“Ketika Ngopi Bukan Sekadar Ngopi”
Di sebuah sudut kedai kopi malam hari, tiga pria tampak larut dalam obrolan penuh keseriusan sekaligus keakraban. Mereka duduk di kursi plastik berwarna hijau, mengelilingi meja merah yang dipenuhi gelas kopi susu dengan sedotan putih — tanda perbincangan mereka sudah berlangsung cukup lama dan belum akan berakhir dalam waktu dekat.
Pria di kiri mengenakan kaos hijau dan topi cokelat, duduk dengan posisi agak condong ke depan, seolah mendengar setiap kata dengan penuh perhatian. Di tengah, seorang pria berkemeja biru dan rompi abu—juga bertopi—bersandar santai namun tetap fokus, memancarkan kesan matang dalam menyampaikan pandangan. Sementara pria di kanan bersedekap sambil condong ke depan, memperlihatkan ekspresi serius namun hangat, seakan sedang berbagi cerita penting kepada dua kawannya.
Di belakang mereka, suasana kedai cukup ramai, kursi oranye berjejer, lampu toko menyala terang, dan kehidupan malam kota berjalan sebagaimana mestinya. Namun pada meja kecil ini, waktu seakan berhenti — hanya ada rasa persaudaraan, kepercayaan, dan obrolan yang tak sekadar basa-basi.
#ceritaanakkampungyangbukankampungan
#fb
#fyp #reels
#pengikut
foto: Iboy London

Posting Komentar
Komentar ya