Welcome My Blog

Tampilkan postingan dengan label Minangkabau. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Minangkabau. Tampilkan semua postingan
Coach RR

Tari Indang

Tari Indang adalah tarian tradisional yang berasal dari daerah Minangkabau, Sumatera Barat, Indonesia. Tarian ini merupakan salah satu warisan budaya yang sangat populer di masyarakat Minangkabau. Tari Indang biasanya ditampilkan dalam berbagai acara adat, seperti pesta pernikahan, acara penyambutan tamu penting, festival budaya, dan acara keagamaan.

Tari Indang ditampilkan oleh sekelompok penari yang terdiri dari pria dan wanita. Para penari mengenakan pakaian adat Minangkabau yang khas, seperti baju kurung, sarung, dan destar. Mereka juga dilengkapi dengan aksesoris seperti gelang, kalung, dan keris.

Gerakan dalam Tari Indang sangat dinamis dan enerjik. Para penari mengekspresikan kegembiraan dan semangat melalui gerakan tangan, kaki, dan tubuh yang lincah. Gerakan-gerakan tersebut melambangkan berbagai aktivitas sehari-hari, seperti berkebun, bertani, memancing, atau menggembalakan ternak. Selain itu, tarian ini juga menggambarkan keindahan alam dan kehidupan sosial masyarakat Minangkabau.

Selama pertunjukan Tari Indang, biasanya diiringi oleh alat musik tradisional seperti talempong, saluang, dan gendang. Musik yang dimainkan memiliki irama yang khas dan menggugah semangat para penari. Tarian ini juga sering diiringi oleh nyanyian dan pantun yang dinyanyikan oleh para penari atau pengiring.

Tari Indang bukan hanya hiburan semata, tetapi juga memiliki nilai-nilai budaya dan sosial yang penting. Tarian ini menjadi sarana untuk memperkuat rasa persaudaraan, kebersamaan, dan kebanggaan akan budaya Minangkabau. Selain itu, Tari Indang juga menjadi wadah untuk melestarikan dan mengenalkan kebudayaan Minangkabau kepada generasi muda.

Secara keseluruhan, Tari Indang adalah salah satu tarian tradisional yang mempesona dari Sumatera Barat. Melalui gerakan yang enerjik dan ritme musik yang menggugah semangat, tarian ini mampu menyampaikan pesan-pesan kehidupan dan kebudayaan masyarakat Minangkabau kepada penontonnya.

Penulis 
Ronaldo Rozalino, S.Sn.,M.Pd,C.PS,CME
*Ketua Komisi Seni Budaya Islam MUI Kab. Kuansing
*Ketua Lembaga Seni Budaya PDM. Kab. Kuansing
*Ketua Komunitas Budaya Sanggar Seni Kuantan Mekar 

READ MORE - Tari Indang
Coach RR
Permainan Musik Tambua Tasa Dari Pariaman

Tambua Tasa adalah permainan musik tradisional dari Pariaman, Sumatera Barat, Indonesia. Permainan ini menggunakan alat musik tradisional yang disebut tambua tasa. Tambua tasa sendiri terbuat dari kayu dan berbentuk seperti tabung dengan diameter yang berbeda-beda.

Dalam permainan Tambua Tasa, para pemain biasanya berjumlah antara 8 hingga 12 orang. Mereka duduk melingkar dan masing-masing memegang tambua tasa di pangkuan mereka. Setiap tambua tasa memiliki nada yang berbeda, sehingga ketika dipukul dengan tangan atau alat pemukul khusus, menghasilkan suara yang berbeda pula.

Pada awalnya, para pemain akan memukul tambua tasa secara bergantian sesuai dengan pola yang telah ditentukan. Namun, seiring berjalannya permainan, pemain dapat mengimprovisasi dan menciptakan variasi dalam pola permainan. Dalam permainan Tambua Tasa, kecepatan dan ritme menjadi faktor penting yang harus dijaga agar permainan tetap berjalan harmonis.

Tambua Tasa biasanya dimainkan dalam acara-acara adat seperti pernikahan, upacara keagamaan, atau festival budaya. Permainan ini tidak hanya menghibur para penonton, tetapi juga memiliki makna dan simbolis dalam budaya masyarakat Pariaman.

Dalam permainan Tambua Tasa, para pemain tidak hanya menunjukkan keahlian dalam memainkan alat musik, tetapi juga menyampaikan pesan dan emosi melalui ritme dan suara yang dihasilkan. Selain itu, permainan ini juga menjadi sarana untuk mengajarkan generasi muda tentang kebudayaan lokal dan meningkatkan rasa kebersamaan dalam masyarakat.

Secara keseluruhan, permainan musik Tambua Tasa dari Pariaman merupakan warisan budaya yang berharga dan harus dijaga kelestariannya. Selain sebagai hiburan, permainan ini juga memiliki nilai-nilai budaya dan sosial yang penting dalam kehidupan masyarakat Pariaman.

Tambua Tasa adalah salah satu permainan musik tradisional dari Pariaman, Sumatera Barat, Indonesia. Biasanya dimainkan oleh sekelompok pemain menggunakan alat musik seperti tasa (gendang), tambua (rebana), serunai (seruling bambu), dan lainnya.
 
Permainan ini sering diiringi oleh tarian dan merupakan bagian penting dari budaya dan tradisi masyarakat setempat. Musik Tambua Tasa biasanya dimainkan dalam berbagai acara adat, upacara keagamaan, dan perayaan lokal. Itu memiliki ritme yang khas dan menggambarkan kekayaan seni dan budaya daerah Pariaman.



Penulis
Ronaldo Rozalino, S.Sn.,M.Pd,C.PS,CME
*Ketua Komisi Seni Budaya Islam MUI Kab. Kuansing
*Ketua Lembaga Seni Budaya PDM. Kab. Kuansing
*Ketua Komunitas Sanggar Seni Kuantan Mekar 



READ MORE - Permainan Musik Tambua Tasa Dari Pariaman
Coach RR
Minangkabau Orkestra
Minangkabau Orkestra8
Profil
clip_image001
MINANGKABAU ORKESTRA
MiOa

A. Siapa Minangkabau Orkestra
Minangkabau Orchestra adalah salah satu orchestra di Indonesia dengan karakteristik materi pops and traditional. Proses pembentukan Minangkabau Orchestra diawali pada tahun 2006 dengan format bigband dan ansambel. Semenjak kelahirannya, Minangkabau Orchestra telah tampil dengan sukses di berbagai event dalam wilayah Sumatera Barat dan Jakarta. Dengan dukungan para musisi muda bakat sebagai pemain, sampai saat ini Mianagkabau Orchestra selalu dapat mencuri hati dan memberikan kepuasan tersendiri bagi penonton. Saat ini formasi Minangkabau Orchestra sudah dapat dikatakan lengkap yang terdiri dari kelompok string, woodwind, brass, percusion, comboband, choir, dan vokalis ternama. Dengan jumlah 60 orang musisi profesional dan pengalaman penampilan yang sudah teruji, serta dukungan manajemen yang handal, Minangkabau Orchestra siap tampil setiap saat.
B. Mengapa kehadiran Minangkabau Orchestra
Sebagai kelompok musik profsional, kehadiran Minangkabau Orchestra di tengah-tengah masyarakat pendukungnya dimaksudkan sebagai upaya untuk memajukan musik di tanah air. Hal lain yang lebih penting dari kehadiran Minangkabau Orchestra adalah sebagai wadah tempat berkumpulnya para generasi muda yang memiliki bakat dan potensi bermain musik yang profesional.
C. Untuk siapa keberadaan Minangkabau Orkestra
Keberadaan Minangkabau Orchestra dengan karakteristik pop dan tradisional tentunya akan dapat berkontribusi bagi events seni pertunjukan yang bersifat lokal, nasional, maupun internasional. Dengan berbagai pengalaman penampilan, Minangkabau Orchestra siap bekerjasama dan mensukseskan events yang selenggarakan oleh berbagai pihak baik swasta maupun pemerintah dalam skala besar dan menengah.
D. Event yang telah dilakukan
1. Tahun 2006, Konser Jam Gadang Old and New tanggal 31Desember 2006 di Plataran Jam Gadang Bukittinggi
2. Tahun 2007, Konser Jam Gadang Old and New tanggal 31 Desember 2007 di Plataran Jam Gadang Bukittinggi.
3. Tahun 2008, Konser 100 Tahun Kebangkitan Nasional tangg 20 Mei 2008 di Lapangan Kantin Bukittinggi
4. Tahun 2009, Konser Pembukaan Tour de Singkarak tanggal 28 Juni 2009 di Lapangan H. Agus Salim Padang bersama Dwiki Darmawan.
5. Tahun 2010, Konser Mentawai Menanti (Penggalangan dana sumbangan gempa dan tsunami) tanggal 12 November 2010 di TVRI Pusat Jakarta
6. Tahun 2010, Pertunjukan Jam Gadang Old and New tanggal 22 Desember 2010 di Plataran Jam Gadang Bukittinggi
7. Tahun 2011, Konser Deklarasi Nasdem Sumatera Barat di Pangeran Beach Hotel Tanggal ... Mei
8. Tahun 2011, Konser Pembukaan Tour de Singkarak di Depan Taman Budaya Provinsi Sumatera Barat tanggal 6 Juni 2011.
9. Tahun 2011, konser penutupan Tour de Singkarak di Area Taman Danau Singkarak tanggal 11Juni 2011.
10. Tahun 2012, konser penutupan Tour de Singkarak di Jalan Sudirman Padang (Depan kantor Gubernur Sumbar) tanggal 13 Juni 2012.
11. Tahun 2012, Konser Bukittinggi Baralek Gadang bersama Ebit G Ade tanggal 16 Desember 2012 di Balai Sidang Bung Hatta Bukittinggi

Conductor Yoesbar Djaelani, Nurkholis
Violin I Lilik Tri Cahyono (Concert Master), Yasril Adha,Yusra Irsal, Rahmat Wahyudi, Romilo Berwanda, Romi Asnendi
Violin II Irwan (Principal), Yensharti, Weldi Sasweri, Rangga, Hadaci Sidik, Zul Hasfan, Rama Aris Tanof, M Irfan
Viola Afrizal Rival Ilyas (Principal), Syafruddin, Bambang Wijaksana, Hidayat Sidik, Syafrianto
Cello Ade Saputra (Principal), Anton Wijaya, Gentri Herizal, Ibnu Sina, Cendra Putra
Contra Bass Jumeidi Syafei (Principal), Ridho Kurniawan, Wira
Flute Rosmegawati T (Principal), Robby
Oboe Haris Ariadi (Principal), Zikril
Clarinet Lidya
Fagott Hendri Waskito
French Horn Irianto (Principal), Rozalvino
Trumpet Hafif HR (Principal), Ioko Alhamra Fikri,
Trombone Indra Gunawan (Principal), Agusten Huri
Bass Trombone Marwan
Piano/Keyboard Doni
Drums Eri Gilang
Electric Guitar Dedet, Mulyadi
Electric Bass Levi Cahyadi
Timpani Fahmi Marh
Percussion Andranofa, Ferry Herdianto
Combo Band Lepy Cahyadi (E.bass), Mulyadi (Akustic Guitar), Adek (E Guitar), Doni (Keyboard) Ery Gilang (Drumm)
Artis Pendukung
Vokalis: Elly Kasim, Young Patapayan, Kardi Tanjung, Media, Rory, Resva
Manajemen
Sastra Munafri, Iswandi, Firda Arlina
Music Director
Irwan
Event Organizer : MiOa Production


A. Kantor
Jl. Perintis Kemerdekaan Ruko No. 1 Bukittinggi Sumatera Barat Indonesia Telp. 0752 624400 e mail: minangkabauorkestra@gmail.com.
fb: Minangkabau Orkestra
Hp: 081374571850
085375710805
READ MORE - Profil MINANGKABAU ORKESTRA Terdahsyat di Sumatera

My Facebook

Best Friend

Bisnis Online Succes (BOS)

Blog Profesional

BP Grup

BP Grup
British Propolis

Kontak Whats Up (WA)

Kontak Whats Up (WA)
085363554777