Welcome My Blog

Tampilkan postingan dengan label Purna. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Purna. Tampilkan semua postingan
Coach RR
SIAPA YANG KAMU HARAPKAN KELAK SETELAH MEMASUKI USIA SENJA ?

(Buat yang sudah Pensiun dan akan Pensiun Baca deh bagus tulisannya :

Coba Dengarkan Suara Hati Para Lelaki/Wanita Senja Ini ... Kelak saat Anda sudah tua, siapa yang Anda harapkan ?

Jika Anda memiliki satu sarang (tempat tinggal/rumah) sendiri, harap jangan Anda tinggalkan sebelum ajal menjemput.

Jika masih memiliki pasangan hidup, baik-baiklah hidup bersama seiring dengannya, saling mengisi dan menopang.

Jaga dan rawatlah baik-baik kesehatan sendiri.

Bersuka citalah dengan attitude/sikap yang baik.

Semua orang akan menjadi tua..!

Hanya saja fisik (kesehatan) kita sekarang masih kuat, otak (pikiran) juga masih jernih, bagaimana kelak jika sudah tua, siapa yang diandalkan/ diharapkan !?

Untuk membahasnya perlu 4 tahapan berikut ini :
Tahap pertama, 
1) Jaminan/kepastian
Anak memiliki ekonomi yang baik, itu adalah miliknya, milik si anak ... bukan milikmu.
Anak berbakti, itu adalah kualitas yang baik pada dirinya, walau itu tak lepas dari hasil didikanmu ...
2) Jika setelah memasuki usia pensiun 60 - 70 tahun fisik (kesehatan) masih relatif baik dan kondisi juga memungkinkan, maka :

1. Makanlah kalau memang suka dengan makanan tertentu,
2. Pakailah kalau memang suka dengan busana yang diinginkan, dan
3. Bermainlah sepuasnya (game atau semacam nya),
4. Jangan lagi terlalu kejam/pelit pada diri sendiri (manjakan diri sendiri),
5. Hari-hari seperti itu tidak banyak lagi, jadi manfaatkanlah dengan baik.
6. Pastikan ada sedikit uang simpanan sendiri,
7. Pertahankan rumah yang dimiliki,
8. Siapkan segalanya (sebelum dan menjelang ajal) untuk diri sendiri.
9. Meski anak memiliki ekonomi yang baik, tapi itu miliknya, anak berbakti ... itu adalah kualitas yang baik pada dirinya.
Jangan menolak bantuan mereka. Tapi tetap harus bergantung pada diri sendiri. Aturlah kehidupan sendiri.

Tahap kedua
KESEHATAN DIRI
1) Jagalah kondisi kesehatan sendiri sebaik mungkin, hidup tanpa mengandalkan orang lain jauh lebih baik.
2) Setelah 70 (tujuh puluh) tahun tidak ada penyakit, juga bencana, krn hrs bisa :
1. Mengatur kehidupan dan mengurus diri
2. Sadar diri ini benar-benar sudah tua, perlahan-lahan, stamina dan fisik itu akan melemah, reaksi juga akan semakin buruk,
3. Saat makan, makanlah dengan perlahan, jangan sampai tersedak.
4. Saat berjalan juga jalanlah perlahan, jangan sampai terjerembab.
5. Jangan memaksakan diri lagi, jagalah kesehatan diri baik-baik !
6. Jangan lagi mencampuri masalah ini dan itu, mencampuri masalah anak atau terkadang mencampuri masalah generasi ketiga (cucu).
7. Bertahun-tahun sudah mengurus ini dan itu, kini saatnya harus sedikit egois, uruslah diri sendiri dengan baik.
8. Jalanilah segalanya dengan santai, bantu bersih-bersih.
9. Jaga dengan baik kesehatan diri sendiri.
10. Usahakan waktu hidup sendiri lakukan rutinitas sehari-hari itu selama mungkin. Hidup tanpa bergantung pada orang lain akan jauh lebih baik.

Tahap ketiga
Psikologis
1) Generasi seperti kita ini telah mengalami segala pahit getir hidup, saya percaya, perjalanan terakhir dari hidup kita juga bisa kita hadapi dengan tenang.
2) Ketika kesehatan mulai memburuk dan butuh bantuan, maka kita harus siap dengan hari “H”  (รฝaitu hari tibanya kematian) ini. Tapi, sebagian besar orang tidak bisa melewati tahapan ini.
3) Aturlah dengan baik suasana hati dan sesuaikan dengan tibanya hari itu.
4) Hidup, tua, sakit dan mati merupakan hal yang normal dalam kehidupan, jadi hadapilah dengan tenang.
5) Ini adalah perjalanan hidup terakhir, jadi tidak ada yang perlu ditakutkan.
6) Siapkan jauh-jauh hari sebelumnya, maka kita tidak akan terlalu bersedih.

Tahap keempat
Mengandalkan diri sendiri
Ketika otak (pikiran) kita masih jernih, dan saat penyakit mulai melilit dan tak tersembuhkan serta kualitas hidup memburuk, maka kita harus :
1. Berani menghadapi kematian, bulatkan tekad agar keluarga tidak perlu lagi berusaha menyelamatkan.
2. Jangan membiarkan kerabat handai taulan melakukan segala upaya yang sia-sia (karena memang sudah waktunya berpulang kepada-Nya - jangan melawan takdir).

Ketika sudah tua, siapa yang diandalkan/diharapkan ?
Diri sendiri - diri sendiri dan - tetap diri kita sendiri.

Ini adalah cuplikan dari fragmen 'Apa yang Harus Dilakukan saat Sudah Tua' – Yeh Chin-Chuan (Sarjana Kesehatan Masyarakat dan juga seorang politisi Taiwan) :
Saya selalu berpikir orang tua di atas 80 tahun :
1. Tidak perlu membatasi makanannya harus bening,
2. Tidak perlu menurunkan berat badan.
3. Yang paling penting masih bisa makan (nafsu makan bagus), makanlah apa yang disukai,
makanlah makanan yang kita anggap paling lezat, agar bisa menikmati hidup dengan lebih ceria.
4. Membatasi orang tua tidak boleh makan ini dan itu, ini bertentangan dengan sifat alami manusia, dan juga tidak ada dasar ilmiahnya.

Sebenarnya, semakin banyak bukti ilmiah, orang tua harus makan lebih baik, sedikit lebih gemuk.
Supaya ia memiliki setitik lebih banyak kemampuan untuk melawan penyakit, kemampuan untuk melawan depresi...

Saya do’akan setiap orang tua bisa menikmati perjalanan hidup terakhir mereka dengan lebih indah dan mengesankan. Jangan sampai meninggalkan penyesalan yang dibawa sampai ke liang lahat. 

Ada tambahan, jangan pernah merasa tua krn apabila merasa tua akan timbul Energi Negatif dalam diri kita yg akan membuat diri kita seolah2 sdh tdk bisa melakukan apa2 lagi. Tetaplah beraktifitas  yg bermanfaat bagi diri, klrg & lingkungan sekitar.

Tetap semangat๐Ÿ’ช๐Ÿ’ช๐Ÿ’ช
Repost

READ MORE - SIAPA YANG KAMU HARAPKAN KELAK SETELAH MEMASUKI USIA SENJA ?
Coach RR
SENDIRI DI USIA SENJA

Musim kemarau lalu, sy diberhentikan dari pekerjaan sy. Untuk memenuhi kebutuhan hidup, sy harus mengambil pekerjaan sementara sebagai pengantar Surat Kabar.  

Salah satu rumah yg sy kirimi koran memiliki kotak surat yg lubangnya tertutup, jadi setiap kali sy harus mengetuk pintunya.  

*WAHYU*, seorang lelaki tua dgn langkah goyah, perlahan membuka pintu.  

Sy bertanya:
_'Pak, kenapa lubang kotak suratnya ditutup ?'_

Dia menjawab :
_'Sy sengaja menutupnya.'_

Dia tersenyum canggung dan melanjutkan:
_'Sy ingin membicarakan sesuatu dgn anda.'_
_'Saat Anda mengantarkan koran kpd sy setiap hari, tolong ketuk pintunya atau bunyikan bel dan serahkan langsung korannya kpd sy.'_

Sy menjawab :
_'Tentu saja, tapi hal itu sepertinya merepotkan kita berdua dan hanya membuang² waktu saja.'_ 
Sy merasa bingung dgn pengaturan ini.

Dia berkata:
_'Tdk apa², sy di rumah setiap hari.'_

_'Bagaimana jika sy memberi Anda tambahan 500 ribu setiap bulannya sebagai biaya tambahan untuk hal itu.'_

Dgn ekspresi memohon, dia menambahkan:
_'Jika suatu hari nanti Anda tdk mendapat jawaban saat mengetuk pintu, tolong hubungi polisi !'_

Sy terkejut dan bertanya :
_'Mengapa ?'_

Dia menjawab :
_'Istri sy sudah meninggal, anak sy berada di kota lain, dan sy tinggal di sini sendirian, siapa yg tahu kapan waktu sy akan tiba ?'_

Pd saat itu, sy melihat mata lelaki tua itu yg berkabut dan lembab.

Sy bertanya:
_'Apakah Anda tdk berlangganan koran untuk membacanya ?'_

Dia menjawab pelan:
_"Sy tdk pernah membaca koran."_

_*"Saya berlangganan suara ketukan !"*_

Dia mengatupkan tangannya dan berkata:
_'Anak muda, tolong bantu sy, ini nomor telepon anak sy.'_
_"Jika suatu hari Anda tdk dpt mengetuk pintu, tolong selain menghubungi Polisi, juga hubungi anak sy untuk memberi tahu dia."_

Setelah membaca ini, sy yakin pasti ada juga orang² yg menyendiri dan kesepian di antara teman² kita.

Terkadang, Anda mungkin ber-tanya² mengapa mereka, masih mengirimkan ucapan atau pesan pagi dan sore di WhatsApp?

Sebenarnya makna ucapan pagi dan sore ini mirip dgn makna mengetuk atau  membunyikan bel pintu, ini adalah cara untuk saling mendoakan keselamatan.

_*"Suatu hari, jika Anda tdk menerima ucapan selamat pagi atau artikel yg dibagikan, maka mereka mungkin sakit atau sesuatu terjadi pd mereka.'*_

Tolong jaga teman sesama pensiunan dan keluarga Anda. 

_*"Setelah membaca ini, Sy sangat memahami pentingnya 'Salam dan doa Pagi' kita satu sama lain."*_

_Anggaplah pesan² WA ini sebagai ketukan pintu di antara sahabat² kita.._
- *Masih ada kah...?*
- *Masih sehat kah...?*

Salam Santun
ronaldorozalino.blogspot.com
READ MORE - Sendiri Di Usia Senja

My Facebook

Best Friend

Bisnis Online Succes (BOS)

Blog Profesional

BP Grup

BP Grup
British Propolis

Kontak Whats Up (WA)

Kontak Whats Up (WA)
085363554777