
Perkuat Sinergi, PDM Kuantan Singingi Gelar Musypimda I: Menuju Gerakan Islam Berkemajuan yang Terintegrasi
TELUK KUANTAN – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kuantan Singingi resmi menyelenggarakan Musyawarah Pimpinan Daerah (Musypimda) ke-1 tahun 2026 pada Ahad (26/4). Bertempat di Aula Perguruan Mu’allimin Muhammadiyah Teluk Kuantan, kegiatan ini mengusung tema strategis:
“Optimalisasi Peran Majelis dan Lembaga sebagai Gerakan Islam Berkemajuan.”
Acara yang berlangsung khidmat ini menjadi momentum penting bagi para pimpinan dan kader Muhammadiyah di Kabupaten Kuansing untuk mengevaluasi kinerja serta merumuskan langkah taktis organisasi ke depan.
Prioritas Waktu untuk Persyarikatan
Ketua PDM Kuantan Singingi, Ir. H. Maisir, dalam arahannya menekankan pentingnya komitmen waktu di tengah kesibukan profesi masing-masing anggota. Ia menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pengurus yang tetap memprioritaskan Muhammadiyah.
“Mengorbankan waktu untuk persyarikatan adalah investasi pahala yang sangat besar.

Musypimda ini adalah wadah bagi setiap Majelis dan Lembaga untuk melaporkan progres serta kendala yang dihadapi. Mari kita jadikan momen ini untuk memperbaiki diri dan menyukseskan sosialisasi Satu MU,” ujar H. Maisir di hadapan para peserta.
Empat Pilar Penguatan dari PWM Riau
Hadir langsung memberikan arahan sekaligus membuka acara, Dr. Yusri Rasul, ST., MT, mewakili Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Riau. Dalam pidatonya, ia menekankan bahwa Musypimda bukan sekadar rutinitas organisasi, melainkan amanah konstitusi untuk melakukan evaluasi mendalam.

Beliau memaparkan empat pilar utama yang harus diperkuat oleh Muhammadiyah Kuansing:
Penguatan Ideologi: Menjaga marwah dan landasan ber-Muhammadiyah agar tetap relevan di tengah zaman.
Penguatan Struktur & Tata Kelola:
Transformasi menuju sistem digital dan terintegrasi melalui program Satu MU.
Penguatan Kaderisasi: Mengapresiasi langkah nyata seperti pelaksanaan Baitul Arqam oleh PDPM Kuansing.
Penguatan Amal Usaha (AUM): Memastikan AUM menjadi motor dakwah yang meluas dan diakui kualitasnya.
“Agar persyarikatan tetap kuat, kita harus menjadi Uswatun Hasanah (teladan baik), membangun komunikasi yang sehat, dan yang terpenting, membuang jauh-jauh ego sektoral,” tegas Dr. Yusri Rasul sebelum secara resmi membuka kegiatan dengan lafal Basmalah.
Sosialisasi “Satu MU”
Salah satu agenda utama dalam Musypimda kali ini adalah sosialisasi Satu MU, sebuah sistem integrasi data dan gerakan yang dicanangkan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Sistem ini diharapkan mampu menyatukan seluruh potensi anggota dalam satu bingkai koordinasi yang lebih modern dan efektif.

Pantauan di lokasi, acara dihadiri oleh jajaran pleno PDM Kuansing, utusan Majelis, Lembaga, serta organisasi otonom (Ortom) tingkat daerah. Dengan semangat kebersamaan, Musypimda I ini diharapkan mampu melahirkan terobosan baru bagi kemajuan dakwah Islam di Bumi Kuantan Singingi.
Detail Acara:
Waktu: Ahad, 8 Zulkaidah 1447 H / 26 April 2026 M
Lokasi: Perguruan Mu’allimin Muhammadiyah, Teluk Kuantan
Agenda Utama: Evaluasi Program, Penguatan Organisasi, Sosialisasi Satu MU.
Reportase : Ronaldo Rozalino, S.Sn.,M.Pd.
(Panitia Bidang Publikasi & Media Musypimda Muhammadiyah ke 1 Tahun 2026, Ketua Lembaga Seni Budaya PDM Kuansing)













