
Kobarkan Militansi, Pemuda Muhammadiyah Kuansing Gelar Baitul Arqam di Muallimin Teluk Kuantan
TELUK KUANTAN – Semangat perkaderan kembali membara di Kabupaten Kuantan Singingi. Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kuantan Singingi secara resmi menggelar kegiatan Baitul Arqam yang dipusatkan di Kompleks Muallimin Muhammadiyah Teluk Kuantan pada Sabtu-Ahad, 25-26 April 2026 (8-9 Zulkaidah 1447 H).
Kegiatan yang diikuti oleh 53 peserta perwakilan dari PDPM, Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM), serta Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) se-Kuansing ini mengusung misi besar: membentuk kader muda yang militan demi kemajuan persyarikatan dan pencerahan peradaban.

Resmi Dibuka oleh PDM Kuansing
Acara dibuka langsung pada Sabtu siang oleh Ayahanda H. Maisir perwakilan dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kuantan Singingi. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya peran pemuda sebagai ujung tombak gerakan dakwah Muhammadiyah di masa depan.

Hadir dalam pembukaan tersebut tokoh-tokoh kunci, di antaranya:
Boby Mulya, LC., M.S.I (Ketua PDPM Kuantan Singingi/Panglima Buya).
R. Ipriadi (Ketua MPKSDI) yang bertindak sebagai Imam of Training (IoT).
M. Rizki Dedi, M.Pd, yang mengawal jalannya acara sebagai Master of Training (MoT).

Perwakilan dari PWPM Riau, Sahabat Afdal, yang turut memberikan dukungan moril bagi para peserta.

Momen Ikonik: Ayahanda Bakhtiar Saleh Tampil “Perkasa”
Salah satu momen yang mencuri perhatian dalam Baitul Arqam kali ini adalah saat sesi materi Al-Islam dan Kemuhammadiyahan. Ayahanda H. Bakhtiar Saleh, MH, hadir sebagai narasumber dengan membawakan tema
“Faham Agama Dalam Muhammadiyah”.
Ada pemandangan yang tak biasa sekaligus membanggakan; Ayahanda Bakhtiar Saleh tampil gagah dan perkasa dalam balutan Jaket KOKAM (Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah). Kehadiran beliau dengan atribut KOKAM seolah mengirimkan pesan kuat tentang sinergi antara kebijaksanaan ulama dan semangat keberanian prajurit pemuda.

Fokus pada Militansi Kader
Selama dua hari, para peserta digembleng dengan berbagai materi ideologi, organisasi, dan kepemimpinan. Ketua PDPM Kuansing, Boby Mulya, berharap Baitul Arqam ini bukan sekadar rutinitas formalitas.
“Kita ingin setelah keluar dari sini, para pemuda memiliki militansi yang berlipat ganda. Kuantan Singingi butuh kader yang mencerahkan peradaban, bukan sekadar penonton perubahan,” ujarnya penuh semangat.
Kegiatan berlangsung khidmat namun penuh keakraban. Semangat para pemuda terlihat dari antusiasme diskusi dan kedisiplinan mengikuti jadwal yang disusun ketat oleh tim instruktur.

Selamat ber-Baitul Arqam, Pemuda Muhammadiyah Kuansing! Fastabiqul Khairat!
Tag: #Muhammadiyah #BaitulArqam #PemudaMuhammadiyah #Kaderisasi
Reportase : Ronaldo Rozalino, S.Sn.,M.Pd
(Ketua Lembaga Seni Budaya PDM Kuansing)
Dokumentasi Kegiatan :










Posting Komentar
Komentar ya