Welcome My Blog

Tampilkan postingan dengan label Orang Tua. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Orang Tua. Tampilkan semua postingan
Ronaldo Rozalino, S.Sn.,M.Pd

Guru, Orang Tua, dan Siswa Adalah Satu Kesatuan 

Guru diibaratkan sebagai tanah yang menumbuhkan.
Siswa adalah bunga yang terus berkembang.
Sedangkan orang tua adalah air yang memberi kehidupan.

Tanah yang subur memang penting, tetapi tanpa air, bunga akan sulit tumbuh dengan baik. Begitu pula sebaliknya, air yang melimpah tanpa tanah yang baik juga tidak akan menghasilkan bunga yang indah.

Pendidikan terbaik lahir ketika guru dan orang tua saling percaya, saling menghargai, dan saling bekerja sama. Anak bukan hanya membutuhkan pelajaran di sekolah, tetapi juga perhatian, dukungan, dan teladan di rumah.

Mari berhenti saling menyalahkan ketika anak menghadapi kesulitan. Sebaliknya, mari saling menguatkan agar mereka tumbuh menjadi pribadi yang berilmu, berakhlak, dan siap menghadapi masa depan.

❤️ Karena untuk membesarkan satu generasi yang hebat, dibutuhkan kerja sama antara sekolah, keluarga, dan lingkungan. (HD) 
READ MORE - Guru, Orang Tua, dan Siswa Adalah Satu Kesatuan
Ronaldo Rozalino, S.Sn.,M.Pd
SIAPA YANG KAMU HARAPKAN KELAK SETELAH MEMASUKI USIA SENJA ?

(Buat yang sudah Pensiun dan akan Pensiun Baca deh bagus tulisannya :

Coba Dengarkan Suara Hati Para Lelaki/Wanita Senja Ini ... Kelak saat Anda sudah tua, siapa yang Anda harapkan ?

Jika Anda memiliki satu sarang (tempat tinggal/rumah) sendiri, harap jangan Anda tinggalkan sebelum ajal menjemput.

Jika masih memiliki pasangan hidup, baik-baiklah hidup bersama seiring dengannya, saling mengisi dan menopang.

Jaga dan rawatlah baik-baik kesehatan sendiri.

Bersuka citalah dengan attitude/sikap yang baik.

Semua orang akan menjadi tua..!

Hanya saja fisik (kesehatan) kita sekarang masih kuat, otak (pikiran) juga masih jernih, bagaimana kelak jika sudah tua, siapa yang diandalkan/ diharapkan !?

Untuk membahasnya perlu 4 tahapan berikut ini :
Tahap pertama, 
1) Jaminan/kepastian
Anak memiliki ekonomi yang baik, itu adalah miliknya, milik si anak ... bukan milikmu.
Anak berbakti, itu adalah kualitas yang baik pada dirinya, walau itu tak lepas dari hasil didikanmu ...
2) Jika setelah memasuki usia pensiun 60 - 70 tahun fisik (kesehatan) masih relatif baik dan kondisi juga memungkinkan, maka :

1. Makanlah kalau memang suka dengan makanan tertentu,
2. Pakailah kalau memang suka dengan busana yang diinginkan, dan
3. Bermainlah sepuasnya (game atau semacam nya),
4. Jangan lagi terlalu kejam/pelit pada diri sendiri (manjakan diri sendiri),
5. Hari-hari seperti itu tidak banyak lagi, jadi manfaatkanlah dengan baik.
6. Pastikan ada sedikit uang simpanan sendiri,
7. Pertahankan rumah yang dimiliki,
8. Siapkan segalanya (sebelum dan menjelang ajal) untuk diri sendiri.
9. Meski anak memiliki ekonomi yang baik, tapi itu miliknya, anak berbakti ... itu adalah kualitas yang baik pada dirinya.
Jangan menolak bantuan mereka. Tapi tetap harus bergantung pada diri sendiri. Aturlah kehidupan sendiri.

Tahap kedua
KESEHATAN DIRI
1) Jagalah kondisi kesehatan sendiri sebaik mungkin, hidup tanpa mengandalkan orang lain jauh lebih baik.
2) Setelah 70 (tujuh puluh) tahun tidak ada penyakit, juga bencana, krn hrs bisa :
1. Mengatur kehidupan dan mengurus diri
2. Sadar diri ini benar-benar sudah tua, perlahan-lahan, stamina dan fisik itu akan melemah, reaksi juga akan semakin buruk,
3. Saat makan, makanlah dengan perlahan, jangan sampai tersedak.
4. Saat berjalan juga jalanlah perlahan, jangan sampai terjerembab.
5. Jangan memaksakan diri lagi, jagalah kesehatan diri baik-baik !
6. Jangan lagi mencampuri masalah ini dan itu, mencampuri masalah anak atau terkadang mencampuri masalah generasi ketiga (cucu).
7. Bertahun-tahun sudah mengurus ini dan itu, kini saatnya harus sedikit egois, uruslah diri sendiri dengan baik.
8. Jalanilah segalanya dengan santai, bantu bersih-bersih.
9. Jaga dengan baik kesehatan diri sendiri.
10. Usahakan waktu hidup sendiri lakukan rutinitas sehari-hari itu selama mungkin. Hidup tanpa bergantung pada orang lain akan jauh lebih baik.

Tahap ketiga
Psikologis
1) Generasi seperti kita ini telah mengalami segala pahit getir hidup, saya percaya, perjalanan terakhir dari hidup kita juga bisa kita hadapi dengan tenang.
2) Ketika kesehatan mulai memburuk dan butuh bantuan, maka kita harus siap dengan hari “H”  (ýaitu hari tibanya kematian) ini. Tapi, sebagian besar orang tidak bisa melewati tahapan ini.
3) Aturlah dengan baik suasana hati dan sesuaikan dengan tibanya hari itu.
4) Hidup, tua, sakit dan mati merupakan hal yang normal dalam kehidupan, jadi hadapilah dengan tenang.
5) Ini adalah perjalanan hidup terakhir, jadi tidak ada yang perlu ditakutkan.
6) Siapkan jauh-jauh hari sebelumnya, maka kita tidak akan terlalu bersedih.

Tahap keempat
Mengandalkan diri sendiri
Ketika otak (pikiran) kita masih jernih, dan saat penyakit mulai melilit dan tak tersembuhkan serta kualitas hidup memburuk, maka kita harus :
1. Berani menghadapi kematian, bulatkan tekad agar keluarga tidak perlu lagi berusaha menyelamatkan.
2. Jangan membiarkan kerabat handai taulan melakukan segala upaya yang sia-sia (karena memang sudah waktunya berpulang kepada-Nya - jangan melawan takdir).

Ketika sudah tua, siapa yang diandalkan/diharapkan ?
Diri sendiri - diri sendiri dan - tetap diri kita sendiri.

Ini adalah cuplikan dari fragmen 'Apa yang Harus Dilakukan saat Sudah Tua' – Yeh Chin-Chuan (Sarjana Kesehatan Masyarakat dan juga seorang politisi Taiwan) :
Saya selalu berpikir orang tua di atas 80 tahun :
1. Tidak perlu membatasi makanannya harus bening,
2. Tidak perlu menurunkan berat badan.
3. Yang paling penting masih bisa makan (nafsu makan bagus), makanlah apa yang disukai,
makanlah makanan yang kita anggap paling lezat, agar bisa menikmati hidup dengan lebih ceria.
4. Membatasi orang tua tidak boleh makan ini dan itu, ini bertentangan dengan sifat alami manusia, dan juga tidak ada dasar ilmiahnya.

Sebenarnya, semakin banyak bukti ilmiah, orang tua harus makan lebih baik, sedikit lebih gemuk.
Supaya ia memiliki setitik lebih banyak kemampuan untuk melawan penyakit, kemampuan untuk melawan depresi...

Saya do’akan setiap orang tua bisa menikmati perjalanan hidup terakhir mereka dengan lebih indah dan mengesankan. Jangan sampai meninggalkan penyesalan yang dibawa sampai ke liang lahat. 

Ada tambahan, jangan pernah merasa tua krn apabila merasa tua akan timbul Energi Negatif dalam diri kita yg akan membuat diri kita seolah2 sdh tdk bisa melakukan apa2 lagi. Tetaplah beraktifitas  yg bermanfaat bagi diri, klrg & lingkungan sekitar.

Tetap semangat💪💪💪
Repost

READ MORE - SIAPA YANG KAMU HARAPKAN KELAK SETELAH MEMASUKI USIA SENJA ?
Ronaldo Rozalino, S.Sn.,M.Pd
Tips Menjadi Orangtua yang Dicintai

1. Berikan kasih sayang: Tunjukkan kasih sayang secara terus menerus kepada anak-anak. Dengarkan mereka, beri perhatian, dan luangkan waktu untuk bersama-sama.

2. Berikan pujian dan dorongan positif: Berikan pujian dan dorongan kepada anak-anak saat mereka melakukan sesuatu dengan baik. Ini akan membantu membangun rasa percaya diri dan penghargaan diri mereka.

3. Berlaku adil: Perlakukan semua anak dengan adil dan tidak memihak. Hindari perbandingan yang merugikan satu anak terhadap yang lain.

4. Berkomunikasi dengan baik: Berbicaralah dengan anak-anak secara terbuka dan jujur. Dukunglah mereka untuk berbicara tentang perasaan dan pikiran mereka.

5. Jadilah contoh yang baik: Jadilah contoh yang baik bagi anak-anak dengan perilaku dan nilai-nilai yang kita tunjukkan dalam kehidupan sehari-hari.

#tipsparenting
READ MORE - Tips Menjadi Orangtua yang Dicintai
Ronaldo Rozalino, S.Sn.,M.Pd
Tulisan kecil
Wajib kita baca

Maaf Yah, Ibu Aku Tidak Juara Kelas

Kita sepakat bahwa, di dalam rapor  belum memuat semua nilai sukses bagi masa depan anak. Sehingga meskipun nilai di rapor anak  biasa-biasa saja bahkan berada di peringkat paling bawah. 

Namun anak ini memiliki kemungkinan besar bisa lebih sukses dari temannya yang memiliki nilai luar biasa dalam rapor. Sebagai guru dan orang tua harus selalu memberikan motivasi agar anak tidak putus asa dan merasa iba.

Sebenarnya nilai-nilai istimewa itu apa saja? Dan mengapa harus dimiliki oleh seorang anak jika ingin sukses masa depannya?

Michael Hart dalam bukunya 100 Tokoh Dunia Yang Paling Berpengaruh, Nabi kita Muhammad Shalallahu alaihi wasallam berada di urutan paling pertama di dalam buku itu. Mengapa demikian Karena kesuksesan Nabi Muhammad merupakan hal yang tidak bisa kita mungkiri keberadaannya. 

Kesuksesan Rasulullah berada di semua sisi kehidupan. Sebagai kepala keluarga yang sukses, pedagang sukses, panglima perang yang sukses dan kesuksesan lainnya yang menjadi teladan bagi kita semua.

Dan di antara teladan yang ada adalah bagaimana  kemampuan rasulullah  menguasai emosional, bertaqwa, taat kepada kedua orang tua, rajin berdoa, disiplin, pintar bergaul,  berakhlak mulia, pekerja keras, percaya diri, jujur, suka melakukan kebaikan,  pandai bergaul (pada orang yang lebih tua, muda atau pun seumuran dengan dirinya) Memiliki keterampilan yang ditekuninya. 

Selain itu peduli pada sesama, suka menolong, tidak pernah menyerah dan terbiasa hidup dengan tantangan. Tidak manja dan berhati mulia Ini di antara nilai-nilai teladan  yang harus kita tumbuhkan dalam diri anak-anak kita sejak dini. Ketika mereka berada di titik kecemasan maka yakinlah mereka sudah siap untuk menemukan solusinya. 

Jangan pernah takut anak-anak kita berada posisi paling bawah dalam rengking di seko lah. Karena rasulullah telah memberikan teladan kepada kita . Kemudian kurikulum merdeka telah memiliki konsep baru mencetak generasi muda menjadi anak-anak yang memiliki keterampilan sejak di bangku sekolah. Sehingga ketika tamat dari pendidikan dan universitas generasi muda  memiliki kemampuan yang terintegrasi bukan hanya segi kognitif  semata Yang puluhan tahun menjadi tolak ukur keberhasilan siswa di setiap penilaian yang ada.

Salam jihad untuk generasi cerdas 
Berakhlak mulia. Sebagai orang tua jangan pernah berhenti mendoakan anak-anak dan terus memberikan perhatian dan kasih sayang yang tulus.

Penulis Rubaida Rose
Guru penulis MA PONPES NURUL ISLAM hu
READ MORE - Maaf Yah, Ibu Aku Tidak Juara Kelas
Ronaldo Rozalino, S.Sn.,M.Pd
APAKAH DO'A ITU ADA GUNANYA...?
Adakah yang mendoakan kita hari ini?

Seorang pengusaha sukses jatuh di kamar mandi dan akhirnya stroke. Sudah 7 malam dirawat di RS di ruang ICU. 

Di saat orang-orang terlelap dalam mimpi malam, dalam dunia roh seorang malaikat menghampiri si pengusaha yang terbaring tak berdaya.

Malaikat memulai pembicaraan,
"Kalau dalam waktu 24 jam ada 50 orang berdo'a buat kesembuhanmu, maka kau akan hidup.

Dan sebaliknya jika dalam 24 jam jumlah yang aku tetapkan belum terpenuhi, itu artinya kau akan meninggal dunia..!"

"Kalau hanya mencari 50 orang, itu mah gampang..", kata si pengusaha ini dengan yakinnya. 

Setelah itu Malaikat pun pergi dan berjanji akan datang 1 jam sebelum batas waktu yang sudah disepakati.

Tepat pukul 23:00, Malaikat kembali mengunjunginya; dengan antusiasnya si pengusaha bertanya,

"Apakah besok pagi aku sudah pulih..? Pastilah banyak yang berdo'a buat aku, jumlah anak buah dan karyawan yang aku punya lebih dari 12.000 orang, jadi kalau hanya mencari 50 orang yang berdo'a pasti bukan persoalan yang sulit.."

Dengan lembut si Malaikat berkata,
”Aku sudah berkeliling mencari suara hati yang berdo'a buatmu tapi sampai saat ini baru 3 orang yang berdo'a buatmu, sementara waktumu tinggal 60 menit lagi. Rasanya mustahil kalau dalam waktu dekat ini ada 47 orang lagi yang berdo'a buat kesembuhanmu.."

Tanpa menunggu reaksi dari si pengusaha, Sang Malaikat segera menunjukkan layar besar berupa semacam TV untuk memperlihatkan siapa 3 orang yang berdo'a buat kesembuhannya. 

Di layar itu terlihat wajah duka dari sang istri, di sebelahnya ada 2 orang anak kecil, putra putrinya yang berdo'a dengan khusuk dan tampak ada tetesan air mata di pipi mereka.

Kata Malaikat,
"Aku akan memberitahukanmu, kenapa Tuhan masih ingin memberikanmu kesempatan kedua..? Itu karena do'a istrimu yang tidak putus-putus berharap akan kesembuhanmu.."

Kembali terlihat dimana si istri sedang berdo'a jam 3:00 pagi, 
"Tuhan, aku tahu kalau selama hidupnya suamiku bukanlah suami atau ayah yang baik.. Aku tahu dia sudah mengkhianati pernikahan kami, aku tahu dia tidak jujur dalam bisnisnya, dan kalaupun dia memberikan sumbangan, itu hanya untuk popularitas saja untuk menutupi perbuatannya yang tidak benar dihadapanMu. Tapi Tuhan, tolong pandang anak-anak yang telah Engkau titipkan pada kami, mereka masih membutuhkan seorang ayah. Aku tidak mampu membesarkan mereka seorang diri."

Dan setelah itu istrinya berhenti berkata-kata tapi air matanya semakin deras mengalir di pipinya yang kelihatan tirus karena kurang istirahat.

Melihat peristiwa itu, tanpa terasa, air mata mengalir di pipi pengusaha ini. Timbul penyesalan bahwa selama ini bahwa dia bukanlah suami yang baik. Dan ayah yang menjadi contoh bagi anak-anaknya. 

Malam ini dia baru menyadari betapa besar cinta istri dan anak-anak padanya.

Waktu terus bergulir, waktu yang dia miliki hanya 10 menit lagi, melihat waktu yang makin sempit semakin menangislah si pengusaha ini, penyesalan yang luar biasa. 

Tapi waktunya sudah terlambat. Tidak mungkin dalam waktu 10 menit ada yang berdo'a 47 orang untuk kesembuhannya..

Dengan setengah bergumam dia bertanya,
"Apakah di antara karyawanku, kerabatku, teman bisnisku, teman organisasiku tidak ada yang berdo'a buatku..?"

Jawab si Malaikat,
Ada beberapa yang berdo'a buatmu.Tapi mereka tidak tulus jadi tidak ada gunanya.

Bahkan banyak yang mensyukuri penyakit yang kau derita saat ini.

Itu semua karena selama ini kamu arogan, egois dan bukanlah atasan yang baik. Bahkan kau tega memecat karyawan yang tidak bersalah.."

Si pengusaha tertunduk lemah, dan pasrah kalau malam ini adalah malam yang terakhir buat dia. Tapi dia minta waktu sesaat untuk melihat anak dan si istri yang setia menjaganya sepanjang malam.

Air matanya tambah deras, ketika melihat anaknya yang sulung tertidur di kursi rumah sakit dan si istri yang kelihatan lelah juga tertidur di kursi sambil memangku si bungsu.

Ketika waktu menunjukkan pukul 24:00, tiba-tiba si Malaikat berkata,
"Tuhan melihat air matamu dan penyesalanmu.._
Kau tidak jadi meninggal pagi ini,karena ada 47 orang lebih yang berdoa buatmu tepat jam 24:00 malam ini."

Dengan terheran-heran dan tidak percaya, si pengusaha bertanya,
"Siapakah gerangan yang 47 orang itu..?"

Sambil tersenyum si Malaikat menunjukkan melalui layar semacam televisi suatu tempat yang pernah dia kunjungi bulan lalu.

"Bukankah itu Panti Asuhan..?", kata si pengusaha pelan.

"Benar, kau pernah memberi bantuan bagi mereka beberapa bulan yang lalu, walau aku tahu tujuanmu saat itu hanya untuk mencari popularitas saja dan untuk menarik perhatian pemerintah dan investor luar negeri..

Kemarin pagi, rupanya salah seorang anak panti asuhan tersebut membaca di koran kalau seorang pengusaha besar sedang terkena stroke dan sudah 7 hari di ICU. Setelah melihat gambar di koran dan yakin kalau pria yang sedang koma adalah kamu, pria yang pernah menolong mereka dan akhirnya anak-anak panti asuhan sepakat berdo'a buat kesembuhanmu, dan mereka benar-benar tulus mendo'akan untuk kesembuhanmu.."

Saudara-saudariku yang dicintai Allah..
Sesungguhnya do'a sangat besar kuasanya bagi kita.
Tak jarang kita malas, tidak punya waktu, tidak terbebani untuk berdo'a bagi orang lain.

Ketika kita mengingat seorang sahabat lama/keluarga, kita pikir itu hanya kebetulan saja padahal seharusnya kita berdo'a bagi dia.

Mungkin saja pada saat kita mengingatnya dia dalam keadaan butuh dukungan do'a dari orang-orang yang mengasihi dia.

Di saat kita berdo'a bagi orang lain, kita akan mendapatkan kekuatan baru dan kita bisa melihat kemuliaan Allah dari peristiwa yang terjadi.

Hindarilah perbuatan menyakiti orang lain, sebaliknya perbanyaklah berdo'a buat orang lain.

Karena pahlawan sejati, bukan dilihat dari kekuatan fisiknya, tapi dari kekuatan hatinya.

Katakan ini dengan pelan :

"Ya Allah.. aku mencintaiMu dan membutuhkanMu, datang dan terangilah hati kami dan hati orang-orang yang saat ini sedang mengalami kegelapan.."

Ya Allah.. berikanlah kesembuhan bagi siapa saja yang saat ini sedang sakit..

Ya Allah.. berikanlah rezeki bagi siapa saja yang sedang membutuhkannya.”

Ya Allah.. segera tolong dan bantulah semua orang yang saat ini sedang menghadapi masalah dan persoalan yang sangat berat dalam hidupnya.

"Ya Allah.. bantulah kami semua untuk bisa memetik hikmah pelajaran dari segala persoalan yang kami hadapi agar kami bisa menjadi manusia yang lebih baik lagi.."

Saudaraku jika hatimu tersentuh oleh tulisan ini, maka segera bagikanlah tulisan ini pada orang lain, agar tulisan ini bisa menyentuh hati lebih banyak orang lagi.   

ADAKAH ORANG YANG BERDO'A UNTUK KITA HARI INI...?

APAKAH HARI INI SAYA ADA BERDO'A UNTUK ORANG LAIN….?
READ MORE - APAKAH DO'A ITU ADA GUNANYA ?
Ronaldo Rozalino, S.Sn.,M.Pd
Mohon di baca sampai habis semoga bermanfaat...*Sangat menginspirasi untuk para orang tua*


*“Goblok kamu ya…”* Kata Suamiku sambil melemparkan buku rapor sekolah Doni.
Kulihat suamiku berdiri dari tempat duduknya dan kemudian dia menarik kuping Doni dengan keras. 
Doni meringis. 

Tak berapa lama Suamiku pergi kekamar dan keluar kembali membawa penepuk nyamuk. 
*Dengan garang suamiku memukul Doni berkali kali dengan penepuk nyamuk itu*
Penepuk nyamuk itu diarahkan kekaki, kemudian ke punggung dan terus , terus. 
Doni menangis “ Ampun, ....ayah..ampun ayah..” Katanya dengan suara terisak isak. Wajahnya memancarkan rasa takut. Dia tidak meraung. 
Doni tegar dengan siksaan itu. 
Tapi matanya memandangku. 
Dia membutuhkan perlindunganku. Tapi aku tak sanggup karena aku tahu betul sifat suamiku.

“Lihat adik adikmu. 
Mereka semua pintar pintar sekolah. Mereka rajin belajar. 
Ini kamu anak tertua malah malas dan tolol,, 
Mau jadi apa kamu nanti ?
Mau jadi beban adik adik kamu ya…he “ Kata suamiku dengan suara terengah engah kelelahan memukul Doni.
Suamiku terduduk dikorsi. 

*Matanya kosong memandang kearah Doni dan kemudian melirik kearah ku*
 “ Kamu ajarin dia. 
Aku tidak mau lagi lihat lapor sekolahnya buruk. 
*"Dengar itu..!!!“*
Kata suamiku kepadaku sambil berdiri dan masuk kekamar tidur.
Kupeluk Doni. 
Matanya memudar. 
Aku tahu dengan nilai lapor buruk dan tidak naik kelas saja dia sudah malu apalagi di maki maki dan dimarahi didepan adik adiknya.

Dia malu sebagai anak tertua. Kembali matanya memandangku. Kulihat dia butuh dukunganku. Kupeluk Doni dengan erat “ Anak bunda, tidak tolol" Anak bunda pintar kok. Besok ya rajin ya belajarnya”
“ Doni udah belajar sungguh sungguh, bunda, Bunda kan lihat sendiri.
Tapi Doni memang engga pintar seperti Ruli dan Rini. 

Kenapa ya Bunda” Wajah lugunya membuatku terenyuh.. *Aku menangis “ Doni, pintar kok* Doni kan anak ayah. Ayah Doni pintar tentu Doni juga pintar. “
“ Doni bukan anak ayah.”
Katanya dengan mata tertunduk *“ Doni telah mengecewakan Ayah, ya bunda “*
Malamnya , adiknya Ruli yang sekamar dengannya membangunkan kami karena ketakutan melihat Doni mengigau terus. 
Aku dan suamiku berhamburan kekamar Doni. 

Kurasakan badannya panas.
*Kupeluk Doni dengan sekuat jiwaku untuk menenangkannya* 
Matanya melotot kearah kosong. Kurasakan badannya panas. 
*Segera kukompres kepalanya dan suamiku segera menghubungi dokter keluarga*

Doni tak lepas dari pelukanku “ Anak bunda, buah hati bunda, kenapa sayang. Ini bunda,..” Kataku sambil terus membelai kepalanya. 
Tak berapa lama matanya mulai redup dan terkulai. 
Dia mulai sadar. Doni membalas pelukanku. ‘ *Bunda, temani Doni tidur ya."* Katanya sayup sayup. 
Suamiku hanya menghelap nafas. Aku tahu suamiku merasa bersalah karena kejadian siang tadi.
Doni adalah putra tertua kami. 

*Dia lahir memang ketika keadaan keluarga kami sadang sulit*
Suamiku ketika itu masih kuliah dan bekerja serabutan untuk membiayai kuliah dan rumah tangga. 
Ketika itulah aku hamil Doni. 
Mungkin karena kurang gizi selama kehamilan tidak membuat janinku tumbuh dengan sempurna.

 *Kemudian , ketika Doni lahir kehidupan kami masih sangat sederhana* Masa balita Doni pun tidak sebaik anak anak lain. 
Diapun kurang gizi. 
Tapi ketika usianya dua tahun, kehidupan kami mulai membaik seiring usainya kuliah suamiku dan mendapatkan karir yang bagus di BUMN. 
Setelah itu aku kembali hamil dan Ruli lahir, juga laki laki 
dan dua tahu setelah itu, Rini lahir, adik perempuannya. 
Kedua putra putriku yang lahir setelah Doni mendapatkan lingkungan yang baik dan gizi yang baik pula. 
Makanya mereka disekolah pintar pintar. 
Makanya aku tahu betul bahwa kemajuan generasi ditentukan oleh ketersediaan gizi yang cukup dan lingkungan yang baik.
Tapi keadaan ini tidak pernah mau diterima oleh Suamiku. 
Dia punya standard yang tinggi terhadap anak anaknya. 
Dia ingin semua anaknya seperti dia. Pintar dan cerdas. 
“ Masalah Doni bukannya dia tolol, Tapi dia malas. Itu saja. “ Kata suamiku berkali kali.
Seakan dia ingin menepis tesis tentang ketersediaan gizi sebagai pendukung anak jadi cerdas. 

*“ Aku ini dari keluarga miskin* *Manapula aku ada gizi cukup.*
*Mana pula orang tuaku ngerti soal gizi.* Tapi nyatanya aku berhasil. 
“ Aku tak bisa berkata banyak untuk mempertahankan tesisku itu.
Seminggu setelah itu, suamiku memutuskan untuk mengirim Doni kepesantren. AKu tersentak.?!!!!??

*“ Apa alasan Mas mengirim Doni ke Pondok Pesantren “*
“ Biar dia bisa dididik dengan benar”
*“ Apakah dirumah dia tidak mendapatkan itu”*
“ Ini sudah keputusanku, Titik.
*“ Tapi kenapa , Mas” AKu berusaha ingin tahu alasan dibalik itu.*
Suamiku hanya diam. 
Aku tahu alasannya.
Dia tidak ingin ada pengaruh buruk kepada kedua putra putri kami. 
Dia malu dengan tidak naik kelasnya Doni. 
Suamiku ingin memisahkan Doni dari adik adiknya agar jelas mana yang bisa diandalkannya dan mana yang harus dibuangnya. 
Mungkinkah itu alasannya.

 *Bagaimanapun , bagiku* *Doni akan tetap putraku*
*dan aku akan selalu ada untuknya* Aku tak berdaya. 
Suamiku terlalu pintar bila diajak berdebat.
Ketika Doni mengetahui dia akan dikirim ke Pondok Pesantren, dia memandangku.
Dia nampak bingung. 

*Dia terlalu dekat denganku dan tak ingin berpisah dariku.*
*Dia peluk aku “ Doni engga mau jauh jauh dari bunda” Katanya.*
Tapi seketika itu juga suamiku membentaknya “ Kamu ini laki laki. TIdak boleh cengeng. 
Tidak boleh hidup dibawah ketika ibumu. Ngerti. ...!!!!
Kamu harus ikut kata Ayah.

*Besok Ayah akan urus kepindahan kamu ke Pondok Pesantren. “*
Setelah Doni berada di Pondok Pesantren setiap hari aku merindukan buah hatiku. 
Tapi suamiku nampak tidak peduli. “ Kamu tidak boleh mengunjunginya di pondok. 
Dia harus diajarkan mandiri.
Tunggu saja kalau liburan dia akan pulang” Kata suamiku tegas seakan membaca kerinduanku untuk mengunjungi Doni.
Tak terasa Doni kini sudah kelas 3 Madrasah Aliyah atau setingkat SMU. Ruli kelas 1 SMU 
dan Rini kelas 2 SLP. 

*Suamiku tidak pernah bertanya soal Raport sekolahnya*
Tapi aku tahu raport sekolahnya tak begitu bagus tapi juga tidak begitu buruk. 
Bila liburan Doni pulang kerumah, Doni lebih banyak diam.
Dia makan tak pernah berlebihan dan tak pernah bersuara selagi makan sementara adiknya bercerita banyak soal disekolah dan suamiku menanggapi dengan tangkas untuk mencerahkan.
Walau dia satu kamar dengan adiknya namun kamar itu selalu dibersihkannya setelah bangun tidur. *Tengah malam dia bangun dan sholat tahajud dan berzikir sampai sholat subuh*
Ku perhatikan tahun demi tahun perubahan Doni setelah mondok.
Dia berubah dan berbeda dengan adik adiknya. 
Dia sangat mandiri dan hemat berbicara. 

*Setiap hendak pergi keluar rumah,*
*dia selalu mencium tanganku dan setelah itu memelukku*
Beda sekali dengan adik adiknya yang serba cuek dengan gaya hidup modern didikan suamiku.
Setamat Madrasa Aliyah, Doni kembali tinggal dirumah. 
Suamiku tidak menyuruhnya melanjutkan ke Universitas.

 “ Nilai rapor dan kemampuannya tak bisa masuk universitas. 
Sudahlah. 
Aku tidak bisa mikir soal masa depan dia. Kalau dipaksa juga masuk universitas akan menambah beban mentalnya. “ 
Demikian alasan suamiku. 
Aku dapat memaklumi itu. 
*Namun suamiku tak pernah berpikir apa yang harus diperbuat Doni setelah lulus dari pondok*                                

Donipun tidak pernah bertanya. 
Dia hanya menanti dengan sabar.
Selama setahun setelah Doni tamat dari mondok, waktunya lebih banyak di habiskan di Masjid. Dia terpilih sebagai ketua Remaja Islam Masjid. *Doni tidak memilih Masjid yang berada di komplek kami tapi dia memilih masjid diperkampungan yang berada dibelakang komplek.* Mungkin karena inilah suamiku semakin kesal dengan Doni karena dia bergaul dengan orang kebanyakan. 
Suamiku sangat menjaga reputasinya dan tak ingin sedikitpun tercemar. Mungkin karena dia malu dengan cemoohan dari tetangga maka dia kadang marah tanpa alasan yang jelas kepada Doni. 
Tapi Doni tetap diam. 
Tak sedikitpun dia membela diri.

*Suatu hari yang tak pernah kulupakan adalah ketika polisi datang kerumahku*
Polisi mencurigai Doni dan teman temannya mencuri di rumah yang ada di komplek kami. 
Aku tersentak. 
Benarkah itu. 

*Doni sujud dikaki ku sambil berkata “ Doni tidak mencuri , Bunda.* 
TIdak, Bunda percayakan dengan Doni. 
Kami memang sering menghabiskan malam di masjid tapi tidak pernah keluar untuk mencuri.” 
Aku meraung ketika Doni dibawa kekantor polisi. 
Suamiku dengan segala daya dan upaya membela Doni. 
Alhamdulilah Doni dan teman temannya terbebaskan dari tuntutan itu. Karena memang tidak ada bukti sama sekali. 
Mungkin ini akibat kekesalan penghuni komplek oleh ulah Doni dan kawan kawan yang selalu berzikir dimalam hari dan menggangu ketenangan tidur.
Tapi akibat kejadian itu , suamiku mengusir Doni dari rumah. 
Doni tidak protes. 
Dia hanya diam dan menerima keputusan itu. 

*Sebelum pergi dia rangkul aku” Bunda , Maafkanku.*
Doni belum bisa berbuat apapun untuk membahagiakan bunda dan Ayah. 
*Maafkan Doni “* Pesannya. 
*Diapun memandang adiknya satu satu.* *Dia peluk mereka satu persatu “ Jaga bunda ya.*
*Mulailah sholat dan jangan tinggalkan sholat. Kalian sudah besar .” demikian pesan Doni*. 
*Suamiku nampak tegar dengan sikapnya untuk mengusir Doni dari rumah.*
*“ Mas, Dimana Doni akan tinggal. “ Kataku dengan batas kekuatan terakhirku membela Doni.*
*“ Itu bukan urusanku. Dia sudah dewasa. Dia harus belajar bertanggung jawab dengan hidupnya sendiri.*
***

Tak terasa sudah enam tahun Doni pergi dari Rumah. 
Setiap bulan dia selalu mengirim surat kepadaku. 
Dari suratnya kutahu Doni berpindah pindah kota. 
*Pernah di Bandung, Jakarta, Surabaya dan tiga tahun lalu dia berangkat ke Luar negeri.* 
*Bila membayangkan masa kanak kanaknya kadang aku menangis.* 
Aku merindukan putra sulungku. *Setiap hari kami menikmati fasilitas hidup yang berkecukupan.*
Ruli kuliah dengan kendaraan bagus dan ATM yang berisi penuh. 
Rinipun sama.
Karir suamiku semakin tinggi. Lingkungan sosial kami semakin berkelas. 
Tapi, satu putra kami pergi dari kami. Entah bagaimana kehidupannya. Apakah dia lapar. 

*Apakah dia kebasahan ketika hujan karena tidak ada tempat bernaung.* Namun dari surat Doni , aku tahu dia baik baik saja. 
Dia selalu menitipkan pesan kepada kami, “ Jangan tinggalkan sholat.
 *Dekatlah kepada Allah maka Allah akan menjaga kita siang dan malam. “*
***


Prahara datang kepada keluarga kami. *Suamiku tersangkut kasus Korupsi.* 
Selama proses pemeriksaan itu suamiku tidak dibenarkan masuk kantor. Dia dinonaktifkan. 
Selama proses itupula suamiku nampak murung. 
Kesehatannya mulai terganggu. Suamiku mengidap hipertensi. 
Dan puncaknya , adalah ketika Polisi menjemput suamiku di rumah. Suamiku terbukti melakukan tindak pidana korupsi. 
*Rumah dan semua harta yang selama ini dikumpulkan disita oleh negara* Media massa memberitakan itu setiap hari.
Reputasi yang selalu dijaga oleh suamiku selama ini ternyata dengan mudah hancur berkeping keping. Harta yang dikumpul, sirna seketika. Kami sekeluarga menjadi pesakitan. Ruli malas untuk terus keliah karena malu dengan teman temannya.
Rini juga sama yang tak ingin terus kuliah.
Kini suamiku dipenjara dan anak anak jadi bebanku dirumah kontrakan. 

Ya walau mereka sudah dewasa namun mereka menjadi bebanku. Mereka tak mampu untuk menolongku. 
Baru kutahu bahwa selama ini kemanjaan yang diberikan oleh suamiku telah membuat mereka lemah untuk survival dengan segala kekurangan. 
Maka jadilah mereka bebanku ditengah prahara kehidupan kami. 
Pada saat inilah aku sangat merindukan putra sulungku. 
*Ditengah aku sangat merindukan itulah aku melihat sosok pria gagah berdiri didepan pintu rumah.*
Doniku ada didepanku dengan senyuman khasnya. 
Dia menghambur kedalam pelukanku. “

 *Maafkan aku bunda, Aku baru sempat datang sekarang sejak aku mendapat surat dari bunda tentang keadaan ayah. “* katanya. 
Dari wajahnya kutahu dia sangat merindukanku. 
Rini dan Ruli juga segera memeluk Doni. 
Mereka juga merindukan kakaknya. Hari itu, kami berempat saling berpelukan untuk meyakinkan kami akan selalu bersama sama.
Kehadiran Doni dirumah telah membuat suasana menjadi lain. Dengan bekal tabungannya selama bekerja diluar negeri, Doni membuka usaha percetakan dan reklame. 
Aku tahu betul sedari kecil dia suka sekali menggambar namun hobi ini selalu di cemoohkan oleh ayahnya. Doni mengambil alih peran ayahnya untuk melindungi kami. 

Tak lebih setahun setelah itu, Ruli kembali kuliah dan tak pernah meninggalkan sholat dan juga Rini. *Setiap maghrib dan subuh Doni menjadi imam kami sholat berjamaah dirumah*
Seusai sholat berjamaah Doni tak lupa duduk bersila dihadapan kami dan berbicara dengan bahasa yang sangat halus , beda sekali dengan gaya ayahnya

*" Manusia tidak dituntut untuk terhormat dihadapan manusia tapi dihadapan Allah.  Harta dunia, pangkat dan jabatan tidak bisa dijadikan tolok ukur kehormatan. Kita harus berjalan dengan cara yang benar dan itulah kunci meraih kebahagiaan dunia maupun akhirat.  Itulah yang harus kita perjuangkan dalam hidup agar mendapatkan kemuliaan disisi Allah. Dekatlah kepada Allah maka Allah akan menjaga kita.  Apakah ada yang lebih hebat menjaga kita didunia ini dibandingkan dengan Allah. “*

*“ Apa yang menimpa keluarga kita sekarang bukanlan azab dari Allah* 
Ini karena Allah cinta kepada Ayah. Allah cinta kepada kita semua karena kita semua punya peran hingga membuat ayah terpuruk dalam perbuatan dosa sebagai koruptor. Allah sedang berdialog dengan kita tentang sabar dan ikhlas, tentang hakikat kehidupan, tentang hakikat kehormatan. 

Kita harus mengambil hikmah dari ini semua untuk kembali kepada Allah dalam sesal dan taubat. 
*Agar bila besok ajal menjemput kita, tak ada lagi yang harus disesalkan, Karna kita sudah sangat siap untuk pulang keharibaan Allah dengan bersih. “*
*Seusai Doni berbicara , aku selalu menangis* 
*Doni yang tidak pintar sekolah, tapi Allah mengajarinya untuk mengetahui rahasia terdalam tentang kehidupan dan dia mendapatkan itu untuk menjadi pelindung kami dan menuntun kami dalam taubah*

*Ini jugalah yang mempengaruhi sikap suamiku dipenjara* 
Kesehatannya membaik. 
Darah tingginya tak lagi sering naik. Dia ikhlas dan sabar , dan tentu karena dia semakin dekat kepada Allah. 
*Tak pernah tinggal sholat sekalipun. Zikir dan linangan airmata sesal akan dosanya telah membuat jiwanya tentram. Mahasuci Allah*


*Sahabatku terdapat beberapa pesan moral dlm cerita itu antara lain* :
*1).Jangan memaksakan kemampuan anak*
*2).Jangan merendahkan kemampuan anak*
*3).Kesuksesan bukan hanya diukur dari kemampuan akademik/nilai raport*
*4).Anak yg kelihatannya "terbelakang" belum tentu gagal*
*5). Kasih sayang yg kita berikan kpd semua anak harus adil sesuai dng porsinya*
*6).Jangan hanya memikirikan uang yg banyak tetapi tidak halal..*

*Semoga bermanfaat buat sahabat semua dan Allah jadikan kita semua dan keluarga kita menjadi hamba yg di rahmati, di Ridhoi, di Berkahi jg di bebaskan dari siksa api neraka...*                     

Dari Hamba Allah Yang HINA   
*Aamiin...*
READ MORE - Mohon di baca sampai habis semoga bermanfaat. Sangat menginspirasi untuk para orang tua.
Ronaldo Rozalino, S.Sn.,M.Pd
ANAK HEBAT ITU BUKAN ANAK YANG JUARA KELAS TAPI ANAK YANG BERANI JUJUR DAN BERTANGGUNG JAWAB

Pada suatu hari Dr. Arun Gandhi cucu dari mendiang Mahatma Gandhi pernah menuturkan satu kisah dalam hidupnya yang sungguh mengesankan.

Kala itu usia saya kira-kira masih 16 tahun dan saya tinggal bersama kedua orang tua di sebuah lembaga yang didirikan oleh kakek saya Mahatma Gandhi, Kami tinggal disebuah perkebunan tebu kira-kira 18 mil jauhnya dari kota Durban, Afrika Selatan. 

Rumah kami jauh di pelosok desa terpencil sehingga hampir tidak memiliki tetangga. Oleh karena itu saya dan kedua saudara perempuan saya sangat senang sekali bila ada kesempatan untuk bisa pergi ke pusat kota, untuk sekedar mengunjungi rekan atau terkadang menonton film dibioskop.

Pada suatu hari kebetulan ayah meminta saya menemani beliau ke kota untuk menghadiri suatu konferensi selama seharian penuh. Bukan main girangnya saya saat itu. Karena ibu tahu kami hendak ke kota maka ibu menitipkan daftar panjang belajaan yang ia butuhkan, disamping itu ayah juga memberikan beberapa tugas kepada saya, termasuk salah satunya adalah memperbaiki mobil dibengkel.

Pagi itu setelah kami tiba ditempat konferensi; ayah berkata kepada saya; ” Arun; jemput ayah disini ya, nanti jam 5 sore....dan kita akan pulang bersama-sama”. Baik ayah, saya akan berada disini tepat jam 5 sore. Jawab saya dengan penuh keyakinan.

Setelah itu saya segera meluncur untuk menyelesaikan tugas yang dititipkan ayah dan ibu kepada saya satu persatu. Sampai akhirnya hanya tinggal satu pekerjaan yang tersisa yakni menunggu mobil selesai dari bengkel. 

Sambil menunggu mobil diperbaiki tidak ada salahnya aku pikir untuk mengisi waktu senggangku dengan pergi ke bioskop menonton sebuah film. Saking asyiknya nonton ternyata saat saya melihat jam; waktu sudah menunjukkan pukul 17.30, sementara saya janji menjemput ayah pukul 17.00. Segera saja saya melompat dan buru-buru menuju bengkel untuk mengambil mobil, dan segera menjemput ayah yang sudah hampir satu jam menunggu. Saat saya tiba sudah hampir pukul 18.00 sore.

Dengan gelisah ayah bertanya pada saya; Arun! kenapa kamu terlambat menjemput ayah..? Saat itu saya merasa bersalah dan sangat malu untuk mengakui bahwa saya tadi keasyikan nonton film, sehingga saya terpaksa berbohong dengan mengatakan; ” Maaf Ayah” ”Tadi mobilnya belum selesai di perbaiki sehingga Arun harus menunggu.”

Ternyata tanpa sepengathuan saya , ayah sudah terlebih dahulu menelpon bengkel mobil tersebut, sehingga ayah tahu jika saya berbohong; 

Lalu wajah ayah tertunduk sedih; sambil menatap saya ayah berkata; ”Arun sepertinya ada sesuatu yang salah dengan ayah dalam mendidik dan membesarkan kamu”; ”sehingga kamu tidak punya keberanian untuk berbicara jujur kepada ayah?”. 

Untuk menghukum kesalahan ayah ini, biarlah ayah pulang dengan berjalan kaki; sambil merenungkan dimana letak kesalahannya.

Lalu dengan tetap masih berpakaian lengkap ayah mulai berjalan kaki menuju jalan pulang kerumah. Padahal hari sudah mulai gelap dan jalanan semakin tidak rata. Saya tidak sampai hati meninggalkan ayah sendirian seperti itu; meskipun ayah telah ditawari naik, beliau tetap berkeras untuk terus berjalan kaki, akhirnya saya mengendarai mobil pelan-pelan dibelakang beliau, dan tak terasa air mata saya menitik melihat penderiataan yang dialami beliau hanya karena kebohongan bodoh yang telah saya lakukan. 

Sungguh saya begitu menyesali perbuatan saya tersebut.

Sejak saat itu seumur hidup, saya selalu berkata jujur pada siapapun. 

Sering sekali saya mengenang kejadian itu dan merasa begitu terkesan; seandainya saja saat itu ayah menghukum saya sebagai mana pada umumnya orang tua menghukum anaknya yang berbuat salah; kemungkinan saya akan menderita atas hukuman itu; dan mungkin hanya sedikit saja menyadari kesalahan saya. 

Tapi dengan satu tindakan mengevaluasi diri yang dilakukan ayah; meskipun tanpa kekerasan justru telah memiliki kekuatan yang luar biasa untuk bisa mengubah diri saya sepenuhnya. Saya selalu mengingat kejadian itu seolah-olah seperti baru terjadi kemarin.

Para orang tua dan guru yang berbahagia.
Ayah Dr Arun Gandi tersebut sungguh seorang ayah dan guru yang luar biasa dalam mendidik anaknya. Sebuah kisah emas untuk kita para orang tua dalam mendidik dan membesarkan anak-anak.

Kisah ini begitu menginspirasi saya secara pribadi; untuk selalu mengevaluasi diri manakala anak-anak tercinta saya mulai menunjukkan prilaku yang kurang terpuji ya, saya membiasakan diri untuk selalu bertanya;

Apa yang salah dari saya mengapa anak saya kok bisa seperti ini?

Para orang tua dan guru yang berbahagia..... 

Semoga kisah ini juga bisa menginpirasi setiap orang tua; agar kita bisa mendidik anak-anak kita menjadi orang besar dan luar biasa sekaliber Mahatma Gandhi. Ya.... Mahatma Gandhi....sang pejuang dan pendidik Tanpa Kekerasan.

Mari kita renungkan sejenak saja kisah ini apakah kira-kira kita mau dan mampu melakukan hal serupa.

#copas
READ MORE - ANAK HEBAT ITU BUKAN ANAK YANG JUARA KELAS TAPI ANAK YANG BERANI JUJUR DAN BERTANGGUNG JAWAB
Ronaldo Rozalino, S.Sn.,M.Pd
MANGKUK KAYU

Suatu ketika, ada seorang kakek yang harus tinggal dengan anaknya. Selain itu, tinggal pula menantu, dan anak mereka yang berusia 6 tahun. Tangan orangtua ini begitu rapuh, dan sering bergerak tak menentu. Penglihatannya buram, dan cara berjalannya pun ringkih. Keluarga itu biasa makan bersama di ruang makan.

Namun, sang orangtua yang pikun ini sering mengacaukan segalanya.  Tangannya yang bergetar dan mata yang rabun, membuatnya susah untuk menyantap makanan. Sendok dan garpu kerap jatuh ke bawah. Saat si kakek meraih gelas, segera saja susu itu tumpah membasahi taplak.

Anak dan menantunya pun menjadi gusar. Mereka merasa direpotkan dengan semua ini. "Kita harus lakukan sesuatu, " ujar sang Istri. "Aku sudah bosan membereskan semuanya untuk pak tua ini." Lalu, kedua suami-istri ini pun membuatkan sebuah meja kecil di sudut ruangan. Disana, sang kakek akan duduk untuk makan sendirian, saat semuanya menyantap makanan.

Karena sering memecahkan piring, keduanya juga memberikan mangkuk kayu untuk si kakek. Sering, saat keluarga itu sibuk dengan makan malam mereka, terdengar isak sedih dari sudut ruangan. Ada airmata yang tampak mengalir dari gurat  keriput si kakek.  Namun, kata yang keluar dari suami-istri ini selalu omelan agar ia tak menjatuhkan makanan lagi.

Anak mereka yang berusia 6 tahun memandangi semua dalam diam. Suatu malam, sebelum tidur, sang ayah memperhatikan anaknya yang sedang memainkan mainan kayu. Dengan lembut ditanyalah anak itu. "Kamu sedang membuat apa?". Anaknya menjawab, "Aku sedang membuat meja kayu buat ayah dan ibu untuk makan saatku besar nanti. Nanti, akan kuletakkan di sudut itu, dekat tempat kakek biasa makan."

Anak itu tersenyum dan melanjutkan pekerjaannya.

Jawaban itu membuat kedua orangtuanya begitu sedih dan terpukul.  Mereka tak mampu berkata-kata lagi. Lalu, airmatapun mulai bergulir dari kedua pipi mereka. Walau tak ada kata-kata yang terucap, kedua orangtua ini mengerti, ada sesuatu yang harus diperbaiki.

Malam itu, mereka menuntun tangan si kakek untuk kembali makan bersama di meja makan. Tak ada lagi omelan yang keluar saat ada piring yang jatuh, makanan yang tumpah atau taplak yang ternoda. Kini, mereka bisa makan bersama lagi di meja utama.

Teman, anak-anak adalah persepsi dari kita. Mata mereka akan selalu mengamati, telinga mereka akan selalu menyimak, dan pikiran mereka akan selalu mencerna setiap hal yang kita lakukan. Mereka ada peniru.

Jika mereka melihat kita memperlakukan orang lain dengan sopan, hal itu pula yang akan dilakukan oleh mereka saat dewasa kelak.

Orangtua yang bijak, akan selalu menyadari, setiap "bangunan jiwa" yang disusun, adalah pondasi yang kekal buat masa depan anak-anak.

Mari, susunlah bangunan itu dengan bijak. Untuk anak-anak kita, untuk masa depan kita, untuk semuanya.

Sebab, untuk mereka lah kita akan selalu belajar, bahwa berbuat baik pada orang lain, adalah sama halnya dengan tabungan masa depan.

Terimakasih sahabatku telah berkenan untuk membaca kisah ini sampai akhir.  Semoga kisah ini bisa memberikan hikmah dan manfaat bagi kita semua.

BAGAIMANA CARA KITA MEMPERLAKUKAN ORANGTUA KITA,BEGITULAH CARA ANAK KITA AKAN MEMPERLAKUKAN KITA NANTI.
READ MORE - MANGKUK KAYU
Ronaldo Rozalino, S.Sn.,M.Pd
KEWAJIBAN ORANG TUA MENDIDIK ANAK JADI SHOLEH

Rasulullah SAW bersabda dalam hadits qudsi, bahwa Allah Swt berfirman:

يا ابن آدم لا تخافن من ذي سلطان مادام سلطاني باقياً وسلطاني لا ينفذ أبداً

Wahai anak Adam…
Janganlah engkau takut kepada pemilik kekuasaan, selama kekuasaan-Ku masih ada… dan kekuasaan-Ku tidak akan sirna selamanya…

يا ابن آدم لا تخشى من ضيق الرزق وخزائني ملآنة وخزائني لا تنفذ أبداً

Wahai anak Adam…
Janganlah engkau cemaskan sempitnya rezeki, selama perbendaharaan-Ku masih ada… dan perbendaharaan-Ku tidak akan habis selamanya…

يا ابن آدم لا تطلب غيري وأنا لك فإن طلبتني وجدتني، وإن فتني فتك وفاتك الخير

Wahai anak Adam…
Janganlah meminta kepada selain Aku… sementara engkau memiliki Aku…
Jika engkau mencari-Ku, engkau akan menemukan Aku…
Dan jika engkau kehilangan Aku, maka engkau kehilangan seluruh kebaikan…

 يا ابن آدم خلقتك للعبادة فلا تلعب، وقسمت لك رزقك فلا تتعب، فإن رضيت بما قسمته لك أرحت قلبك وبدنك، وكنت عندي محموداً، وإن لم ترض بما قسمته لك فوعزتي وجلالي لأسلطن عليك الدنيا تركض فيها ركض الوحوش في البرية ثم لا يكون لك منها إلا ما قسمته لك، وكنت عندي مذموماً
Wahai anak Adam…
Aku ciptakan engkau untuk beribadah, maka janganlah engkau bermain-main…
Dan Aku telah tetapkan bagimu rezekimu, maka janganlah penatkan ragamu…Jika engkau ridha terhadap pembagian-Ku, maka akan Aku tenangkan jiwa dan ragamu, dan engkau menjadi orang terpandang di sisi-Ku…
Dan jika engkau tidak ridha terhadap pembagian-Ku, maka Demi Kemuliaan dan Keperkasaan-Ku, sungguh akan aku bebankan engkau dengan dunia, engkau terseok-seok laksana hewan melata di permukaan bumi, kemudian engkau tidak akan mendapatkan apa-apa selaian yang telah aku tetapkan, dan engkau menjadi orang tercela di sisi-Ku…

 يا ابن آدم خلقت السماوات السبع والأراضين السبع ولم أعي بخلقهن، أيعييني رغيف عيش أسوقه لك بلا تعب ؟

Wahai anak Adam…Aku ciptakan tujuh langit dan tujuh bumi, dan aku tidak berat menciptakan itu semua…Lantas apa beratnya bagi-Ku menyediakan roti untuk hidupmu?
يا ابن آدم أنا لم أنس من عصاني فكيف من أطاعني ؟ وأنا رب رحيم وعلى كل شيء قدير

Wahai anak Adam…Aku tidak lupa kepada orang yang telah bermaksiat kepada-Ku…Lantas bagaimana mungkin Aku lupa kepada mereka yang ta’at kepada-Ku?Sedangkan Aku adalah Tuhan Yang Maha Pengasih dan Berkuasa atas segala sesuatu?
 ياابن آدم لا تسألني رزق غد كما لم أطالبك بعمل غد .

Wahai anak Adam…Janganlah engkau minta kepada-Ku rezekimu esok hari…Sebagaimana Aku tidak menyuruhmu melakukan pekerjaan esok hari…
يا ابن آدم أنا لك محب فبحقي عليك كن لي محباً

Wahai anak Adam…Aku sungguh mencintaimu…Maka demi hak-Ku di atasmu, jadilah engkau orang yang cinta kepada-Ku…
READ MORE - KEWAJIBAN ORANG TUA MENDIDIK ANAK JADI SHOLEH

My Bisnis Online & Offline (BP Grup)

My Facebook

Best Friend

Bisnis Online Succes (BOS)

Kategori

. Motivasi .Kab. Kuansing .Komunitas BP .Leader Sanggar Seni Kuantan Mekar .Mengulang Kaji .Pengenalan LMS .Sanggar Seni Kuantan Mekar (AI) (Kepala MAN 1 Kuantan Singingi (Ketua MUI Kuantan Singingi) (Kisah Nyata) 1.1.h. Demonstrasi Kontekstual - Modul 1.1 10 (SEPULUH) NASIHAT IMAM AS-SYAFI'I 10 Hal 10 KUNCI 𝟏𝟎 𝐋𝐚𝐧𝐠𝐤𝐚𝐡 𝟏𝟎 pelajaran dari buku 𝐑𝐮𝐥𝐞𝐬 𝐎𝐟 𝐖𝐨𝐫𝐤 10 soal dan jawaban tentang sejarah musik dari era Renaisans hingga modern 13 CARA 13 kutipan 14 Album Dewa 19 (Full): Urutan dan Lagu Hits di Dalamnya! 17 Tahun ku menjalani biduk rumah tangga 2012 2023 2024 3 Bentuk Kesabaran Kepada Allah_Ustadz H. Suhelmon 3 Kunci Sukses 35 soal dan jawaban tentang musik pop 40 soal dan jawaban tentang musik tradisional dari berbagai daerah 40 soal dan jawaban tentang sejarah musik dari era Renaisans hingga modern. 48 Hukum Kekuatan 5 Aplikasi 5 cara menjadi orang Yang berwawasan Luas 5 Kafilah Lolos ke Tingkat Nasional 5 𝙆𝙀𝙈𝘼𝙇𝘼𝙎𝘼𝙉 𝙔𝘼𝙉𝙂 𝘽𝙀𝙍𝙈𝘼𝙉𝙁𝘼𝘼𝙏 𝙐𝙉𝙏𝙐𝙆 𝙈𝙀𝙉𝙄𝙆𝙈𝘼𝙏𝙄 𝙃𝙄𝘿𝙐𝙋 5 Kunci Memimpin Tanpa Lelah: Merangkul Jiwa Guru 6 Amalan Yang di Sunnahkan Nabi SAW di Hari Idul Fithri 6 Siswa Terbaik SMAN 1 Sentajo Raya Lulus SNBT 2026! 7 Basic manner dalam kehidupan sehari-hari 7 CARA MENJADI ORANG YANG DIPERHATIKAN SEMUA ORANG 7 Penyebab Gagalnya Program Sekolah 7 TANDA BATINMU LELAH Abi Haddad Alwi Menggetarkan Bumi Kuansing Agama Agama Islam AGAR HIDUP MENJADI TENANG _ Abdul Mu'ti (Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI | Sekretaris Umum PP Muhammadiyah) Agen AI Aib Air Mata di Tepian Narosa: Selamat Jalan Pejuang Budaya dari Jalur Toduang Itom Aisyah Akhir Zaman Akhirat Akhlak Akhlak Mulia Akhlak Mulia Pengikat Keabadian_Ronaldo Rozalino Akreditasi Akrostik Aksi Nyata Aksi Nyata Camat Kuantan Tengah: “Bekerja dengan Ikhlas Aksi Nyata Menjaga Alam: Saat TNI Aku Bangga Menjadi Guru Al Qur'an Alam Cahayo Tuah Nagori Singkirkan Juara Bertahan Alami Alat Musik Keyboad Allah Maha Baik Alumni Alumni Pondok Pesantren Alumni SMAN 1 Sentajo Raya Lulus di Shandong Jianzhu University China Alumni SMAN Pintar Alumni SMKN 1 Teluk Kuantan Alumni STM/SMKN 1 Teluk Kuantan Amal Jariyah Amalan Pembuka Pintu Rezeki Amanah Amanah di Balik Seragam Baru: SMAN 1 Sentajo Raya Sambut Tunas Bangsa dengan Cinta Amanat Amanat Upacara Amanat Upacara Senin SMAN 1 Sentajo Raya: Menggali Makna Meminta Maaf dan Keluasan Jiwa untuk Memaafkan Anak Anak Anak Anak Anakku Anak Olah Raga ANAK PONDOK PESANTREN Anak Shaleh Anak Sholeh Anak Yatim Anak-Anakku Andi Cahyadi-Gemuruh Kayuh di Tepian Narosa: Bank Riau Kepri Dukung Penuh Festival Pacu Jalur 2026 Andi Cahyadi: Detak Kemenangan di Tepian Narosa: Festival Pacu Jalur Tradisional 2026 Sukses Besar Andi Cahyadi: Gema Tradisi di Kuantan Singingi: Tari Massal "Galanggang Rang Saisuak" Siap Semarakkan Pembukaan Festival Pacu Jalur 2026 Ane Ahira Aneh Angkatan 1 Anisa Skin Care Annisa Skin Care Antara 'Dihargai' dan 'Dibutuhkan': Refleksi Tentang Nilai Sebuah Ketulusan Antara Keringat dan Citra: Merenungi Penghargaan bagi Seorang Guru Antara Ketulusan dan Takabur: Kala Kebaikan Tak Lagi Dihargai Anti Virus Arahan Arangger Aristoteles Arminareka Perdana Aroma Wangi Tradisi dalam Gerak: SMAN 13 Pekanbaru Persembahkan Tari “Moh lah melempok” di Ajang FL32N Arrangger Arsitektur Jiwa dan Cara Berpikir: Memetik Hikmah Finansial Warren Buffett dalam Timbangan Syariat Artificial Intelligence Artikel artikel agama Artikel Agama Islam ARTIKEL ANNE AHIRA Artikel Bisnis Artikel Bisnis BP Artikel BP Artikel Budaya Positif Artikel Edukasi Artikel Islam Artikel Islami Artikel Kehidupan Artikel Keluarga Artikel Motivasi Artikel Musik Artikel Nasihat Artikel Pendidikan Artikel Psikologi Artikel Seni Asa Baru SMAN 1 Sentajo Raya Menuju O2SN Provinsi Riau Asap Karhutla Tak Padamkan Semangat: Catatan PJJ Seni Budaya SMA Taruna Muhammadiyah Riau Asesmen Asesmen Pembelajaran Asli Attitude Award Ayah Ayah Edy Ayah Sholeh Ayahnda Azab Baca Baca Doa Bahagia Guru Bahan Ajar Bahan Ajar Seni Musik Bahan Ajar Seni Musik Modern: Eksplorasi Instrumen dan Kreativitas (Kelas XI) Bahan Ajar Seni Teater Bahasa Arab Sehari-Hari Bahasa Inggris Bahasa Jerman Baik Baitullah balada Band Bangga Banner Banyak Guru Yang Menolak Jadi Kepala Sekolah Bapak Bebas Esok Hari: Integrasi Filosofi Warren Buffett dan Nilai-Nilai Al-Qur'an"Ronaldo Rozalino" BEBERAPA FAKTOR AGAR DO'A TERWUJUD Belajar Belajar Agama Belajar Agama Islam Belajar Bahasa Arab Belajar Bisnis Belajar Menghargai Nikmat dan Memaafkan Kesalahan Belajar Menjadi Kuat: Syukur Saat Lapang Belajar Praktek Belgie Eye Belgie Pro Belgie Pro. Benai Benang Merah Waktu: Ketika Sang Guru Menjadi Rekan Sejawat Benar Bendera Bengkalis Berbasis Teknologi Berbasis Teknologi Informasi Komputer Berilmu Tanpa Henti Berita Berita Duka Berita Sekolah Berjamaah Berkah Berkah Berlimpah Berkarya Berkemajuan Berkualitas Bermanfaat Bernyanyi Bernyanyi Unisono Berpikir Positif Berpikiran Positif Bersabarlah Dalam Membina Biduk Rumah Tangga Bersihkan Wajah Ibu Kota di Larut Malam” Bertabur Pahala Berteman Best Practice BETAPAPUN RIUH DAN GADUH TAK PERNAH USAI_Renungan Mendalam tentang Ketulusan Mencintai Tanah Air di Tengah Ujian Zaman BGP Riau Bijak Bijak Merdia Sosial Bijaksana Bila Ruang Tak Lagi Menghargai: Menemukan Kedamaian dalam Keikhlasan Diri BIMTEK SENI Biografi Biografi Lengkap Ronaldo RozalinoSang Penggerak Literasi Bisnis Bisnis BP Bisnis Dari Rumah Bisnis Kekinian Bisnis Melesat: 7 Rahasia Mindset Sukses Berbasis Syariat_Ronaldo Rozalino Bisnis Online Bisnis Online Succes Bisnis Owner Bisnis Pasangan Bisnis Paten Bisnis Percepatan Bisnis Rumahan Bisnis Tanpa Ruko Blog Blogger blues BNN Kab. Kuansing BOCORAN ALGORITMA IG TERBARU Borong Dua Penghargaan Sekaligus! BGTK Riau Tampil Gemilang di Tahun 2025 BOS BP BP Grup BP Proaktif Brasic Pro Brassic Pro Britis Propolis British Propolis BROADCASTING Budaya Budaya Kuansing Budaya Menulis Bukan Cuma Nilai Angka: Mengintip 4 Pertimbangan Penting Kenaikan Kelas di Era Kurikulum Merdeka Bukan Diberikan Cuma-Cuma - Opini & Edukasi | Ditulis oleh: Ronaldo Rozalino – Coach RR BUKAN HANYA LISAN: REFLEKSI MENDALAM TENTANG SOSOK GURU PANUTAN Bukan Konstruk Kurikulum Bukan Memperbaiki Mesin: Simfoni Kolaborasi Orang Tua dan Guru Bukan Sekadar Pengajar Berdasarkan Al Qur’an dan Al Hadist Bukan Sekadar Seremonial: BI dan BGTK Riau Cetak Guru "Duta Rupiah" Lewat Program RIAU BERTUAH Bukan Sekadar Sujud: Musuh Abadi dan Rahasia Diri yang Selamat_Ronaldo Rozalino Bukan Sekedar Pesona Fana: Menjaga Lisan dan Hati demi Memancarkan Aura Positif Bukan Trah Buku Buku Antologi Buku Berkualitas Buku Solo Buku: Sahabat Setia yang Tak Pernah Ingkar Janji_Ronaldo Rozalino Bulan Ramadhan Bulan Ramadhan Adalah Bulan Membaca Al-qur'an dan Sedekah Bully Bullying Bunda Bupati Kuansing Bupati Kuantan Singingi Terbitkan SK Panitia Pacu Jalur Rayon II 2026 Bussiness Owner Leader Buya Yahya Cahaya dalam Keheningan: Seni Menjaga Kehormatan dan Berkelasa Tanpa Suara Cahaya di Atas Panggung Sukaraja: "Senandung Bershalawat" Membuka MTQ Kuantan Singingi 2024 Cahaya di Sudut Kelas: Melampaui Posisi Cahaya di Ujung Cengar: Meneguhkan Langkah Perempuan Berkemajuan Cahaya Jiwa yang Tak Terpadamkan: Menemukan Aura "Mahal" dalam Dekapan Iman Calon Pengusaha Calon Pengusaha Pecinta Qur'an Candi Borobudur Cantik Cara Bernyanyi Menggunakan Diafragma Cara Memainkan CARA MENGHARGAI DIRI SENDIRI DI TAHUN 2025 Catatan Penting Cello Yenroza Putra Ceramah Ceramah Agama Ceramah Agama Islam Cerita Cerita Hikmah Cerita Islami Cerita Motivasi Ceritaku Cermin Jernih Karakter Bangsa: Menanam Budaya Malu di Taman Pendidikan Cermin Kehidupan: Bagaimana Perlakuan pada Orang Tua Menentukan Nasibmu Cermin Saling Menghargai: Saat Nurani Butuh Rehat dan Secangkir Kopi Certified CGP CGP 10 CGP A.10 CGP Angkatan 10 Cinta Cipta Lagu Cipta Puisi Ciptaan Ismail Marzuki Ciri-ciri ClassPoint Coach Coach RR Coaching COACHING UNTUK SUPERVISI AKADEMIK Coffe Jenna Competence Composser Composser Arrangger Song Composser. Arrangger Computer Contoh CONTOH ADAB MEMELIHARA HARGA DIRI TETANGGA Corona Covid-19 Curiculum Vitae CV Dagang DAHSYAT! Perjuangan ‘Mental Baja’ Beta Gloria Dakwah Dampak Pencemaran Udara oleh Asap Kebakaran Hutan. dan Entrepreneur Inspiratif dan Fungsi (Tupoksi) secara umum untuk masing-masing jabatan dalam struktur organisasi DKC Kuantan Tengah dan Hati Menyatu di SMAN 1 Sentajo Raya dan Inovatif dan Mengenal Akor dan Orang Media di Mata Hukum ASN dan Paham Rupiah di Era Digital dan Paham_Oleh: Ronaldo Rozalino dan Rubrik pelaksanaan observasi kelas Kegiatan Pendahuluan dan Siswa Adalah Satu Kesatuan dan SMA Taruna Muhammadiyah Riau Bersatu Menanam Pohon dan Warisan Leluhur di Bumi Kuantan_Oleh: Ronaldo Rozalino dangdut Dari Bos Menjadi Partner”Dulu Dari Didikan TVRI Nasional ke Dunia Literasi: Kisah Inspiratif Guru ASN di Kuansing Dari Guru Pembelajar Menjadi Konten Kreator: Menyalakan Cahaya Ilmu dari Kota Jalur Kuansing Dari Kuansing Menuju Jagat Nusantara: Kisah Dhika yang Mendunia dan Diva yang Membumi dari Ruang Kelas Hingga Panggung Dunia Dari Ruang Pelatihan Menuju Ruang Inspirasi: Kisah Guru Pembelajar yang Menjadi Konten Kreator dan Penulis Dari Ruang Pemimpin hingga Layar Kaca: Misi Melanggengkan Marwah Budaya Kuansing Dari Rumah Bisa Bisnis Dari Sekolah Rakyat hingga SMAN 1 Sentajo Raya: Menyemai Cita Daring Debat Dedikasi untuk Sang Pengayom Budaya: Selamat Ulang Tahun Ibu Hj. Yulia Herma Suhardiman DEEP LEARNING Deep learning selalu dimulai dari surface learning Dejavu + Band dengan Derap Langkah Pemuda Dermawan Design Blog Design Kostum Dewasa Di Antara Algoritma dan Nurani: Menatap Ufuk Baru Pendidikan Bersama Akademi GaSinG Riau_Ronaldo Rozalino Di Balik Ujian dan Ketidakpastian: Rahasia Menemukan Damai dalam Takdir Ilahi Di Bawah Langit Kengerian Kari: Langkah Teguh Camat Eka Putra Hidupkan Kembali Lentera Agama (Gebyar Muharram 1448 H di Kenegerian Kari) di SMA Di Tengah Teriknya Siang diam Diam itu Emas Dibalik Senyum Ayah: Sebuah Pesan Cinta yang Mendalam_Ronaldo Rozalino Digital Digital Marketing Diklat Nasional Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Kab. Kuantan Singingi Dinas Pendidikan Kuansing Dipimpin Plt. Camat Sentajo Raya Aswandi Gunawan Disbud Par Kuansing Disiplin Hari Ini Ditempa Keterbatasan: Enam Permata SMPN 6 Singing Hilir Melesat ke OSN Provinsi Riau Diva Kuansing Raih Dukungan Penuh Camat Kuantan Tengah dan DKC! DKC DKC Kuantan Tengah DKKS DMI Kuansing Doa Doa Anak Anak Doa Apresiasi Seni Doa Ibu Doa Istri Doa yang bisa di gunakan saat tawaf umrah 7 Keliling Doaku Doktor Dokumentasi Dosen Download Dt di Kuansing Duka Dunia E-KIN E-KTP Educator Edukasi Edukasi Islam Eka Putra; Meneladani Cahaya Agung Eka Putra: Sekolah Rakyat Terintegrasi Kuansing: Mengukir Harapan EKIN Ekspose Elegan Tanpa Membalas: Mengalahkan Pembenci dengan Kebaikan dan Prestasi Elly Risman Emak Enam Encore Enggan Sedekah Entrepreneur Entrepreneur BP Entrpreneur 𝐄𝐫𝐚 𝐃𝐢𝐬𝐭𝐫𝐮𝐩𝐭𝐢𝐟! Eratkan Silaturrahmi dan Kolaborasi Pendidikan Estafet Perjuangan: Musycab ‘Aisyiyah Cengar Resmi Digelar untuk Perkuat Gerakan Perempuan Berkemajuan Etika Etika Siber dalam Bingkai Agama dan Adat: Refleksi Hukum Kasus TikTok PST Even Nasional Facebook Fajar Baru di SMA Negeri 1 Sentajo Raya: Menyambut Generasi Emas Melalui MPLS TP 2026/2027 Fajar Baru di Ufuk Muharram: Menjemput Ridho-Mu dalam Langkah Hijrah Family BP Fasilitator Fast Class FB Festival Guru Festival Pacu Jalur Tradisional KEN 2026 Festival SMANSA Teluk Kuantan Ke-5 (FENSA 5) Berlangsung Sukses dan Meriah Film Pendek Filsafat Finish beribadah bukan 1 Syawal Fiqih FLS2N FLS2N SMA FLS2N SMA KUANSING FLS2N SMA/MA Fokus Formasi CPNS Formulir Pendaftaran Forum Guru Seni SMP SMA Provinsi Riau Forum Literasi Kuansing Founder BP Founder Madu Vicella Full Day Futsal Gadget Gaji Gali Potensi Gambar Gedung Baru Bukan Jaminan: Menelisik Esensi Perubahan Sekolah yang Sesungguhnya Gelar Geliat Kuantan Tengah Sambut Ragam Syiar dan Tradisi: 1.250 Massa Siap Sukseskan Pawai MTQ XLIV Riau & Pacu Jalur Rayon II Gelombang Semangat Kuansing: Update Terbaru Pendaftaran Pacu Jalur KEN 2026 Gelorakan Kreativitas! Inilah Daftar Lengkap Pemenang FLS2N SMA/MA/SMK Kabupaten Kuantan Singingi 2026 Gelorakan Seni Budaya di Jantung Kota: DKC Kuantan Tengah Periode 2026-2030 Resmi Dikukuhkan Gema Kalam Ilahi di Tanah Jalur: Pembukaan MTQ Riau ke-44 di Kuansing Siap Hadirkan Qori Internasional Gema Shalawat di Tepian Narosa: Pembukaan Festival Pacu Jalur Nasional 2026 Siap Merajut Rindu dan Kemerdekaan Gema Shalawat Menyapa Tepian Narosa: Kuansing Bershalawat Bersama Haddad Alwi dalam Sampena Festival Pacu Jalur Nasional 2026 Gema Wahyu dan Alunan Azan: Cahaya Spiritual di Aula Karumuntiang SMAN 1 Sentajo Raya Gema Wahyu Ilahi di Negeri Bermarwah: Kuantan Tengah Bersiap Sukseskan MTQ ke-44 Tingkat Provinsi Riau Tahun 2026 Gembira Datangnya Ramadhan_Ustadz Lasmiadi Gemilang Prestasi SMAN 1 Sentajo Raya: Rahma Maulidia Naidi Sabet Juara 1 Jurnalistik FLS3N Kuansing 2026 Gemuruh Haluan dan Lantunan Doa: Kuansing Bersyalawat Siap Menyejukkan Festival Pacu Jalur 2026 Gerakan Literasi Kuansing Gerakan Subuh Berjamaah Gesit Digital Gitar Solo GKK Riau dan BGTK Gelar Rapat Koordinasi Strategis di Hotel Pangeran Google Goresan Pena Emas Rahma Maulidia: Dari Sentajo Raya Green Teacher growth mindset Grup Band Grup Musik Kuansing Guru Guru Bahasa Inggris Guru Berkarya Guru Bimbingan Konseling (BK) SMAN 1 Sentajo Raya Guru Literasi Guru Literat Guru Menulis Guru Motivator Guru Musik Guru Pembelajar Guru Penggerak Guru Penggerak Inspirasi Negeri Guru Pengusaha Guru Penulis Guru Proaktif 𝐆𝐮𝐫𝐮 𝐏𝐫𝐨𝐝𝐮𝐤𝐭𝐢𝐟 Guru Seni Budaya Guru Seni Musik Guru Zaman Sekarang: Mengajarkan Ilmu Guru: Menyalakan Ilmu Guru: Pembentuk Kecerdasan Guruku Guruku Mulia Guruku Terbaik H. Muklisin H. Sukarmis Habit Hadapi Musibah Asap Hadiah Tak Ternilai untuk Orang Tua: Menjaga Ketaatan pada Allah Haji Plus Halal Halal Mart Hang Nadim Happy Anivesary Happy Anniversary Harapan Hargai Hari Besar Hari Guru Nasional Hari Pertama Hari Ulang Tahun Pernikahan Harmoni Air dan Doa: 75 Jalur Siap Membelah Arus Tepian Narosa Sempena MTQ Riau Harmonis Harta HARVARD UNIVERSITY Hati HATI DAN JIWA Hati Harus Tetap Menyala: Ketika Kemajuan Digital Bertekut Lutut di Hadapan Kemanusiaan Hebat Herbal Hidup Sukses Hijrah Hikmah HNI Hoax HORMATI TETANGGA HPAI Huda Purnawadi Hukum Hukum dan Perundang-undangan DP MUI Kab. Kuansing) Humas Humas SMAN 1 Sentajo Raya Humas SMAN Pintar Hut HUT GURU HUT Pernikahan HUT RI Hutang Hymne IA TIDAK PUNYA JABATAN DI MUHAMMADIYAH Ibrah Ibu Idul Adha IG IGI iGI Riau IHT Ikatan Alumni Pascasarjana UM Sumbar di Kuansing Ikhlas IKLB IX Koto Kuansing Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Lintau Buo Ikrar Suci di Bumi Jalur: Pengukuhan Paskibraka Kuansing Menyambut HUT ke-81 RI IKTIKAF (Ibadah Khusus Tafakur pada Ilahi yang Khusyuk dan Fokus) Ilmiah Ilmu Ilmu Agama Ilmu Agama Islam Ilmu Pengetahuan Ilmu Pengetahuan Agama Ilmu Tanpa Adab Bagaikan Lampu Tanpa Cahaya: Catatan Upacara SMAN 1 Sentajo Raya Oleh: Shinta Muselpa Ilmuwan Imam Al Gazali Imam Syafi'i Iman Imtaq Indah Indonesia Indonesia Pusaka Info Info Bisnis Info Indonesia Info Sekolah Inggris Inspirasi Inspiratif Ciptakan Instropeksi Instropeksi Diri Instrument Interaktif Inti dan Penutup Ippho Santosa IQRO' ISI Padangpanjang Islam Islam Agamaku Islami ISMUBA Isra Mi'raj ISTIDRAJ Istiqamah istri Rasulullah Istri Sholehah IT Jaga Anak Anak Jaga Kesehatan Jakarta Jalinan Rasa: SMAN 1 Cerenti Gelar Festival Pekan Olahraga dan Seni 2026 JALUR JANGAN GAMPANG KAGUM Jangan Lelah Untuk Terus Berbuat Baik Jangan Lupa Kacang Pada Kulitnya Jangan Menunggu Bahagia untuk Bersyukur jazz Jejak Bakti dari Almamater: Bangga dan Bahagia Menjadi Alumni SMKN 1 Teluk Kuantan; Eka Putra Jejak Cahaya di Ruang Kelas: Saat Teladan Berbicara Lebih Keras dari Kata-kata Jejak Edukasi Berkah: Dari Ketulusan Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kuansing hingga Harmoni di SMAN 1 Sentajo Raya Jejak Emas di Tepian Narosa: Menanti Sang Legenda Baru Festival Pacu Jalur 2026 Jejak Sang Pendidik: Dari Ruang Kelas Hingga Barisan Berkemajuan Oleh: Ronaldo Rozalino Jelang FPJN KEN 2026: Panitia Pacu Jalur Kebut Pengerukan Area Start Tepian Narosa Jembatan Merah Jembatan Merah Music Dance Course Jembatan Merah Shop Jendela Hati: Ketika Dunia Tak Lagi Tampak Indah JM 83 STUDIO JM Musik n Sport JM Studio JMMDC Juara Juara 1 Juara Design Juara SMAN Pintar Jujur Jum’at Berkah: Membawa Semangat “Riau Bertuah” ke SMAN 1 Sentajo Raya Jurnal JURNAL REFLEKSI DWI MINGGUAN Jurnal Refleksi Dwi Mingguan ke-7 Jurnalis Kab. Kuansing Kab.Kuansing Kabupaten Kuantan Singingi Kacang Lupa Kulitnya Kadis Pendidikan Kajian Kajian Ilmiah Islam Kakak Kandungku Tercinta Di Momen Lebaran Kakan Kemenag Kuansing Serukan Harmoni Agama dan Budaya Kalender/tahapan pengelolaan kinerja Guru dan Kepala Sekolah tahun 2025 Kalimat Kampus Terbaik Di Sumatera Barat Kantor Perwakilan Teluk Kuantan Karakter Karakter dan Disiplin di SRT 1 Kuansing Karya Karya Buku Karya Cipta Karya Literasi Karyaku Kata Kata KATA-KATA MOTIVASI YANG IDEALIS KATA-KATA UNTUKMU Kaya Kayuah Keagamaan Kebaikan Kebaikannya Nyata dari Alam: Kemurnian Madu Hutan Murni Vicella untuk Kesehatan Keluarga Kebersamaan Kecerdasan Kedewasaan Kegiatan Jum'at Kegiatan Keagamaan Kegiatan Seni Kegiatan SMAN Pintar Kehadiran yang Dirindukan: Seni Membangun Nilai Diri menurut Psikologi dan Sunnah_Ronaldo Rozalino Keheningan yang Menjaga Martabat: 5 Ketenangan Diri yang Melahirkan Keseganan Kehidupan KEHORMATAN Kejahatan Sekolah Kekayaan Hati Kekuasaan Hanya Titipan Kelapangan Dada Ustadz Datuk Darwis: Menjalin Damai Kelas Kelas X Kelas XI Kelas XII Keluarga Keluarga Besar Muhammadiyah Riau Keluarga Besar SMAN 1 Sentajo Raya Melayat ke Kediaman Bobi Antoni Keluarga BP Keluarga Tercinta Keluargaku KEMERIAHAN MILAD KE 112 MUHAMMADIYAH di KUANTAN SiNGINGI: (*_Menghadirkan Kemakmuran Untuk Semua_*) Kemeriahan Puncak HUT ke-33 SMAN 1 Cerenti: Ajang Unjuk Bakat dan Silaturahmi Pelajar Kabupaten Kuansing dan INHU Kemitraan KENAPA PEMUDA SEKARANG OGAH MAIN-MAIN KE MASJID ?? Kenapa? Kepala Sekolah Kepemipinan Keren! Guru SMKN 1 Tapung Hilir Tri Goesema Putra Sukses Tembus Jajaran Top 12 “Terpujilah Guru” Tingkat Nasional Kesehatan Keseruan dalam Pembelajaran Keteguhan Muhammad Al Fikra Mengawal Sang Saka Merah Putih Keteladanan Keterampilan Keterampilan Guru Ketika Amanah Menjadi Jalan Pengabdian;Pengukuhan Struktur Satuan Korps Taruna SMA Taruna Muhammadiyah Riau Tahun 2026/2027 Ketika Gemuruh Dayung Menyapa Kuantan: Pacu Jalur 2026 Resmi Dibuka dengan Simfoni Pelestarian Ketika Ketulusan Dikalahkan Fulus: Memilih Sahabat Penuntun Surga Ketika Nurani Tampuk Meluruh: Menatap Tujuh Celah Retaknya Kepercayaan Guru Ketika Samudra Sabar Menemukan Tepinya: Seni Menjaga Harga Diri dengan Ketegasan Ketua Ketua Kombel Kayuah Narsum BNN Kab. Kuansing Tentang Literasi Digital P4GN Ketundukan Hati kepada Sang Maha Pemilik_Ronaldo Rozalino KH. Ahmad Dahlan Khatib Jumat Khutbah Jum'at Khutbah Jumat Kilau Mutiara dari Tepian Narosa: Diva Sukses Bawa Marwah Kuansing Tembus Top 42 Dangdut Academy 8 Kisah Kisah Hikmah Kisah Inspiratif Kisah Motivasi Kisah Nabi Kisah Nyata Kisah Para Alim Kisah Sukses Kisah Ulama Kisi Kisi Soal KISI KISI SOALSENI BUDAYA ASESMEN SUMATIF AKHIR JENJANG KELAS XII TAHUN 2024 Kita Gaya Bebas Kobarkan Militansi Kolaborasi Kombel Kayuah SMAN 1 Sentajo Raya Komisi Budaya Islam Komite Komposser Arangger Komunitas Akademi GaSinG Riau Sukses Gelar Webinar Coaching 167 Komunitas Belajar Komunitas Bisnis Komunitas Bisnis BP Komunitas BP Komunitas BP MOST SBM Komunitas Guru Penggerak Provinsi Riau Komunitas Kuansing Komunitas MOST BP Komunitas Proaktif BP Komunitas Quizizz Riau Koneksi Antar Materi KONEKSI ANTAR MATERI MODUL 2.3 Kontingen Kwarcab Kuantan Singingi Bertolak ke Jambore Nasional XII 2026 di Cibubur Koordinator Kopdar Kopdar BP Kopi Kopi Rempah Koreksi Diri Kosmetik Herbal Kostum Tari Kota Padang Kota Taluk Kuantan Kuansing Kreatifitas Seni Kreatiftas Seni KS TV (KUANSING TV) KTP Elektronik Kualitas Kuansing Kuansing Maju Berkat Langkahmu Kuansing Terkini Kuantan Hilir Kuantan Mekar Kuantan Singingi Kuantan Singingi Bersiap! Rapat Evaluasi MTQ Tingkat Provinsi dan Matangnya Persiapan Pacu Jalur Rayon II Banjir Bonus Kuantan Singingi. Kuansing Kuantan Tanah Tumpah Kuantan Tengah Kuliah Daring Kuliah Online Kultum KUMPULAN LINK TUGAS LMS PMM CGP Kunci Kemajuan Kunci Sukses Kurator Kurikulum Merdeka Kurikulum Merdeka Belajar kurikulum merdeka. Kursus Musik Kursus Tari Kutipan tentang membaca dan buku Labersa Waterpark Lagi Viral Lagu Guru Penggerak langkah Langkah Awal Tahun Ajaran Baru SMAN 1 Sentajo Raya: Meneguhkan Harmoni Langkah Gagah di Bawah Langit Kuansing: Dua Srikandi dan Ksatria SMANSA Sentra Terpilih sebagai Paskibraka 2026 LANGSUNG DARI HEAD OF INSTAGRAM Laporan Latihan LATIHAN SOAL KELAS X ASESMEN SUMATIF SEMESTER GANJIL TAHUN PELAJARAN 2023/2024 SMA NEGERI SENTAJO RAYA LATIHAN SOAL KELAS XI ASESMEN SUMATIF SEMESTER GANJIL TAHUN PELAJARAN 2023/2024 SMA NEGERI SENTAJO RAYA LATIHAN SOAL KELAS XII ASESMEN SUMATIF SEMESTER GANJIL TAHUN PELAJARAN 2023/2024 SMA NEGERI SENTAJO RAYA Layar Bisa Redup Lc. LC. Leader Leadership Learning Daring Lebaran Lebih dari Sekadar Gaya: Mengapa Penampilan Adalah Senjata Rahasia Guru Hebat Lebih Dekat LELAH YANG DISUKAI ALLAH Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab Lembaga Seni Budaya LENTERA SUBUH: Mengingat Rumah Masa Depan di Kala Fajar_Ustadz Seprion Libur. LIPIA Lirik Lirik Lagu Lirik: Ronaldo Rozalino lisan Literasi Literasi Digital Literasi Digital dalam Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dengan Keterkaitan Social Media LMS Logika Logo Lokakarya Lokakarya 7 Lolos Top 42 Dangdut Academy 8 Lomba Menulis Lomba Seni Musik Lomba Tari Kreasi Berkelompok LPMP Riau Luar Biasa: Balas Dendam Terbaik Adalah Suksesmu Lubuk Jambi Menjadi Saksi: Saat Pimpinan Wilayah dan Akar Rumput Muhammadiyah Melebur dalam Satu Doa M.H. M.Pd M.Pd (Coach RR) M.Pd (Dosen UNIKS dan Pengurus MUI Kab. Kuansing) M.Pd (Guru MAN 1 Kuansing) M.Pd (Ketua Komisi Pendidikan dan Kaderisasi MUI Kabupaten Kuantan Singingi) M.Pd_ Guru Bahasa Indonesia SMAN 1 Sentajo Raya Provinsi Riau M.Pd. M.Pd.Sasaran: Santri Akhir (Kelas XII) Pondok Pesantren KH. Ahmad Dahlan Teluk Kuantan M.S.I (Sekretaris Komisi Fatwa M.Si (Camat Kuantan Tengah) M.Si. (Camat Kuantan Tengah) di Mata Para Sahabat MA MA (Kakan Menag Kab. Kuansing) Madinah Madinah Al Munawarah Mading Online Madu Madu Asli Madu Hutan Madu Hutan Murni Madu Murni Madu Murni dan Asli Madu Vicella Mahakarya Kolosal di Sentajo Raya: Pesona Tari Cahaya Illahi Getarkan Pembukaan MTQ 2013 Majlis Ilmu Majlis Subuh Majlis Subuh_Karakter Ajaran Islam Makalah Makkah Al Mukaramah Malam Mangaji: Gemuruh Dayung Rayon II Bersempena Semarak MTQ Riau XLIV Mama Manajemen Manajemen Pertunjukan Mande Manfaat Manfaat Program Pendidikan Guru Penggerak Manganyam Manusia Market Day SMP Negeri 3 Teluk Kuantan: Wadah Kreativitas dan Jiwa Kewirausahaan Siswa Marketing Mars Masa Anak-Anakku Masa Depan Masa Orientasi Siswa masjid Masjid Raya Masjid Raya Pasar Taluk Kuantan Masjidil Haram Master BP Master Of Selling Master Selling Of Team Masyarakat Tanpa Riba Matangkan Persiapan Akhir Musypimda 1 Muhammadiyah Kuansing Matangkan Persiapan Jelang MTQ ke-44 Riau Materi Materi ajar lengkap mengenai Manajemen Pertunjukan Seni untuk kelas XII SMAN 1 Sentajo Raya Materi Musik Vokal Materi Pembelajaran Materi Seni Budaya Materi Seni Budaya Kelas XI: Unsur-Unsur Musik_Ronaldo Rozalino - Coach RR Materi Seni Budaya: Genre Musik ModernRonaldo Rozalino - Coach RR Materi tentang belajar vokal Maulid Nabi SAW Mawadah Medan Perang Sunyi di Balik Senyum Bersahaja_Ronaldo Rozalino Media Media Inovatif di Media Sosial Mekah Mekkah Melainkan Rekan Perjuangan Melangkah Tanpa Gentar: Menjadikan Keberanian Bisnis Sebagai Ibadah_Ronaldo Rozalino Melayu Memaknai Pergantian Tahun 2024Sejauh Mana Aqidah Kita? Ust. Dr. Ahdanan Saleh Membaca Membaca Bumi: Langkah Teguh Violino Ridho Putra Menuju OSN 2026 Membangun Membangun Peradaban_Ronaldo Rozalino Membangun Sekolah Masa Depan Membasuh Jiwa di Rumah Allah: Memetik Hikmah Kurban dan Cermin Keluarga Ibrahim_Ust. Candidat Dr. Hendio Anjasmara Membasuh Negeri dengan Literasi: Menanam Benih “Cinta Membedah "Benalu" dalam Lingkaran Pertemanan: Ciri Orang yang Harus Dihindari dalam Arus Kehidupan Membedah Ruang Gelap: Menemukan Sang Pemimpin Sejati Membentuk Jiwa Membuat Buku membuat Website Membuka Pintu Langit Lewat Doa dan Shalawat Membuka Tirai Langit: Ketika Doa Terhijab oleh Kelalaian Hamba Memenuhi Panggilan Suci: Kerinduan Jiwa Menuju Tanah Haram Bersama Berkah Travel Memetik Akhlak: Refleksi Penyucian Hati Menuju Qalbun Salim Memetik Cahaya di Bulan Suci: Jejak Pena Ronaldo Rozalino dalam "Dalam Cahaya Ramadan Memetik Hikmah Kesalehan: Meneladani Bakti Nabi Ibrahim dan Ismail AS_Usttadz Seprion Memetik Hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW Memetik Jiwa: Jejak Mulia di Ruang Sekolah Memetik Kebahagiaan Dua Samudra: Tiga Pilar Kehidupan dalam Khutbah Jumat Ustadz Jabrius Jas di Masjid Syuhada Beringin Taluk Memetik Kebeningan Hati: 2 Cahaya Kebahagiaan bagi Sang Penanti Berbuka Memetik Ridho-Nya Memimpin dengan Telinga dan Hati: Seni Mendengar seorang Pemimpin Memperkaya Kehidupan: Menyelami Pembelajaran Musik Vokal yang Mendalam_Oleh: Ronaldo Rozalino Memulangkan Hati yang Tersesat: Kalam Langit di Masjid Raya Pasar Taluk _ Ustadz Dr. Irfandi Menabuh Sanubari: Simfoni Abadi Perjalanan Panjang Drum Major Eternity Menabur Benih Kemandirian di Pelataran Sekolah: Market Day SMP Negeri 3 Teluk Kuantan Menabur Etika Menakhodai Jiwa Sekolah: Mengapa Branding Kepala Sekolah Harus Berlayar Lebih Dulu? Menambat Hati Pada Yang Maha Abadi: Ketika Harapan Tak Lagi Menyisa Kecewa Menanam Benih Kebaikan: Lebih dari Sekadar Profesi Menanam Iman Menanamkan Adab Menapaki Anak Tangga Kesuksesan: Pesan Penuh Makna dari SMAN 1 Sentajo Raya di Pagi Agustus yang Cerah Menari di Bawah Langit Sunyi: Saat Ketulusan Tak Lagi Meminta Restu Manusia - Ronaldo Rozalino Menatap Cermin Jiwa Sang Pendidik: Refleksi Riak Jernih di Balik Tugas Mulia Menatap Langit Menatap Masa Depan di SMAN 1 Sentajo Raya: "Rumahku Menatap Wajah Pendidikan: Kala Kedisiplinan Tak Lagi Sekadar Angka di Atas Kertas Mencerdaskan Bangsa mendidik Menebarkan Cinta dan Kedamaian Meneladani Abdullah bin Abbas: Belajar Tanpa Batas Meneladani Akhlak Rasulullah SAW: Peringatan Maulid Nabi di Masjid Raya Teluk Kuantan Diwarnai Aksi Kepedulian Sosial Meneladani Makna Kehidupan dari Sosok B.J. Habibie_Oleh : Ronaldo Rozalino Meneladani Nabi Ibrahim: Rahasia Sukses “Ke Atas” dan “Ke Bawah” dalam KeluargaUstadz Seprion Meneladani Sang Kekasih: Gemuruh Cinta dan Kepedulian di Peringatan Maulid Nabi Masjid Raya Teluk Kuantan Menelisik Makna Ketulusan: Ketika Kebaikan Berbenturan dengan Realitas Manusia Menembus Badai Menembus Kabut Asap dengan Melodi: Inovasi Belajar Seni Budaya Via G-Meet di SMAN 1 Sentajo Raya Menembus Ribuan Asa: Tri Goesema Putra Menembus Zona Nyaman: Keberanian Memimpin dan Esensi Disiplin Sekolah Menemukan Harmoni Rasa dan Nada di Fourte Coffee & Space Signature Teluk Kuantan Menemukan Jiwa Pembelajaran: Catatan dari Webinar Serantau BGTK Riau Episode 10 Menemukan Jiwa Sekolah Hebat dalam Ketukan Hal-Hal Sepele Menemukan Kedamaian di Setiap Sujud: Mengapa Shalat Adalah Muara Segala Rasa Menemukan Kehangatan di Tengah Hujan Salju Hidup: Pesan Mendalam tentang Ikhtiar dan Kepasrahan Menenun Asa Pendidikan Modern: Hangatnya "Temu Sapa Kita Pembelajar Gemini Academy 2026" Bersama Mentor Andri Menenun Cerita di Sudut Vicella: Kala Empat Jalinan Pengabdian Merajut Silaturahmi Menenun Cinta di Era Digital: Ketika Rupiah Menjelma QRIS Menenun Cinta Rupiah di Bumi Lancang Kuning: Catatan Evaluasi Triwulan Program "Riau Bertuah" Menenun Jaring Kebetulan: Rahasia di Balik Melimpahnya Koneksi Orang-Orang Sukses Menenun Karya Menenun Keberkahan di Teluk Kuantan: Sebulan Berlayar Menenun Kembali Benang Silaturahmi yang Sempat TeruraiPertemuan Spontan Empat Sahabat di Jantung Kota Jalur Menenun Logika Menenun Makna di Ambang Jeda: Merayakan Libur Semester dengan Jiwa yang Bertumbuh_Ronaldo Rozalino Menenun Masa Depan: Kala Guru dan Orang Tua Berjalan Sepinggan“Ronaldo Rozalino” Menenun Syukur di Bumi Rantau Kuantan: Khidmat Kemenag Kuansing Menyambut Gelora Kemerdekaan dan Hari Jadi Riau Menepis Ego Menepis Kabut Jiwa: 7 Racun Pikiran yang Diam-Diam Merampas Masa Depanmu Menepis Rumput Mengajar Adalah Pelita Keabadian Mengajar dengan Hati: Panggilan Jiwa Seorang Guru Sejati Mengangkasa Bersama Doa: Naura Mengapa Menjadi Benar Meski Sendirian Itu Sangat Penting: Sebuah Renungan!_Ronaldo Rozalino Mengayuh Marwah di Tepian Narosa: Simfoni Gelombang Pacu Jalur Rayon II dan Kilau Syiar MTQ Riau 2026 Mengejar Prestasi Mengetuk Pintu Langit di Koridor Klinik: Kala Sang Guru Menjemput Kesembuhan pada Sang Murid Menggapai Kemuliaan Hati Menggapai Mulia Bersama Rasulullah ﷺ: Meneladani Akhlak Menghangatkan Jiwa: Pesan Cinta dari Muhammadiyah Teluk Kuantan Mengikhlaskan Jejak menginput 3 Aspek perilaku Mengokohkan Barisan Mengukir Citra Tanpa Mahkota Emas: 7 Strategi Branding Sekolah Efektif dan Bermakna Mengukir Jejak Kreativitas di Usia 49: Perayaan Festival SMANSA Ke-5 Berlangsung Sukses dan Meriah Mengukir Jiwa dari Balik Meja: Tatkala Pendidik Menjadi Murid Terbesar Bagi Dirinya Mengukir Jiwa Pembelajar Mengukir Prestasi Mengukir Prestasi di Bumi Lancang Kuning: Tiga Taruna Muhammadiyah Riau Raih Apresiasi Tertinggi Menilik Cermin Karakter: Saat Penampilan Tak Lagi Mampu Menyembunyikan Watak Menimbang Ulang Ambisi Mahkota: Ketika Ruang Kepala Sekolah Tak Seindah Kursi Singgasana Meninjau Ulang Narasi Tuak dan Kerajaan Purba_Oleh : Dr. Roni Putra Meniti Bahtera di Samudra Kehidupan: 4 Tipe Rumah Tangga dalam Tabligh Subuh Masjid Raya_Ust. Dr. Hendio Anjasmara Meniti Harapan di Bawah Sang Saka: Senandung Asa dari Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kuansing Meniti Jejak Proporsionalitas Hidup:Seni Merajut Ridha Ilahi dan Keindahan Dunia_Ust. Boby Mulya Meniup Roh Menjadi Embun yang Luruh Diam-DiamOleh: Ronaldo Rozalino Menjadi Guru Menjadi Guru Baik: Menabur Benih Kebaikan di Tengah Ketidakpastian Dunia Menjadi Guru Tetap Waras dan Bermartabat: Memaknai Kembali 9 Kode Etik Guru_Oleh: Ronaldo Rozalino MENJADI PELITA Menjaga Akar Menjaga Kedamaian Jiwa di Tengah Kegaduhan Dunia: Seni Mengabaikan yang Tak Perlu Menjaga Kehormatan Diri: Seni Menemukan Ketenangan Hidup_Ronaldo Rozalino Menjaga Kesucian Hati di Tengah Duri Pengkhianatan_Ronaldo Rozalino Menjaga Ketenangan Jiwa Menjaga Marwah Pacu Jalur: Merawat Jiwa Menjaga Marwah Rupiah di Tanah Kuantan Singingi: Sebuah Dedikasi Cinta Menjaga Marwah: Perjalanan 34 Tahun Suara Ustadz Darwis Menjaga Nyala Kemerdekaan: Jejak Pengabdian dan Harapan Bangsa Menjaga Paru-Paru Kuansing: Seruan Hangat Camat Kuantan Tengah di Tengah Ancaman Kabut Asap Menjaga Pucuk Harapan: Pemerintah Resmi Batasi Ruang Digital bagi Remaja “Ronaldo Rozalino” Menjaga Wibawa Diri dalam Bingkai Adab dan Syariat Menjangkau Puncak: Memaknai Ketahanan dalam Berbisnis Menjejak Karya Menjejak Lentera Kehidupan: Menjadi Guru Baik dan Benar yang Mengukir Masa Depan Menjejaki Jejak Sang Pemimpi: Rahasia Melangkah Menuju Puncak Keberhasilan MENJELANG PANEN KEHIDUPAN:Seni Menanam Kedewasaan dan Aset di Usia Muda Menjelmakan Sembilu Menjadi Mahakarya: Mengubah Hinaan Menjadi Akselerasi Kesuksesan Menjemput Ampunan di Rumah-Nya: Renungan Suci Khutbah PerdanaUstadz Dr. H. H. Bakhtiar Shaleh Menjemput Bahagia Hakiki di Ambang Subuh: Pesan Mendalam dari Masjid Raya Pasar Teluk Kuantan_Ustadz H. Bahrul Aswandi Menjemput Berkah di Kota Jalur: Vicella Drink & Food (VDF) Resmi Hadir Kota Teluk Kuantan Kabupaten Kuantan Singingi Menjemput Berkah: Bahaya Harta Haram dalam Kehidupan Menjemput Cahaya Sains di Ujung Jemari: Ghina Rizqullah Meniti Langkah Menuju Pentas Nasional Menjemput Fitrah: Refleksi Kebermaknaan Guru Menjemput Gemuruh di Tepian Narosa: Festival Pacu Jalur Tradisional 2026 Siap Digelar Menjemput Impian: Kuansing Soccer School Buka Pendaftaran Siswa Baru Menjemput Inspirasi di BERTUAH 2026: Jejak Langkah Literasi Rupiah untuk Negeri Menjemput Keberkahan dalam Setiap Helaan Langkah: Renungan Akronim JUMAAT Menjemput Keberkahan di Fajar Teluk Kuantan: Ketika Salat Menjadi Cermin Keimanan dan Pembuka Pintu Langit; Ustadz Cand. Dr. Hendio Anjasmara Menjemput Keberkahan: Catatan dari Sayyidul Ayyam_Ustadz H.Suhelmon Menjemput Makna di Ranah Minang: Kisah Syukur dan Rajutan Silaturahmi Keluarga Besar SMAN 1 Sentajo Raya Menjemput Mentari Global: Baitul Arqam Santri Akhir Ponpes KH. Ahmad Dahlan Menjemput Rezeki dengan Keberanian: Menyelami Filosofi Bisnis Nyentrik ala Bob Sadino Menolak Padam! Perjalanan Gemilang Drum Major Eternity Mengukir Prestasi Emas Marching Band dari Riau untuk Indonesia Menolak Perilaku Mensyukuri Nikmat Mentor 5 Benua Menuju Panggung Jurnalistik Riau Menuju Pentas Nasional: Siswa SMPN 3 Teluk Kuantan Bidik Prestasi di Ajang OSN-K Tahun 2026 Menuju Prestasi dan Inspirasi: PGRI Kuantan Singingi Gelar Sosialisasi Apresiasi GTK 2026 untuk Cetak Guru Hebat Menulis Menulis Buku Menunda Menundukkan Jiwa di Bawah Langit Kebesaran-Nya Menuntun dengan Hati: Jejak Jiwa Seorang Kepala Sekolah Hebat Menuntun Jiwa Menyalakan Pelita di Ruang Kelas: Refleksi Jiwa Pendidik yang Menginspirasi Menyambut Kemegahan MTQ ke-44 Riau Menyambut Pesta Budaya di Tepian Narosa: Sinergi dan Persiapan Matang Menuju Pacu Jalur Rayon 2 Teluk Kuantan 2026 Menyelami Keteguhan di Balik Hening: Memahami Tirai Sunyi Seorang Ayah Menyelami Makna Vini Menyemai Benih di Hari Pertama: Hindari 8 Kekhilafan Guru Saat Gerbang Sekolah Mulai Terbuka Menyemai Benih Kader Menyemai Estetika Menyemai Harapan dari Teluk Kuantan: Ghina Rizqullah Siap Menginspirasi Indonesia Menyemai Harapan di Bumi Lancang Kuning: Ucapan Hangat Andi Cahyadi di Hari Jadi Provinsi Riau ke-69 MENYEMAI HARAPAN DI LORONG SEKOLAHKala Kekecewaan Guru Menuntut Jiwa Kepemimpinan yang Adil - Oleh: Ronaldo Rozalino Menyemai Harapan di Rumah Jiwa: Merajut Harapan Anak-Anak Tangguh di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kuansing Menyemai Harmony di Ruang Guru: Kala Pengalaman dan Pembaruan Saling Melengkapi Menyemai Jiwa di Balik Papan Tulis: 5 Ciri Guru Sejati yang Menuntun Tanpa Lelah Menyemaikan Asa dari Negeri Pacu Jalur: Kontingen Kwarcab Kuantan Singingi Mengangkasa ke Jambore Nasional XII 2026 Menyemaikan Hati di Ruang Kelas: Ketika Kepemimpinan Bukan Lagi Soal Ketegasan Semata Menyemaikan Kerinduan Sang Baginda: Masjid Raya Teluk Kuantan Siap Gelar Tabligh Akbar Maulid Nabi Muhammad SAW Menyemaikan Manfaat: Jejak Langkah Ust. H. Ronaldo Rozalino Menyemaikan Rasa Menyimpan Jejak Kasih yang Tak Pernah Pudar Menyingkap Jiwa Sebuah Sekolah: Saat Kemewahan Bukan Lagi Jaminan Kualitas Menyingkap Roh Pacu Jalur: Ketika "Skala Nasional" Tak Harus Berarti "Atlet Profesional" Menyingkap Tabir Kesuksesan: 6 Isyarat Alam Saat Aura Positif Memancar Kuat Menyingkap Topeng Senyuman: 3 Cara Mengenali Kebaikan Palsu Menurut Psikologi Menyongsong Festival Pacu Jalur Nasional 2026: Mahakarya Desain Pancang Pemisah Tepian Narosa Sarat Makna dan Filosofi Melayu Menyuarakan Jiwa Merajut Harmoni: Kunci Utama Melahirkan Sekolah Maju. Oleh: Ronaldo Rozalino - Coach RR Merajut Keadilan Merajut Keteladan: Jejak Inspirasi Pak Rohandi dalam Lintas Generasi Merajut Rindu di Ambang Syawal: Sebuah Jejak Silaturahmi di Kediaman Camat Kuantan Tengah Merajut Ukhuwah di Gerbang SatuMu: Kala Syawal Memanggil Langkah Kader Riau_Silaturahmi Idul Fitri 1447 H Merangkul Jiwa: Di Balik Ketegasan MUI Menjaga Kodrat Kemanusiaan Merawat Marwah Persaudaraan_Ronaldo Rozalino Merawat Rasa: Kala Pendidik Seni Kuansing Merajut Harmoni di Sentajo Raya Merawat Warisan di Tepian Narosa_Ronaldo Rozalino Merdeka Belajar MERDEKA MENGAJAR Meredam Tepuk Tangan: Hakikat Karakter Kader Persyarikatan_Ronaldo Rozalino Meretas Batas Penilaian Meretas Batas: Mengabdi Tanpa Henti Melalui Literasi Digital_Catatan Guru Pembelajar — Refleksi 20 Tahun Berkarya Meretas Batas: Mengabdi Tanpa Henti Melalui Literasi DigitalCatatan Guru Pembelajar — Refleksi Ronaldo Rozalino 20 Tahun Berkarya Mesjid MGMP Seni Budaya SMA MGMP Seni Budaya SMA Kab. Kuansing MGMP Seni Budaya SMA/SMK/MA se Riau MH Mid Semester Milyarder MIM Teluk Kuantan Minangkabau mindset Mindset Bisnis Mitos Mitra BP Mitra Ippho Santosa MM_Oleh: Ronaldo Rozalino Modal Pas-pasan Model Pembelajaran Berbasis Pembelajaran Mendalam Model Pendidikan Modul Modul 1.1 Modul 1.2 Modul 1.3 Modul 1.4 Modul 2.1 Modul 2.2 Modul 2.3 Modul 3.1 MODUL 3.2 Modul 3.3 Modul Ajar Manajemen Pertunjukan Seni Kelas XII SMAN 1 Sentajo Raya Modul Ajar Seni Musik Modern: Eksplorasi Instrumen dan Kreativitas Modul Ajar Seni Musik: Pengembangan Vokal Modul Projek Momen Penuh Berkah: Masjid Agung Ar-Raudhah Kuansing Sembelih 3 Ekor Sapi Kurban Mompreneur MOS MOST MOST BP Mother Motivasi Motivasi Agama Motivasi Bisnis Motivasi Diri Motivasi Hidup Motivasi Islami Motivasi Kehidupan Motivasi Pendidikan Motivasi Sukses Motivator Motivator Literasi Motivator Literasi Edukasi Motivator Literation Motivpreneur Muanfik Mudah Muhammadiyah Muhammadiyah Gerakanku Muhammadiyah Kuansing Muhammadiyah Kuansing Matangkan Rencana Musypimda I 2026 Muhasabah Muhasabah Diri MUI MUI Kab. Kuantan Singingi) MUI Kuansing MUI Kuansing Kecam Aksi Pamer Tuak di Pacu Jalur Kuansing: Jiwa Adat Digugat MUI Kuansing Menyeru: Jangan Nodai Keagungan Pacu Jalur dengan Minuman Keras! Muliakan Orang Tuamu Sebelum Terlambat Murid Musahabat Musibah Musik musik klasik Musik Rarak Godang Musik Tradisional Musik Vokal Musim Muslim Musyda Muhammdiyah MVKS Nabi Muhammad SAW Nafsu Narasumber Narkoba Nasihat Nasihat Agama Nasihat Diri Nasihat Kehidupan Nasional Negeri Kuantan Singingi New Normal Ngopi Paste Ngopi Paste: Menjemput Ketenangan Hati Melalui Syariat Kurban Bersama Ustadz Supepri Nilai Kebaikan Nilai Sebuah Botol _ Delfira Yusrila Dewi Non Akademik Non Copy Paste Notasi Obat Objek Olah Raga Oleh: Ronaldo Rozalino Olimpiade Sains Nasional Olimpiade Sains Nasional Kabupaten Olimpiade Sains Nasional Provinsi Ongky Hajanto Online Online Berbasis IT Optimalisasi Optimalkan Papan Interaktif Digital Orang Bijak Orang Tua ORANG TUA ADALAH GURU PERTAMA BAGI ANAK Orchestra Indonesia Orflame Oriflame Original OSIS OSN Otak Owner P4GN P4TK Seni Budaya P5 Pacu Jalur Pacu Jalur: Mengayuh Marwah Paduan Suara Pagaleran Karya Seni Tari Pahala Pahala Khatam Al Qur’an di Bulan Ramadhan Pahala Shalat Tarawih di Bulan Ramadhan Paham Paham Rupiah: Menjaga Kedaulatan Bangsa dari Ruang Bertuah Pekanbaru Paham” Rupiah di Bumi Lancang Kuning Pahami PAI PAKASERI PAKASERU Paket Datang PALSU Pameran Pameran Karya Seni Rupa Pandemi Panen Hasil Belajar Panen Karya Panitia Pacu Jalur Rayon 2 Gelar Rapat Finalisasi dan Briefing Seksi Gelanggang Panitia Siap Gelar Pleno dan Konsolidasi Organisasi Panitia Umumkan Pemenang Sayembara Logo Nasional Festival Pacu Jalur 2026 PANPEL FLS2N SMA Panti Asuhan Papa Parenting Pariwiasata Pascasarjana Pascasarjana UM Sumatera Barat Pascasarjana UM Sumatra Barat Pascasarjanna Paskibraka Paskibraka 2010 Pawai Budaya PD Muhammadiyah Kuansing PD Muhammadiyah Kuantan Singingi Siap Gelar Musypimda I Tahun 2026 PDM Kuansing PDM Kuantan Singingi Gelar Musypimda I Tahun 2026 PDM Kuantan Singingi Gelar Musypimda I: Menuju Gerakan Islam Berkemajuan yang Terintegrasi Pebisnis Pebisnis Indonesia Pecinta Shalawat Pedagang Pedagang BP PEDAGANG TEH TELUR YANG SERING KENA CIBIR ITU BERNAMA ENGKU RAOH Pekanbaru PELAJARAN BERULANG TENTANG CINTA DAN BENCI Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Kuantan Singingi Pelatihan Musik Peluang Bisnis Peluang Usaha Peluang Usaha. Pemakmur Masjid PembaTIK 2023 Pembelajar Pembelajaran Pembelajaran Daring pembelajaran RPP/Modul Ajar Pembelajaran Seni Budaya di SMAN 1 Sentajo Raya: Menghidupkan Deep Learning Via G-Meet di Tengah Kepungan Asap Pembelajaran Tanpa Batas Pembina Pembinaan BP Pemburu Sertifikat Pemcam Kuantan Tengah Gelar Nobar Final Dangdut Academy 8 Pemikiran Pemimpin pemimpin adalah bos. Pemimpin Adalah Menderita”: Dedikasi Tanpa Batas Camat Kuantan Tengah untuk Masyarakat PEMIMPIN DALAM PENGELOLAAN SUMBER DAYA Pemuda Pemuda Asal Pati Raih Juara 1 Kaligrafi Tingkat Dunia Di Qatar Pemuda Muhammadiyah Kuansing Gelar Baitul Arqam di Muallimin Teluk Kuantan Pemula Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika Pencerah Pencetak Pengusaha Pencinta Qur'an Pendekatan deep learning Pendidik Pendidik Multitalenta Pendidik Penggiat Literasi Indonesia Pendidikan Pendidikan Agama Islam Pendidikan Guru Penggerak Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 10 pendidikan sejati bukan hanya soal memberikan pengetahuan atau keterampilan intelektual PENDIRI MUHAMMADIYAH DAN BIOLA Penegak Penerbit Pengajar Praktik Pengalaman Pengawas Pengelolaan Program yang Berdampak Positif pada Murid Pengembanga Diri Pengembangan Diri Pengembangan Kompetensi Pengenalan Alat Musik Keyboard Pengetahuan Pengetahuan dan Kebijaksnaan Penggiat Literasi Penggiat Literasi Kuansing Penggiat Tanpa Riba Penghargaan Penguatan Pengukuhan Pengumuman Pengurus Pengusah BP Pengusaha Pengusaha BP Pengusaha Indonesia Pengusaha Muslim Indonesia Pengusaha Muslim Sukses Pengusaha Sukses Peningkatan Drastis! Kuansing Rebut Peringkat 3 Besar MTQ Riau PENSIBU 2022 Pensiun Penulis Penulis Mega Best Seller Penyanyi Potensial Pepatah dari berbagai negara: Perguruan Tinggi Negeri Perjuangan Perkuat Sinergi Perkuat Sinergi Organisasi Perkuat Ukhuwah Permohonan Maaf Dihaturkan Perpisahan yang Mengharukan: SMAN 1 Sentajo Raya Lepas Siswa Kelas XII dengan Penuh Makna Perpustakaan: Di Antara Awan Ilmu dan Kerendahan Hati_Ronaldo Rozalino Persahabatan PERSAUDARAAN KAKAK & ADIK Persiapkan Guru Hebat Menuju Prestasi Persiapkan Momentum Strategis Pertemanan Pertunjukan Pertunjukan Seni Perubahan Inilah Wajah baru Pengelolaan Kinerja di Aplikasi PMM ini terjadi mulai tanggal 1 Februari 2024 Pesan Jiwa dari Halaman Sekolah: Saat Detik Jam Dinding Meniupkan Takdir -Gusthia Frischa Peserta Didik PGP PGP Angkatan 10 PGRI PGRI Kuansing PGRI Kuantan Singingi Sukses Taja Sosialisasi Apresiasi GTK 2026 Bersama BGTK Provinsi Riau PGRI Tanah Datar Gelar Kunjungan Balasan ke PGRI Kuantan Singingi Photo Photograpy Pimpin Upacara HUT Riau ke-69 di Sentajo Raya PIN PINTAR Pisah Sambut Plato Plt Camat Wandi Gunawan Gelorakan Semangat Pembangunan PM PMM PNS Pokok Polres Kuansing Deklarasikan Kampung Tangguh dan Kukuhkan Duta Anti Narkoba Polri PON Pondok Pesantren Pondok Pesantren Syafaaturrasul Putra 2 Pondok Pesantren Syafaaturrasul Putra 2 Teratak Portal Online Positif Thingking Postingan Pp Syafaaturrasul PPDB PPDB SMAN PINTAR 2013 PPPK Pps UMSB Praktik Baik Pramuka Prestasi Prestasi Seni Prestasi SMAN Pintar Prestasi SMAN Pintar 2011 Proaktif Proaktif Milyarder Produk Produktif Profesor Profil Profil Pelajar Pancasila (P5) Profil Singkat PROFIL SMAN FINTAR Program Program jangka pendek dan jangka panjang untuk wakil kesiswaan. Program jangka pendek dan jangka panjang yang dapat diterapkan oleh Wakil Kurikulum Program jangka pendek dan jangka panjang yang dapat diterapkan oleh Wakil Sarana Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Prabowo Sasar SMAN 1 dan Beroleh Nilai Sempurna dari Siswa Program yang berdampak_Program Guru Penggerak Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Promo Paket Umrah Super Hemat! Fasilitas Lengkap All-In Mulai 27 Jutaan Bareng Berkah Travel PROMOSI Prond Proses Provinsi Riau PSAJ Psikis Psikologi PT. Arminareka Perdana Puasa Publice Speaking Publikasi Puisi Purna Pustaka Pribadi Putra Budaya Indonesia 2024 Qouplepreneur Rahasia di Balik Ujian: Tanda-Tanda Rezekimu Sedang Diangkat Tinggi Rahasia Kekuatan dalam Diam: Mengapa Orang Berkelas Memilih Terlihat Biasa Rahasia Kemenangan Lamine Yamal: Filosofi Doa dan Ikhtiar di Atas Rumput Hijau Raih Prestasi: SMAN 1 Sentajo Raya Siap Mengguncang FLS3N Tingkat Kabupaten Kuantan Singingi 2026 Raimunas Raimunas 2023 Rajut Kebersamaan dan Dukung Putri Daerah Ramadhan Randai Rarak Godang Rasulullah Rayakan Usia ke-49 Rebut Mahkota Pacu Jalur Tradisional KEN 2026 Refleksi Regenerasi Tangguh reggae REKAHAN MEMORI DAN JEJAK PENGABDIAN_Sosok Eka Putra Rektor UM Sumatra Barat Religi Religius Rendah Hati Renungan Renungan Hidup RENUNGAN KEHIDUPAN Reseller Resmi Dibuka Rezeki RHK Riau Riaupos Riba Ridha Allah Abadi Ridha Manusia Semu Rindu Tanah Suci? Wujudkan Umrah Aman & Nyaman Mulai 27 Jutaan Bersama Berkah Travel! Ringankan Beban Sesama Riya rock Ronaldo Rozalino Ronaldo Rozalino. S.Sn. RPD RSUD Rumah Allah Rumusan Tugas S S 2 S.Ag S.Ag. S.Pd S.Pd. S.Pd.I S.Pd.I. S.Sn. S.Sos. Saat Diri Tak Lagi Mampu: Menggantungkan Harapan Hanya pada-Nya_Ronaldo Rozalino Saat Jari Menari Saat Pelita Mulai Redup: Ketika Guru Rajin Tiba-Tiba Menjadi Pasif Sabar Sabar Saat Sulit Sadari Sahabat Sahur Sakinah Sakit SALAH SATU PENYEBAB DIRIMU MERASA TIDAK BAHAGIA Sama Sambutan Sang Juara Sang Pendidik dari Tapung Hilir Melenggang ke Top 12 "Terpujilah Guru" Sang Perintis Sanggar Seni Sanggar Seni Kuantan Mekar Sanggar Seni Kuantan Mekar - SSKM Sanggar Seni Kuantan Mekar (SSKM) Sanggar Seni Seraja Kuantan Sanggar Seni Seroja Sanggar Tari Santr Mandiri Santri Santri Berkarakter Santri Cerdas Santri Hebat Santri Keren Santri Mandiri Sarang Lebah Hutan Sastra Satu Dekade Merawat Bakti: Langkah Bermakna Wendi Alifulloh Satu Kayuh Sejuta Harapan: Menyambut Pesta Rakyat Festival Pacu Jalur Nasional 2026 - Andi Cahyadi (Ketua Umum Festival Pacu Jalur Nasional 2026) Satu Panggung Saudara SAYANGI ORANG TUAMU Sayyidah Aisyah SBM Scan QRIS Saja: Wujud Nyata Cinta Seberkas Cahaya Bagi Generasi: MPLS Sekolah Rakyat Kuansing Resmi Dibuka Penuh Haru Secercah Senyum di Ambang Idul Fitri: Lazismu Kuansing Basuh Luka Kaum Duafa Sedekah Sehaluan dalam Duka: Langkah Takziah Panitia Pacu Jalur untuk Sang Penjaga Budaya Sejarah Sejarah SMKN 1 Teluk Kuantan Sejarah STM Sekolah Sekolah Keduaku" Sekretaris Umum Semangat Semangat Baru Pendidikan di Riau: 392 Siswa Resmi Ikuti MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kuansing Semangat Belajar Tetap MenyalaPengabdian Mengajar di SMA Taruna Muhammadiyah Riau Semangat Gotong Royong Mewarnai Halaman Masjid Semangat Hardiknas 2026: SMAN 1 Sentajo Raya Rayakan Prestasi Gemilang di Bidang Seni Semangat Hari Pendidikan Nasional 2026: Menggalang Partisipasi Semesta untuk Pendidikan Bermutu Semarak Budaya Riau: Plt. Bupati Kuansing Ajak Seluruh Masyarakat Indonesia Sukseskan Festival Pacu Jalur 2026 Semarak Haflah Akhirussanah: Camat Kuantan Tengah Motivasi Santri MI dan SMP Muhammadiyah Semarak Kemerdekaan di Sentajo Raya: Upacara Bendera HUT RI ke-81 Berlangsung Sukses dan Khidmad Semerbak Prestasi di Hari Kemerdekaan: Muhammad Al Fikra Harumkan Nama SMA Taruna Muhammadiyah Riau Teluk Kuantan Seminar Seminar Bisnis Seminar BP Seminar Pendidikan Semoga Menginspirasi...! Pengalaman Bisnisku Sejak Tahun 2002 sampai sekarang (23 Tahun) seni Seni Berbagi yang Cerdas: Mengapa Tidak Semua Orang "Layak" Terus Menerus Dibantu Seni Budaya SENI BUDAYA ISLAM Seni Film Seni Melangkah Pergi: Saat Menjauh Adalah Cara Terbaik Memeluk Diri Seni Memantulkan Kebaikan: Ketika Hati yang Jernih Menjadi Cermin Kehidupan Seni Menari di Atas Garis Takdir: Merawat Jiwa dengan Ilmu Tau Diri dan Tau Batas Seni Menavigasi Dilema: Menaklukkan 11 Kontradiksi Menuju Kebebasan Finansial"Ronaldo Rozalino" Seni Mengambil Jarak: Kala Al-Qur'an Mengajarkan Kita Menjaga Hati dari Racun Kehidupan Seni Menghentikan Kebencian Tanpa Senjata: Menundukkan Dominasi Psikologis dengan Keheningan Bermartabat Seni Menjaga Batas Diri: Mengapa Rasa Hormat Harus Dimenangkan Seni Menjaga Harga Diri dalam Keheningan: Saat Diam Menjadi Bahasa Terindah Martabat Jiwa Seni Menjaga Hati: Ketika Kebaikan Menemukan Pelabuhannya yang Tepat Seni Menjaga Jarak: Saat Kebaikan Menemukan Batasnya Seni Menjaga Keikhlasan: Ketika Diam Menjadi Senjata dan Penghormatan_Ronaldo Rozalino Seni Menyikapi Kebencian: Dia Panas Seni Merawat Jiwa: Menemukan Kedamaian di Tengah Riuh Dunia Seni Merelakan: Saat Ketenangan Menjadi Kemenangan Tertinggi Jiwa Seni Musik Seni Musik Islami Seni Rupa Seni Sastra Seni Tari Seni Teater Senim] Seniman Senin Sentajo Raya SENYUM REKAH DI SENTAJO RAYA: Perdana SEO Sertifikat Serupa Tapi Tak Sama: Membedah Perbedaan Wartawan Sesama Guru Bukan Pesaing Setetes Keberkahan dari Alam: Menyelami Kemurnian Madu Hutan Vicella Shalat Shalat Subuh Shaleh Siang Bapacu Siap Harumkan Nama Daerah Siap-Siap! Gemuruh Festival Pacu Jalur Tradisional Nasional 2026 Kembali Guncang Tepian Narosa SIFAT Silaturahiim Silaturahmi Silaturahmi di Hari Jum'at yang Berkah: Menenun Kembali Benang Merah Inspirasi Bersama Sang Guru Simfoni di Ruang Maya: Ketika Seni Sinergi BGTK Riau dan Bank Indonesia Cetak Guru Sebagai Agen Literasi Rupiah Melalui Program Riau Bertuah Sinergi Budaya dan Religi: Teluk Kuantan Siap Gelar Pacu Jalur Rayon II dan MTQ Ke-XLIV Riau Sinergi Memajukan Seni: Camat Kuantan Tengah Pimpin Rapat Persiapan Pelantikan Pengurus DKC 2026-2030 Sinergi Tingkatkan Mutu Sekolah: SMAN 1 Sentajo Raya Gelar Rapat Dinas Bersama Pengawas Pembina Sistem Bleanded Learning Siswa Siswa Baru SMAN Pintar Siswa SMAN 1 Sentajo Raya Dikukuhkan Sebagai Duta Anti Narkoba Kuansing pada Apel Kesiapan Satgas 2026 Siswa SMAN Pintar SK SKP 2024 SMA SMA N 1 Sentajo Raya SMA Negeri 1 Sentajo Raya SMA Pintar SMA Taruna Muhammadiyah Riau Teluk Kuantan: Jejak Bakti Taruna Muda SMAN 1 Cerenti Gelar Festival POS 2026 Antar kabupaten SMAN 1 Sentajo Raya SMAN 1 Sentajo Raya Juara 1 SMAN 1 Sentajo Raya Manfaatkan Google Meet untuk Kelas Seni Budaya SMAN 2 Teluk Kuantan SMAN Kuansing SMAN Pintar SMK Bisa SMK Hebat SMKN 1 Teluk Kuantan SMPN 2 Teluk Kuantan SMS Gratis SMS Ramadhan Sn. Soal Soal Latihan Soal Musik Social Media Society 5.0 Software Solusi Kesehatan Solusi Usaha SOMBONG Song Sosial Budaya Sosmed Sosok Spirit Spirit Kemajuan SSKM STM Stock Center Strategi Studio Musik Suami Suara Manusia Sukses Suku Minang Suku Minangkabau Suluk Pengabdian dan Lentera Ilmu: Menelusuri Jejak Inspirasi Bapak Aprinedi Sumatera Barat Sumber Digital Sunah Nabi Sunyi di Balik Dinding Sekolah: Saat Suara Tak Lagi Bergema Sunyi yang Berbicara: Menyelami Gelisah Seorang Lelaki di Penghujung Malam Super Canggih Suplemen Kesehatan Surat Surat Keputusan SURGA Syair lagu Syiar Islam Tahajud TAHAN BANTING Tahun Baru Tak Ada yang Lapar di Hari Raya: Misi Kemanusiaan Lazismu Kuansing di Tengah Kebun Sawit TAKABUR Tanah Tanah Suci Tangga Lagu Tanpa Laboratorium Tantangan Zaman di Era GlobalisasiRonaldo Rozalino Tapi Trust: Meneladani Kepemimpinan Amanah dalam Persyarikatan_Ronaldo Rozalino Tari Tari Rentak Bulian: Ketika Gerak Menjadi Jejak Warisan Talang Mamak Tauhid Tausiyah Tausiyah Agama Tausiyah Islam Modern Tausiyah Singkat Teacherpreneur Teacherpreuner Teeima Kasih BGP Riau teknik bernyanyi yang baik dan benar dan kenapa perlunya belajar vokal di kelas X SMA Teknik Vokal Teknologi Teladan Teluik Kuantan Teluk Kuantan Tema. Baik Teman Tenaga Pendidik TENANG Tenis tentang Hidup Berkelanjutan Selaras dengan Alam Teratak Terima Kasih Terpilih Menjadi Guru Konten Riau Terus Maju Dalam Berusaha Thoyib THR Tiga Pilar Cahaya: Meniti Jalan Keselamatan Dunia dan Akhirat_Ust. Darwis DT_Masjid Ar Raudha Kuantan Singingi Tiktok TINGKAT ISTIQOMAH TERSULIT Tips Tips Sehat Tips Trik TMII Toko TOKO JEMBATAN MERAH Toko Vicella Media Tokoh Mahasiswa Topeng Kesopanan: Ketika Adab Hanya Menjadi Pujian Semata TP. 2023/2024 Tradisi Kuansing Tradisi Lestari: Menanti Wajah Baru Logo Festival Pacu Jalur 2026 Tradisional Trainer Transformasi Pendidikan: 45 Guru Riau Gali Potensi AI untuk Media Pembelajaran “CBP Rupiah” di Hotel Pangeran Treads Trik Tua Tugas Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) Wakil Humas SMAN 1 Sentajo Raya Provinsi Riau Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMAN 1 Sentajo Raya Provinsi Riau Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana (Sarpras) SMAN 1 Sentajo Raya Provinsi Riau Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) Wakil Kesiswaan SMAN 1 Sentajo Raya Provinsi Riau Tugas pokok dan fungsi guru piket di SMAN 1 Sentajo Raya Tugas Pokok Fungsi Tujuan Program Pendidikan Guru Penggerak Tulisan Tulisan Bisnis Tulisan Ippho Santosa Tulisanku tulus ikhlas Twitter Uang Uang Tambahan UAS Ucapan UCAPAN TERIMA KASIH & APRESIASI SETINGGI-TINGGINYA Ujian Nasional Ujian Semester Ulama Ulang Tahun Pernikahan UM Sumatera Barat Umroh Umroh & Haji Plus Umroh Haji Plus UMSB Unik Universitas Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat Upacara Upacara Bendera Upacara Bendera Senin Upacara HUT ke-69 Provinsi Riau Berlangsung Khidmat UPT SDN 010 Sibiruang Usaha Usaha Sampingan Usia Usia Senja Ustadz Ustadz Dr. Hamdani Purba Ustadz H. Bahrul Aswandi Ustadz Lidus Yardi Ustadz PDM Muhammadiyah VDF Curi Hati Berbagai Kalangan Vicella Drink & Food Jadi Oase Kuliner Baru di Jantung Kota Teluk Kuantan Vicella Madu Vicella Media Family Vicella Media Shop Vici: Refleksi Pagi dari Lapangan Upacara SMAN 1 Sentajo Raya Video Video Pemanfaatan Quizizz Vidi Viola Viola Utari Putri Violino Ridho P Violino Ridho Putra Virual Virus Corona Visi Misi Vokal Vokal Solo Wabah Corona Wadah Unjuk Bakat Pelajar Riau Warahmah Waspada Wawasan Webinar Webinar Nasional Weblog Website Wendi Abdillah WIKE JULIA Wisata Kuantan Singingi Wisata Riau Wisuda S2 Workshop Writerpreneur Writter Wrtitter yang Merdeka Yasinan Yayasan Yayasan Mesjid Raya Teluk Kuantan Yeyen Febrina YeyenFebrina Yogyakarta YouTube Ziyadul Kamal; Bukan Sekadar seremonial