Welcome My Blog

Tampilkan postingan dengan label Sedekah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sedekah. Tampilkan semua postingan
Coach RR
OBATI SAKITMU DENGAN PERBANYAK SEDEKAH
.
Sakit yang kita rasakan salah satu bentuk kasih sayang Allah kepada kita. Karena, dengan sakit Allah ingin kita lebih dekat dengannya dan memohon kesembuhan hanya kepada Allah atas sakit yang kita alami. Allah selalu memiliki jalan disetiap kesulitan yang kita alami. Tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah, semua akan berjalan sesuai kehendaknya. Termasuk kesembuhan dari sakitmu.

Kesulitan saat mengalami sakit tidak akan selamanya kita alami. Obatilah sakit itu dengan melakukan amal shaleh untuk mengundang kasih sayang Allah dan Allah berikan kesembuhan untuk kita. Bersedekah salah satu amalan yang bisa kita lakukan, agar Allah kehendaki pertolongannya untuk menyembuhkan sakit yang kita rasakan.

Kekuatan bersedekah tidak hanya dirasakan di akhirat saja. Allah menjanjikan bagi orang yang sedekah mampu mengobati sakitnya. Dengan sedekah akan mengantarkan kita kepada kasih sayang Allah, hingga Allah pun akan mendekatkan kita pada hal-hal yang baik.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
.
“Obatilah orang yang sakit di antara kalian dengan bersedekah.” (HR. Abu Dawud, At Thabarani dan Al Baihaqi, dihasankan oleh Syaikh Al-AlBani dalam Shahihul Jami’) Sahabat yuk tunaikan sedekah untuk maksimalkan amalan kita.

Dan ternyata ada Sedekah yang Pahalanya tak akan terputus walaupun kita telah Meninggal Dunia. 
Rasulullah SAW Bersabda :
Apabila manusia meninggal dunia, maka terputus amalnya kecuali tiga perkara: SHADAQAH JARIYAH, ilmu yang bermanfaat, atau anak shalih yang mendoakannya. [HR Muslim]. 

Semoga kita semua dalam lindungan Allah SWT dimana pun berada. Disembuhkan dari berbagai penyakit, rezeki yang berlimpah. Aamiin ya rabbal alalamin. 
READ MORE - OBATI SAKITMU DENGAN PERBANYAK SEDEKAH
Coach RR
SEDEKAH PEMBELOK TAQDIR

Di zaman Nabi Musa AS, ada sepasang suami istri yang hidup dengan penuh kemiskinan namun mereka menghadapinya dengan  penuh kesabaran.

Suatu ketika, tatkala mereka beristirahat, sang istri bertanya kepada suaminya: 
"Wahai suamiku, bukankah Musa adalah seorang Nabi yang bisa berbicara dengan Tuhannya (Allah)..?"

Lalu sang suami menjawab : 
"Ya, benar."

Sang istri berkata lagi: 
"Kenapa kita tidak pergi saja kepada-nya untuk mengadukan kondisi kita yang penuh dengan kemiskinan dan memintanya agar ia berbicara kepada Rabb-nya, agar Dia menganugerahkan kepada kita kekayaan ?"

Akhirnya mereka mengadukan kemiskinannya itu kepada Nabi Musa AS.

Lalu Nabi Musa bermunajat menghadap Allah SWT dan menyampaikan keadaan keluarga tersebut.

Allah SWT pun berfirman kepada Musa: 

"Wahai Musa, katakanlah kepada mereka, aku akan memberikan kepada mereka kekayaan, tetapi kekayaan itu aku berikan hanya satu tahun, dan setelah satu tahun, akan aku kembalikan mereka menjadi orang miskin kembali."

Lalu Nabi Musa menyampaikan kepada mereka bahwasanya Allah telah Mengabulkan permohonan mereka, dengan syarat kekayaan itu hanya satu tahun lamanya. 

Mereka menerima kabar tersebut dengan penuh kebahagiaan dan kegembiraan.

Beberapa hari kemudian datanglah rizqi yang melimpah dari jalan yang tak diketahui darimana arahnya.
Dan merekapun menjadi orang terkaya pada saat itu.

Keadaan mereka pun berubah dengan kekayaan yang berlimpah. 

Lalu sang istri berkata kepada suaminya: 

"Wahai suamiku, selama setahun ini kita akan memberi makan orang-orang miskin dan menyantuni anak-anak yatim mumpung kita masih punya kesempatan, karena setelah setahun kita akan kembali miskin."

Sang suami menjawab: 

"Baiklah, kita akan menggunakan harta ini untuk membantu orang-orang yang membutuhkannya."

Kemudian mereka membantu orang-orang yang membutuhkan, dan membangun tempat-tempat singgah para Musafir, serta menyediakan makan gratis bagi orang yang membutuhkan.

Setelah satu tahun berlalu, mereka masih tetap sibuk menyediakan makanan sampai mereka lupa bahwasanya sudah setahun lebih mereka menjadi orang kaya dan mereka lupa bahwa akan kembali menjadi orang miskin.

Nabi Musa pun heran melihat keadaan mereka yang tetap kaya.
Kemudian Nabi Musa bertanya kpd Allah SWT : 

"Ya Rabb, bukankah Engkau berjanji memberikan mereka kekayaan hanya satu tahun saja, kemudian setelah itu Engkau akan kembalikan mereka pada kemiskinan seperti semula?"

Allah SWT pun berfirman: 

"Wahai Musa, Aku telah membuka satu pintu rizqi kepada mereka, tetapi mereka membuka beberapa pintu rizki untuk hamba-hamba Ku."

"Wahai Musa, maka Aku titipkan lebih lama kekayaan itu pada mereka."

"Wahai Musa, Aku sangat malu jikalau ada hamba-Ku yang lebih mulia dan lebih pemurah daripada Aku."

Nabi Musa menjawab: 

سبحانك اللهم ماأعظم شأنك وأرفع مكانك

"Maha Suci Engkau Ya Allah, betapa Maha Mulia urusan-Mu dan Maha Tinggi kedudukan-Mu."

Jangan tanyakan nikmat mana lagi yang belum kita dapatkan, tapi tanyalah, nikmat mana lagi yang belum kita syukuri dan belum kita sedekahkan.

Kita sering lupa bahwa nikmat dan anugerah Allah itu hanyalah titipan yang bisa diambil oleh-Nya kapan saja Dia mau mengambilnya.
READ MORE - Sedekah Pembelok Takdir
Coach RR
SHODAQOH PEMBELOK TAQDIR

Di zaman Nabi Musa AS, ada sepasang suami istri yang hidup dengan penuh kemiskinan namun mereka menghadapinya dengan  penuh kesabaran.

Suatu ketika, tatkala mereka beristirahat, sang istri bertanya kepada suaminya: 
"Wahai suamiku, bukankah Musa adalah seorang Nabi yang bisa berbicara dengan Tuhannya (Allah)..?"

Lalu sang suami menjawab : 
"Ya, benar."

Sang istri berkata lagi: 
"Kenapa kita tidak pergi saja kepada-nya untuk mengadukan kondisi kita yang penuh dengan kemiskinan dan memintanya agar ia berbicara kepada Rabb-nya, agar Dia menganugerahkan kepada kita kekayaan ?"

Akhirnya mereka mengadukan kemiskinannya itu kepada Nabi Musa AS.

Lalu Nabi Musa bermunajat menghadap Allah SWT dan menyampaikan keadaan keluarga tersebut.

Allah SWT pun berfirman kepada Musa: 

"Wahai Musa, katakanlah kepada mereka, aku akan memberikan kepada mereka kekayaan, tetapi kekayaan itu aku berikan hanya satu tahun, dan setelah satu tahun, akan aku kembalikan mereka menjadi orang miskin kembali."

Lalu Nabi Musa menyampaikan kepada mereka bahwasanya Allah telah Mengabulkan permohonan mereka, dengan syarat kekayaan itu hanya satu tahun lamanya. 

Mereka menerima kabar tersebut dengan penuh kebahagiaan dan kegembiraan.

Beberapa hari kemudian datanglah rizqi yang melimpah dari jalan yang tak diketahui darimana arahnya.
Dan merekapun menjadi orang terkaya pada saat itu.

Keadaan mereka pun berubah dengan kekayaan yang berlimpah. 

Lalu sang istri berkata kepada suaminya: 

"Wahai suamiku, selama setahun ini kita akan memberi makan orang-orang miskin dan menyantuni anak-anak yatim mumpung kita masih punya kesempatan, karena setelah setahun kita akan kembali miskin."

Sang suami menjawab: 

"Baiklah, kita akan menggunakan harta ini untuk membantu orang-orang yang membutuhkannya."

Kemudian mereka membantu orang-orang yang membutuhkan, dan membangun tempat-tempat singgah para Musafir, serta menyediakan makan gratis bagi orang yang membutuhkan.

Setelah satu tahun berlalu, mereka masih tetap sibuk menyediakan makanan sampai mereka lupa bahwasanya sudah setahun lebih mereka menjadi orang kaya dan mereka lupa bahwa akan kembali menjadi orang miskin.

Nabi Musa pun heran melihat keadaan mereka yang tetap kaya.
Kemudian Nabi Musa bertanya kpd Allah SWT : 

"Ya Rabb, bukankah Engkau berjanji memberikan mereka kekayaan hanya satu tahun saja, kemudian setelah itu Engkau akan kembalikan mereka pada kemiskinan seperti semula?"

Allah SWT pun berfirman: 

"Wahai Musa, Aku telah membuka satu pintu rizqi kepada mereka, tetapi mereka membuka beberapa pintu rizki untuk hamba-hamba Ku."

"Wahai Musa, maka Aku titipkan lebih lama kekayaan itu pada mereka."

"Wahai Musa, Aku sangat malu jikalau ada hamba-Ku yang lebih mulia dan lebih pemurah daripada Aku."

Nabi Musa menjawab: 

سبحانك اللهم ماأعظم شأنك وأرفع مكانك

"Maha Suci Engkau Ya Allah, betapa Maha Mulia urusan-Mu dan Maha Tinggi kedudukan-Mu."

Jangan tanyakan nikmat mana lagi yang belum kita dapatkan, tapi tanyalah, nikmat mana lagi yang belum kita syukuri dan belum kita sedekahkan.

Kita sering lupa bahwa nikmat dan anugerah Allah itu hanyalah titipan yang bisa diambil oleh-Nya kapan saja Dia mau mengambilnya.
READ MORE - SHODAQOH PEMBELOK TAQDIR

My Facebook

Best Friend

Bisnis Online Succes (BOS)

Blog Profesional

BP Grup

BP Grup
British Propolis

Kontak Whats Up (WA)

Kontak Whats Up (WA)
085363554777