Welcome My Blog

Tampilkan postingan dengan label Instropeksi Diri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Instropeksi Diri. Tampilkan semua postingan
Coach RR
Tinggal Menuai, Lupa Prosesnya. Kacang Lupa Kulitnya.

Bismillah. Mari kita hargai proses seseorang. Sekedar informasi saja sahabat . Sejak dari Tahun 2013 ini amanah yang diberikan kepada saya di Kecamatan Sentajo Raya 

1. Ketua, Konseptor , Komposser Tari Masal yang melibatkan 120 siswa di Sentajo Raya Tahun 2013.

2. Penanggung Jawab,penggarap dan Komposser Tari dan Musik untuk Musrenbang Kecamatan Sentajo Raya Tahun 2014 s.d 2019

3. Penanggung Jawab, Komposser Penggarap Tari dan Musik untuk Musrenbang Kabupaten Kuantan Singingi 2019

4. Penanggung Jawab, Penggarap, Komposser Musik untuk penampilan di Tembilahan even Internasional Tahun 2019.

5. Penanggung Jawab, Komposser, Penggarap Pembukaan Tari Pacu Jalur di Kecamatan Sentajo Raya sejak Tahun 2013 s.d 2019.

6. Ketua Panitia Silaturahmi dan Temu Ramah bersama PJS. Bupati Kuantan Singingi Tahun 2024

Dan beberapa karya dan penampilan saya bersama siswa di SMAN 1 Sentajo Raya diberbagai Even.

Semua itu proses yang lama belasan tahun yang ditanam untuk menaikan dan promosi sekolah, kecamatan di SMAN 1 Sentajo Raya. 

1 orang siswa bakat seni pernah tampil di Istana Negara, Malaysia
1 Orang Siswa bakat seni tampil di Negara Turki.

Itu semua hasil yang diproses dan ditanamkan kepada siswa selama bertahun tahun.

Mohon maaf , memberikan informasi Sahabat. Agar jangan hanya mengambil hasilnya saja. Namun proses yang sudah belasan tahun diproses dilupakan .

Ini karakter yang perlu diluruskan ya gaiis. 

Niat baik ini dilaksanakan sebagai bentuk pengabdian disekolah . Namun terlupakan juga kacang lupa kulitnya

Semua proses yang dilakukan belasan tahun yang lalu. Tanpa alat alat sekolah. Namun dengan alat alat pribadi di studio sanggar musik dan tari milik pribadi saya. 
Untuk memberikan ruang siswa bisa tampil dieven even Nasional bahkan Internasional.

Puluhan karya sudah dihasilkan dari hasil kolaborasi saya bersama Istri. Ini semua untuk melestarikan budaya Daerah dibidang musik dan tari. Namun ada saja insan insan yang maunya mengambil hasil karya yang sudah diproses dan tanamkan. Melupakan siapa yang selama ini berbuat dan bertumpus lumus.

Mohon Maaf Lahir Bathin
Tak ada maksud apa apa Sahabat.
Namun orang yang mengambil ladang profesional dan bidang seni saya rasanya tidak bijak bahkan tak pernah merasakan perjuangan seseorang. Semoga Allah berikan hidayahnya. 

Ladang sendiri tidak tergarap, ladang orang digarapnya. Miris dan sungguh tak bijak. Profesional saja dibidang masing masing
 Seseorang tajam dibidangnya.

Semoga dimaklumi dan memberikan pencerahan sahabat. Barakallah Fiikum

Salam Kolaborasi
SALAM SANTUN SUKSES SELALU (S3)

RONALDO ROZALINO, S.Sn., M.Pd., C.PS., C.ME., C.PE., C.TP., C.PST., C.HP., C.ITE., C.ITQ., C.IFA., C.IB., C.MT., C.IP., C.TCC., C.TM., C.CW., C.IWCS., C.TIE., C.QEM., C.HTeach

*Guru dan Koordinator Kesenian, Humas SMAN 1 Sentajo Raya 
*Ketua Komunitas Belajar KAYUAH SMAN 1 Sentajo Raya
*Ketua Komunitas Sanggar Seni Kuantan Mekar 
*Ketua Komisi Seni Budaya Islam PD MUI Kuansing
*Ketua Lembaga Seni Budaya PD Muhammadiyah Kuansing 
*Ketua Forum Literasi Kuansing 
*Komposser & Arangger SSKM
*Penulis Buku, Guru Blogger, Guru Konten Kreator
*Bisnis Owner Jembatan Merah DiKuansing-Riau 
*Bisnis Owner Vicella Media
*Guru Konten Kreator BGP Riau
*Guru Motivator Literasi & Edukasi

READ MORE - Tinggal Menuai, Lupa Prosesnya. Kacang Lupa Kulitnya.
Coach RR
NASEHAT DIRI, MEMBERSIHKAN HATI

1. Jangan cari kesalahan orang lain,
Kesalahan sendiri kita sendiripun banyak,  hanya saja tak sadar

2. Jangan hina orang,  Allah Tak pernah Menghina kita

3. Jangan buka aib orang, Aib sendiripun banyak yg disimpan oleh Allah bahkan sampai di akhirat

4.Jangan Mencela Orang, Allah hargai setiap usaha hambaNya

5. Jangan merendahkan orang,  Biar saja orang yg kita rendahkan itu lah yang akan menolong kita  saat susah

6. Jaga Lisan'Mu Jangan Menyakiti hati orang, 
Doa orang yang teraniaya itu makbul

7. Jangan bangga dengan amal ibadah kita, 
Hanya Allah yang tahu amal tersebut diterima atau tidak

8. Jangan sombong dengan apa yang kita punya, Allah bisa tarik kapan saja Allah Mau

9. Jangan bandingkan orang lain dengan kita, 
Allah Tentukan Rejeki orang sesuai kadarnya masing masing

10. Jangan sedih dengan kekurangan kita,  
Allah tahu apa yang terbaik untuk hambaNya.

Renungkan'lah & sama² kita Muhasabah diri

 Semoga bermanfaat & saling mengamalkan

Mari saling memaafkan serta saling mengingatkan dalam hal kebaikan sesama saudara seiman

Saudaramu.

Pendidik Penggiat Literasi Indonesia
Ronaldo Rozalino
READ MORE - NASEHAT DIRI, MEMBERSIHKAN HATI
Coach RR
*SOMBONG TERSELUBUNG*

Seorang pria yang sedang bertamu di rumah seorang Ustadz Kondang tertegun heran,  ketika melihat Sang Ustadz sedang sibuk bekerja sendiri menyikat lantai rumahnya sampai bersih.

Pria itu bertanya,
_"Apa yang sedang antum lakukan Pak Ustadz..?_
_Mengapa bukan pembantu rumah tangga saja yang antum perintahkan untuk mengepel lantai rumah?"_

Pak Ustadz menjawab dengan tersenyum,
_"Tadi saya kedatangan tamu yang meminta nasihat._
_Saya berikan banyak nasihat yang insya Allah bermanfaat._
_Namun, setelah tamu itu pulang di dalam hati saya terbersit penilaian bahwa saya ini orang hebat. Dibutuhkan banyak orang._
_Kesombongan saya pun mulai muncul._
_Oleh karena itu, saya lakukan  pekerjaan ini untuk membunuh perasaan sombong itu."_

Kemudian pak Ustadz melanjutkan penjelasannya . 

SOMBONG adalah PENYAKIT HATI yang sering menghinggapi kita semua.

Siapa saja dan apapun statusnya, orang awam atau tokoh masyarakat bisa juga dihinggapi penyakit sombong ini.

Bahkan di kalangan para ustadz, muballigh, kiyai atau habaib,  benih-benih kesombongan bisa muncul tanpa mereka sadari. 

*Ditingkat ke-1*:
Sombong disebabkan oleh *Faktor materi,* di mana kita merasa :
~ Lebih kaya,
~ Lebih berkuasa,
~ Lebih tinggi jabatan,
~ Lebih rupawan &
~ Lebih terhormat daripada orang lain. 

*Ditingkat ke-2* :
Sombong disebabkan oleh *Faktor kecerdasan,* kita merasa :
~ Lebih rajin
~ Lebih pintar
~ Lebih kompeten
~ Lebih berpengalaman
~ Lebih berwawasan dibandingkan dengan orang lain. 

*Ditingkat ke-3:*
Sombong disebabkan oleh *Faktor kebaikan*, kita sering menganggap diri kita:
~ Lebih bermoral
~ Lebih pemurah
~ Lebih banyak amalnya
~ Lebih semangat berjuang dan beribadah
~ Lebih banyak kontribusinya untuk umat.
~ Lebih besar dari orang lain berdasarkan apa yang sudah dicapai, seraya meremehkan orang lain dengan menganggapnya orang kecil.
~ Lebih tulus dibandingkan dengan orang lain.

Yang menarik...
Semakin Tinggi tingkat KESOMBONGAN kita, semakin sulit pula kita mendeteksinya.

Sombong karena MATERI mudah terlihat.
 
Namun, 

Sombong karena PENGETAHUAN, apalagi SOMBONG karena KEBAIKAN, SULIT DILIHAT.

Karena, ....
Seringkali hanya berbentuk benih-benih halus di dalam batin kita.

Cobalah setiap hari kita melakukan INTROSPEKSI DIRI.

Kadang kita butuh orang lain untuk membantu mengintrospeksi diri.

Kita juga butuh kritikan dan masukan dari orang lain. 

Mari kita sadari bahwa setiap hal yang baik, yang bisa kita lakukan itu semua adalah karena izin dan pertolonganNya saja.

Maka hendaklah kita banyak bersyukur kepada-Nya.
Semua itu tidak lain adalah ANUGERAH-NYA.

KESOMBONGAN hanya akan membawa kita pada KEHINAAN DIRI dan KEJATUHAN yang mendalam.

Tetaplah BERSABAR dan RENDAH HATI.

Ketika lahir, dua tangan kita kosong, ketika meninggal kedua tangan kita juga kosong...

Waktu datang kita tidak membawa apa-apa, waktu pergi kita juga tidak membawa apapun.

Jangan sombong karena kaya dan berkedudukan, 
jangan minder karena miskin dan rendah, 
bukankah kita semua hanyalah tamu didunia ini, 
pada waktunya kita pulang ke akherat, dan semua milik kita hanyalah titipan dari Allah SWT yang sewaktu-waktu  diambilNya.

TETAPLAH RENDAH HATI seberapapun tinggi kedudukan kita.

TETAPLAH PERCAYA DIRI seberapapun kekurangan kita.

HANYA SATU KEPUNYAAN KITA yang bukan pinjaman, yang akan kita bawa kemana pun kita pergi, yaitu 
*IMAN + AMAL.*

Tidak akan menjadi orang besar jika dalam hati selalu menganggap kecil orang lain.

Kita sama-sama saling belajar merendahkan hati, tetapi tidak merendahkan diri. 
✍✍✍✍

Salam Ukhuwah
RR

Please your visit my blog
ronaldorozalino.gurusiana.id
READ MORE - SOMBONG TERSELUBUNG
Coach RR
Percuma!
Oleh: Ronaldo Rozalino 

Bismillah. Sahabat. Menghargai dan dihargai itu hal yang perlu dijalani dan harapkan setiap dari kita. Dan bila tak ada lagi hal itu. Timbulah merasa paling hebat dan berujung meremehkan orang lain. Astaghfirullah. 

Dalam berorganisasi penting sekali mengedepankan saling kerja sama. Dan menghilangkan rasa egois dan merasa paling benar. Sifat ini yang tidak bagus bila terjadi. 

Namun terkadang saja. Ketika orang bergelar tinggi dan sekolahnya pun sudah luar biasa. Tidak lagi menjaga prinsip menghargai. Ini disebabkan penyakit dalam hatinya, seperti sombong, angkuh, ujub, arogan dan penyakit hati lainnya. 

Belajar untuk saling menghargai potensi masing-masing. Saling menutupi kekurangan orang lain. Dan menjaga aib untuk tidak membeberkan kesetiap orang. Sehingga organisasi apapun yang dihadapi. Akan terasa kekeluargaannya.

Bila segala yang ditunaikan selalu salah dimatanya. Ada yang salah dihatinya. Maka dengan sering mengkristalkan hati. Hati akan bersih. Dan lisan yang keluarkan akan penuh hikmah. Masyaa Allah. Tabarakallah.

Tak ada yang sia-sia dilakukan. Bila diniatkan untuk berbagi kebaikan. Jangan menantikan untuk dihargai. Tunggu saja balasan yang dberikan Allah SWT, terhadap kita. Insyaa Allah Berkah. Aamiin

SALAM DAMAI
My Website ronaldorozalino.blogspot.com
READ MORE - Percuma !
Coach RR
MUHASABAH DIRI

*Kekosongan dan Kesombongan*

Mobil pribadi tak lagi beranjak dari garasi. Jet pribadipun terparkir rapi di bandara. Lalu lintas udara telah ditutup. Masing-masing negara  focus untuk merawat warganya, berperang melawan musuh kecil yang tak terlihat.

Setiap manusia terkurung dalam kamarnya. Pakaian dari designer terkenal, sepatu dan jam bermerek, minyak wangi dan seonggok alat make up kehilangan artinya, tergeletak tak berguna.

Tak ada lagi meeting mendadak ataupun bisnis meeting yang menyita waktu sehingga sering kali kita tak punya lagi waktu untuk keluarga dan untuk Allah swt .

Tak ada lagi pesta yang harus dihadiri, tak ada lagi nonton bareng, tak ada pula tongkrongan di cafe, tak ada lagi arak2an dan pesta seni, bahkan uang pun terhenti di bank.. semua tak ada arti.
Apalg yg bisa disombongkan & dibangga2kan dlm keadaan spt ini?

Saat ini Allah swt  sedang membukakan mata setiap orang ..
Yg terpapar di RS saat ini dengan kelas yang sama tidak ada lg kelas VIP , Super VVIP .. Orang Banyak harta , orang Miskin harta bersatu di ruang & kelas yg sama utk berjuang melawan penyakit dengan pelayanan yg sama.
Saat meninggalpun di peti yang sama tidak ada lg peti berlapis emas & tanpa bisa ditemani org2 tercinta ke liang lahat.
Orang Kaya  saat sehat semua orang mendekat & saat divonis terkena virus mematikan ini, wlupun kaya raya semua org menjauh.

Bahkan Masjid  yang megah dan mahal pun sekarang kosong, tiba waktunya setiap orang menyembah Allah swt  didalam mencapai kebenaran dan dalam hati.

Yang kita butuhkan hanya makanan dan udara tuk di hirup, kita hanya ingin hidup. Selebihnya menjadi tidak penting lagi.

Dunia tak pernah melihat kesombongan narsis seperti di jaman ini! 

Kabar baiknya; kita diberikan 1 kesempatan lagi untuk introspeksi, melihat kedalam diri, bertanya kepada Allah swt : "Kenapa Allah swt membiarkan saya hidup?" Untuk bersuka2 atau untuk membeli mobil barukah? Atau mungkin untuk menyelesaikan pendidikan sarjana?

Apakah tujuan hidupku sekarang? Apakah tujuan hidupku setelah pandemi Covid 19?

Mengapa Allah swt  menyelamatkan aku dan mengijinkan yang lain mati?

Manfaat apa yang harus kubawa untuk sesamaku manusia, apa yang harus kulakukan dengan sisa hidupku untuk Allah swt  sehingga Allah swt  memberikan ku satu kesempatan lagi?

Mari kita berdoa dan bertobat. Membuat komitmen baru untuk menjalani hidup ini dengan lebih berarti๐Ÿ™❤

salam sehat
Semoga Allah SWT  Merahmati kita semua๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™..

Salam Ukhuwah
My Web. ronaldorozalino.blogspot.com
My Wa.
wa.me/628126769812 
wa.me/6285363554777
READ MORE - MUHASABAH DIRI_Kekosongan dan Kesombongan
Coach RR
"KETIKA HARTA BUKANLAH SEGALANYA"

Dirumah sakit Khusus kanker di Guangzhou seorang pasien kanker membawa tas penuh uang meminta dokter menyelamatkan hidupnya dan dia punya banyak uang untuk membayarnya…

Tapi dokter bilang dia tak bisa melakukan apapun karena kankernya sudah stadium akhir…

Dia begitu marah dan frustasi sehingga ia melemparkan uang di seluruh koridor rumah sakit….
Sambil berteriak :
 " Apa gunanya memiliki uang ....!!!
 " Apa gunanya memiliki uang…!!!

Uang tidak dapat memiliki kesehatan, 
Uang tidak dapat membeli waktu, 
Uang tidak dapat membeli kehidupan…

Sungguh pelajaran bagi kita untuk selalu menjaga kesehatan, beramal kebaikan demi bekal menuju akhirat dan berdo’a, supaya umur kita barokah dan bermanfaat meskipun pendek ataupun panjang... 

Pada tibanya kematian kita...
Yakinlah; dunia tidak akan bersedih dengan kepergianmu…
Hidup akan tetap berlangsung!
Posisi pekerjaanmu, dan Jabatanmu akan diisi orang lain…
Hartamu menjadi hak bagi ahli warismu…
Sedangkan kamu yang akan dihisab dan diperhitungkan dari hartamu…

Pada saat meninggal Kesedihan atasmu ada 3 (tiga); Orang yg mengenalmu sekilas akan mengatakan, KASIHAN.

KAWAN KAWANMU akan bersedih beberapa jam atau beberapa hari, lalu mereka kembali seperti sediakala dan tertawa tawa…

Di rumah ada kesedihan yg mendalam! 
KELUARGAMU akan bersedih seminggu dua minggu, sebulan dua bulan, dan mungkin hingga setahun....?
Selanjutnya mereka meletakkanmu dalam arsip kenangan...

Demikianlah "Kisahmu telah berakhir di tengah tengah manusia".
Dan kisahmu yang sesungguhnya baru dimulai, yaitu di AKHIRAT......!!!
Telah musnah kemuliaan, harta, Jabatan, dan anak…
Telah engkau tinggalkan rumah, istana dan istri tercinta…
Kini hidup yang sesungguhnya telah dimulai…

Apa persiapanmu untuk kuburmu dan Akhiratmu…?
Hakikat ini memerlukan perenungan…
Usahakan dengan sungguh sungguh…
jalankan kewajiban kewajiban,dan hal-hal yg disunahkan,
sedekah rahasia, merahasiakan amal shalih, shalat malam, Semoga saja engkau selamat...

Andai engkau mengingatkan manusia dengan tulisan ini 
insyaa Allah pengaruhnya akan engkau temui dalam timbangan kebaikanmu pada hari Kiamat kelak...

"Berilah peringatan, karena peringatan itu bermanfaat bagi orang orang mukmin." 
Kematian bukanlah akhir dari segalanya. 
Ia hanyalah perpindahan menuju alam yang lebih luas serta kehidupan yang lebih panjang (abadi) (dari dunia ini). 

Sungguh setelah KEMATIAN, ada kehidupan yang menyuguhkan kebahagiaan atau penderitaan,
kegembiraan atau penyesalan...
 
Hanya orang Fasik dan Kafir yang meragukan akan adanya kehidupan yang lain (di akhirat) dan berusaha mendebatnya atau berkata:
" Kehidupan tidak lain hanyalah kehidupan dunia, kita mati dan hidup dan kita tidak akan dibangkitkan lagi 
(QS: Al-Mu'minun: 37).

Kehidupan yang sebenar-benarnya adalah di Akhirat yang kekal...
Tinggal pilih mau kekal di Syurga atau kekal di Neraka....

Allah ุณุจุญุงู†ู‡ ูˆ ุชุนุงู„ู‰‎ 
berfirman:
"Dan tiadalah kehidupan dunia ini, selain dari main-main dan senda gurau belaka. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Maka tidakkah kamu memahaminya?" 
(Q.S. Al-An'Am 32)
 
"Dan tiadalah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main...
Dan sesungguhnya akhirat itulah yang sebenarnya kehidupan, kalau mereka mengetahui." 
(Q.S. Al-Ankabut 64)
 
"Sesungguhnya kehidupan dunia hanyalah permainan dan senda gurau. Dan jika kamu beriman serta bertakwa, Allah akan memberikan pahala kepadamu dan Dia tidak akan meminta harta-hartamu." 
(Q.S. Muhammad 36)

Semoga bisa menjadi Pelajaran...


Repost
READ MORE - KETIKA HARTA BUKANLAH SEGALANYA
Coach RR


PELAJARAN "ANALOGI/KIAS" MENGHADAPI ORANG YANG TIDAK MENGERTI/TIDAK FAHAM
Suatu hari ada seorang ahli Matematika yang terkenal bijak dan cerdas bernama Ibnu Abdul Jabbar, beliau memiliki beberapa murid yang juga cerdas dan pandai yang terkenal oleh masyarakat sekitarnya.
Suatu hari, ada salah satu muridnya bertengkar hebat & nyaris beradu fisik pada saat ia berbelanja di pasar.
Pasalnya sang murid ingin membeli kurma, harga 1 kg kurma 2 dinar dan ia ingin membeli 6 kg kurma. Sehingga iapun membayar senilai 12 Dinar. (mata uang saat itu)
Tapi kata si penjual salah, uangnya kurang, menurutnya ia harus membayar 14 Dinar.
Si penjual menjelaskan kalau 1 x 2 x 6 = 14
Dengan susah payah, si Murid menjelaskan berkali-kali bahwa
1 X 2 X 6 itu sama dengan 12 dan bukan 14.
Namun betapapun si murid berusaha menjelaskan, si penjual di pasar tetap ngotot bahwa jumlah yang harus di bayar adalah 14 Dinar.
Si penjual tersebut akhirnya menantang murid pandai untuk meminta sang ahli matematika Ibnu Adbul Jabbar sebagai juri siapa yg benar diantara mereka.
Si penjual pasar mengatakan :
"Jika saya yg benar 1 x 2x 6 = 12, maka engkau harus mau dicambuk 10 kali oleh Ibnu Adbul Jabbar.
Tetapi kalau kamu yg benar (1 x 2 x 6 = 14), maka saya bersedia kepala saya di penggal.
Haaaaaa...haa.." Demikian si penjual pasar menantang dengan sangat yakin akan pendapatnya. Disaksikan oleh orang satu pasar.
"Wahai Ibnu AlJabbar yang bijak dan pandai tolong katakan , mana yg benar diantara kita ?" ujar si penjual pasar pada sang Ahli Matematika.
Ternyata Ibnu Abdul Jabbar memvonis cambuk 10x bagi murid nya yang menjawab (1 x 2 x 6 = 12)
Si murid pun protes pada Sang Guru karena ia tahu betul gurunya juga tahu bahwa jawaban yang benar adalah 12
Ibnu Abdul Jabbar pun menjawab,
Ketahuilah muridku, "Hukuman ini bukan untuk hasil hitunganmu, tapi untuk KETIDAK bijakan mu yg mau-maunya berdebat dan bertengkar dengan orang bodoh yg tidak tahu kalau (1 x 2 x 6 = 12)"
Guru melanjutkan :
"lebih baik melihatmu dicambuk dan menjadi sadar dan lebih bijak dari pada kita harus melihat "1 nyawa terbuang sia2 karena sebuah KEBODOHAN DARI ORANG YANG TIDAK MUNGKIN BISA DI UBAH LAGI".
Zaman dulu orang pintar itu juga sekaligus orang bijak
Itulah mengapa ada pepatah yg berbunyi "ABOVE ALL IS A WISDOM"
Salah satu pesan moral yang mungkin bisa kita petik adalah:
Jika kita sibuk memperdebatkan sesuatu yg tidak berguna dengan orang yang tidak paham, berarti kita juga sama salahnya atau bahkan lebih salah dari pada orang yg memulai perdebatan, sebab dengan sadar kita membuang waktu & energi untuk hal yang tidak perlu...
Orang-orang semacam ini hadir dengan komentarnya bukan untuk membuat dirinya belajar menjadi lebih paham dan mengerti tentang kebenaran, melainkan hanya sekedar ingin Eksis dan agar terlihat pintar dan paham saja.
Padahal yang terjadi justru sebaliknya, dia tidak paham dan "bodoh", itulah mengapa ia berdebat dan bukanya berpikir.
Ada saatnya kita diam, untuk menghindari perdebatan/pertengkaran sia-sia.
Ingat !
Diam bukan berarti kalah, bukan? Diam untuk menjadi lebih bijak dan paham.
Memang bukan hal yg mudah, tetapi jangan sekali-kali berdebat dengan orang bodoh yg tidak menguasai permasalahan…
Dan semoga kita bisa menjadi lebih bijak..

Repost
READ MORE - PELAJARAN "ANALOGI/KIAS" MENGHADAPI ORANG YANG TIDAK MENGERTI/TIDAK FAHAM
Coach RR
RENUNGAN KEHIDUPAN

Seorang lelaki miskin menjual gula merah yang dibuat oleh istrinya ke kota.

Istrinya selalu membuat gula merah dengan  beratnya 1 kilo.
Dan dia selalu menjual gula itu ke salah satu toko dan membeli kebutuhan harian untuk dimakan.

Suatu ketika pemilik warung itu curiga dengan berat gula merah itu dan dia menimbangnya.

Ternyata berat gula merah itu tidak cukup sekilo hanya 900 gram.
Tangannya gemetar dan dadanya sesak seperti ingin meledak.

Jadi selama ini dia membohongi aku berapa banyak kerugian yg aku alami.
"Dasar penipu teriaknya dalam hati".

Hari itu juga lelaki miskin itu di datanginya dan membawa gula merah tersebut...

Kamu MENIPU saya, kamu bilang gula merah ini seberat 1 kilo, ternyata cuma 900 gram...
"kata penjual toko"

Lelaki miskin itu terdiam dan menundukan kepalanya sambil berkata:
  
"Kami orang miskin, kami tidak punya timbangan dirumah".
Kami membeli beras di tempat Bapak seberat 1 kilo dan itulah yg kami jadikan timbangan untuk menimbang gula merah itu.  

Pemilik toko itu terdiam dan berlahan pulang ke tokonya..
       
Sahabat: terkadang kita terlalu gampang    menghakimi orang lain bersalah...

Padahal "sumber masalah" itu dari diri kita sendiri.
READ MORE - RENUNGAN KEHIDUPAN
Coach RR
10 TANDA KEHANCURAN SEBUAH GENERASI BANGSA

Suatu ketika di Amerika Serikat tengah berlangsung sebuah konfrensi besar pendidikan,  dihadiri oleh sebagian besar kalangan pendidikan, mulai dari pengamat,  praktisi, pakar hingga penentu kebijakan dibidang pendidikan.

Tema yang diambil. kali itu adalah mengenai “Evaluasi Sistem Pendidikan dalam Menghasilkan Generasi Unggul”

 Tema  ini sengaja diangkat, karena ternyata berdasarkan penelitian, selama 60  terakhir sistem pendidikan lebih banyak menghasilkan generasi yang  gagal dan bahkan cenderung bermasah ketimbang yang unggul

 Banyak sekali tokoh-tokoh yang diminta bicara menyampaikan pikiran, pandangan juga hasil penelitian mereka.

 Dari  semua pembicara, ada salah seorang yang pemaparannya begitu dahsyat,  tajam dan mengena, hingga mendapatkan simpati dan dukungan yang luar  biasa dari hampir semua peserta konferensi tersebut.

Tepuk tangan  yang riuh serta dukungan antusiasme terus mengalir hingga sang  pembicara ini turun. Apa saja yang di paparkan oleh si pembicara ini…?  marilah kita simak cuplikan utama dari pemaparannya;

“Saudara-saudaraku  tercinta sebangsa dan setanah air, saya sungguh prihatin melihat  perkembangan generasi kita dari tahun ke tahun, sehingga saya begitu  tertantang untuk membuat suatu pengamatan untuk mengetahui akar  pemasalahannya.”

 “Lebih dari 30 tahun saya melakukan pengamatan  terhadap para pelajar dan para lulusan sekolah di tiap jenjang mulai  dari pendidikan dasar hingga pendidikan tinggi. dan ternyata dari  tahun-ke tahun menunjukkan suatu peningkatan grafik jumlah anak-anak  yang bermasalah ketimbang anak-anak yang berhasil.”

 Salah satu  yang membuat saya menangis adalah ketika saya mengunjungi beberapa  Lembaga Pemasyarakatan yang ada di beberapa negara bagian; yang dulu  pada tahun 60an mayoritas di huni oleh orang-orang yang berusia antara  40-60an, namun apa yang terjadi pada tahun 90, penjara-penjara kita  penuh di isi oleh anak remaja antara usia 14 s/d 25 tahun. Jumlah  peningkatan yang drastis juga terjadi pada penjara anak dan remaja.

 Fenomena  apakah gerangan yang sedang terjadi di negara kita……? Akan jadi apakah  kelak negara ini jika kita semua tidak mengambil peduli dan merasa  bertanggung jawab…?

 Saudara-saudaraku sebangsa dan setanah  air….., Dari pengamatan panjang yang saya lakukan akhirnya saya  mengetahui bahwa sumber dari semua masalah ini ada pada Harmonisasi  hubungan Keluarga dan Sistem Pendidikan kita.

 Sebagian besar  anak-anak yang bermasalah ternyata juga memiliki orang tua yang  bermasalah atau keluarga yang berantakan dan yang memperparah ini semua  adalah bahwa Lembaga yang kita agung-agungkan selama ini, yang kita  sebut sekolah ternyata sama sekali tidak mampu menjadi jalan keluar bagi  anak-anak yang mengalami permasalahan di rumah.

 Sekolah yang  mestinya bertanggung jawab pada pendidikan anak (kerena mengklaim  sebagai lembaga pendidikan) ternyata sama sekali tidak melakukan proses  pendidikan, melainkan hanya menjadi lembaga yang memaksa anak untuk  mengikuti kurikulum yang kaku dan sudah ketinggalan zaman. Guru-guru  yang diharapkan menjadi pengganti orang tua yang bermasalah tapi  ternyata tidaklah lebih baik dari pada orang tua si anak yang bermasalah  tadi. Guru lebih suka memberikan pelajaran dari pada mendidik dan  melakukan pendekatan psikologis untuk bisa membantu memecahkan masalah  anak-anak muridnya. Guru-guru juga lebih suka saling melempar  tanggungjawab ketimbang merasa ikut bertanggung jawab sebagai seorang  pendidik.

 Dan yang sungguh menyakitkan adalah ternyata Pemerintah  kita khusunya yang bertanggung jawab pada bidang pendidikan hanya  mementingkan masalah nilai, angka-angka dan Ujian-Ujian Tulis.  Pemerintah seolah menutup mata terhadap menurunya prilaku moral,  rusaknya anak-anak sekolah dan meningkatnya prilaku kekerasan di  kalangan remaja.

 Ukuran keberhasilan pendidikan lebih diletakkan  pada menjawab soal-soal ujian dan target-target perolehan nilai, bukan  pada Indikator Moral dan Pengembangan Karakter Anak. Sehingga pada  akhirnya kita mendapati banyaknya anak-anak yang mendapat nilai tinggi  namun moralnya justru begitu rendah.

 Inilah saya pikir yang  menjadi biangkeladi dari permasalahan meningkatnya jumlah anak-anak yang  menjadi penghuni penjara di hampir seluruh negara bagian di negara  kita.

 Saya melihat bahwa sesunguhnya jauh lebih penting  mengajarakan anak kita Nilai Kejujuran dari pada Nilai matematika,  Fisika dan sejinisnya, yang pada umumnya telah membuat anak kita stress  dan mulai membeci sekolahnya. Sungguh jauh lebih penting mengajarkan  pada mereka tentang kerjasama dan saling tolong menolong ketimbang  persaingan merebut posisi juara di kelas. Sekolah kita hanya mampu  membuat 3 anak sebagai juara ketimbang membuat mereka semua menjadi  juara. Sekolah kita memang tanpa sadar telah dirancang untuk mencetak  anak yang gagal jauh lebih banyak dari yang berhasil. Sekolah kita juga  telah dirancang untuk lebih banyak memberi lebel anak yang bermasalah  ketimbang memberi lebel anak yang berpotensi unggul di bidangnya.

 Lihatlah  fakta di lapangan, betapa banyaknya anak-anak yang dinyatakan oleh  sekolah sebagai anak lambat belajar, tidak bisa berkonsentrasi,  Diseleksia, Hiperaktif dsb. Hingga ada seorang pengamat pendidikan yang  pernah menyindir “sesungguhnya anaknya yang hiperaktif atau sekolahnya  yang “Hiper Pasif”. Bayangkan anak-anak kita telah di paksa untuk duduk  di kursi yang keras selama berjam-jam dari pagi hingga petang, tanpa  adanya pergerakan sedikitpun. Yang sesungguhnya tidak hanya membahayakan  mental mereka bahkan juga fisik mereka. Berapa banyak anak-anak kita  yang katanya termasuk golongan anak-anak pandai harus menderita  “bungkuk” di usia mereka yang masih relatif muda karena proses belajar  yang hiper pasif ini.

 Saya pikir sudah saatnya kita sadar akan  hal ini semua. Saudara-saudaraku tercinta, sungguh berdasarkan  penelitian yang saya lakukan telah menunjukkan bahwa jauh lebih penting  mengajari anak kita tentang moral, attitude, dan Character Building dari  pada hanya mementingkan nilai-nilai yang tinggi. Karena kehidupan lebih  mengharapkan orang-orang yang bermoral dan berkarakter untuk membangun  tatanan kehidupan yang jauh lebih baik. Orang-orang yang mencintai  sesama, menolong sesama dan menjaga kelestarian lingkungan tempat mereka  hidup.

 Berdasarkan penelitian saya terhadap sejarah  bangsa-bangsa yang mengalami kemunduran atau kehancuran, saya telah  menemukan ciri-ciri yang sangat jelas untuk bisa kita jadi kan Indikator  dan petunjuk bagi kita apakah negara kita juga sedang menuju ke titik  kemajuan atau justru ke hancuran.

 Paling tidak saya telah  menemukan ada 10 tanda-tanda dari suatu bangsa yang akan mengalami  kemunduran dan bahkan kehancuran; dan jika ternyata ke sepuluh tanda ini  muncul di negara kita maka sudah saatnyalah kita untuk melakukan  perubahan besar-besaran terhadap sistem pendidikan bagi anak-anak kita.

 Mari kita teliti bersama kesepuluh tanda-tanda tersebut, apakah telah muncul dinegara kita;

1. Peningkatnya prilaku kekerasan dan merusak dikalangan remaja, Pelajar

2. Penggunaan kata atau bahasa yang cenderung memburuk (seperti ejekan, Makian, celaan, bhs slank dll)

3. Pengaruh Teman Jauh lebih kuat dari pada orang tua dan guru.

4. Meningkatnya prilaku penyalahgunaan sex, merokok dan obat-obat telarang dikalangan pelajar dan remaja.

5. Merosotnya prilaku moral dan meningkatnya egoisme pribadi/mementingkan dirisendiri.

6. Menurunya rasa bangga, cinta bangsa dan tanah air (Patriotisme).

7. Rendahnya rasa hormat pada orang lain, orang tua dan guru.

8. Meningkatnya prilaku merusak kepentingan Publik.

9. Ketidak Jujuran terjadi dimana-mana

10. Berkembangnya rasa saling curiga, membenci dan memusuhi diantara sesama warga negara (kekerasan SARA)

 Bagaimana  kesimpulan kita….? Apakah kita melihat ke 10 tanda tersebut telah  muncul di negeri tercinta kita ini…? atau mungkin malah sudah muncul  pada anak-anak kita tercinta dirumah…?

 Saudaraku…., dengan  melihat fakta dan kenyataan yang ada, wahai para pendidik dan pengambil  kebijakan di bidang pendidikan serta segenap kita semua; Apakah kita  masih akan mementingkankan angka-angka sebagai Indikator kesuksesan  Pendidikan di sekolah-sekolah..?

 Semoga logika dan nurani kita  masih mampu bicara untuk mendobrak sistem pendidikan yang selama ini  terbukti telah menghasilkan lebih banyak kegagalan bagi anak-anak  tercinta.

 Saudara-saudaraku sebangsa dan setanah air…., Jika kita  tidak juga mau bertindak…., maka saya tidak tahu berapa banyak lagi  penjara-penjara yang harus kita bangun bagi anak-anak kita tercinta,  yang semestinya ini semua bisa kita cegah dari sekarang..!

 
Melalui  Harmonisasi Hubungan Keluarga dan Sekolah-sekolah yang lebih  berorientasi membangun moral dan bukan hanya angka-angka semata.

 Thomas Lickona.

 =========================================

 Saudara-saudaraku sebangsa-dan setanah air di Indonesia….., Mari kita renungkan cerita ini.

 Lebih dari 20  Tahun yang lalu mereka sudah menyadari kesalahan besar yang terjadi  pada sistem pendidikan di negaranya, lalu bagaimana dengan sistem  pendidikan kita?

 Akankah peristiwa tragis yang terjadi di Amerika akan kita biarkan untuk terjadi lagi pada anak-anak kita di Indonesia..?

Salam Indonesian Strong from Home 
Mari membangun Indonesia mulai dari keluarga.
Repost 
READ MORE - 10 TANDA KEHANCURAN SEBUAH GENERASI BANGSA

My Facebook

Best Friend

Bisnis Online Succes (BOS)

Blog Profesional

BP Grup

BP Grup
British Propolis

Kontak Whats Up (WA)

Kontak Whats Up (WA)
085363554777