
Transformasi Pendidikan: 45 Guru Riau Gali Potensi AI untuk Media Pembelajaran “CBP Rupiah” di Hotel Pangeran
PEKANBARU – Suasana di Ruang Bertuah 5 Hotel Pangeran Pekanbaru tampak berbeda pada Selasa, 14 April 2026. Sebanyak 45 tenaga pendidik terpilih dari jenjang SMP, SMA, dan SMK se-Provinsi Riau berkumpul dengan satu misi: memodernisasi cara mengajar melalui teknologi Kecerdasan Buatan (AI).
Di bawah bimbingan fasilitator berpengalaman, Ibu Rita Kaswira, M.Pd. dari BGTK Riau, para guru ini mengikuti workshop intensif bertajuk “Desain Media Pembelajaran Efektif Berbasis AI untuk Pembelajaran Cinta Bangga Paham (CBP) Rupiah”.

Mengubah “Beban Teks” Menjadi “Kekuatan Visual”
Dalam paparannya, Ibu Rita menekankan bahwa media pembelajaran bukan sekadar alat, melainkan jembatan komunikasi untuk menerjemahkan pesan agar lebih menarik dan bermakna. Beliau menyoroti kesalahan umum dalam pembuatan media yang terlalu padat teks, yang justru membuat otak menolak informasi karena beban kognitif yang terlalu berat.
“Prinsip utamanya adalah Kurangi Teks, Perbanyak Makna. Dengan bantuan AI, guru bisa menciptakan visual yang kuat agar pesan langsung menancap di ingatan siswa,” ujar Ibu Rita di depan peserta.

Beberapa poin penting “Anatomi Media Efektif” yang dibedah dalam kegiatan ini meliputi:
Tujuan Jelas: Apa yang ingin dicapai dari media tersebut.
Pesan Fokus: Tidak bertele-tele dan langsung ke inti materi.
Menarik Perhatian: Menggunakan desain interaktif dan visual estetis.
Relevan Konteks: Sesuai dengan kehidupan nyata siswa.
Menghidupkan Materi CBP Rupiah
Materi utama yang diangkat adalah edukasi
Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah. Para guru ditantang untuk merancang media interaktif yang tidak membosankan. Alih-alih hanya membaca teks sejarah uang, peserta diajak merancang simulasi, studi kasus, hingga kuis “Tebak Gambar” yang interaktif guna mengubah penonton (siswa) menjadi peserta aktif.
Para peserta juga dibekali dengan Lembar Kerja (LK) Rancang Bangun Media Pembelajaran yang komprehensif, mulai dari identifikasi masalah, analisis karakteristik siswa, hingga tahap desain interaksi dan uji coba.

Semangat Kolaborasi dan Inovasi
Workshop ini diawali dengan kesepakatan bersama untuk menjaga ekosistem belajar yang positif:
Hadir sepenuhnya secara fisik dan mental.
Terbuka terhadap hal-hal baru dan ide-ide segar.
Saling menghormati dan menghargai pendapat.
Berpartisipasi aktif dalam setiap proses.
Ronaldo Rozalino, S.Sn., M.Pd., salah satu peserta yang juga dikenal sebagai Guru Konten Kreator Riau dari SMAN 1 Sentajo Raya, mengungkapkan kekagumannya terhadap pelatihan ini. Menurutnya, penggabungan konsep literasi keuangan (Rupiah) dengan teknologi AI merupakan langkah maju bagi dunia pendidikan di Riau.
“Ini adalah amunisi baru bagi kami para guru. Dengan AI, kita bisa membuat media pembelajaran yang setara dengan kualitas konten kreator profesional, namun tetap sarat dengan nilai edukasi,” pungkas Ronaldo.
Diharapkan setelah pelatihan ini, ke-45 tenaga pendidik ini mampu membawa perubahan nyata di sekolah masing-masing, menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki rasa bangga yang tinggi terhadap simbol kedaulatan bangsa, yaitu Rupiah.
Intinya: "Media yang paling hebat bukanlah yang paling keren animasinya tapi yang menempel maknanya dihati anak-anak"

Reportase: Ronaldo Rozalino, S.Sn., M.Pd. (Guru ASN SMAN 1 Sentajo Raya, Ketua Forum Literasi Kuansing)
Dokumentasi Kegiatan





















