
Di Balik Lensa Hari Raya: Mengabadikan Detik Sebelum Menjadi Kenangan
“Ronaldo Rozalino”
Hari Raya selalu datang dengan keriuhan yang khas. Suara tawa yang beradu dengan denting sendok di dapur, aroma rendang yang memenuhi ruang, hingga sibuknya melayani tamu yang silih berganti. Di tengah hiruk-pikuk itu, seringkali kita menganggap remeh satu hal sederhana: berkumpul di depan kamera untuk satu potret keluarga.
Seringkali, mengajak semua orang untuk duduk diam sejenak adalah tantangan tersendiri. Ada ibu yang masih sibuk dengan urusan sajian, ada paman yang baru saja tiba dengan peluh di dahi, atau sepupu-sepupu kecil yang lebih asyik bermain ketimbang berpose. Ada pula rasa enggan atau malu yang membuat kita berkata, “Nantilah, sebentar lagi.”

Keajaiban dalam Satu Klik
Namun, tahukah Anda? Sebuah foto keluarga bukan sekadar komposisi cahaya dan warna. Ia adalah wadah penyimpanan rasa.
Mungkin hari ini, saat semua masih lengkap dan sehat, selembar foto terasa biasa saja. Kita merasa waktu akan selalu berpihak pada kita.
Namun, waktu adalah pencuri yang paling sunyi. Ia berjalan sangat pantas, mengubah rambut yang hitam menjadi perak, dan mengubah tawa yang nyata menjadi gema di dalam ingatan.
Mengapa Harus Sekarang?
Kita tidak pernah benar-benar tahu bagaimana wajah Hari Raya di tahun depan. Kehidupan adalah misteri yang terus bergulir tanpa henti.
Waktu terus berjalan: Manusia tumbuh, menua, dan pergi.

Perubahan tak terelakkan: Kursi yang hari ini terisi penuh, mungkin suatu saat akan kosong.
Kenangan adalah warisan: Saat rindu mulai tak terbendung di masa depan, foto itulah yang akan kita cari untuk memeluk kembali kenangan yang telah lewat.

Senyum yang Abadi
Jangan biarkan kesibukan atau rasa malu merenggut kesempatan ini. Mintalah mereka berhenti sejenak dari aktivitasnya.
Tersenyumlah, walau hanya sekilas. Karena terkadang, satu bingkai foto cukup untuk merangkum seluruh kasih sayang, hangatnya pelukan, dan janji untuk terus bersama.

Sebab pada akhirnya, ketika raga tak lagi bisa bersua, yang tersisa hanyalah gambar dan kenangan. Selagi mereka masih ada, selagi tangan masih bisa berjabat, abadikanlah. Karena momen yang Anda tangkap hari ini adalah harta karun yang akan Anda syukuri di hari tua nanti.
Penulis:
Ust. H. Ronaldo Rozalino, S.Sn.,M.Pd
(Ketua Forum Literasi Kuansing, Penggiat Media Digital Sosial, Guru Konten Kreator Riau, Guru Penulis, Guru ASN SMAN 1 Sentajo Raya Provinsi Riau, Blogger, Motivator, Bisnis Owner Leader, Coach, Composer Arrangger)
Dokumentasi Photo Momen Idul Fitri 1447 H / 2026 M Bersama OrangnTua, Istri, Anak Anak-Anak, Keluarga Besar, Saudara, Sahabat, dan Rekan. Barakallah Fiik










Posting Komentar
Komentar ya