Perdana Digelar Tahun 2026, MGMP Seni Budaya SMA/MA se-Kuansing Sukses Dilaksanakan
Tirainusantara.co.id | Kuansing -Perdana digelar pada tahun 2026, Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Seni Budaya tingkat SMA/MA se-Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Provinsi Riau, berlangsung sukses.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Pangean, Kabupaten Kuantan Singingi, Senin (09/02/2026).
Ketua MGMP Seni Budaya SMA/MA se-Kabupaten Kuansing, Pispian Rahman, S.Sn., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran yang lebih efektif, kolaboratif, dan ekspresif, khususnya di tingkat SLTA.
“Tujuan digelarnya kegiatan ini adalah untuk mendorong pembelajaran seni budaya yang lebih efektif, kolaboratif, dan ekspresif di tingkat SMA/MA,” ujar Pispian Rahman.
Lebih lanjut, Pispian Rahman menjelaskan bahwa MGMP Seni Budaya sebenarnya telah sukses dilaksanakan pada tahun 2024. Namun, pada tahun 2025 kegiatan tersebut sempat terhenti akibat keterbatasan anggaran di beberapa sekolah.
“Pada tahun 2024 MGMP ini berjalan dengan baik, namun pada tahun 2025 sempat terhenti karena keterbatasan anggaran. Alhamdulillah, pada tahun 2026 ini kegiatan kembali dilaksanakan dan diakomodir oleh MKKS SMA Kabupaten Kuansing. MGMP akan dilaksanakan setiap hari Senin, dengan total delapan kali pertemuan dalam satu tahun,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala SMAN 1 Pangean, Noni Hairuni, S.Pd., dalam arahannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan MGMP Seni Budaya tersebut. Ia berharap kegiatan ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam memajukan pendidikan, khususnya di Kabupaten Kuantan Singingi.
“Kami sangat mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini. Semoga ke depan MGMP Seni Budaya dapat memberikan dampak positif bagi kemajuan pendidikan di Kuansing. Tidak ada paksaan bagi guru untuk mengikuti kegiatan ini, namun kami berharap partisipasi aktif demi mendidik dan membimbing anak-anak kita,” ujar Noni Hairuni.
Ia juga menambahkan, apabila dalam satu sekolah terdapat lebih dari satu guru seni budaya, maka pembiayaan kegiatan dapat dibagi bersama sehingga keikutsertaan guru tidak perlu dilakukan secara bergantian.
Di tempat yang sama, Humas MGMP Seni Budaya SMA/MA Kabupaten Kuansing, Ronaldo Rozalino, S.Sn., M.Pd., berharap agar kegiatan MGMP Seni Budaya ke depan mendapatkan perhatian lebih dari MKKS maupun Dinas Pendidikan Kabupaten Kuantan Singingi (DKKS).
“Dengan adanya berbagai kegiatan seni budaya seperti pagelaran seni, Pacu Jalur, dan FLS2N SMA yang rutin dilaksanakan setiap tahun, MGMP Seni Budaya diharapkan mampu menggali potensi seni budaya peserta didik dan generasi muda di Kuansing,” ungkap Ronaldo.
Ia juga berharap dukungan dari MKKS dan DKKS dapat menjadi motivasi bagi MGMP Seni Budaya untuk terus bergerak memajukan pendidikan serta berkolaborasi dengan berbagai pihak, seperti lembaga seni budaya, tokoh seni, budayawan, dan seniman yang ada di Kabupaten Kuantan Singingi.*(Hendra Yadi).

Posting Komentar
Komentar ya