Di Atas Meja Kopi, Kami Merawat Silaturahmi
Di bawah temaram malam, sekelompok lelaki duduk melingkar di sebuah meja kayu sederhana, menikmati hangatnya kebersamaan. Senyum dan tawa terpancar jelas di wajah mereka, seolah penat hari hilang seketika. Di atas meja, gelas-gelas kopi dan teh menemani obrolan yang akrab—minuman yang sederhana, namun jadi saksi persahabatan yang tidak dibuat-buat.
Masing-masing mengangkat jempol ke arah kamera, tanda suasana begitu cair dan penuh kehangatan. Tidak ada batasan usia, tidak ada sekat profesi—hanya kawan yang saling merindukan cerita, duduk santai di depan rumah kayu tua dengan cat hijau yang mulai pudar. Motor terparkir di belakang, seolah menjadi bukti bahwa mereka datang bukan karena undangan resmi, melainkan karena panggilan persaudaraan.
Malam mungkin sunyi, namun meja kecil itu penuh kehidupan. Candaan, bincang ringan hingga obrolan serius bercampur dalam satu ruang. Di detik itu, mereka bukan sedang sekadar ngopi—mereka sedang merawat persahabatan.*(ald)
#cerita_anak_kampung_yang_bukan_kampungan #fb #reels #fyp #pengikut #semuaorang
foto: Ronaldo Rozalino

Posting Komentar
Komentar ya