Welcome My Blog

Tampilkan postingan dengan label Bulan Ramadhan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bulan Ramadhan. Tampilkan semua postingan
Coach RR

Tips Menjaga Kesehatan di Bulan Ramadhan

Umat Islam sudah memasuki bulan suci Ramadhan. Bulan yang dimuliakan Allah serta banyak keutamaan daripada bulan-bulan lainnya yang harus kita sambut dengan semangat ibadah. Sejumlah persiapan pun perlu dilakukan agar ibadah puasa dapat dijalani dengan khidmat. Selain persiapan batin, tubuh juga perlu dikondisikan agar sehat selama berpuasa satu bulan. Sebab, tubuh butuh beradaptasi dengan pola makan dan tidur yang baru selama Ramadhan.

Tentunya, kita menginginkan berpuasa dengan amalan-amalan berpahala tanpa kelesuan. Meskipun perut kosong sejak pagi hingga menjelang maghrib, jangan menjadikan aktivitas, terutama amalan ibadah di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini terlewatkan dengan sia-sia. Untuk menjaga tubuh tetap segar dan sehat saat berpuasa, beberapa hal berikut ini perlu kita perhatikan, sehingga dapat membantu meningkatkan amalan utama di bulan Ramadhan. Berikut ini adalah cara menjaga kesehatan di bulan Ramadhan :

*1. Menyegerakan Berbuka* 

Menyegerakan berbuka merupakan Sunnah Rasulullah, dan akan mendatangkan kebaikan. Dari Sahl bin Sa’ad bahwa Rasulullah telah bersabda:

لَا يَزَالُ النَّاسُ بِخَيْرٍ مَا عَجَّلُوا الْفِطْرَ

Umat manusia ini akan tetap baik selama mereka menyegerakan buka puasa.

*2. Saat Berbuka Memulai Makan dengan Rasa Manis* 

Saat berbuka, awali dengan makanan atau minuman manis, seperti kurma atau teh manis, atau minuman manis lainnya. Demikian juga Rasulullah telah memerintahkan untuk berbuka puasa dengan kurma. Jika tak memiliki kurma, maka hendaklah dengan air.

Dari Anas bin Malik, dia bercerita: “Nabi, biasa berbuka dengan beberapa buah ruthab (kurma segar) sebelum mengerjakan shalat. Jika beliau, tidak mendapatkan ruthab, maka beliau berbuka dengan beberapa buah tamr (kurma masak yang sudah lama dipetik). Dan jika tidak mendapatkan tamr, maka beliau meminum air”.

Memberi sesuatu yang manis pada tubuh saat perut dalam keadaan kosong lebih diterima dan bermanfaat bagi anggota tubuh, apalagi badan yang sehat, akan menjadi kuat kembali.

*3. Hindari Minum Air Dingin atau Es* 

Sudah disebut di atas, apabila tak ada kurma, minumlah air putih. Pada saat puasa, tubuh mengalami kekeringan atau dehidrasi, sehingga apabila dibasahi dengan air, maka akan sangat bermanfaat memberi kesegaran bagi tubuh.

Sebaiknya hindari untuk langsung minum air dingin atau air es, karena akan menyebabkan perut kembung. Juga minuman-minuman yang mengandung pemanis buatan (sintetis), karena pemanis ini tidak mengandung kalori, sehingga akan menambah kelesuan meskipun perut kenyang. Jangan pula mengkonsumsi minuman bersoda, karena dapat berakibat buruk terhadap perut.

Khusus untuk mereka yang beraktivitas lebih, misalnya olahraga berat, pekerja berat sehingga keringat keluar berlebihan, dianjurkan minum air dingin biasa, karena akan diserap tubuh lebih cepat dibandingkan air hangat.

*4. Berbuka Hendaknya Dilakukan Secara Bertahap* 

Setelah berbuka dengan makanan/minuman yang manis, sebaiknya perut istirahat terlebih dahulu lebih kurang 30-60 menit sebelum menyantap hidangan berbuka lainnya. Pada saat menyantap makanan pun, sebaiknya dilakukan secara bertahap, jangan langsung berlebihan, supaya lambung (perut) tidak kaget dan mendadak kerja keras, sehingga menjadikan Anda malas melakukan aktivitas selanjutnya.

Sebaliknya jangan makan terlalu sedikit terutama saat sahur, sebab hal ini akan menurunkan daya tahan tubuh sewaktu puasa.

*5. Mengkonsumsi Makanan Berserat* 

Perbanyaklah makan sayur dan buah saat berbuka atau sahur. Selain mengurangi kekeringan tubuh (karena kandungan air dalam makanan berserat cukup tinggi), tubuh juga dapat menahan rasa lapar lebih lama dengan makanan berserat.

Hal ini diakibatkan tubuh memerlukan waktu lebih lama untuk mencerna makanan berserat.  Demikian juga daging hewan berkaki empat dan unggas bisa bertahan lama di perut

*6. Banyak Minum Air Putih* 

Pada malam hari dan saat sahur, perbanyaklah minum air putih, serta selingan dengan bahan berkalori tinggi, misalnya madu, kurma, gula, susu dan lain-lain untuk mencegah dehidrasi atau kekeringan tubuh dari aktifitas di siang hari yang banyak mengeluarkan keringat baik di ruangan terbuka juga di ruangan AC.

*7. Mengkonsumsi Makanan Bergizi* 

Perbanyak makanan yang mengandung lima unsur gizi lengkap, seperti protein, karbohidrat, lemak, vitamin dan mineral, agar tubuh tetap sehat. Vitamin yang perlu dikonsumsi setiap hari adalah vitamin A, B dan C yang banyak terdapat pada buah berwarna merah atau kuning, sayuran berwarna hijau tua atau kacang- kacangan.

*8. Mengakhirkan Sahur* 

Disunnahkan mengakhiri waktu makan sahur dengan waktu yang tak jauh dari saat terbit fajar. Telah diriwayatkan dari Anas dari Zaid bin Tsabit, bahwasanya dia pernah berkata:

تسَحَّرْنَا مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ قُمْنَا إِلَى الصَّلَاةِ قَالَ قُلْتُ كَمْ كَانَ قَدْرُ ذَلِكَ قَالَ قَدْرُ خَمْسِينَ آيَةً

“Kami pernah makan sahur bersama Nabi. Setelah itu beliau langsung berangkat shalat”. Aku tanyakan: “Berapa lama jarak antara adzan dan sahur?” Dia menjawab,’Kira-kira sama seperti bacaan lima puluh ayat.”

Hikmah mengikuti Sunnah Nabi dengan mengakhirkan sahur memang banyak manfaatnya bagi tubuh. Tubuh akan mempunyai tenggang waktu yang cukup guna membakar makanan untuk dirubah menjadi kalori (energi), sehingga badan tidak akan lemas pada siang hari

*9. Hindari Tidur Setelah Makan Sahur* 

Kebanyakan orang sering tidur setelah makan sahur. Salah satu faktor yang menjadi penyebabnya, karena makan sahur saat masih tengah malam atau jauh dari terbit fajar.

Selain tidak mengikuti Sunnah mengakhirkan sahur, shalat Subuh mungkin tak bisa terjaga dengan baik (tidak tepat waktu). Keadaan ini akan rnembuat tubuh menjadi semakin lemas pada siang hari.

*10. Hindari Sikap Bermalas-malasan* 

Bermalas-malasan tidak dianjurkan dalam Islam, apalagi di bulan Ramadhan. Tetaplah aktif melakukan kegiatan sehari-hari, termasuk amalan-amalan yang mendatangkan pahala serta olah raga ringan. Selain mengerjakan ibadah utama, anda bisa menyibukkan diri dengan beberapa aktivitas sosial yang juga mendatangkan pahala.

*11. Tidur Cukup* 

Usahakan untuk cukup tidur agar sel-sel otot dan organ tubuh dapat pulih kembali, baik siang maupun malam. Masing-masing orang berbeda-beda dalam memenuhi kebutuhan jam tidurnya, yang penting tidak berlebihan.

Tidur berlebihan malah menyebabkan tubuh loyo, kulit wajah kering dan tidak segar. Usahakan untuk tidur di siang hari maksimal sejam, bahkan beberapa penelitian menyebutkan tidur 30 menit di siang hari setara dengan tidur 2 jam di malam hari.

Bila selesai menjalankan sholat tarawih, usahakan untuk tidur sesegara mungkin, hindari begadang dan aktivitas serupa.

*12. Tetap Bersiwak dan Mandi.* 

Dianjurkan tetap bersiwak, menyiramkan air dingin pada kepala dan juga mandi. Bersiwak atau gosok gigi boleh dilakukan oleh orang yang berpuasa. Demikian juga tidak ada masalah dengan berkumur dan mendinginkan diri pada badannya.

Dalam suatu riwayat disebutkan, Rasulullah pernah menyiramkan air pada kepalanya, sedangkan beliau dalam keadaan berpuasa, karena haus atau panas yang menyengat. Ibarat tanaman, jika kekeringan, maka apabila disiram air, tanaman tersebut akan menjadi segar kembali.

*13. Khusus Bagi Pasangan Suami Istri.* 

Kebutuhan biologis bagi suami istri tidaklah terhalang di bulan Ramadhan. Tetapi dilarang berjima’ saat berpuasa di siang hari. Untuk menyalurkan nafsu syahwat tersebut dapat dilakukan pada malam hari.

Namun harus diingat, bahwa menyalurkan kebutuhan biologis ini memerlukan energi atau tenaga yang tidak sedikit. Apalagi bagi suami dengan istri lebih dari satu, pertimbangkanlah untuk menyisakan cadangan energi, supaya tubuh tidak lemas atau aktivitas terganggu saat berpuasa di siang hari.

Selain tips-tips di atas, dianjurkan pula bagi pasangan suami istri yang ingin menyalurkan jima di malam hari, agar menambah makanan dengan kandungan mineral yang tinggi, terutama zat besi. Konsumsi zat besi yang rendah akan menyebabkan rendahnya kadar Hb yang merupakan kunci utama rendahnya perolehan energi di dalam tubuh.

Oleh karena itu dianjurkan untuk banyak mengkonsumsi sumber zat besi, misalnya hati, daging merah, ikan, kacang-kacangan dan sayuran hijau. Selain itu juga makanan dengan kalori yang tinggi, dan tidak mengapa mengkonsumsi suplemen vitamin serta mineral dalam kemasan, apabila konsumsi makanan kita tidak dapat menjamin kebutuhan tubuh untuk melakukan aktivitas.

*14. Berolahraga Ringan* 

Menjaga kesehatan bukan berarti kita menghindari olahraga, justru sangat dianjurkan apalagi hanya sebatas yang ringan-ringan saja. Berolah-raga bisa dilakukan pagi hari, misalnya jalan, lari di tempat, bersepeda atau senam.

Aktivitas pada saat puasa justru dapat merangsang pengeluaran hormon- hormon anti insulin yang berfungsi melepas gula darah dari simpanan energi, sehingga kadar gula darah tidak menurun dan pada akhirnya tubuh tetap bugar sepanjang hari.

Apabila kantuk menyerang di pagi hari, segera saja berolahraga secukupnya untuk membakar simpanan makanan supaya menjadi energi, kemudian lanjutkan aktivitas Anda seperti biasanya, misalnya tadarus Al Qur’an, bekerja dan sebagainya.

*15. Bekal Makanan Sumber Energi Saat Ber I’tikaf* 

Apabila ingin memanfaatkan momen ibadah pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan, yaitu dengan beri’tikaf di masjid, jangan lupa berbekal makanan sumber energi yang baik dan tahan lama, misalnya kurma, madu, berbagai jenis gula, namun hindari gula-gula atau permen.

Makanan dan minuman suplemen bisa dikonsumsi, termasuk susu dalam kemasan. Akan tetapi, pilihlah makanan atau minuman suplemen yang mengandung zat gizi yang diperlukan tubuh, dan sesedikit mungkin mengandung zat non gizi (kafein, pemanis, pengawet dan lainnya yang sejenis).

Minuman jus buah (fruit juices) harus diencerkan dengan menambahkan air, guna mempermudah penyerapan di dalam tubuh (1 bagian diencerkan dengan 3-7 bagian air). Minuman berkafein (kopi, teh dan lainnya) boleh dikonsumsi asal tak berlebihan bila menghendaki mengusir kantuk pada malam hari.

Kadar kafein pada minuman suplemen kemasan botol 150 ml umumnya berkisar 50 mg, setara dengan kadar kafein yang terdapat dalam secangkir kopi, yaitu berkisar 50-75 mg. Batas aman kafein untuk dikonsumsi tidak melebihi 150 mg.

Perlu juga berbekal obat-obatan ringan, seperti obat pereda demam, sakit kepala, anti diare beserta oralit, dan lain-lainnya. Gunanya, untuk menjaga apabila saat beri’tikaf penyakit menyerang tubuh Anda.

*16. Pola makan sehat Dan Proporsional Waktu berbuka* 

Pola makan yang berubah saat berpuasa harus tetap diperhatikan agar tetap sehat.  Jangan sampai ketika makan buka puasa sebagai ajang balas dendam, sedangkan makan sahur malas-malasan karena dalam kondisi bangun tidur. untuk menjaga pola sehat, makanan saat sahur dan buka harus memenuhi standar gizi yaitu 50 persen karbohidrat, 25 persen lemak, 10-15 persen protein serta vitamin dan mineral secukupnya. Karbohidrat biasa didapatkan dari nasi, kentang atau jagung. Lemak biasanya berasal dari daging, keju, kuning telur susu dan lainnya. Protein biasanya ada dalam ikan, tempe, tahu. Sedangkan sumber vitamin dan mineral dari sayuran dan buah-buahan.

Berbagai masakan dan makanan khas ramadhan seringkali menggoda untuk disantap saat berbuka. Padahal, tips sehat saat  berpuasa yaitu berbuka dengan proporsional dan tidak berlebihan. Untuk menjaga proporsi tersebut, makanlah secara bertahap, mulai dengan makan pembuka terlebih dahulu kemudian shalat maghrib dan dilanjut makanan pokok.

*17. Mengikuti anjuran dokter untuk Orang yang fisiknya lemah dan menderita sakit* 

Tips sehat bagi orang yang fisiknya lemah saat berpuasa yaitu mendengarkan konsultasi dokter. Bagi lansia, pasien hipertensi, penyakit jantung dan asma sebaiknya memperhatikan kondisi tubuh, dan selalu melakukan kontrol jika ada gangguan kesehatan.
Bagi penderita diabetes,  harus selalu melakukan monitor gula darah dan menjaga tubuh dari dehidrasi, serta tetap menghindari makanan yang manis-manis.

Tips sehat bagi yang masih dalam masa  perawatan saat berpuasa yaitu tetap mengikuti pola pengobatan, makan dan minum seperti hari biasa. Karena saat kondisi sakit, kita tidak harus berpuasa, karena membawa resiko untuk kesehatan. Jika terjadi permasalahan kesehatan, langsung batalkan puasa. Karena Islam memberikan kemudahan untuk umatnya, jangan sampai puasa kita justru tidak memberikan faedah dan justru menimbulkan madharat.

Itulah tadi rangkaian tips sehat saat berpuasa. Semoga kita bisa menjaga kesehatan dan sempurna amal ibadah kita di bulan mulia ini. Aamiin...

🌏 Semoga bermanfaat...
READ MORE - Tips Menjaga Kesehatan di Bulan Ramadhan
Coach RR
Pahala Sahur di Bulan Ramadhan Yang Luar Biasa

Bulan Ramadhan ialah bulan mulia yang selalu ditunggu tunggu oleh umat mukmin dimana pada bulan tersebut seluruh amal baik yang dilakukan akan mendapat kebaikan berlipat ganda serta mudah sekali untuk mendapat penghasilan  serta ridhoNya dengan cara melakukan kewajiban kewajiban dan sunnah pada bulan tersebut. 

Sebagai bulan paling mulia bagi umat Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wasallam, Ramadhan memiliki sejumlah amalan sunnah yang tidak dimiliki oleh bulan-bulan lainnya. Salah satunya adalah anjuran makan sahur. Amalan sunah sahur ini menjadi rutinitas di pagi hari yang memiliki banyak keutamaan di dalamnya. Sahur menjadi titik awal untuk menyimpan energi dan memiliki kekuatan untuk menjalani puasa selama seharian penuh.

Setiap urusan yang diniatkan karena menjalankan perintah Allah tentu memiliki pahala di sisiNya, termasuk sahur. Nah, dalam kesempatan ini penulis akan menguraikan secara lengkap apa saja pahala kebaikan yang diberikan oleh Allah kepada hambaNya yang melakukan sahur, apa saja pahalanya? Mari simak artikel tausiah berikut mengenai 17 pahala sahur di bulan Ramadhan.

*1. Mendapat keberkahan* 

Sahur ialah rutinitas yang dilakukan setiap hari sepanjang bulan Ramadhan untuk mengawali hari puasa agar memiliki kekuatan untuk menghindari makan dan minum sepanjang hari hingga waktu buka serta dapat dilengkapi dengan menjalankan amalan dzikir di bulan Ramadhan setelah sahur sambil menunggu waktu subuh. . “Sahurlah kamu sekalian, karena sahur itu mengandung keberkahan.” (Hadits riwayat Imam Bukhari dan Muslim dari Anas).

Sahur yang dilakukan dalam rangka untuk berniat menjalankan puasa maka akan memberikan pahala berupa keberkahan pada orang yang menjalankan, yakni keberkahan yang luas mulai dari dalam menjalankan ibadah puasa itu sendiri, dalam menahan hawa nafsu karena telah mengisi perut dan terhindar dari lapar dahaga, serta keberkahan untuk tetap dapat melakukan aktifitas sehari hari.

*2. Jalan Pahala untuk Dikabulkan Doa* 

“Para sahabat Muhammad Shallallahu 'alaihi wasallam adalah manusia yang paling bersegera dalam berbuka puasa, dan paling akhir dalam sahurnya.” (HR. Al-Baihaqi dalam As Sunan Al-Kubra No. 7916. Al-Faryabi dalam Ash Shiyam No. 52. Ibnu Abi Syaibah dalam Al-Mushannaf No. 9025). Setiap umat mukmin yang paling akhir sahurnya, akan mendapatkan pahala berupa jalan untuk dikabulkan doa doanya karena telah menjalankan perintah Allah. Doa menyambut Ramadhan dapat dilakukan sebelumnya agar lebih mendalam dalam menjalani ibadah di bulan mulia ini.

*3. Pahala Berupa Ampunan Dosa* 

Orang yang sahur dengan niat semata karena Allah juga akan mendapatkan ampunan dosa karena telah beristiqomah bangun lebih awal demi menjalankan perintah Allah, hal ini terdapat dalam QS Ali Imran 17: “(Orang yang akan mendapat nikmat surga) adalah orang orang yang sabar, orang yang benar/jujur, orang yang taat, orang yang menginfakkan hartanya, dan orang yang memohon ampunan pada waktu sahur“. Doa pengampunan dosa dapat dibaca untuk melengkapi agar mendapat pahala yang lebih mulia.

*4. Hidayah Keimanan* 

Orang Yahudi atau kafir juga memiliki kebiasaan berpuasa namun mereka tidak menjalankan sahur. Orang yang sahur akan mendapat pahala keimanan berupa hidayah sehingga menjalani ibadah puasa dengan lebih berkah. “Yang membedakan antara puasa kita dengan puasa Yahudi adalah makan sahur.” (HR Muslim no 2545). keutamaan iman dalam islam akan didapat jika menjalankan sahur dengan ikhlas semata karena Allah.

*5. Mendapat Doa dari Malaikat* 

Orang yang sahur mendapat keistimewaan mendapat doa dari malaikat sehingga segala ibadah yang dilakukannya mendapat pahala yang lebih tinggi. “Sahur, makannya adalah berkah. Maka, janganlah kalian tinggalkan, walaupun hanya dengan seteguk air. Sesungguhnya, Allah dan Malaikat-Nya ber-shalawat kepada orang-orang yang sahur.” (HR. Ahmad). hukum beriman kepada malaikat juga tercantum bahwa malaikat mendoakan orang orang yang sholeh.

*6. Diharamkan dari Api Neraka* 

Orang yang menjalankan ibadah puasa dan mengawalinya dengan sahur dengan niat semata karena menjalankan perintah Allah dan RasulNya maka akan mendapat pahala yang mulia dan terhindar dari api neraka. “Bahwa barang siapa merasa gembira dengan kedatangan bulan Ramadhan, Allah Subhanahu Wa Ta'ala mengharamkan jasadnya dari jilatan api neraka”. (HR. Bukhari).

*7. Mendapat Pahala Berlipat Lipat* 

“Setiap kebaikan dibalas 10 kali hingga 700 kali lipat, kecuali saum. Maka saum bagi-Ku. Oleh karena itu Akulah yang akan membalasnya.” (HR. Bukhari Muslim). jelas bahwa setiap amalan yang diakukan pada bulan Ramadhan termasuk sahur akan  mendapatkan pahala yang berlipat lipat dari Allah.

*8. Amal Kebaikan Diterima* 

Sahur ialah termasuk ibadah karena diawali dan diakhiri dengan doa sehingga menjadi pelengkap berpuasa, ibadah puasa yang dilakukan tentu akan terasa kurang tanpa dilakukannya sahur. Sahur akan membuat amal kebaikan yang diakukan selama bulan puasa lebih diterima karena menjalankan ibadah dengan rangkaian yang sempurna.

*9. Memaksimalkan Puasa* 

Puasa jelas akan lebih maksimal dengan melakukan sahur, sahur akan memberikan kita ibadah lebih dan menjadi seseorang yang lebih bersyukur karena memiliki kesempatan untuk bangun pagi dan makan makanan berkah. Dengan demikian, sahur akan mendapat pahala karena membuat ibadah yang dilakukan menjadi lengkap.

*10. Memberi Kekuatan Selama Beribadah* 

Sahur jelas akan memberikan pahala berupa kekuatan selama beribadah dan selama menjalankan aktifitas sehari hari sehingga dapat menjalankan ibadah ibadah lain di bulan Ramadhan lebih banyak lagi serta dapat mendapatkan pahala yang lebih banyak lagi. Sebab itu sahur akan mendapat pahala berupa kekuatan dari Allah untuk menjalankan ibadah.

*11. Menjadikan Hati Istiqomah* 

Supaya Ramadhan kita diterima dengan baik maka kita mengusahakan amalan yang rutin di bulan Ramadhan untuk kemudian dilanjutkan di luar bulan Ramadhan. Puasa tentu tidak hanya pada bulan Ramadhan saja, dengan rutin sahur, akan membuat hati menjadi istiqomah dan terbiasa bangun pagi sehingga memiliki kebiasaan yang disiplin.
(HR. Turmudzi).

*12. Mendapat Ridho Allah* 

Pahala berupa ridho Allah akan didapat oleh orang yang menjalankan sahur ialah mendapat ridho Allah dalam setiap urusan karena telah melakukan segala rangkaian ibadah Ramadhan dengan iman dan hati yang tulus.”Barangsiapa yang berpuasa di bulan Ramadhan (karena) iman dan (tulus untuk) mengharap (ridha Allah, maka dosa-dosa yang telah lampau (pasti) diampuni Allah Ta`ala”(HR. Bukhari dan Muslim).

*13. Lebih Berkah dengan Kurma* 

Bersabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Sebaik-baik sahurnya seorang mukmin adalah korma.” (HR Abu Dawud, Ibnu Hibban, Baihaqi). Jelas dari hadist tersebut bahwa makanan yang terbaik untuk sahur ialah kurma. Kurma memang dikenal sebagai makanan bergizi dan penghilang segala penyakit serta sangat baik untuk kesehatan tubuh. makan sahur dengan sunnah Rasul yakni dengan kurma akan memberi berkah pahala yang lebih besar.

*14. Pahala Besar Bagi yang Istiqomah* 

Dari Salman radhiyallahu ‘anhu Rosulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barokah ada pada tiga perkara: Jama’ah, Tsarid, dan makan sahur.” (HR Thabrani, Abu Nu’aim). Dari Abdullah bin Al Harits dari seorang shahabat Rosulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam: Aku masuk menemui Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika dia makan sahur, beliau berkata, “Sesungguhnya makan sahur adalah berkah yang Allah berikan pada kalian maka janganlah kalian tinggalkan.” (HR An Nasaa`i dan Ahmad).

Pahala yang lebih tinggi akan didapat oleh umat muslim yang menjalanan sahur dengan istiqomah, yakni selalu bangun tepat pada waktu sahur dan menjalankan sahur dengan diawali dan diakhiri dengan doa, semuanya dilakukan di seluruh hari hari Ramadhan dan terus dijalankan dari tahun ke tahun sepanjang hidupnya tanpa henti.

*15. Mengikuti Sunnah Rasul* 

“Siapa yang ingin berpuasa hendak makan sahur dengan sesuatu.” (HR. Ahmad no. 2309). Jelas bahwa sesuatu amalan yang berasal dari sunnah Rasul akan mendapat pahala sebagaimana melaksanakan sahur yang merupakan sunnah Rasul, pahalanya tidak akan berubah selama dijalankan dengan ikhlas, yakni mendapat pahala seperti orang orang sholeh terdahulu.

*16. Teladan Rasulullah* 

Hadits Zaid bin Thabit radhiyallahu'anhu katanya: “Kami pernah bersahur bersama Rasulullah shalallahu ‘alaihi Wassallam. Setelah itu kami pun mendirikan sembahyang Subuh. Kemudian aku bertanya: Berapakah selang waktu di antara keduanya? Baginda menjawab: Kira-kira bacaan lima puluh ayat.”. rasulullah selalu mencontohkan secara langsung segala perintahnya termasuk yang berhubungan dengan sahur.

Jelas dari hadits tersebut bahwa Rasulullah melakukan sahur, setelah itu melaksanakan ibadah shalat subuh bersama para sahabatnya, hal tersebut juga wajib dicontoh oleh umat muslim semuanya yakni sahur selama bulan Ramadhan dan dilanjutkan dengan ibadah shalat subuh, sebaiknya tidak tidur setelah sahur karena tidak baik untuk kesehatan dan membuat shalat subuh menjadi terlambat.

*17. Hidangan Penuh Kebaikan* 

“Hendaknya kalian makan sahur, karena sesunguhnya hal ini adalah hidangan yang penuh dengan keberkahan.” (Hadits riwayat Imam Nasai dari Miqdam bin Ma’di Kariba). Hidangan yang digunakan untuk sahur ialah hidangan yang penuh berkah sehingga orang yang memakannya pun mendapat keberkahan.

Sahur memang menyimpan pahala yang luar biasa, sahur bukan hanya sekedar mengisi tenaga untuk makan dan minum agar kuat berpuasa selama seharian penuh, namun juga sebagai wujud menjalankan perintah Allah dan menjalankan sunnah Rasul sebab segala sesuatu yang menjadi syariat islam pastilah tersimpan kebaikan di dalamnya dan bermanfaat untuk kehidupan sehari hari.

🌏 Semoga bermanfaat ....
READ MORE - Pahala Sahur di Bulan Ramadhan Yang Luar Biasa

My Facebook

Best Friend

Bisnis Online Succes (BOS)

Blog Profesional

BP Grup

BP Grup
British Propolis

Kontak Whats Up (WA)

Kontak Whats Up (WA)
085363554777