Bukan Sekadar Seremonial: BI dan BGTK Riau Cetak Guru "Duta Rupiah" Lewat Program RIAU BERTUAH
PEKANBARU – Lebih dari sekadar acara formal di atas panggung, sebuah gerakan literasi keuangan yang substansial resmi dimulai. Bertempat di salah satu hotel di Pekanbaru, Bank Indonesia (BI) bersama Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Riau menggelar pembukaan program RIAU BERTUAH (Berikan Literasi Uang Rupiah) yang berlangsung mulai 13 hingga 15 April 2026.
Acara yang berlangsung khidmat ini diawali dengan kumandang lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dipandu oleh Maulidia dari Pengurus Guru Konten Kreator (GKK) Riau, serta doa bersama yang dipimpin oleh Yendri.
Investasi Jangka Panjang Melalui Tangan Guru
Kepala Perwakilan Bank Indonesia, Dr. Fajri Ahmad, dalam sambutannya menekankan bahwa kolaborasi ini adalah bentuk investasi jangka panjang. Menurutnya, peran guru sangat strategis karena hampir 25 tahun masa hidup manusia dihabiskan di lingkungan pendidikan.
"Boleh kita punya Ringgit, namun jangan lupa cinta Rupiah. Di tangan bapak dan ibu gurulah, masa depan Rupiah tetap terjaga," ujar Dr. Fajri dengan penuh semangat.
Beliau juga menyoroti fenomena masyarakat Riau yang sangat menyukai transaksi tunai, namun perlahan mulai beralih ke ranah digital melalui QRIS. Melalui pendekatan Training of Trainer (ToT) di seluruh Kabupaten/Kota di Riau, diharapkan para guru mampu menularkan rasa cinta dan bangga terhadap mata uang nasional kepada siswa dan masyarakat luas.
Mencetak Duta Cinta Bangga Paham Rupiah (DCBPR)
Senada dengan hal tersebut, Kepala BGTK Riau, Reisky Bestary, M.Pd, menjelaskan bahwa program ini bukanlah pelatihan biasa. Sebanyak 150 peserta yang terpilih merupakan para Guru Konten Kreator (GKK) Riau yang aktif di media sosial.
"Para peserta ini akan digembleng dalam berbagai kompetensi, mulai dari pedagogik hingga penguasaan media digital. Jika lulus, mereka akan dikukuhkan menjadi Fasilitator Daerah (Fasda) Bank Indonesia," ungkap Reisky.
Nantinya, para Fasda inilah yang akan menjadi Duta Cinta Bangga Paham Rupiah (DCBPR).
Mereka bertugas menyebarluaskan edukasi mengenai Rupiah dengan cara yang kreatif dan kekinian melalui konten-konten di media sosial.
Sinergi untuk Negeri
Di akhir acara, seluruh peserta tampak antusias saat meneriakkan jargon khas Bank Indonesia: "Cinta, Bangga, Paham Rupiah!" yang dipimpin langsung oleh Dr. Fajri Ahmad.
Program RIAU BERTUAH menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara lembaga keuangan dan instansi pendidikan dapat menciptakan dampak besar. Dengan literasi yang tepat, Rupiah bukan lagi sekadar alat tukar, melainkan simbol kedaulatan bangsa yang dicintai oleh rakyatnya sendiri.
Reportase: Ronaldo Rozalino, S.Sn., M.Pd (Guru Konten Kreator Riau, Peserta RIAU BERTUAH, Guru ASN SMAN 1 Sentajo Raya, Ketua Forum Literasi Kuansing)

Posting Komentar
Komentar ya