
Buku: Sahabat Setia yang Tak Pernah Ingkar Janji
Ronaldo Rozalino
Di tengah gempuran dunia digital yang serba cepat, ada satu jendela dunia yang keajaibannya tak lekang oleh waktu: Buku. Melalui unggahan terbaru dari
Kemendikdasmen (Direktorat Pendidikan Profesi Guru), kita kembali diingatkan akan esensi pentingnya membaca bagi generasi penerus bangsa.
Momen hangat yang memperlihatkan seorang guru membimbing siswa-siswinya membaca buku bukan sekadar potret biasa. Itu adalah simbol dari transfer ilmu, kasih sayang, dan harapan akan masa depan yang lebih cerah.
Mengapa Harus Menjadikan Buku sebagai “Sahabat Setia”?
Sama seperti sahabat terbaik, buku selalu ada saat kita membutuhkannya. Berikut adalah alasan mengapa buku adalah investasi terbaik untuk diri kita:
Pintu Pengetahuan Tanpa Batas: Buku memberikan kita akses ke pemikiran tokoh-tokoh hebat, sejarah dunia, hingga imajinasi masa depan yang belum terjamah.
Melatih Fokus dan Empati: Membaca melatih otak untuk tetap fokus di tengah gangguan media sosial, sekaligus mengasah empati dengan memahami berbagai sudut pandang karakter di dalamnya.
Teman Setia dalam Kesendirian: Tak ada kata bosan saat ada buku di tangan. Ia adalah penghibur sekaligus guru yang sabar.
Mari Rayakan Hari Buku Sedunia!
“Selamat Hari Buku Sedunia! Mari jadikan buku sebagai sahabat setia dalam menambah ilmu pengetahuan.” Kalimat ini bukan sekadar slogan, melainkan ajakan untuk kembali menumbuhkan budaya literasi di lingkungan keluarga dan sekolah.
Langkah Kecil yang Bisa Kita Lakukan:
Sediakan waktu minimal 15 menit sehari untuk membaca.
Jadikan buku sebagai hadiah istimewa untuk orang tersayang.
Manfaatkan perpustakaan atau aplikasi baca digital secara bijak.
“Buku adalah kapal yang membawa kita mengarungi samudra ilmu tanpa harus meninggalkan dermaga.”
Ayo, ambil bukumu hari ini, buka lembarannya, dan biarkan duniamu meluas! 📚🩷
Penulis : Ronaldo Rozalino, S.Sn.,M.Pd
(Guru Penulis, Guru Konten Kreator Riau, Guru ASN SMAN 1 Sentajo Raya Provinsi Riau, Ketua Forum Literasi Kuansing, Ketua Harian DKC Kuantan Tengah, Ketua Lembaga Seni Budaya PD Muhammadiyah Kuansing, Ketua Komisi Seni Budaya Islam MUI Kab. Kuansing, Wakil Ketua IGI Kab. Kuansing, Bisnis Owner Leader, Blogger, Composser Arranger, Coach, Fasda CBPR Kab. Kuansing BI & BGTK Riau)
