3. Ada Surga di Kuantan Singingi (Solo)
4. Nyanyian Rindu Viola (Solo)
5. Pejuang Literasi (Antologi)
6. Literasi Keluarga (Antologi)
7. Literasi Sekolah (Antologi)
8. Bangga Menjadi Guru (Antologi)
9. Bahagianya Menjadi Guru (Antologi)
10. Kilas Pandang Pejuang Magister Era Pandemi (Antologi)
11. UMSB Di Hati dan Dinanti (Antologi)
12. Alhamdulillah Sah (Antologi)
13. Waktu Berbaur Rindu (Antologi)
14. Inovasi Pembelajaran Di Era Covid-19 di Indonesia (Indonesia)
15. Guru Petualang (Antologi)
16. Keajaiban Takdir (Antologi)
17. Jejak Literasi 2020 (Antologi)
18. Bentangan Ukiran Tradisi & Budaya Kuansing, Riau (Antologi)
19. Mutiara Hikmah Pandemi (Antologi)
20. Tegar Di Masa Pandemi (Antologi)
21. Berlian Hikmah di Balik Pandemi (Antologi)
22. Negeri Melayu Yang Indah Penuh Pesona
, Antologi Tradisi & Budaya Riau (Antologi)
23. Pekik Kemerdekaan (Antologi)
Dan beberapa buku yang sedang proses terbit dan cetak. Semua penulis lakukan ketika pandemi terjadi. Mengisi waktu dengan produktif. Alhamdullillah terima kasih ya Allah.

Selain menulis buku, editor, kurator, dan menerbitkan buku. Penulis menjadi narasumber menulis Nasional yang bekerja sama dengan mediaguru dan narasumber Webinar Produktif Menulis di Era Pandemi untuk guru-guru di Indonesia.

Menulis adalah bagian dari proses ibadah dan eksistensi diri. Luruskan niat dan terus ikhlas. Semoga menjadi inspirasi dan motivasi bagi pembaca. Insyaa Allah. Tabarakallah.

Sahabat, selagi masih ada diberikan usia yang ada. Manfaatkan untuk berkarya apa saja. Menjelang akhir tahun ini. Izinkan saya memohon maaf dan lahir batin. Bila ada tulisan yang tak pada tempatnya. Afwan. Jazakumullah Khairan Khatsiran. Barakallah Fiikum.

Menulislah sahabat. Bukti bahwa kita pernah hidup dalam putaran sejarah. Jangan mati sebelum menulis buku. Jangan menunggu hebat baru menulis. Menulislah maka kita akan menjadi hebat. Menulis dengan hati akan sampai kesanubari. Semoga Allah senantiasa meridhoi dan memberkahi. Salam Damai

Salam Pendidik Penggiat Literasi Indonesia
Ronaldo Rozalino , S.Sn
(Writerpreneur, Teacherpreneur, Composser, Arangger, Owner Leader CV.Jembatan Merah, Owner Leader Sanggar Seni Kuantan Mekar, Owner Leader Vicella Media)
READ MORE - Perjuangan dan Pencapaian Dalam Berproses Literasi (Catatan Akhir Tahun 2020) Ronaldo Rozalino
Coach RR
Bongkar-Bongkar Buku (BOBOKKU)

Bismillah. Bacalah atas nama Tuhanmu, Iqro. Bacalah buku-buku yang menambah "vitamin" otak. Selagi muda, sehat dan prima. Selami bacaan yang sarat dengan makna dan penuh hikmah.

Malam ini, bongkar-bongkar koleksi buku sejak masa bujangan. Sekitar tahun 2007. Mengumpulkan buku demi buku untuk dikoleksi untuk dibaca dan kelak diletakan di pustaka pribadi yang diberi nama IQRO'.

Tanpa terasa sudah lumayan mengumpulkan buku ini. Semuanya didapat dari hasil bisnis sejak muda, menabung, dan dapat job berseni ketika kuliah disalah satu kampus seni tertua di Sumatera, Isi Padangpanjang .

Setiap berkunjung ke suatu daerah dan kota. Hal yang pertama dicari adalah toko Buku dan wisata kuliner. Namun sejak pandemi ini. Sudah mengurangi intensitas kunjungan dan wisata. Lebih banyak dirumah berliterasi sambil mengelola bisnis online.

Beberapa buku yang dikoleksi di Pustaka IQRO' :
Buku Agama Islam, Bisnis, Motivasi, Humor Psikologi, Seni, Sastra, Komputer, Budaya, Hukum dll. 
Semoga koleksi ini akan terus bertambah. Untuk bermanfaat bagi keluarga dan sekitar.

Letak posisi Pustaka IQRO' dilantai 2. Di kediaman Saya. Sengaja ruang keluarga dan tamu dijadikan pustaka. Agar lebih mudah mancari referensi buku untuk membaca dan menulis apa saja. Sambil menikmati kopi favorit Jenna. 

Pembiasaan baca buku ini dilakukan mengurangi penggunaan android ditangan. Lebih di tekankan banyak bergaul dengan buku. Dampaknya akan banyak menambah wawasan yang luas. Ini untuk anak-anak dirumah.

Kecintaan dengan buku ini dibentuk oleh kedua orang tua. Sejak kecil sudah berada dilingkungan buku. Ayah dan Bundaku membuka Toko Buku yang bernama Jembatan Merah di Jakarta Pusat sejak 1982- sekarang.  

Alhamdulillah usaha yang dijalani terus berkembang hingga sekarang dan memiliki beberapa cabang usaha . Saya sebagai owner dan leadernya. Vicella Media Shop. Silahkan klik IG nya yaa teman pembaca. 

Antara buku dan dunia bisnis/usaha tidak bisa dipisahkan dalam kehidupan keluarga. Ayah hobi membaca majalah hukum Gatra, politik dan yang sejenisnya. Bunda tamatan pondok pesantren di Padangpanjang yang setia menemani Ayahndaku hingga kini.

Kedua orang tuaku adalah Inspirator terbaik dalam hidup! Karena doa terbaiknya dan dukungan yang luar biasa. Saya bisa menjadi orang yang dibanggakannya. Maaf bukan untuk membusungkan dada. Hanya mencoba berbagi dalam tulisan. Semua berawal dari niat. 

Alhamdulillah. Saya telah menerbitkan tulisan dalam buku solo berjudul Sayatan Nada Menuju Surga didalamnya kisah kehidupan pribadi sebagai anak, guru, dan orang tua. 

Teringat kata orang bijak, Jangan mati sebelum menulis buku. Hanya 2 nama yang akan tertulis ketika kita sudah tiada, nama di batu nisan dan buku. Menulislah dan jadikan buku, buktikan kalau kita telah hadir dalam sejarah hidup. 

Beberapa buku solo dan puluhan antologi telah saya terbitkan. Memanfaatkan waktu lebih produktif sejak pandemi terjadi. Jangan lelah berkarya, teruslah berbuat walaupun banyak orang yang tak menghargai. Allah sebaik baiknya pengharapan. 

Kelak buah dari kebaikan yang ditanam akan dituai dan kembali pada pemiliknya. Akhir kata , Allah Tidak Tidur. Semua akan menjadi amal jariyah bila buku dan tulisan dibaca orang lain lalu amalkannya.

Terima kasih para penulis yang telah menginspirasi hidupku. 
Semoga Allah balas semuanya dengan surga Nya. Aamiin Allahuma Aamiin

Jazakumullah Khairan Khatsiran
Barakallah Fiikum

SALAM LITERASI
Ronaldo Rozalino, S.Sn.,M.Pd
* Ketua Forum Literasi Kuansing
* Founder Gerakan Literasi Kuansing
* Founder Penikmat Dunia Literasi Indonesia
* Penggiat Pendidik Literasi Indonesia
* Penulis Buku Solo dan Puluhan Buku Antologi.
* Ketua MGMP Seni Budaya SMA Kab. Kuansing, Riau
Source:
https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=10220612332958638&id=1244110360
READ MORE - Bongkar Bongkar Buku (BOBOKKU) : Ronaldo Rozalino, S.Sn.,M.Pd
Coach RR


Semua Butuh Proses. Hargailah!
Oleh: Ronaldo Rozalino 
Mahasiswa Pascasarjana Umsb 

Bismillah. Sebelum tulisan yang telah dibuat dimedia seperti FB, Website, android, laptop atau lainnya. Disusun akan menjadi buku yang Ber ISBN. Perlunya kurator, editor terdahulu. Dan ini perlu waktu. 

Perlunya pemahaman yang demikian. Bagi setiap penulis yang mau membukukan karyanya. Karena bila tidak bersabar dan tak tahu cara kerjanya. Pada akhirnya menyalahkan dan tak menghargai prosesnya. Maaf.

Memangnya buku dibuat asal jadi saja. Pahami sahabat. Saya belajar untuk ini pun perlu proses juga. Mengikuti kelas menulis yang berbayar dan gratis. Agar paham cara kerja bagaimana sebuah buku jadi dan sampai ketangan penulis. Miris saja.

Pernah terjadi ketika membuat antologi. Penulis ada yang tak mengerti sebuah proses. Bahkan sampai meremehkan. Ini namanya tak paham. Bahkan ada yang tak mau membayar buku hasil karya bersama. Miris saja.

Ketika ini sudah terjadi akan menjadi pengalaman kedepan. Karena menjadi penulis dan membukukannya tidak semudah yang dikira. Perlu waktu khusus untuk ini. Dan perlu berhati-hati dengan sifat penulis yang tak berkorban materi dan waktu. 

Buku yang dibuat akan menjadi sangat berharga dan bernilai. Bila buku tersebut diberikan apresiasi yang baik oleh seorang yang hebat. Seperti Rektor, Gubernur, Bupati, Kepala Dinas, Bahkan penulis hebat lainnya. Sepakat ya?

Alhamdulillah beberapa buku yang saya kuratori dan editori. Diberikan kata sambutan oleh Rektor, Kepala Dinas, Ketua PGRI, dan pengampu kebijakan. Dan ini tentunya akan menjadi kebanggaan dan kebahagiaan bagi penulisnya. 

Dan untuk itu maka hargailah dengan membeli bukunya. Bukan meminta gratis. Agar penulis bisa lebih semangat lagi berkaryanya. Dan hasil dari penjualan buku itu bisa menjadi modal kembali untuk berkarya.

Terkadang miris saja. Proses yang panjang membuat buku ini. Setelah buku selesai buku itu diminta gratis. Kapan mau menghargai sebuah ilmu sahabat?
Lain hal ceritanya bila buku itu diberikan dari penulisnya ke orang yang berjasa bagi kehidupannya. Sebagai ucapan terima kasih telah mendukung dan mendoakannya. Masyaa Allah.

Menulis pekerjaaan keabadian. Karena dengan menulis semua hal yang tak tahu menjadi tahu. Dengan menulis juga membaca. Akan membangun peradaban lebih beradab dan beretika. Menulislah agar hidup semakin berarti dan bermakna. Dan jangan mati sebelum menulis buku. 

Sahabat. Proses membuat buku dari tulisan-tulisan yang dikumpulkan berhari-hari dan berbulan. Sungguhlah panjang!  Hargailah dengan membelinya. Jangan menjadi manusia gratisan. Ilmu itu mahal bagi yang tahu menghargainya. Salam Damai

Ronaldo Rozalino 
(Writerpreneur, Teacherpreneur, Owner Leader Jembatan Merah, Composser, Arranger)
READ MORE - Semua Butuh Proses. Hargailah! Oleh: Ronaldo Rozalino Mahasiswa Pascasarjana Umsb
Coach RR



Guru "Go Blog" Berkarya Literasi Era Pandemi
Mahasiswa Pascasarjana Universitas Muhammadiyah
UM Sumatera Barat
Bismillah. Mengenal platform blog (blogspot) sejak 2007. Sekitar 13 Tahun yang lalu menuangkan tulisan apa saja. Yang terpenting apa yang teringat langsung dituliskan. Membudayakan untuk literasi (menulis dan membaca) ketika itu.
Seiring berjalan waktu sebagai pendidik (guru). Begitu dekat dengan literasi. Sehingga Sayapun berusaha mendisplinkan diri untuk menulis dan membaca setiap hari. Mengajak peserta didik (siswa) juga memiliki blog sebagai sarana pembelajaran berbasis IT.
Dimaklumi saja saya bukan dasar jurusan bahasa dan sastra. Hanya bermodalkan kemauan dan keingintahuan. Karena bagi saya kalau untuk bisa menulis harus banyak membaca. Akhirnya budaya itu terus di tingkatkan. Maaf ya sahabat. Yuk sama-sama belajar. Jazakallah
Bahasa tulisan Sayapun masih tahap belajar terus. Maafkan bila tulisan yang tertuang belum seindah sastrawan dan penulis yang hebat. Hanya saja sebagai makhluk pembelajar tak berputus asa. Untuk belajar dengan orang-orang hebat dibidang literasi.
Berawal dari bergabung dikomunitas media guru dan komunitas Literasi di Indonesia. Sampai menginisiasi membentuk forum Literasi Kuansing (FOLIKU) dan saya sebagai ketuanya. Dan mengikuti pelatihan kelas menulis online (berbayar dan gratis). Alhamdulillah
Kemudian dilanjutkan dengan menuliskan hal-hal yang menarik di media blog yang saya miliki, ronaldorozalino.blogspot.com (sejak 2007). Konten isi blongnya dari pendidikan, seni, budaya, bisnis, agama, motivasi dll. Hal ini saya lakukan untuk berbagi. Semoga saja bisa memberikan motivasi dan inspirasi banyak orang. Barakallah Fiikum.
Menjadi guru Go Blog era Pandemi adalah pilihan yang tepat. Sebagai sarana berinovasi dalam pembelajaran daring. Didalam blog bisa meng-upload tugas, materi, video, gambar dll. sehingga sangat lengkap digunakan.
Sempat blog yang Saya miliki vakum beberapa tahun. Dikarena faktor teknis dan kejenuhan yang melanda. Ketika Pandemi melanda negeri ini. Budaya nge blog kembali bangkit. Lalu kembali menjadi blogger (guru nge blog).
Adalagi blog yang dibuat ketika bergabung bersama MediaGuru dan Gurusiana, yaitu ronaldorozalino.gurusiana.id. Didalam blog sempat menulis sampai hari ke 160 , menulis tanpa henti setiap hari. Untuk mendisiplinkan diri dan menjaga waktu agar terbiasa menulis.
Namun maaf sahabat. Blog itu (ronaldorozalino.gurusiana.id) pun kini sudah jarang update. Bahkan tak dikunjungi pemiliknya. Karena hal teknis yang tak dapat disebutkan disini. Banyak tulisan-tulisannya dipindahkan ke blog yang sudah berusia lama (ronaldorozalino.blogspot.com).
Kenapa saya menjadi guru Go Blog? Jawabannya, untuk berbagi keilmuan, informasi, meraih berkah karena bagian dari sedekah ilmu. Yang bila diamalkan bagi pembaca akan mengalir pahalanya untuk penulis. Sepakat ya?
Untuk menulis dalam blog tentunya punya ide, konsep, kreatifitas dulu. Bukan sekedar menulis namun tak tahu dan bingung apa yang harus dituliskannya. Saya membudayakan membaca beragam tulisan para sahabat blogger Indonesia.
Karena mustahil untuk bisa menulis namun minim untuk membaca karya orang lain. Yakinlah itu membuat kita sulit menulis. Bahkan seorang penulis hebat mengatakan, penulis yang baik adalah pembaca yang baik.
Ayo budayakan membaca
Ayo budayakan menulis
Budayakan literasi dinegeri ini
Agar menjadi negeri yang bermartabat berbudaya berkarakter dan penuh wibawa.
Di awal tahun ini rencanakan untuk membuat buku solo dan antologi. Tuliskan apa yang dilihat dan rasakan. Menuliskan dengan hati menulis tanpa ada tekanan. Menulis dengan melepaskan diri dari kebohongan. Menulis agar hidup terasa hidup. Dan jangan mati sebelum menulis buku. Silahkan hubungi saya untuk menerbitkan buku karya Anda.
Guru Go Blog Go Nasional
Bismillah. Allahu Akbar
Photo sambil menunggu "Ibu Negara" selesai tulisan sederhana ini. Semoga Berkah. Salam Santun.
READ MORE - Guru "Go Blog" Berkarya Literasi Era Pandemi Oleh: Ronaldo Rozalino Mahasiswa Pascasarjana Universitas Muhammadiyah UM Sumatera Barat
Coach RR


Pujian Tidak Jujur
Bismillah. Jika engkau mendengar orang lain memujimu dengan hal-hal yang tidak ada pada dirimu, maka engkau tidak bisa merasa aman dari celaannya kepadamu dengan hal-hal yang tidak ada pada dirimu, wahb bin Munnabih berkata.
Kamu luar biasa ya. Kamu hebat ya. Kamu segalanya yaa. Terkadang ini pujian-pujian yang datang dari siapa saja. Untuk itu kita harus hati-hati dengan pujian yang ditujukan kepada kita.
Sesungguhnya pujian itu hanya milik-Nya. Sebagai manusia yang dhaif'. Tak luput salah dan dosa. Dengan memperbanyak amal kebaikan. Akan mengurangi dan menutupi kekurangan yang dimiliki.
Tetap waspada pada orang yang terlalu memuji. Pada akhirnya pujian yang selama dilayangkan menjadi ujaran kebencian. Ini pengalaman penulis. Ketika bergaul selama hidup. Berteman perlu berhati-hati menjaga lisan.
Selalu memuji berlebihan ketika ada hal yang dicapai. Ketika ada hal yang tidak disukanya. Dengan ringan dan tak berfikir panjang berlatar kasar, dan merendahkan. Bahkan ujungnya mengancam. Ini hal yang perlu berhati-hati dengan orang seperti ini. Astaghfirullah.
Bergaul dengan yang menerima kita apa adanya. Namun tidak ada apanya. Akan menjadikan pergaulan kita menjadi aman, tentram, nyaman, penuh kedamaian. Terhindar dari kemunafikan. Insyaa Allah berkah.
Biarlah pujian hanya untuk Allah SWT. Walaupun ingin memuji jangan berlebihan. Sesuaikan dengan kemampuan orang lain. Pada akhirnya perjalanan pertemanan semakin Rahmat dan ridho-Nya. Salam Damai.
READ MORE - Pujian Tidak Jujur Oleh: Ronaldo Rozalino
Coach RR


Ketika Menjadi Ayah
Bismillah. Suatu saat nanti jangan katakan kepada mereka (anak-anak kita).Pergilah sholat Naak, kalau tidak kamu akan masuk neraka. Tapi katakanlah kepada mereka. Ayo sholat bersamaku yuuk Nak. Semoga kita masuk surga bersama-sama. Karena Ayah adalah sosok yang menjadi panutan bagi anak-anaknya.
Ayah (Bapak, Papa, Anak Dadi, Father) atau lainnya. Sosok yang selama ini senantiasa melindungi, menyayangi, menjaga keluarga. Ibu, saya dan saudara kandung. Adalah orang yang diberikan nafkahnya.
Datuk Vicella (Papaku/Ayahku) adalah tarbiyah (pendidikan) pertama yang diberikan pada anak-anaknya. Ketika kecil diajarkan untuk menjadi pribadi yang memiliki rasa ingin tahu. Dan itu berawal dari proses membaca buku bacaan anak-anak.
Budaya Literasi (membaca dan menulis) sejak dini telah dibudayakan oleh Ayah. Karena Ayahku sudah sejak 1982 (39 tahun yang lalu) memiliki toko buku. Secara kebetulan saya pun membaca buku-buku bacaan ketika itu.
Membiasakan hal-hal yang baik sejak dini itu penting. Dengan mendirikan Sholat didepan anak-anak akan mempengaruhi perilakunya. Saat kecil saya sering diajak ke Masjid Istiqlal Jakarta ketika hari Jum'at. Karena toko Ayah dekat masjid itu. Alhamdulillah.
Masjid Istiqlal yang luas dan terbesar di Asia. Sangat bangga sebagai muslim di Indonesia. Muslim terbesar di dunia. Namun era ini Islam sedang dalam ujian Allah SWT. Semoga Wabah Pandemi segera berlalu, dan pemimpin kita saat ini diberikan hidayah Allah. Allahu Akbar.
Kebiasaan menunaikan shalat sejak kecil yang dilatih orang tua. Saya lakukan kepada ananda
Violino Ridho Putra
,
Cello Yenroza Putra
,
Viola Utari Putri
. Setiap waktu shalat sengaja saya ajak rumah Allah. Agar kelak dewasa mereka bisa menjadi pemakmur rumah Allah. Insyaa Allah. Aamiin
Memakmurkan masjid adalah perintah Allah untuk kaum Adam. Karena nilai berjamaah lebih besar yaitu 27 kali. Dibanding shalat sendiri. Masyaa Allah.
Semoga anak keturunan kita semua. Tetap terus menjaga Agama Allah. Dengan Istiqamah mendirikan shalat di Masjid. Salam Damai
READ MORE - Ketika Menjadi Ayah Oleh: Ronaldo Rozalino
Coach RR


Benarkah?
Bismillah. Menjalani hidup dengan penuh kehati-hatian. Menjaga akidah dan tauhid secara benar. Agar ibadah yang ditunaikan tidak melenceng dari koridor agama Allah.
Ibadah yang ditegakkan pun tak terlepas dari hati yang tulus dan ikhlas. Menjauhi diri dari riya' dan ujub. Semoga Allah menjaga ibadah kita semua. Terus berusaha secara kontinuitas untuk belajar menjadi pribadi yang diridhoi.
Ketika ibadah yang jalankan dengan nilai keihlasan. Rezeki pun akan mengalir dan tak terputus. Demikian janji Allah dalam firman-Nya.
Allah takkan membiarkan hambanya yang daif' untuk terus menjaga nilai-nilai Agamanya. Hanya saja terkadang kita banyak lalai dalam mengingat-Nya. Disinilah bagaimana diri menyadari apakah yang telah dikerjakan sesuai yang diperintahkan Allah.
Bukan sekedar beribadah namun minim ilmu. Karena ibadah tanpa ilmu. Itu sama saja tidak ada faidahnya. Hanya bergerak dan beraksi namun tak diasah ilmu Agama yang diberikan Allah. Islam rahmatan Lil alamiin.
Belajar Agama (konteks Islam) adalah wajib bagi setiap muslim. Namun dengan minimnya pelajaran agama disekolah yang hanya beberapa jam. Seyogyanya ditambah dengan duduk belajar dimajlis ilmu yang ada di Masjid atau pengajian.
Bila secara pemahaman Agama sudah baik dan berkualitas. Insyaa Allah akan mampu dengan bijak menghadapi dunia yang penuh ujian dan hambatan. Allah sangat senang dengan hambanya yang terus belajar mengenai akhiratnya.
Kejarlah akhirat maka dunia akan mengikuti. Insyaa Allah kita semua terjaga dari kezaliman yang tak terkira.
Salam Damai.
READ MORE - Benarkah? Oleh: Ronaldo Rozalino
Coach RR





I Love Jenna Coffe
Oleh: Ronaldo Rozalino
Bismillah. Teman setia ketika membaca buku favorit adalah kopi. Kopi terbaik yang biasa menemani diriku yaitu Coffe Jenna. Kopi rempah yang nikmat dan penuh energi.
Saya yakini sejak meminum kopi ini. Daya tahan tubuh semakin bertambah. Dengan aktifitas yang padat. Kekuatan untuk menjaga badan sungguh terasa. Masyaa Allah.
Sejak berkenalan dengan sahabat, Ust. Muhaimin, S.Pd.I, sesama peserta pelatihan Temu Pengusaha Mengembangkan Tanpa Riba (MTR) di kota Pekanbaru, Riau. Saya pun direkomendasikan kopi Jenna ini.
Sempat sahabatku ini bersilaturahmi kekediaman. Untuk saling komunikasi mengenai mengembangkan bisnis syariah. Ketika itu tertarik dan mencobanya. Kemudian saya merasakan kedahsyatan kopi rempah ini
Testimoni pun berdatang dari orang tua, Istri, keluarga dan sahabat. Usai meminum kopi ini rasa ngantuk hilang dan tertahan kata Nek Vicella (Bundaku). Demikian Istri bila ada pekerjaan dimalam hari untuk sekolahnya. Siap sedia minum kopi ini.
Bahkan sahabat yang telah mengantarkanku untuk berkuliah ke kampus tercinta
Pascasarjana Umsb
. Mengatakan kopi Jenna ini mantap sekali Broo. Biasanya jam siang ini saya mata terasa lelah dan sedikit capek-capek. Namun sejak minum kopi membawa mobil tak terasa itu semua. Alhamdulillah.
Kedua orang tuaku pun merasakan kedahsyatan manfaat kopi Jenna ini. Alhamdulillah banyak memberikan kebaikan. Didalam setiap seduhan kopi bernilai keberkahan. Masyaa Allah.
Dan juga sama-sama sahabat ketahui. Kopi Jenna ini sudah saya berikan pada Rektor Muda Mileneal yang luar biasa Bapak Dr.
Riki Saputra
, MA. Walaupun testimoninya belum diberikannya. Insyaa Allah menambah energi untuk beraktifitas untuk orang no 1 di Universitas Muhammadiyah
UM Sumatera Barat
. Semoga. Aamiin Allahuma Aamiin.
Terima Kasih buat sahabat semua yang telah memberikan apresiasi disetiap tulisan sederhana saya. Terus menulis berkarya literasi menggapai ruang keabadian. Salam Damai
Bagi sahabat yang minat Kopi Jenna ini. wa saja kesini wa.me/6285363554777
Buktikan kedahsyatan dan nilai keberkahannya
READ MORE - I Love Jenna Coffe Oleh: Ronaldo Rozalino
Coach RR


Nongkrong Bareng Di Awal Tahun Bareng Sobat Alumni
Bismillah. Sudah lama sejak setahun yang lalu (2020). Tidak nongkrong bareng (nobar) sobat sesama alumni SMKN 1 Teluk Kuantan.
Biasanya hampir setiap Minggu nge Teh Talua (Teh Telur Hangat). Temani sambil ngobrol ringan sampai yang berat-berat. Seberat ngurus negara (ha ha ha).
Saya biasa menyapanya Bree
Charles Bronson
Panggilan akrab sejak tahun 1999 yang lalu (22 tahun). Sudah hampir setengah usia ini bergaul dengan beliau.
Tentunya sudah sangat paham jiwa masing-masing. Apalagi saya mempunyai hobi yang sama, musik. Dan sama-sama membentuk grup band sejak sekolah.
Sebagai sobat alumni STM/SMKN 1 Teluk Kuantan. Sempat menjadi perintis reunian sekolah beberapa tahun yang lalu. Ketika itu bersama Regi, Yandi, Fajri, Carles. Alhamdulillah.
Sejak inisiasi itu. Beberapa alumni mulai begerak untuk mengadakan silaturahmi. Maka munculah reunian 2 tahun yang lalu. Semua karena kerja sama semua pihak. Peran alumni dan sekolah yang mendukung. Terima kasih untuk yang sudah berbuat untuk sekolah.
Apresiasi untuk alumni yang mau berbuat untuk reunian. Hanya untuk sama-sama dipahami. Jangan campur adukan dengan hal yang berkaitan dengan politis dan bisnis. Miris!
Oleh karenanya belajar dari pengalaman terdahulu. Jadikanlah ajang reuni ini untuk menyatukan yang terpisah, mempererat ikatan ukhuwah. Berdasarkan rasa persaudaraan antar alumni yang sudah ada.
Sejak tahun 1969 sekolah ini berdiri. Namun belum ada forum atau organisasi yang menyatukan alumni. Peran alumni begitu besar. Dalam kontribusi dibidang apa saja untuk mempromosikan sekolah yang lebih luas.
Sinergiritas alumni dan sekolah perlu ada dibina. Demikian halnya mengadakan pertemuan dan kegiatan yang saling melibatkan. Semoga bisa menjadi harapan dan dukungan kedepannya. Salam Damai.
READ MORE - Nongkrong Bareng Di Awal Tahun Bareng Sobat Alumni Oleh: Ronaldo Rozalino
Coach RR


Penyesalan Terbesar Orang Tua
Mahasiswa Pascasarjana Universitas Muhamamdiyah
UM Sumatera Barat

Bismillah. Peliharalah keluarga dari api neraka. Kalimat yang sangat mendalam bagi kita semua dalam keluarga (ayah, ibu, anak). Dengan harapan kelak di akhirat bisa berkumpul bersama-sama di surganya Allah. Aamiin Allahuma Aamiin
Sebagai orang tua tarbiyah pertama yang diberikan pada anak-anaknya. Kemudian bagaimana mendidik sesuai tauhid, syariat dan akidah yang berlandaskan Al Qur'an dan Al Hadist.
Perlunya penanaman nilai agama yang baik kelak anak keturunan. Mampu menjadi teladan keluarga, masyarakat, bangsa dan negara.
Tak dapat dihindari ketika budaya gawai yang begitu tinggi. Banyak sekali hal-hal yang baik dan tidak didalamnya. Dunia era ini sudah digengaman kita semua. Hanya untuk mengetahui tempat ibadah Makkah Almukaramah dan Madinah Al Munawwarah, tinggal menekan di google. Lalu muncullah semua informasi yang ada.
Hal-hal yang tidak baik dan tidak mendidik yang telah muncul didunia digital hari ini. Permaina online untuk tingkat anak-anak sampai dewasa. Bahkan mau berlama-lama menatap gawainya untuk memuaskan hasrat bermain yang bersifat melalaikan.
Bagaimana untuk menegakkan Agama Allah, shalat, baca Qur'an dan lain sebagainya. Untuk menegakan dirinya sendiri saja masih kalah dengan benda mati dengan yang bernama handphone.
Sama-sama disadari tantangan terbesar untuk mendidik anak. Di uji dengan 3 F yaitu Food (makanan), Fun (kesenangan), Fashion (pakaian). Bila dijabarkan secara satu persatu akan panjang disini. Akan dibahas dituliskan selanjutnya.
Ujian fun (kesenangan) yang diberikan oleh orang luar (barat). Dalam bentuk alat-alat teknologi saat ini. Semua dari kita semua telah menggunakannya. Tinggal tingkat keimanan masing-masing. Bagaimana bisa meletakan porsi pada tempatnya.
Bagi anak-anak kita pun. Bila terlalu memberikan kebebasan bergadget ria. Atau bemain yang menghasilkan prestasi dunia. Tanpa di iringi edukasi yang bernilai religi. Akan bernilai sia-sia.
Dari semua yang dijabarkan kita berharap sebagai orang tua, guru, masyarakat. Mendidik anak agar kelak menjadi anak yang shaleh, paham agama, bisa membaca Al Qur' an dan mengamalkan. Bahkan menghapalnya.
Dalam kandungan isi ayat Allah adalah doa. Bila ini sudah tertanam dalam benak dan hatinya. Insyaa Allah akan menjadikan anak-anak kita semua anak yang shaleh/hah. Yang takut bila tidak menjalani perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.
Selanjutnya penyesalan terbesar dari orang tua. Kelak dialam kubur nantinya. Barulah orang tua tersadar. Bahwa yang mereka butuhkan selama hidup ini. Adalah yang shaleh mendoakan orang tua, dan pandai membaca Al Qur'an.
Dengan segudang prestasi yang dimiliki anakpun akan sangat bagus pula. Dan itu bersifat sementara bila tidak ada manfaatnya. Kelak akhirat yang abadi.
Semoga dimampukan Allah menjadi orang tua yang terbaik dalam mendidik anak. Aamiin. Salam Damai.
READ MORE - Penyesalan Terbesar Orang Tua Oleh: Ronaldo Rozalino Mahasiswa Pascasarjana Universitas Muhamamdiyah UM Sumatera Barat
Coach RR
Gambar Saya bersama Bunda Tercinta. Dengan memegang Buku Karya Antologiku Kisah Perjuagan Ibu.

Ide Menulis Dari Mana?
Bismillah. Ide adalah hal yang sangat penting dalam menulis. Karena tanpa ide tulisan yang akan dituangkan kemedia akan tidak terencana dan tersusun.
Banyak hal yang bisa didapat untuk mendapatkan ide menulis. Tak perlu jauh-jauh, misalnya dengan melihat sekitar kita saja. Idepun akan muncul. Melihat sepeda jadi ide tulisan, melihat orang lalu lalang, melihat orang berolah raga, melihat konser virtual dll.
Selanjutnya ketika ide sudah muncul. Segera ikat dengan menuliskannya di android atau media yang ada. Karena bila tak diikat. Akan segera hilang dihempaskan "angin" lupa. Dengan banyaknya yang kita lihat takkan sampai teringat semuanya.
Bila kekeringan ide. Menurut pengalaman secara pribadi dengan membaca tulisan orang lain. Petuah bijak penulis yang baik adalah pembaca yang baik. Hal ini menjadi hal yang prinsip bagi penulis.
Mustahil bisa menulis bila kurangnya membaca. Sehingga akan menghambat tulisan yang dituangkan. Saya sangat merasakan hal ini. Karena sebagai penulis pemula terus belajar dari para pakar literasi melalui online ataupun offline.
Tak ada ruginya bila terus bersama belajar literasi (menulis dan membaca). Sekarang media informasi begitu dekat. Hanya dengan mengetik di google saja. Semua bidang keilmuan terhampar luas. Tinggal dengan bijak memanfaatkannya.
Ada yang bagus menulis cerpen, ada juga yang sastra puisinya keren. Juga ada yang berpengalaman menulis reportase. Kemudian ada yang mudahnya menulis karya ilmiah, dan lainnya. Intinya semua itu bagaimana kita terus mencari kemana arah tulisan nantinya.
Ide itu mahal! Sepakat tidak? Bagi Saya iya. Bahkan seorang Bil Gates bisa membuat program microsoft didalam garasi rumahnya. Dan pada akhirnya bisa kita lihat. Software buatannya dipakai diseluruh dunia. Ide seorang Nadim M Karim membuat Gojek yang sudah dimanfaatkan sampai saat ini.
Naah. Sahabat semuanya. Kembangkan ide dengan terus mencari dan membaca situasi. Suatu masa ide yang kita buat akan menjadi inspirasi, motivasi banya orang. Percaya? Saya tunggu ide sahabat!
Salam Damai

READ MORE - Ide Menulis Dari Mana? Oleh: Ronaldo Rozalino

My Facebook

Best Friend

Bisnis Online Succes (BOS)

Blog Profesional

BP Grup

BP Grup
British Propolis

Kontak Whats Up (WA)

Kontak Whats Up (WA)
085363554777