
Perpisahan yang Mengharukan: SMAN 1 Sentajo Raya Lepas Siswa Kelas XII dengan Penuh Makna
SENTAJO RAYA, RIAU – Suasana haru menyelimuti lapangan upacara SMAN 1 Sentajo Raya pada Kamis, 30 April 2026. Meski digelar dalam kesederhanaan, acara pelepasan siswa kelas XII tahun ajaran ini berlangsung sangat khidmat dan sarat akan makna mendalam bagi seluruh warga sekolah.
Acara dibuka dengan lantunan suci ayat Al-Quran yang dibacakan oleh Kevin menambah kekhusyukan pagi yang cerah itu. Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala SMAN 1 Sentajo Raya, Drs. Afrizal, Ketua Komite Drs. Asrilman, jajaran tenaga pendidik, serta seluruh siswa dari kelas X hingga XII.

Pesan Menyentuh: “Sekolah adalah Rumah Kedua”
Momen emosional mulai terasa saat Naura Tasya menyampaikan kesan dan pesannya sebagai perwakilan siswa. Dengan suara bergetar, ia mengungkapkan betapa sekolah telah menjadi tempat belajar tentang arti kebersamaan dan perpisahan.

“Hari ini adalah langkah menuju masa depan. Sekolah ini akan terasa hampa tanpa canda tawa kita semua. Ingatlah, kalian selalu punya rumah kedua di SMAN 1 Sentajo Raya,” tuturnya.
Senada dengan itu, Syahrul Ramadhan yang mewakili kelas XII menekankan bahwa sekolah bukan sekadar tempat mengejar nilai akademik, melainkan kawah candradimuka untuk mengasah soft skill. “Kami berterima kasih sedalam-dalamnya kepada Bapak dan Ibu guru. Mohon maaf atas segala sikap kami selama menimba ilmu di sini,” ucap Syahrul.

Bekal Karakter dan Pesan untuk Masa Depan
Kepala SMAN 1 Sentajo Raya, Drs. Afrizal, dalam sambutannya memberikan pesan kuat bagi para lulusan yang akan segera melangkah ke jenjang pendidikan tinggi maupun dunia kerja.
“Perjuangan kalian masih panjang. Fokuslah pada masa depan, baik itu kuliah maupun bekerja.
Jadilah pribadi yang bermanfaat bagi orang lain, karena belajar bisa dilakukan di mana saja, tidak hanya di dalam kelas,” ujar Drs. Afrizal. Beliau juga secara simbolis menyerahkan kembali para siswa kepada orang tua melalui pengurus Komite Sekolah.

Motivasi dari Tokoh Bangsa
Ketua Komite, Drs. Asrilman, turut membakar semangat para siswa dengan menceritakan kisah inspiratif B.J. Habibie. Beliau berpesan agar para siswa tidak cepat puas dan terus mengejar pendidikan setinggi mungkin.
“Jangan hanya berpikir setelah tamat sekolah langsung mencari pasangan. Pikirkan untuk sarjana (S1), S2, bahkan S3. Contohlah kakak kelas kalian yang sudah sukses menjadi dokter. Bangunlah kebiasaan baik seperti disiplin dan ibadah, seperti rahasia sukses Pak Habibie,” tegasnya.
Beliau juga menitipkan pesan kepada siswa kelas X dan XI agar mencontoh prestasi kakak kelas mereka dan menjauhi perilaku negatif seperti merokok, serta mengedepankan kejujuran dalam belajar.

Penutup yang Berkesan
Acara mencapai puncaknya saat prosesi pengalungan medali dilakukan oleh pihak sekolah kepada seluruh siswa kelas XII. Isak tangis haru pecah saat sesi bersalam-salaman antara guru dan siswa sebagai tanda perpisahan sekaligus doa restu.

Kegiatan ditutup dengan ramah tamah dan makan bersama, mempererat silaturahmi yang telah terjalin selama tiga tahun terakhir. SMAN 1 Sentajo Raya kini melepas putra-putri terbaiknya untuk menjemput kesuksesan di jalan masing-masing.
Reportase: Ronaldo Rozalino, S.Sn., M.Pd
(Guru ASN SMAN 1 Sentajo Raya, Guru Konten Kreator Riau, Guru Penulis, Ketua Forum Literasi Kuansing, Fasda CBPR BI & BGTK Riau (Duta Literasi Rupiah), Motivator Literasi & Edukasi, Composser Arranger, Bisnis Owner, Blogger, Coach)




