Apakah Anda memiliki tradisi ilmiah ? Berikut 17 ciri tradisi ilmiah:
1. Berbicara atau bekerja berdasarkan ilmu pengetahuan
2. Tidak bersikap apriori dan tidak memberikan penilaian terhadap sesuatu, sebelum mengetahui keadaannya dengan baik dan akurat
3. Selalu membandingkan pendapatnya dengan pendapat kedua dan ketiga, sebelum menyimpulkan atau mengambil keputusan
4. Mendengar lebih banyak daripada berbicara
5. Gemar membaca dan secara sadar menyediakan waktu khusus untuk itu
6. Lebih banyak diam dan menikmati saat perenungan dalam kesendirian
7. Selalu mendekati permasalahan secara komprehensif, integral, objektif, dan proporsional
8. Gemar berdiskusi dan proaktif dalam mengembangkan wacana ide, tetapi tidak suka berdebat kusir
9. Berorientasi pada kebenaran dalam diskusi, dan bukan pada kemenangan
10. Berusaha mempertahankan sikap dingin dalam bereaksi terhadap sesuatu, dan tidak bersikap emosional serta meledak-ledak
11. Berpikir secara sistematis dan berbicara secara teratur
12. Tidak pernah merasa berilmu secara permanen, dan karenanya selalu ingin belajar
13. Menyenangi hal-hal yang baru dan menikmati tantangan serta perubahan
14. Rendah hati dan bersedia menerima kesalahan
15. Lapang dada dan toleran dalam perbedaan
16. Memikirkan ulang gagasannya sendiri atau gagasan orang lain, dan senantiasa menguji kebenarannya
17. Selalu melahirkan gagasan-gagasan baru secara produktif.
[sumber: Delapan Mata Air Kecemerlangan, hal.64-66]
UNIVERSITAS INDONESIA TERBAIK 2009. Webometrics telah mengumumkan pada bulan januari 2009 ini tentang daftar universitas terbaik dari berbagai negara, dan dari daftar tersebut berikut adalah urutan universitas Terbaik Indonesia, dimana Universitas Gadjah Mada Menduduki Peringkat pertama di Indonesia dan menduduki peringkat ke-
623 Universitas Terbaik di seluruh Dunia
623 Universitas Gadjah Mada
676 Institut Teknologi Bandung
906 Universitas Indonesia
1604 Universitas Gunadarma
1762 Institut Teknologi Sepuluh Nopember
1960 Sekolah Tinggi Teknologi Telkom
2013 Universitas Kristen Petra
2063 Institut Pertanian Bogor
2152 Universitas Brawijaya
2159 Universitas Sebelas Maret
2672 Universitas Airlangga
2730 Universitas Padjadjaran
3016 Politeknik Elektronika Negeri Surabaya
3026 Universitas Bina Nusantara
3138 Universitas Diponegoro
3198 Universitas Hasanuddin
3254 Universitas Sumatera Utara
3310 Universitas Negeri Yogyakarta
3338 Universitas Budi Luhur
3347 Universitas Pendidikan Indonesia
3467 Universitas Sanata Dharma
3491 Universitas Lampung
3669 Universitas Kristen Duta Wacana
3821 Universitas Islam Indonesia
3950 Universitas Udayana
3983 Universitas Kristen Maranatha
4160 Universitas Riau
4394 Universitas Katolik Parahyangan
4430 Universitas Mercubuana
4572 Universitas Jenderal Soedirman
4623 Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya
4780 Universitas Jember
4800 Universitas Negeri Semarang
SUMBER:www.sungaikuantan.com
Saya belajar,
bahwa tidak ada yang instant atau serba cepat di dunia ini, semua butuh proses dan pertumbuhan, kecuali saya ingin sakit hati...
Saya belajar,
bahwa saya harus memilih apakah menguasai sikap dan emosi atau sikap dan emosi itu yang menguasai diri saya...
Saya belajar,
bahwa saya punya hak untuk marah, tetapi itu bukan berarti saya harus benci dan berlaku bengis...
Saya belajar,
bahwa kata-kata manis tanpa tindakan adalah saat perpisahan dengan orang yang saya cintai...
Saya belajar,
bahwa orang-orang yang saya kasihi justru sering diambil segera dari kehidupan saya...
Saya belajar,
bahwa saya harus belajar dari kesalahan yang pernah saya lakukan dan hidup untuk masa depan, bukan terus menerus melihat ke masa lampau...
Saya belajar,
bahwa cinta itu memberi dan mengerti tanpa harus diberi dan dimengerti...
Saya belajar,
bahwa apa yang kita inginkan tidak selalu sesuai dengan apa yang kita butuhkan, dan kita harus berlapang dada untuk menerimannya...
SEBELUM KITA MENGELUH
- Hari ini sebelum kamu mengatakan kata-kata yang tidak baik,
pikirkan tentang seseorang yang tidak dapat berbicara sama sekali. - Sebelum kamu mengeluh tentang rasa dari makananmu,
pikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan. - Sebelum anda mengeluh tidak punya apa-apa,
pikirkan tentang seseorang yang meminta-minta di jalanan. - Sebelum kamu mengeluh bahwa kamu buruk,
pikirkan tentang seseorang yang berada pada tingkat yang terburuk di dalam hidupnya. - Sebelum kamu mengeluh tentang suami atau istrimu,
pikirkan tentang seseorang yang memohon kepada Allah untuk diberikan teman hidup. - Hari ini sebelum kamu mengeluh tentang hidupmu,
pikirkan tentang seseorang yang meninggal terlalu cepat. - Sebelum kamu mengeluh tentang anak-anakmu,
pikirkan tentang seseorang yang sangat ingin mempunyai anak tetapi dirinya mandul. - Sebelum kamu mengeluh tentang rumahmu yang kotor karena pembantumu tidak mengerjakan tugasnya,
pikirkan tentang orang-orang yang tinggal dijalanan. - Sebelum kamu mengeluh tentang jauhnya kamu telah menyetir,
pikirkan tentang seseorang yang menempuh jarak yang sama dengan berjalan. - Dan disaat kamu lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu,
pikirkan tentang pengangguran,
orang-orang cacat yang berharap mereka mempunyai pekerjaan seperti anda. - Sebelum kamu menunjukkan jari dan menyalahkan orang lain,
ingatlah bahwa tidak ada seorangpun yang tidak berdosa. SUMBER
*Mengenali emosi diri
Ketrampilan ini meliputi kemampuan Anda untuk mengidentifikasi apa yang sesungguhnya Anda rasakan. Setiap kali suatu emosi tertentu muncul dalam pikiran, Anda harus dapat menangkap pesan apa yang ingin disampaikan. Berikut adalah beberapa contoh pesan dari emosi: takut, sakit hati, marah, frustasi, kecewa, rasa bersalah, kesepian.
*Melepaskan emosi negatif
Ketrampilan ini berkaitan dengan kemampuan Anda untuk memahami dampak dari emosi negatif terhadap diri Anda. Sebagai contoh keinginan untuk memperbaiki situasi ataupun memenuhi target pekerjaan yang membuat Anda mudah marah ataupun frustasi seringkali justru merusak hubungan Anda dengan bawahan maupun atasan serta dapat menyebabkan stres. Jadi, selama Anda dikendalikan oleh emosi negatif Anda justru Anda tidak bisa mencapai potensi terbaik dari diri Anda. Solusinya, lepaskan emosi negatif melalui teknik pendayagunaan pikiran bawah sadar sehingga Anda maupun orang-orang di sekitar Anda tidak menerima dampak negatif dari emosi negatif yang muncul.
*Mengelola emosi diri sendiri
Anda jangan pernah menganggap emosi negatif atau positif itu baik atau buruk. Emosi adalah sekedar sinyal bagi kita untuk melakukan tindakan untuk mengatasi penyebab munculnya perasaan itu. Jadi emosi adalah awal bukan hasil akhir dari kejadian atau peristiwa. Kemampuan kita untuk mengendalikan dan mengelola emosi dapat membantu Anda mencapai kesuksesan.
Ada beberapa langkah dalam mengelola emosi diri sendiri, yaitu: pertama adalah menghargai emosi dan menyadari dukungannya kepada Anda.
Kedua berusaha mengetahui pesan yang disampaikan emosi, dan meyakini bahwa kita pernah berhasil menangani emosi ini sebelumnya. Ketiga adalah dengan bergembira kita mengambil tindakan untuk menanganinya. Kemampuan kita mengelola emosi adalah bentuk pengendalian diri yang paling penting dalam manajemen diri, karena kitalah sesungguhnya yang mengendalikan emosi atau perasaan kita, bukan sebaliknya.
*Memotivasi diri sendiri
Menata emosi sebagai alat untuk mencapai tujuan merupakan hal yang sangat penting dalam kaitan untuk memberi perhatian, untuk memotivasi diri sendiri dan menguasai diri sendiri, dan untuk berkreasi. Kendali diri emosional--menahan diri terhadap kepuasan dan mengendalikan dorongan hati--adalah landasan keberhasilan dalam berbagai bidang.
Ketrampilan memotivasi diri memungkinkan terwujudnya kinerja yang tinggi dalam segala bidang. Orang-orang yang memiliki ketrampilan ini cenderung jauh lebih produktif dan efektif dalam hal apapun yang mereka kerjakan.
*Mengenali emosi orang lain
Mengenali emosi orang lain berarti kita memiliki empati terhadap apa yang dirasakan orang lain. Penguasaan ketrampilan ini membuat kita lebih efektif dalam berkomunikasi dengan orang lain. Inilah yang disebut sebagai komunikasi empatik. Berusaha mengerti terlebih dahulu sebelum dimengerti. Ketrampilan ini merupakan dasar dalam berhubungan dengan manusia secara efektif.
*Mengelola emosi orang lain
Jika ketrampilan mengenali emosi orang lain merupakan dasar dalam berhubungan antar pribadi, maka ketrampilan mengelola emosi orang lain merupakan pilar dalam membina hubungan dengan orang lain. Manusia adalah makhluk emosional. Semua hubungan sebagian besar dibangun atas dasar emosi yang muncul dari interaksi antar manusia.
Ketrampilan mengelola emosi orang lain merupakan kemampuan yang dahsyat jika kita dapat mengoptimalkannya. Sehingga kita mampu membangun hubungan antar pribadi yang kokoh dan berkelanjutan. Dalam dunia industri hubungan antar korporasi atau organisasi sebenarnya dibangun atas hubungan antar individu. Semakin tinggi kemampuan individu dalam organisasi untuk mengelola emosi orang lain.
*Memotivasi orang lain
Ketrampilan memotivasi orang lain adalah kelanjutan dari ketrampilan mengenali dan mengelola emosi orang lain. Ketrampilan ini adalah bentuk lain dari kemampuan kepemimpinan, yaitu kemampuan menginspirasi, mempengaruhi dan memotivasi orang lain untuk mencapai tujuan bersama. Hal ini erat kaitannya dengan kemampuan membangun kerja sama tim yang tangguh dan andal.
My Bisnis Online & Offline (BP Grup)
Best Friend
Bisnis Online Succes (BOS)
-
ANISA SKIN CARE ( KOSMETIK HERBAL, AMAN, DAN BEBAS MERKURI ) - ANISA SKIN CARE ( KOSMETIK HERBAL, AMAN, DAN BEBAS MERKURI ) [image: Cream Annisa Ok] Harga RP.150.000,- (Belum Ongkos Kirim) DAPATKAN kulit muka yang...13 tahun yang lalu
-
