Welcome My Blog

Tampilkan postingan dengan label Materi Seni Budaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Materi Seni Budaya. Tampilkan semua postingan
Coach RR
Dalam Seni Musik terdapat 2 (dua) unsur yaitu : Vocal dan Instrument.
Vocal adalah alunan nada-nada yang keluar dari suara manusia.
Instrument adalah nada-nada yang keluar dari alat musik yang digunakan.
TEKNIK VOCAL adalah : Cara memproduksi suara yang baik dan benar, sehingga suara yang keluar terdengar jelas, indah, merdu, dan nyaring.
UNSUR-UNSUR TEKNIK VOCAL :
  1. Artikulasi, adalah cara pengucapan kata demi kata yang baik dan jelas.
  2. Pernafasan adalah usaha untuk menghirup udara sebanyak-banyaknya, kemudian disimpan, dan dikeluarkan sedikit demi sedikit sesuai dengan keperluan.
Pernafasan di bagi tiga jenis, yaitu :
- Pernafasan Dada : cocok untuk nada-nada rendah, penyanyi mudah lelah.
- Pernafasan Perut : udara cepat habis, kurang cocok digunakan dalam menyanyi, karena akan cepat lelah.
- Pernafasar Diafragma : adalah pernafasan yang paling cocok digunakan untuk menyanyi, karena udara yang digunakan akan mudah diatur pemakaiannya, mempunyai power dan stabilitas vocal yang baik.
  1. Phrasering adalah : aturan pemenggalan kalimat yang baik dan benar sehingga
mudah dimengerti dan sesuai dengan kaidah-kaidah yang berlaku.
  1. Sikap Badan : adalah posisi badan ketika seseorang sedang nyanyi, bisa sambil
duduk, atau berdiri, yang penting saluran pernafasan jangan sampai terganggu.
  1. Resonansi adalah : usaha untuk memperindah suara dengan mefungsikan rongga-
rongga udara yang turut bervibrasi/ bergetar disekitar mulut dan tenggorokan.
  1. Vibrato adalah : Usaha untuk memperindah sebuah lagu dengan cara memberi
gelombang/ suara yang bergetar teratur, biasanya di terapkan di setiap akhir sebuah kalimat lagu.
  1. Improvisasi adalah usaha memperindah lagu dengan merubah/menambah sebagian melodi lagu dengan profesional, tanpa merubah melodi pokoknya.
  2. Intonasi adalah tinggi rendahnya suatu nada yang harus dijangkau dengan tepat.
Syarat-syarat terbentuknya Intonasi yang baik :
a. Pendengaran yang baik
b. Kontrol pernafasan
c. Rasa musical.
NADA adalah bunyi yang memiliki getaran teratur tiap detiknya.
SIFAT NADA ADA 4 (EMPAT) :
  1. FITCH yaitu ketepatan jangkauan nada.
  2. DURASI yaitu lamanya sebuah nada harus dibunyikan
  3. INTENSITAS NADA yaitu keras,lembutnya nada yang harus dibunyikan.
  4. TIMBRE yaitu warna suara yang berbeda tiap-tiap orang.
AMBITUS SUARA adalah luas wilayah nada yang mampu dijangkau oleh seseorang.
Seorang penyanyi professional harus mampu menjangkau nada-nada dari yang paling rendah sampai yang paling tinggi sesuai dengan kemampuannya.
CRESCENDO adalah suara pelan berangsur-angsur keras.
DESCRESCENDO adalah suara keras berangsur-angsur pelan.
STACATO adalah suara dalam bernyanyi yang terpatah-patah.
SUARA MANUSIA DIBAGI 3 (TIGA) :
  1. Suara Wanita Dewasa ;
- Sopran (suara tinggi wanita)
- Messo Sopran (suara sedang wanita)
- Alto (suara rendah wanita)
  1. Suara Pria Dewasa :
- Tenor (suara tinggi pria)
- Bariton (suara sedang pria)
- Bas (suara rendah pria)
  1. Suara Anak-anak :
- Tinggi
- Rendah.
TANGGA NADA DIATONIS adalah rangkaian 7 (tujuh) buah nada dalam satu oktaf yang mempunyai susunan tinggi nada yang teratur.
Tangga Nada Diatonis Mayor adalah Tangga Nada yang mempunyai jarak antar nadanya 1 (satu) dan ½ (setengah).
Ciri-ciri tangga nada Diatonis Mayor :
  1. Bersifat riang gembira
  2. Bersemangat
  3. Biasanya diawali dan diakhiri dengan nada Do = C
  4. Mempunyai pola interval : 1 , 1 ,. ½, 1 , 1 , 1, ½
Ciri-ciri Tangga nada Diatonis Minor :
  1. Kurang bersemangat.
  2. Bersifat sedih
  3. Biasanya diawali dan diakhiri dengan nada La = A
  4. Mempunyai pola interval : 1 , ½ , 1 , 1 , ½ , 1 , 1 .
Catatan : Teori ini kurang sesuai dengan musik Dangdut yang banyak berkembang di Indonesia.
Contoh Lagu yang bertangga nada Mayor : Maju Tak Gentar, Indinesia Raya, Hari merdeka, Halo-halo Bandung, Indonesia Jaya, Garuda Pancasila, Mars Pelajar.
Contoh Lagu yang bertangga nada Minor : Syukur, Tuhan, Gugur Bunga.
TANGGA NADA KROMATIS adalah tangga nada yang mempunyai jarak antar nadanya hanya ½ . Contoh : C – Cis – D – Dis- E – F – Fis – G – Gis – A – Ais – B
TANGGA NADA ENHARMNONIS adalah rangkaian tangga nada yang mempunyai nama dan letak yang berbeda, tetapi mempunyai tinggi nada yang sama.
Contoh : Nada Ais-Bes, Cis-Des, Gis-As, Dis-Es, Fis-Ges.
JENIS-JENIS ALAT MUSIK :
  1. Alat musik Melodis adalah alat musik yang bernada, tetapi tidak bisa membentuk
Accord, contoh : Biola, Recorder, Pianika, Harmonika, Saxophone, Tropet.
  1. Alat musik Ritmis adalah alat musik yang berfungsi untuk menegaskan ketukan
dan biasanya tidak bernada. Contoh : Drum, gendang, tamborin, Castanyet, triangle, gong.
  1. Alat musik Harmonis adalah alat musik yang mampu membuat melodi dan juga
mampu membentuk accord. Contoh : Gitar, Piano, Key Board, Acordeon.
ACORD adalah rangkaian 3 (tiga) buah nada atau lebih, bila dibunyikan secara serempak maka akan terdengar indah dan harmonis.
JENIS/GOLONGAN ALAT MUSIK :
\ A. Alat Musik Pukul , contoh : triangle, tamborin, kastenyet, ring bell, tambur,
genderang, belira, set drum, gendang, kolintang, angklung.
  1. Alat Musik Tiup, contoh : Recorder, harmonica, pianika, terompet, saksofon.
  2. Alat Musik petik, contoh : Gitar, ukulele, mandolin, harpa, sitar.
FUNGSI SENI TERBAGI MENJADI :
  1. FUNSI INDIVIDUAL
    1. Untuk memenuhi kebutuhan fisik
    2. Untuk memenuhi kebutuhan Emosional
  2. FUNGSI SOSIAL
    1. Dalam bidang Agama
    2. Dalam bidang Pendidikan
    3. Dalam bidang Komunikasi
    4. Dalam bidang Rekreasi
APRESIASI yaitu Totalitas kegiatan yang meliputi penglihatan, pengamatan, penilaian, dan penghargaan terhadap suatu karya seni.
BIRAMA adalah ketukan tetap yang berulang-ulang pada sebuah lagu. Contoh birama :
2/4 , 3/4 , 4/4 , 6/8
PADUAN SUARA adalah Penyajian musik vocal yang terdiri dri 15 orang atau lebih yang memadukan berbagai warna suara menjadi satu kesatuan yang utuh dan dapat menampakan jiwa lagu yang dibawakan.
JENIS-JENIS PADUAN SUARA :
  1. Paduan Suara UNISONO yaitu Paduan suara dengan menggunakan satu suara.
  2. Paduan Suara 2 suara sejenis, yaitu paduan suara yang menggunakan 2 suara manusia yang sejenis, contoh : Suara sejenis Wanita, Suara sejenis Pria, Suara sejenis anak-anak.
  3. Paduan Suara 3 sejenis S – S – A, yaitu paduan suara sejenis dengan menggunakan suara Sopran 1, Sopran 2, dan Alto.
  4. Paduan Suara 3 suara Campuran S – A – B, yaitu paduan suara yang menggiunakan 3 suara campuran , contoh : Sopran, Alto Bass.
  5. Paduan suara 3 sejenis T- T – B, yaitu paduan suara 3 suara sejenis pria dengan suara Tenor 1, Tenor 2, Bass.
  6. Paduan Suara 4 suara Campuran, yaitu paduan suara yang mengguanakan suara campuran pria dan wanita, dengan suara S – A – T – B. Sopran, Alto, Tenor, Bass.
DIRIGEN / CONDUCTOR adalah orang yang memimpin Paduan Suara.
Syarat-syarat seorang Dirigen/ Conductor yang baik :
  1. memiliki sifat kepemimpinan
  2. memiliki ketahanan jasmani yang tangguh
  3. sebaiknya sehat jasmani dan rohani
  4. simpatik
  5. menguasai cara latihan yang efektif
  6. memiliki daya imajinasi yang baik
  7. memiliki pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan bermain musik.
TANDA DINAMIK adalah tanda utuk menyatakan keras, lembutnya sebuah lagu yang dinyanyikan. Contoh-contoh Tanda Dinamik :
1. f : forte = keras
2. ff : fortissimo = sangat keras
3. fff : fortissimo assai = sekeras mungkin
4. mf : mezzo forte = setemgah keras
5. fp : forte piano = mulai dengan keras dan diikuti lembut
6. p : piano = lembut
7. pp : pianissimo = sangat lembut
8. ppp : pianissimo possibile = selembut mungkin
9. mp : mezzo piano = setengah lembut
PERUBAHAN TANDA DINAMIKA :
- Diminuendo (dim) : melembut
- Perdendosi : melembut sampai hilang
- Smorzzande : sedikit demi sedikit hilang
- Calando : mengurangi keras
- Poco a poco : sedikit demi sedikit / lambat laun
- Cresscendo : berangsur-angsur keras
- Decrsescendo : berangsur-angsur lembut
TANDA TEMPO adalah tanda yang diguakan untuk menunjukan cepat atau lambatnya sebuah lagu yang harus dinyanyikan. A.TANDA TEMPO CEPAT :
1. Allegro : cepat
2. Allegratto : agak cepat
3. Allegrissimo : lebih cepat
4. Presto : cepat sekali
5. Presstissimo : secepat-cepatnya
6. Vivase : cepat dan girang
B. TANDA TEMPO SEDANG :
1. Moderato : sedang
2. Allegro moderato : cepatnya sedang
3. Andante : perlahan-lahan
4. Andantino : kurang cepat
C. TANDA TEMPO LAMBAT :
1. Largo : lambat
2. Largissimo : lebih lambat
3. Largeto : agak lambat
4. Adagio : sangat lambat penuh perasaan
5. Grave : sangat lambat sedih
6. Lento : sangat lambat berhubung-hubungan.
PERMATA / CORONA adalah tanda untuk menambah hitungan menurut selera. Sumber : cepspenza
READ MORE - Unsur-unsur dalam Seni Musik
Coach RR
Istilah ‘Kunci’ dalam musik sangat tidak asing, baik musisi profesional maupun masyarakat awam. Walaupun demikian istilah ‘Kunci’ ini dapat menimbulkan kesalahpahaman ketika kedua makhluk ini bertemu dan bercakap-cakap mengenai musik.
Bagi orang awam istilah ‘Kunci’ digunakan untuk menunjuk Chord pada sebuah lagu. Kita mungkin pernah mendengar ketika orang berkata:
“Om lagu ini ‘Kunci’nya apa?”
atau
“Reff/Chorus lagu ini ‘Kunci’nya kemana aja bro?”
kita bisa menjawab:
“emangnya saya tukang kunci? :D Haha…
Lain orang awam lain musisi, bagi seorang musisi maupun penyanyi yang memiliki dasar bermusik yang baik, ~ catatan: ya, walaupun tidak jarang juga, seorang musisi terpengaruh oleh bahasa orang awam ~ mereka menggunakan istilah ‘Kunci’ bukan untuk menunjuk Chord pada sebuah lagu.
Lantas menunjuk pada apa dong?
Nah, karena istilah tersebut menimbulkan kerancuan seperti itu, agaknya kita perlu memahami dahulu perbedaan Key, Chord dan Clef.
Waduh, makanan apa lagi nih?
:P Hehe…
Key
Key, meskipun secara harafiah dapat kita terjemahkan ‘Kunci’ dalam bahasa Indonesia; namun dalam istilah musik, terjemahan ini tidak tepat, karena Key digunakan untuk menunjuk nada dasar. Contohnya:
Seorang penyanyi pria bersuara tenor (tinggi) menyanyikan sebuah lagu You Raise Me Up dalam Key (nada dasar) do = D. Sedangkan seorang penyanyi pria bersuara bass (rendah) menyanyikannya dalam Key do = A.
Chord
Walaupun orang awam sering menggunakan istilah ‘Kunci’ untuk menunjuk Chord, namun sekali lagi Chord bukan ‘Kunci’! Chord didefinisikan sebagai tiga nada atau lebih yang dibunyikan bersama. Contohnya:
Dalam sebuah lagu sederhana dengan nada dasar (Key) do = C, terdapat sebuah progresi Chord: C – Am – F – G7 – C. Nah, Chord C di sini berisi tiga nada pokok do-mi-sol, lalu Chord Am berisi la-do-mi, Chord F berisi fa-la-do dan terakhir G7 berisi empat nada sol-si-re-fa.
Chord yang lazim digunakan dalam sebuah lagu ada empat, yaitu: Mayor, Minor, Augmented dan Diminished. Lalu variasi Chord-nya dapat berupa Mayor 7, Minor 7, Chord 11, dll.
Sampai di sini dong atau blong? Kayak rem aja blong!
:twisted: Hihi…
Clef
Clef inilah yang disebut ‘Kunci’ oleh musisi. Clef atau Kunci adalah symbol yang diletakkan di awal paranada; fungsi clef ini untuk membantu kita mengenali peletakan notasi.
Clef hanya ada tiga jenis, seperti yang terlihat dalam gambar berikut ini.
kunci G (G clef)
g
kunci F (F clef)
f
kunci C (C clef)
Demikian kiranya perbicangan kita dapat saling dipahami
Source:nyanyi.info
READ MORE - Istilah – Kunci Musik
Coach RR
SENI TEATER

Membuat
Film Dokumenter / Film Indie

OLEH:
 
KELAS XII IPA 2011
Materi Seni Teater(FILM)
 
Dalam membuat film dokumenter yang kita rekam harus berdasarakan fakta yang ada. Jadi film dokumenter adalah suata film yang mengandung fakta dan subjektivitas pembuatnya. Artinya apa yang kita rekam memang berdasarkan fakta yang ada, namun dalam penyajiannya kita juga memasukkan pemikiran-pemikiran kita.
Dalam membuat film dokumenter ada langkah-langkah dan kiat bagaimana film yang kita produksi disenangi oleh penonton dan tidak memakan biaya yang besar saat memproduksinya.. Langkah yang harus kita tempuh dalam membuat film dokumenter adalah
pertama, menentukan ide. Ide dalam membuat film dokumenter tidaklah harus pergi jauh-jauh dan memusingkan karena ide ini bisa timbul dimana saja seperti di sekeliling kita, di pinggir jalan, dan kadang ide yang kita anggap biasa ini yang menjadi sebuah ide yang menarik dan bagus diproduksi. Jadi mulailah kita untuk bepfikir supaya peka terhadap kejadian yang terjadi.
pertama, menentukan ide. Ide dalam membuat film dokumenter tidaklah harus pergi jauh-jauh dan memusingkan karena ide ini bisa timbul dimana saja seperti di sekeliling kita, di pinggir jalan, dan kadang ide yang kita anggap biasa ini yang menjadi sebuah ide yang menarik dan bagus diproduksi. Jadi mulailah kita untuk bepfikir supaya peka terhadap kejadian yang terjadi.
Ketiga, membuat treatment atau outline. Outline disebut juga script dalam bahasa teknisnya. Script adalah cerita rekaan tentang film yang kita buat. script juga suatu gambar kerja keseluruhan kita dalam memproduksi film, jadi kerja kita akan lebih terarah. Ada beberapa fungsi script.
Pertama script adalah alat struktural dan organizing yang dapat dijadikan referensi dan guide bagi semua orang yang terlibat. Jadi, dengan script kamu dapat mengkomunikasikan ide film ke seluruh crew produksi. Oleh karena itu script harus jelas dan imajinatif.
Kedua, script penting untuk kerja kameramen karena dengan membaca script kameramen akan menangkap mood peristiwa ataupun masalah teknis yang berhubungan dengan kerjanya kameramen.
Ketiga, script juga menjadi dasar kerja bagian produksi, karena dengan membaca script dapat diketahui kebutuhan dan yang kita butuhkan untuk memproduksi film.
Keempat, script juga menjadi guide bagi editor karena dengan script kita bisa memperlihatkan struktur flim kita yang kita buat. Kelima, dengan script kita akan tahu siapa saja yang akan kita wawancarai dan kita butuhkan sebagai narasumber.
Keempat, mencatat shooting. Dalam langkah keempat ini ada dua yang harus kita catat yaitu shooting list dan shooting schedule. Shooting list yaitu catatan yang berisi perkiraan apa saja gambar yang dibutuhkan untuk flim yang kita buat. jadi saat merekam kita tidak akan membuang pita kaset dengan gambar yang tidak bermanfaat untuk film kita. Sedangkan shooting schedule adalah mencatat atau merencanakan terlebih dahulu jadwal shooting yang akan kita lakukan dalam pembuatan film.
Kelima, editing script. Langkah kelima ini sangat penting dalam pembuatan film. Biasa orang menyebutnya dengan pasca produksi dan ada juga yang bilang film ini terjadinya di meja editor. Dalam melakukan pengeditan kita harus menyiapkan tiga hal adalah menbuat transkip wawancara, membuat logging gambar, dan membuat editing script. Dalam membuat transkipsi wawancara kita harus menuliskan secara mendetail dan terperinci data wawancara kita dengan subjek dengan jelas.
Membuat logging gambar ini maksudnya, membuat daftar gambar dari kaset hasil shuuting dengan detail, mencatat team code-nya serta di kaset berapa gambar itu ada. Terakhir ini merupakan tugas filmmaker yang membutuhkan kesabaran karena membuat editing scrip ini kita harus mempreview kembali hasil rekaman kita tadi ditelevisi supaya dapat melihat hasil gambar yang kita ambil tadi dengan jelas. Dengan begitu kita akan mebuat sebuah gabungan dari Outline atau cerita rekaan menjadi sebuah kenyataan yang dapat menjadi petunjuk bagi editor. source : myhobbyblogs.com

Example:
IDE KONSEP FILM DOKUMENTER
TEMA: BUMI BASERAH DALAM BERBAGAI SEGI KEHIDUPAN
(Karya Rani Ardina Kelas XI IPA 1 Siswa SMAN Pintar Kuansing TP 2011)
 
1.PEMERINTAHAN
-KANTOR CAMAT : SAMBUTAN CAMAT K.HILIR
-KANTOR POLISI
-KORAMIL
-PUSKESMAS

2.SEJARAH/BANGUNAN SEJARAH
-TUGU BASERAH
-RUMAH ADAT
-ISTANA RAJO KOTO RAJO
-KUBURAN GURU SILAT

3.TEMPAT WISATA
-TEPIAN LUBUAK SOBAE
-DANAU SEO SORIEK
-BENDUNGAN INDAH KOTO RAJO
 
4.PENDIDIKAN
-KANTOR CABANG PENDIDIKAN
-SEKOLAH (TK,SD,SMP,SMA)
 
5.AGAMA
-MESJID RAYA
-KUA
 
6.MATA PENCAHARIAN
-MANAKIAK
-MENCARI IKAN
-OPERASI TRANSPORTASI
-SAWAH
 
7.EKONOMI
-PASAR SABTU (PASAR BARU) DAN PASAR RABU (KOTO RAJO)
-PERBANKAN
 
8.TEMPAT-TEMPAT LAIN
-JEMBATAN
-LAPANGAN BOLA RAWANG BONTO


Guru Bidang Studi Seni Budaya SMAN Pintar Kuansing

NIP.198307302011021002
READ MORE - Materi Seni Teater SMAN Pintar: Cara Membuat Film Dokumenter
Coach RR
Materi Seni Budaya SMAN PINTAR KELAS X SEMESTER 1 TP 2011
Standar Kompetensi
Mengapresiasi karya seni musik
•Kompetensi Dasar
•Mengidentifikasi dan latar belakang dalam konteks budaya masyarakat setempat
 
MEDIA SENI MUSIK
MEDIA DASAR
•TIMBRE ?
WARNA BUNYI YANG DIHASILKAN DARI TIAP-TIAP INSTRUMEN MUSIK YANG DIGUNAKAN. DALAM HAL INI SUARA MANUSIA DIANGGAP TERMASUK INSTRUMEN MUSIK.
•RITME ?
KOMPOSISI DURASI/POLA PANJANG PENDEKNYA BUNYI DARI RANGKAIAN NADA YANG MEMBENTUK NADA.


• NADA
BESARNYA FREKUENSI / TINGGI RENDAHNYA BUNYI DARI INSTRUMEN MUSIK YANG DIMAINKAN / DINYANYIKAN

SUARA MANUSIA
SUARA MANUSIA TERMASUK MADIA SENI MUSIK, TERUTAMA JIKA MUSIK TERSEBUT MENGGUNAKAN LIRIK DAN SYAIR.
SUARA MANUSIA MENURUT BUNYI DAN WILAYAH NADANYA DIKELOMPOKAN MENJADI 6 JENIS.
•SOPRAN : SUARA TINGGI DARI C HINGGA a2
•MEZO SOPRAN : SUARA SEDANG WANITA DARI a HINGGA F2
• ALTO : SUARA RENDAH WANITA
DARI F HINGGA D2
• TENOR : SUARA TINGGI PRIA DARI C HINGGAA1
• BARITON : SUARA SEDANG PRIA DARI A HINGGA F1
• BASS : SUARA RENDAH PRIA DARI F HINGGA D1

TUJUAN PENCIPTAAN KARYA SENI
1.EKSPRESI PRIBADI
UNGKAPAN EMOSIONAL DIWUJUDKAN DALAM BENTUK SENI RUPA ATAU SENI LAINNYA.
2.AKTUALISASI DIRI
UPAYA UNTUK MEMBANGUN EKSITENSI DIRI PRIBADI MELALUI UNGKAPAN ESTETIS.
3.EKPERIMENTASI
UPAYA PENCARIAN & PERCOBAAN MENGOLAH BERBAGAI UNSUR SENI RUPA ATAU SENI LAINNYA DENGAN BEEMACAM MEDIA UNTUK MEMPEROLEH ORISINALITAS KARYA ESTETIS.
4.PEMBAHARUAN NILAI
KEINDAHAN UPAYA KREATIF UNTUK MENCIPTAKAN HAL-HAL BARU DALAM BERUNGKAP SENI.
5.OBJEK EKONOMI
PENCIPTAAN KARYA SENI YANG SEJALAN DENGAN SELERA MASYARAKAT UNTUK ALASAN PERDAGANGAN.
6.REKAMAN PERISTIWA
PROSES PENCIPTAAN KARYA SENI DENGAN ALASAN MEREKAM SUATU PERISTIWA TERTENTU YANG MENYENTUH DAN BERMAKNA.
7.ALAT KOMUNIKASI
UPAYA MEMBANGUN BERBAGAI GAGASAN / IMAJINASI SENIMAN, SEHINGGA DAPAT DIPAHAMI OLEH MASYARAKAT PENIKMTANYA.
8.TERAPI KEJIWAAN
PENGAYAAN JIWA BAGI SENIMAN MAUPUN PENIKMATNYA SEHINGGA MEMPROLEH KETENANGAN MAUPUN PENYEHATAN ROHANI.
9.PERLUASAN WACANA
PROSES PENCIPTAAN/PAGELARAN SENI UNTUK MENINGKATKAN APRESIASI MASYARAKAT, SEHINGGA MEMPEROLEH PENGALAMAN BARU DALAM MENGAMATI KARYA SENI ITU.
10. KEAGAMAAN
SENI SEBAGAI MEDIA PENYAMPAIAN
AJARAN AGAMA DALAM MENGAMATI KARYA SENI ITU.
11. POLITIK
SEBAGAI ALAT PENDUKUNG KAMPANYE DAN PROPAGANDA IDEOLOGI POLITIK TERTENTU.


UNSUR-UNSUR ESTETIS MUSIK TRADISIONAL
# ESTETIKA NILAI SENI TRADISIONAL.
1. BUDAYA ONTOLOGIS YAITU ORANG- ORANG MELIHAT SEGALA SESUATUNYA BERDASARKAN LOGIKA.
CONTOH : ADANYA SIANG DAN MALAM
DISEBABKAN OLEH ROTASI BUMI.
DIBIDANG MUSIK BUDAYA ONTOLOGIS TERLIHAT DARI JELAS DALAM MUSIK KLASIK YANG ADA ATURAN PAKEMNYA MISALNYA ADANYA PARTITUR.
2. BUDAYA MISTIS
YAITU KESENIAN YANG MEMPUNYAI TARGET MENCAPAI PENGALAMAN RELIGIUS.
MUSIK DALAM BUDAYA MISTIS TERLIHAT SAAT DIGUNAKAN SEBAGAI IRINGAN UPACARA ADAT.

KARAKTERISTIK INSTRUMEN DAN BENTUK LAGU PADA MUSIK TRADISIONAL.
•MENGGUNAKAN TANGGA NADA PENTATONIS.
YAITU : TANGGA NADA YANG MEMILIKI 5 BUAH NADA.
PENYELARASAN NADANYA HANYA BERDASARKAN PENDENGARAN DAN PERASAAN ( FEELING ) MANUSIA.
CONTOH INSTRUMEN NYA : GAMELAN
NOTASI PENTATONIS : 2 3 5 6 I I 2
ro lu mo nem ji ji ro
•MEMIILIKI CENGKOK / EKSPRESI KHUSUS.
EKSPRESI ADALAH UNGKAPAN KREATIVITAS.
SETIAP SENI SUARA TRADISIONAL MEMILIKI CIRI KHAS YANG BERBEDA.
CONTOH : CENGKOK DENGAN LAGU MELAYU DENGAN LAGU GAMAT.
•NADA DASAR CENDERUNG MENGIKUTI NADA DASAR MUSIK.
INSTRUMEN TRADISI TIDAK DAPAT DITURUNKAN ATAU DINAIKAN NADA DASARNYA.
PENYANYI HARUS MENGIKUTI NADA DASAR ALAT MUSIK.
•TERDAPAT ATURAN BENTUK LAGU TERSENDIRI.
BENTUK-BENTUK SEPERTI INI BANYAK SEKALI DITEMUKAN DALAM LAGU-LAGU SUMATERA, JAWA, SUNDA, DAN BALI.
•ALAT MUSIK AKUSTIK.
ALAT MUSIK AKUSTIK ADALAH ALAT MUSIK YANG BUNYINYA BERASAL DARI RONGGA YANG ADA PADA INSTRUMEN TERSEBUT, MISALNYA GITAR AKUSTIK.
•BAHAN ALAT MUSIK BERASAL DARI ALAM.
YAITU BAHAN DASAR TERBUAT DARI ALAM, SEPERTI LOGAM, KAYU DAN KULIT BINATANG.
EX INSTRUMEN : KENDANG, REBAB, KOLINTANG.

FUNGSI MUSIK TRADISONAL
•SEBAGAI SARANA UPACARA ADAT.
EX: RITUAL KEAGAMAAN.
•SEBAGAI PENGIRING TARI ATAU PERTUNJUKANNYA LAINNYA.
EX: TARI PASANMBAHAN, WAYANG ( MENGHIDUPKAN SUASANA YANG DIBANGUN )
•SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI.
EX. PEMBERIAN INFORMASI KEPADA PENGHUNI DESA YANG TINGGAL DALAM JARAK JAUH.
•SEBAGAI MEDIA HIBURAN DAN BERMAIN.
EX: ANGKULUNG
•SARANA MENCARI NAFKAH.
EX: PEMAIN MUSIK RANDAI
•SARANA PERANG.
EX: GENDANG PEMBANGKIT PERANG.
•SARANA PENGHORMATAN.
EX: BUNYI-BUNYIAN ALAT MUSIK DAN PENGHORMATAN TAMU AGUNG.
•SARANA SOSIAL LAIN.
EX: UNTUK MAS KAWIN YAITU SANGKA.
 
TUGAS
1.Buatlah kelompok terdiri dari 6 orang.
- pilih salah satu lagu daerah
- nyanyikan secara kelompok.
- gunakan alat musik iringan ( gitar dll )
- Buat sesuai dengan kreativitas masing-masing.
- Terjemahkan dan gubahlah syair lagu daerah kedalam bahasa Indonesia.
 
                                                          Guru Bidang Studi Seni Budaya SMAN Pintar Kuansing
                                                           Ronaldo Rozalino S.Sn
READ MORE - Materi Seni Budaya :Mengidentifikasi dan latar belakang dalam konteks budaya masyarakat setempat
Coach RR
ADVIS
DENGAN ILMU HIDUP MENJADI MUDAH
DENGAN AGAMA HIDUP MENJADI TERARAH DAN BERFAIDAH
DENGAN SENI HIDUP MENJADI INDAH

STANDAR KOMPETENSI
STANDAR OF COMPETENSI
MENGAPRESIASI KARYA SENI MUSIK
Apreciate Composition of Art music
 
KOMPETENSI DASAR
•MENGIDENTIFIKASI DAN LATAR BELAKANG
MUSIK TRADISIONAL DALAM KONTEKS BUDAYA MASYARAKAT SETEMPAT.
•MENGUNGKAPKAPKAN PENGALAMAN MUSIKAL DARI HASIL PENGAMATAN TERHADAP PERTUNJUKAN MUSIK TRADISIONAL SETEMPAT.
•MENUNJUKKAN NILAI-NILAI MUSIKAL DARI HASIL PENGALAMAN MUSIKAL YANG DIDAPATKAN MELALUI PERTUNJUKAN MUSIK TRADISIONAL.

APRESIASI SENI MUSIK
PENGERTIAN APRESIASI ?
PENGERTIAN SENI ?
PENGERTIAN MUSIK ?

APRESIASI
Is:
Penghargaan terhadap yang diamati
atau berusaha mengerti tentang seni
dan menjadi peka terhadap segi-segi didalamnya sehingga mampu menikmati dan menilai karya dengan semestinya.
Example :
Bambang & Widya pergi malam minggu untuk menonton konser ungu di Pekanbaru.
Menonton adalah bentuk apresiasi”
 
SENI
IS :
Salah satu unsur kebudayaan yang tumbuh dan berkembang sejajar dan perkembangan manusia selaku penggubah dan penikmat.
Dengan seni dapat memperoleh kenikmatan sebagai akibat dari refleksi perasaan terhadap stimulis yang diterima.

Defenisi Seni
Aristoteles
Seni adalah peniruan bentuk alam dengan kreatifitas dan ide penggubahnya agar lebih indah.
Schopenhauer
Seni adalah suatu untuk menciptakan bentuk-bentuk yang menyenangkan.
Meskipun musik adalah seni yang paling abstrak, tapi tiap orang menyukainya.

Defenisi Seni Menurut Para Ahli
Beberapa defenisi tersebut antara lain :
Ensklopedia Indonesia
Seni adalah penciptaan benda atau segala hal yang karena keindahan bentuknya, orang senang melihat atau mendengar.
Ki hajar Dewantara
Seni merupakan perbuatan manusia(penggubah) yang timbul dari perasaanya.
Dan bersifat indah, sehingga dapat menggerakan jiwa dan perasaan manusia ( penerima ).

MUSIK
ADALAH :
SENI PENGUNGKAPAN GAGASAN MELALUI BUNYI, YANG UNSUR DASARNYA BERUPA MELODI, IRAMA, DAN HARMONI DENGAN UNSUR PENDUKUNG BERUPA BENTUK GAGASAN SIFAT DAN WARNA BUNYI.

Seni Sebagai Estetika
Estetika berada diluar lingkup logika ataupun etika
Defenisi Seni menurut para ahli sebagai langkah pendekatan memahaminya.

Alghazali
Keindahan suatu benda terletak pada perwujudan dari kesempurnaan karakteristik benda itu dan ditambah dengan adanya jiwa atau roh didalamnya.

Seni Sebagai Kreatifitas
Manusia memiliki kelebihan berupa akal pikiran, kalbu, emosi nafsu, dan kemampuan sesuatu.
Usaha menggunakan akal pikiran untuk membuat sesuatu ( kreasi ) yang baik nyata atau abstrak disebut Kreatifitas.

Ciri-ciri Kreasi Seni
Unik
Unik Artinya sesuatu yang lain dari pada yang lain, yang belum pernah dibuat orang sebelumnya, baik dalam hal ide teknik dan media.
Alangkah baiknya jika karya senimu adalah hasil kreasimu sendiri bukan mencontoh dari yang sudah ada.

Individual ( Pribadi )
Artinya memiliki kekhususan ciri seniman pembuatnya,yang berbeda dengan seniman lain karena perbedaan pandangan, penghayatan,
Pengalaman, teknik, dalam membuat karya seni.

Ekspresif
Karya seni merupakan hasil curahan batin berupa batin berupa penjabaran dari ide, renungan, perasaan atau pengalaman seniman.
Seni tanpa curahan batin seolah-olah kering dan tak dapat menyentuh perasaan yang menikmatinya.

Universal
Karya seni dapat dinikmati oleh semua lapisan masyarakat, bangsa, dan generasi karena adanya persamaan rasa estetik dan artistik.

Survival
Tahan lama
Nilai seni dalam suatu karya seni dapat dinikmati sepanjang masa karena nilai estetikanya bersifat konsisten.
Contohnya: Karya peninggalan zaman kuno masih kita nikmati sekarang.

CABANG-CABANG SENI
Berdasarkan realita yang berkembang dimasyarakat, Seni digolongkan menjadi 5 cabang yang memiliki kesatuan dan keterkaitan.
Diantaranya :
1.Seni Rupa
2.Seni Sastra
3.Seni Musik
4.Seni Tari
5.Seni Teater
 
 
Seni Musik
•Bentuk Media :
Suara, benda, manusia, gerak proses.
•Indera Penikmat :
Pendegaran, penglihatan.

SENI RUPA
•Bentuk Media :
Benda.
•Indera Penikmat :
Penglihatan, Peraba.

SENI SASTRA
•Bentuk Media :
Tulisan.
•Indera Penikmat :
Pendengaran, penglihatan.

SENI TARI
•Bentuk Media :
Suara, benda, manusia, gerak, musik.
•Indera Penikmat :
Penglihatan, Pendengaran.

SENI TEATER
•Bentuk Media :
Manusia, benda, / alam, akting, adegan, suara / musik.
•Indera Penikmat :
Penglihatan, Pendengaran.

FUNGSI DAN TUJUAN SENI
Menurut antropologi, kesenian adalah salah satu unsur budaya manusia.
Kita dapat merasakan dalam pengalaman hidup sehari-hari, betapa kita sangat membutuhkan sarana berekpresi dan menikmati keindahan dalam berbagai bentuk.

Berdasarkan fungsinya sebagai pemenuh kebutuhan, seni dipilih menjadi beberapa kelompok.
1.Fungsi Individual
Manusia terdiri dari unsur fisik dan psikis. Salah satu unsur psikis adalah emosi. Maka Fungsi pemenuhan kebutuhan seni secara fisik dan psikis / emosional.
Fungsi
1.Fungsi Fisik
Fungsi ini banyak dipenuhi melalui seni pakai yang berhubungan dengan fisik.
Contoh ; busana, perabot, rumah, musik senam, dsb.
2. Fungsi Emosional
Dipenuhi melalui seni murni, baik dari segi pembuat/penggubah, maupun konsumen penikmat.
Contoh ; lukisan, novel, musik, tari, film dsb.

Fungsi
2. Fungsi Sosial
Fungsi sosial artinya dapat dinikmati dan bermanfaat bagi kepentingan orang banyak dalam waktu relatif bersamaan. Fungsi ini dikelompokan
menjadi beberapa bidang.
Diantaranya:
- Rekreasi/ Hiburan
- Komunikasi
- Pendidikan
- Religi/Keagamaan

SEKIAN
SELAMAT BERKREATIFITAS
 
Guru Bidang Studi Seni Budaya SMAN Pintar Kabupaten Kuantan Singingi
Ronaldo Rozalino S.Sn
READ MORE - Materi Seni Budaya (Musik) Kelas X Semester 1 SMAN Pintar Kabupaten Kuantan Singingi

My Facebook

Best Friend

Bisnis Online Succes (BOS)

Blog Profesional

BP Grup

BP Grup
British Propolis

Kontak Whats Up (WA)

Kontak Whats Up (WA)
085363554777