Kalimat Aneh para Pemimpin Dunia.Berikut ini ditampilkan beberapa politikus dunia dengan ucapan anehnya yang kalau diperhatikan akan terdengar lucu, aneh atau penuh sindiran.
1. Kalau saya begini saja, namanya tetap negara kesatuan, tapi isinya pakai negara federal. Gitu saja kok repot. (Gus Dur)
2. Indonesia ini memang tiba-tiba saja lewat reformasi menjadi negara demokrasi ketiga terbesar di muka bumi. (Amin Rais)
3. Saya gak kalah dari SBY, cuma kekurangan jumlah suara. (Megawati Soekarnoputri)
4. Membuat pidato perihal ekonomi seperti kencing di celana. Terasa panas bagi anda sendiri tetapi tidak untuk orang lain. (Lyndon B. Johnson)
5. Tidak ada krisis lagi minggu depan. Jadwalku sudah penuh. (Henry Kissinger)
6. Di luar dari pembunuhan-pembunuhan, Washington adalah salah satu yang mempunyai angka kejahatan paling rendah di dalam negeri. (Marion Barry, Walikota Washington DC)
7. Bukan polusi yang merugikan lingkungan. Tapi ada ketidakmurnian di dalam udara dan air kita yang menjadi penyebabnya. (Dan Quayle)
8. Kita harus mendengar semua panggilan universal untuk menyukai tetanggamu seperti anda suka untuk menyukai diri sendiri. (George W. Bush)
9. Rendahnya jumlah pemberi suara adalah suatu indikasi bahwa lebih sedikit orang yang datang ke tempat pemungutan suara. (George W. Bush)
10. Saya tidak akan mempunyai beberapa wartawan yang mengais-ngais dokumen kita, kita adalah presiden. (Hillary Clinton)
11. Jika anda merasa sakit dan dibuat bosan oleh politik dari sifat sinis dan polling dan prinsip-prinsip, maka datanglah dan bergabung dalam kampanye ini. (George W. Bush)
12. Kata-kata yang paling mengerikan dalam bahasa Inggris adalah: Saya dari pemerintahan dan saya di sini untuk membantu. (Ronald Reagan)
13. Seorang politikus memerlukan kemampuan untuk meramalkan apa yang akan terjadi besok, minggu depan, bulan depan, dan tahun depan. Dan mempunyai kemampuan setelah itu untuk menjelaskan mengapa itu semua tidak terjadi. (Winston Churchill)
14. Jika anda tidak bisa meyakinkan mereka, bikin bingung mereka. (Harry S. Truman)
15. Saya adalah orang yang luar biasa sabar, namun dengan syarat saya mengikuti kemauan sendiri pada akhirnya. (Margaret Thatcher)
16. Di setiap krisis, Kaisar dibuat pusing. Di dalam kekalahan ia melarikan diri. Di dalam revolusi ia turun tahta. Di dalam pengasingan ia menikah lagi. (Winston Churchill)
17. Cina adalah sebuah negara yang besar, yang dihuni oleh banyak orang Cina. (Charles de Gaulle)
18. Kebanyakan adat kebiasaan tradisional di Australia diimpor dari luar negeri. (Mantan menteri kabinet Australia, Keppel Enderbery)
19. Memang benar bahwa kebebasan itu mahal. Karena begitu mahalnya maka kebebasan harus dijatah dengan hati-hati. (Lenin)
20. Rencananya adalah orang kulit putih mengirim orang kulit hitam agar melawan orang kulit kuning untuk melindungi negeri yang mereka curi dari orang kulit merah. (James Rado)
21. Pimpinan pelayan itu tampak seperti seorang tua yang ramah dan baik, sehingga aku berpikir akan memberikan kepadanya tanda tanganku. (Adolf Hitler)
22. Tempatkan tiga orang Zionis di sebuah ruangan dan mereka akan membentuk empat partai politik. (Levi Eshkol)
23. Sejarah dunia akan berbeda sekali kalau aku tadinya ditembak – dibandingkan dengan Kennedy dan Jacqueline Onassis – mungkin tidak akan menikah dengan Mrs. Khrushchev. (Nikita Khrushchev)
24. Kebenarannya adalah bahwa orang-orang itu dilelahkan oleh kebebasan. (Benito Mussolini)
25. Jangan pernah percaya apapun di dalam politik sampai sesuatu telah secara resmi ditolak. (Otto Von Bismark)
26. Saya sering kali ingin menenggelamkan permasalahan-permasalahanku, tetapi aku tidak bisa mengajak istriku ikut berenang. (Jimmy Carter)
27. Segala hal lebih seperti mereka di saat ini dibanding hal-hal itu sebelumnya. (Dwight D.Source: www.gila-news.co.cc
9 Cara Membuat Otak Anda Berpikir Lebih Cepat!!
1.Ambillah dosis EPA secukupnya
EPA adalah bahan kimia dalam minyak ikan yang merupakan makanan bagi otak, setiap orang pasti sudah mengetahuinya, jadi mengapa tidak memberikannya kapsul minyak ikan setiap hari untuk meningkatkan kekuatannya. Riset menunjukan bahwa minyak ikan dapat memfasilitasi peningkatan aktivitas pada otak, memperlancar peredaran darah, meningkatkan memori dan konsentrasi.
2. Seks secara teratur
Berhubungan seks dapat melepaskan senyawa kimia yang dapat meningkatkan kekuatan otak, menurut buku terkini “Teach yourself. Training your brain” yang ditulis oleh pengajar senior dan seorang ahli biologi. Seks adalah bentuk sempurna dari latihan, yang juga meningkatkan peredaran darah ke otak. Ia dapat mengurangi stress dan ketegangan yang menurunkan efisiensi kinerja otak.
3. Kerjakan sebuah teka teki
Teka-teki silang, Sudoku atau yang lainnya dapat membuat otak Anda tetap pada kondisi terbaik. Sama seperti otot, jika Anda tidak berlatih secara reguler, ia akan kehilangan kemampuannya untuk bekerja secara maksimal.
4. Pergi berjalan kaki
Tidak ada yang dapat mengalahkan udara segar yang dapat menyegarkan pikiran yang dapat mengurangi percakapan mental yang mengganggu logika dan pikiran konstruktif. Sebuah perjalanan di pinggiran kota, dekat sungai atau sekedar di taman akan membantu Anda menyingkirkan awan kelabu dan membantu pikiran Anda tetap jernih.
5. Mempelajari bahasa baru
Mempelajari bahasa baru dapat sindrom dementia (kemunduran otak) sampai dengan empat tahun menurut artikel yang dimuat pada New Scientist. Alasan pasti untuk hal ini belum diketahui, namun dipercaya bahwa ia memiliki hubungan erat dengan peningkatan perdaran darah dan koneksi saraf yang baik.
6. Tertawa
Tawa bukan saja merupakan obat terbaik, ia juga dapat meningkatkan fungsi otak dan menstimulasi kedua sisi otak pada saat yang bersamaan. Pastikan Anda tertawa setiap harinya.
7. Menjadi kreatifif
Melukislah atau pelajari alat musik yang baru, bergabunglah dengan kelas kesenian walaupun Anda yakin Anda payah dalam hal tersebut. Menjadi kreatif memungkinkan Anda untuk menemukan solusi baru untuk permasalahan yang sudah lama dan meningkatkan kesadaran pada saat yang bersamaan.
8. Belajar melempar barang
Riset dari Universitas Regensburg di Jerman memindai otak dari seorang juggler (pemain sulap yang melemparkan barang) dan menemukan bahwa kegiatan ini dapat meningkatkan struktur otak. Setelah berlatih selama tiga bulan, otak akan menunjukan peningkatan signifikan pada dua bagian, yaitu bagian mid-portal dan posterior intraprietal sulcus kiri.
9. Berhubungan dengan sifat keanak-anakan Anda
Einstein pernah berkata bahwa imajinasi lebih penting daripada pengetahuan dan ia menggunakannya pada beberapa eksperimen yang akhirnya membuatnya menemukan perhitungan paling terkenal sepanjang masa (E=MC2).
Cobalah lihat anak-anak, mereka penuh dengan imajinasi, dan mereka belajar lebih banyak pada tahun-tahun awal kehidupan mereka lebih daripada apa yang kita pelajari selama satu dekade. Bebaskan pikiran Anda dari penjara pikiran “seorang dewasa”, Anda akan menemukan cara berpikir yang belum pernah ada sebelumnya, Anda mungkin akan membuat penemuan besar yang berikutnya.
Source: tepoci.blogspot.com
Berikut ini daftar nomor-nomor Telepon penting daerah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) yang bisa dihubungi sewaktu-waktu apabila diperlukan. Untuk kode daerah Kabupaten Kuansing, nomor Telepon selalu diikuti dengan kode 0760 sebelum nomor tujuan.
Kantor Bupati Kuansing: 0760 561616
Fax Kantor Bupati: 0760 561617
Sekretariat DPRD: 0760 561604
Mapolres (Polisi) Kuansing: 0760 561604
Kejaksaan Negri (Kejari) Taluk Kuantan: 0760 20123
RSUD (Rumah Sakit) Teluk Kuantan: 0760 561858
Pemadam Kebarakan: 0760 20957
Kantor Polisi (Polsek) Kuantan Tengah: 0760 20110
Koramil (Militer) Kuantan Tengah: 0760 20021
Apabila terdapat kesalahan, ketidakvalidan, berganti saluran, atau terdapat nomor Telepon penting wilayah Kabupaten Kuansing diatas salah ketik dalam penerbitan ini mohon kontak pengelola Weblog ini guna diperbaiki serta diperbarui, atas kerjasamanya terima kasih. Source: www.ronaldorozalino.com
Ombak Nyalo Simutu Olang
Ombak Nyalo Simutu Olang adalah sebuah cerita yang telah melegenda di Kabupaten Kuantan Singingi, tepatnya di Desa Pangean. Cerita ini masih melekat erat pada masyarakat Pangean. Bahkan nama Ombak Nyalo Simutu Olang digunakan sebagai nama Jalur di ajang Pacu Jalur, sebuah kebudayaan Kuantan Singingi yang telah menjadi event nasional serta masuk agenda wisata Nasional.
TEMPAT KEJADIAN
Cerita ini tejadi di sebuah desa yang bernama Pangean. Tepatnya disebuah sungai yang bernama Batang Pangean. Pangean adalah suatu negeri yang terletak dalam daerah Kecamatan Pangean Kabupaten Kuantan Singingi.
Tidak berapa jauh dari Pasar Usang, disebelah baratnya mengalir sebuah sungai Batang Pangean. Sungai itu berasal dari anak-anak sungai yang terkenal dengan nama sungai Tesso. Didalam sungai ini hidup berjenis-jenis ikan yang dapat menambah penghasilan rakyat yang hidup disekitarnya.
Apabila sungai ini banjir, air bergerak naik, ikan-ikan mulai memasuki sungai melalui sungai kuantan. Melihat ikan yang begitu banyak, penduduk Pasar Usang dan sekitarnya berebut-rebut menahan lukah untuk menangkap ikan yang masuk menuju ke hulu sungai.Salah satu tempat berkumpulnya ikan-ikan itu adalah disuatu lubuk yang bernama Lubuk Sayak.
Dilubuk inilah masyarakat berebut-rebut memasang lukah, menjala, merosok, meambai dan memosok. Musim kemarau, masyarakat bersiap-siap membuat lukah, jala, ambai dan posok. Alat penangkap ikan yang dianggap paling praktis digunakan untuk menangkap ikan adalah lukah. Untuk daerah rantau kuantan jika air meluap.
Masyarakat disekitar lubuk sayak telah mempersiapkan lukah. Negeri Pangean merupakan suatu negeri yang mempunyai banyak ragam kebudayaan di daerah rantau kuantan. Negeri Pangean merupakan pusat pengembangan olah raga bela diri yang terkenal dengan nama ‘Silat Pangean’.
Menurut orang tua-tua di Pangean ini banyak sekali cerita-cerita rakyat, yang bukti peninggalan cerita itu masih dapat dilihat dan dibuktikan kebenarannya. Dalam buku ini, cerita yang akan diungkapkan, adalah cerita “Ombak Nyalo dan Simutu Olang”.
Jarak negeri Pangean ke kota Teluk Kuantan lebih kurang 35 Km, dengan Pasar Baserah 7 Km. Masyarakat Pangean hidup dari hasil pertanian dan perkebunan. Seni bela diri yang terkenal di daerah ini adalah silat pedang, silat tangan dan silat perisai yang tetap berkembang dan lestari hingga sekarang ini. Kemampuan guru-guru silat dalam mempertahankan dirinya di negeri ini telah banyak membuktikan kemampuannya baik didalam maupun diluar daerah Rantau Kuantan Singingi. Dalam lingkungan pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi, daerah Pangean terletak antara Kecamatan Benai dan Kecamatan Kuantan Hilir. Negeri tetangga yang terdekat dengan Pangean adalah disebelah barat Simandolak dan Siberakun dan disebelah timur berbatasan langsung dengan Baserah.
DUA SEKAWAN MEMASANG LUKAH
Salah satu alat penangkap ikan di negeri Pangean adalah lukah, lukah ini ada yang kecil, ada yang menengah dan ada yang besar. Yang kecil ini untuk menangkap ikan yang kecil, lukah yang sedang untuk menangkap ikan yang sedang pula, sedangkan lukah yang besar untuk menangkap ikan yang besar seperti ikan tapah dan patin.
Menangkap ikan adalah merupakan kegemaran masyarakat. Kebiasaan masyarakat, sebelum membangkit lukah yang besar, mereka terlebih dahulu menjenguk lukah yang kecil yang dipasang dalam sungai-sungai kecil. Menurut lazimnya mereka kerjakan kalau air banjir lukah-lukah penuh berisi ikan lampan atau sejenisnya.
Dua orang datuk yang sangat akrab, yaitu Datuk Topo, penghulu suku Melayu dengan Datuk Siak Pokih penghulu suku Paliang, keakraban kedua datuk ini sangat tinggi. Mereka seperti merpati dua sejoli, laksana pohon aur dengan tebing, seperti kuku dengan jari. Keakraban itu sampai memasang lukah di lubuk sayak. Kalau mendapat ikan selalu dibagi sama banyak. Kalau ikan dijual, ya sama dijual. Malang tak dapat ditolak, untung tak dapat diraih, pada hari pertama kejadian, dua sekawan menjenguk lukahnya tak berisi sama sekali. Umpan dalam lukah habis dimakan ikan, namun ikannya entah kemana. Dalam hati kedua datuk timbul tanda tanya, kecurigaan mulai datang, keinginan untuk membuktikan kasus ini mulai tumbuh, Untuk membuktikan kecurigaan ini, masing-masing mulai menyelidiki.
Siapa pelaku pencuri ikan dalam lukah mereka berdua. Selesai sholat subuh kedua datuk yang sehati dan sejiwa ini berangkat untuk mencari tau siapa yang sebenarnya telah mengambil ikan yang ada didalam lukah mereka. Di pagi buta itu Datuk Topo dan Datuk Siak Pokih bergerak mendekati lukah pertamanya dari kejauhan mereka melihat seorang gadis cantik berjalan di dekat lukah yang sedang terpasang. Gadis itu langsung mengangkat dan mengambil ikan yang ada pada lukah tersebut, pada mulanya kedua datuk ini tidak percaya gadis itu pencuri ikan dalam lukahnya, karena wajahnya yang cantik dan bentuknya yang menarik tidak mungkin seorang pencuri. Kemudian kedua datuk sekawan itu terus mengintip dan mengikuti gerak-gerik gadis itu sampai kepada lukah yang kedua.
Sampai pada giliran pada lukah yang ketiga hari pun sudah semakin terang, wajah sang pencuri semakin jelas, dengan sangat berhati-hati sampai kepada lukah yang keempat, lirikan dan pandangan mata gadis yang menawan itu semakin liar, gerak geriknya semakin mencurigakan, setelah pandang melayang jauh tak ada yang dikuatirkan gadis itupun turun membangkit lukah dan mengambil ikan yang ada di dalam lukah tersebut. Dalam keadaan mengambil ikan itulah, tiba-tiba datuk dua sekawan keluar dari semak-semak dan langsung dan mempergoki dan menangkap sipencuri, tanpa mengadakan perlawanan sipencuri digiring mereka masuk desa.
GADIS KAYANGAN TERTANGKAP MENCURI IKAN
Pagi itu, matahari mulai memancarkan cahayanya menerangi bumi. Sipencuri yang telah berpraktek selama 3 hari, akhirnya tertangkap tangan. Satu-satunya jalan bagi pencuri harus mengakui perbuatannya yang terlarang, dua sekawan tak mau main hakim sendiri. Sipencuri langsung dihadapkan kepada ninik mamak untuk diadili dan diberi hukuman sesuai dengan perbuatannya.
Sebelum gadis cantik itu diberi hukuman oleh ninik mamak, terlebih dahulu sipencuri ditanya oleh dua sekawan, siapa namanya, nama ayah, negeri asal, nama sukunya dan pekerjaannya.
Gadis itu menjawab: “Nama saya adalah Dayang Pinang, anak dari orang bunian, tidak bersuku dan tidak berkampung. Saya adalah seorang gadis yang diusir oleh ibu dan ayah, karena melanggar larangan dan pantangan dalam masyarakat jin di alam kayangan. Saya tidak dibenarkan lagi kembali ke alam kayangan. Kesetiaanku telah dicabut dan saya tidak mungkin untuk kembali lagi ke asalku, karena hidupku yang terlunta-lunta, kepada siapa saya akan mengadu, saya mencuri karena terpaksa. Disamping pekerjaan ini saya lakukan adalah dengan tujuan dan maksud yang terkandung dalam hati, agar saya ditangkap oleh para penghulu dan datuk di negeri ini. Saya telah tahu, bahwa datuk-datuk penghulu dua sekawan tidak akan menyiksa saya, seandainya saya mereka tangkap sekaligus akan mengetahui nasib dan penderitaan bathin yang sedang saya tanggungkan. Seandainya datuk penghulu memang marah pada kelakuan dan perbuatan saya yang tidak baik dan sangat dilarang di desa ini saya mohon ma’af dan berjanji tidak akan melakukan lagi.”
Mendengar pengakuan gadis yang cantik ini, datuk dua sekawan timbul rasa belas kasihan. Mereka berkata: “ Kami tidak akan menghukum, kami akan menjadikan anak kami. Walaupun kamu berasal dari bangsa jin.” Gadis cantik itu berkata : “karena saya telah mengucapkan janji, maka saya akan mengikuti perintah datuk. Kalau saya dibuang akan jauh, kalau digantung saya akan tinggi.”
Menyimak ucapan dan penyampaian gadis ini, datuk penghulu yang berdua, lembaga adat negeri memutuskan : “Kami dari lembaga adat dari suku-suku yang ada dalam negeri, memutus dengan mempertimbangkan pengakuan dari gadis kayangan serta pernyataan yang disampaikan oleh kedua datuk pimpinan suku dalam negeri, bahwa gadis kayangan ini dikembalikan kepada datuk yang berdua.” Demikian pelaksanaan rapat yang berlangsung selama tiga batang rokok ini. Untuk sementara, sesuai dengan perundingan dua sekawan, gadis cantik ini dibawa dahulu kerumah Datuk Topo, penghulu suku Melayu. Tentang ketentuan selanjutnya akan dimusyawarahkan setelah situasi agak tenang.
Kedua datuk ini mengadakan pertemuan, mendudukkan permasalahan gadis yang mereka pungut sewaktu mencari ikan, maka terjadi pertengkaran antara Datuk Topo dengan Datuk Siak Pokih. Datuk Topo berkata : “Kalau gadis ini tidak didudukkan permasalahannya, nasibnya akan sama dengan nasib yang sebelumnya. Saya menginginkan agar dia masuk kedalam suku melayu, karena suku melayu Negeri Pangean ini termasuk suku yang terbesar. Kalau dia masuk suku melayu berarti pemuda dari suku Paliang dan suku Cermin dapat melamarnya untuk dijadikan istri. Seandainya dia tidak dijadikan anak angkat, maka akan berezki adalah orang luar, kita yang merugi.”
Pendapat dan saran yang diutarakan Datuk Topo ini tidak mendapat sambutan yang baik oleh Datuk Siak Pokih. Mereka masing-masing ingin memiliki gadis cantik itu. Pertengkaran kedua sekawan ini tak kunjung berpangkal dan berujung dan mengarah kepada perkelahian mulut dan akan disudahi oleh bentrokan fisik. Keakraban yang terjalin baik selama ini akan pecah, akibat masing-masing mempertahankan pendapat dan keinginan.
Datuk Topo berkata : “Saya tidak menginginkan persahabatan kita yang baik dan kokoh, seperti kuku dengan jari, sekarang akan pecah dan pecahannya akan sirna karena permasahan ini. Terakhir saya nasehatkan, baik kita adakan pertandingan antara dubalang Suku Melayu dengan Dubalang Suku Paliang. Dubalang yang menang dalam pertandingan perkelahian, maka dialah yang berhak mengawini atau menikahi gadis kayangan itu. Yang kalah janganlah berkecil hati, karena masing-masing telah berusaha untuk mendapatkan gadis tersebut.” Pendapat Datuk Topo ini diterima oleh ketua penghulu. Sebagai tanda setuju perlu disadari: “Semenjak kita muda selalu kompak, serumpun bagaikan serai, sebungkus bagaikan nasi, sedoncing bak besi, seciok bak ayam, setelah tua, senja mulai melintas, cahaya kelabu telah terbentang luas, suatu pertanda umur kita tidak beberapa lagi, ajal telah menunggu, kematian datang menjemput, dunia akan ditinggalkan, kehidupan di akhirat perlu jadi perhatian.” Dasar permupakatan itu ditetapkan hari pertandingan perkelahian.
Datuk Penghulu Sutan menetapkan : “Pertandingan itu akan kita adakan tiga bulan lagi.” Datuk Topo menyetujui apa yang dikatakan oleh Datuk Penghulu Sutan. Hasil perundingan yang telah disepakati oleh Datuk Topo kemudian disampaikan kepada Jurai Monti dan Dubalang. Karena Dubalang suku Paliang pada waktu itu tidak ada, maka menurut para Monti baiknya didatangkan dubalang dari Kuntu Darussalam sebagai dubalang kita, dan dialah yang akan mewakili dubalang suku Paliang dalam pertandingan esok.
Menurut Datuk Siak Pokih : “Dubalang dari Kuntu Darussalam itu memang baik, punya ilmu kebathinan yang banyak.” Seorang Monti bertanya : “Kami dari Jurai Monti ingin tahu siapa nama dari dubalang kita itu?”, jawab Datuk Siak Pokih : “Namanya adalah Simutu Olang” Merupakan dubalang yang terkenal dari daerah Kampar Kiri. “Kalau begitu kami dari Monti setuju yang akan bertanding itu adalah Dubalang Simutu Olang, yang diharapkan akan dapat membawa nama baik Suku Paliang.” Monti yang lain berkata : “Mumpung kita dalam mupakat, saya mengusulkan, sebelum akan bertanding, Simutu Olang sudah berada di kampung ini, gunanya untuk mengatur siasat dan strategi yang sangat perlu kita bicarakan.”
Kata Datuk Siak Pokih : “Dalam bertanding, kita jangan memperlihatkan keangkuhan dan kesombongan, kalau kita kalah, kita akan mengakui kekalahan kita, kita harus mengakui kehebatan dan kepintaran lawan. Juga sebaliknya kalau kita menang mereka harus mengakui kemenangan kita.” Setelah ada kesepakatan perundingan, masing-masing setuju untuk mendatangkan Simutu Olang untuk bertanding, dengan kekompakan para Monti demi melaksanakan keputusan datuk dua sekawan masing-masing setuju, semoga segala rencana akan berjalan dengan sukses dan lancar. Dengan adanya pertandingan ini, dikedai-kedai kopi muncul berbagai pendapat. Pendapat-pendapat itu mulai simpang siur. Disebuah kedai kopi seorang datuk penghulu berkata : “Dahulunya Datuk Topo dan Siak Pokih selalu kompak, mereka tak berselisih paham atau berbeda pendapat. Mereka sangat serasi, bahkan silang sengketapun jauh dari mereka. Mereka selalu ikut mengikuti, seiya sekata. Bak pepatah berat sama dipikul dan ringan sama dijinjing, manis sama ditelan, pahit sama dimuntahkan, ke bukit sama mendaki kelurah sama menurun. Tuhan maha kaya yang dapat menciptakan isi alam ini terdiri dari berpasangan dan ada yang berlawanan.
Misalnya ada yang pintar dan ada yang bodoh, persatuan lawannya perpecahan, baik lawannya buruk. Benar sekali apa yang diucapkan orang-orang cerdik pandai dahulunya itu. Bak kata pemuka adat : “Sifat yang sama jangan dipertemukan. Yang harus dipertemukan adalah sifat dan pendapat yang berbeda.” Seisi kedai kopi duduk terdiam mendengarkan perkataan datuk itu. Datuk itu meneruskan lagi perkataannya : “Perbedaan itu dalam negara kita ini, membawa kepada kebenaran yang hakiki. Kadangkala sifat yang sama akan membawa kepada kehancuran, sama-sama sabar mendatangkan malapetaka yang membawa kepada kefatalan. Tuhan telah menciptakan mahluk di dunia ini tidak ada yang sama. Kalau sama tapi berbeda. Kata orang sekarang, serupa tapi tak sama.
Sama bentuk fisik, berbeda pada sikap. Sama wataknya tapi bentuk kulit dan mukanya berbeda. Demikian tuhan menjadikan alam ini sangat bervariasi. Ada gunung ada lembah dan ngarai, ada padang pasir ada hutan belantara, ada samudera dan ada daratan yang maha luas. Ada sungai-sungai yang panjang dan berhenti-hentinya air mengalir ke muara. Dilangit ada bulan, bintang, awan dan hujan, cuaca mendung yang tebal dan gelap, sering-sering diiringi cahaya yang terang dan cerah. Hewan berkeliaran diatas dunia ini juga demikian. Ada yang jinak ada yang liar, ada yang buas dan ada yang memamabiak, ada yang besar dan ada yang paling halus bahkan sangat kecil. Diudara berterbangan burung-burung yang bulunya beraneka ragam, ada yang suaranya merdu menarik perhatian orang.
Pokoknya tidak ada yang sama, tempat sama waktu berbeda. Begitu pula Datuk Topo dan Siak Pokih, dulunya kompak, seiya sekata yang kini telah pecah. Dialam ini tidak ada yang kekal dan abadi, sifatnya selalu berobah. Memang begitu sifat dan kodratnya. Kalau kita mendapat dukungan dari penguasa, dukungan itu hanya sementara. Didesa ini yang berkuasa dalam adat adalah datuk penghulu dan ninik mamak. Penghulu punya anak, cucu dan kemenakan. Punya tanah ulayat yang dipersiapkan untuk kemenakan, mamak dalam adat berfungsi biangkan mencabik, gentingkan diputus, membuang jauh, menggantungkan tinggi, menghitam memutihkan. Yang bersalah dihukum yang berhutang membayar, tangan mencencang bahu memikul. Datuk dua sekawan sama-sama berminat untuk memiliki gadis cantik itu, akhirnya mereka bertengkar yang disudahi dengan adu dubalangnya. Inilah salah satu cara yang diambil jalan keluar untuk menghilangkan rasa ketidaksenangan diantara mereka berdua, adil dalam menimbang, tepat dalam mengukur, akan menghasilkan keputusan yang benar, yang akan dipegang erat, dituruti dan dipatuhi oleh anak cucu dan kemenakan dalam nagori.
(Bersambung………………...) Source: pangean.wordpress.com… Resource: www.ronaldorozalino.com
Kedatangan Bupati Kuansing H.Sukarmis di SMAN Pintar Kuansing dalam
Perpisahan Kelas XII di SMAN Pintar Kuansing TP 2009/2010
Saritilawah Oleh Rizka Faulina dan Penerjemah Al Ustad Suhelmon S.Pd.I M.A
Tari Somba Cerano Budaya Kuansing yang di Tarikan Oleh Siswa SMAN Pintar
Siswa Kelas XII IPA TP 2009/2010 (Sang Perintis) SMAN Pintar Kuansing
Orang Tua Wali Siswa Kelas XII IPA SMAN Pintar Kuansing TP 2009/2010
Penyerahan Siswa Kepada Orang Tua Siswa oleh Bapak Kepala SMAN Pintar ; H. Zulhefis S.Pd
Penampilan Seni Musik Paduan Suara Kelas XII IPA (Sang Perintis) dari SMAN Pintar
Sambutan dari Perwakilan Orang Tua Siswa Kelas XII IPA (Sang Perintis)
Sambutan Kepala Dinas Pendidikan Kuansing H. Alwis M.Si
Bupati Kuansing H.Sukarmis, Ketua DPRD Kuansing; Muslim S.Sos, Waka Polres, Kadis Kuansing, Camat Kuantan Tengah Agusmandar S.Sos sedang Berapresiasi Penampilan Kreatifitas Seni di SMAN Pintar
Sambutan Waka Polres Kuansing
Sambutan Bupati Kuansing H.Sukarmis
H.Sukarmis, Muslim S.Sos dan Pejabat Tinggi Kuansing menikmati hidangan yang telah disediakan
Penampilan Seni Musil Islami Nasyid Miftahul Jannah
Tari Betobo Budaya Kuansing yang Tarikan Oleh Siswa SMAN Pintar dengan iringan musik randai. H. Sukarmis Bupati Kuansing di Daulatr untuk mengikuti randai bersama-sama SMAN Pintar
Penampilan Seni Musik Grup Bang G-Nuse Part II di bawah bimbingan Ronaldo Rozalino S.Sn
Poto Bersama Usai Acara Perpisahan Ke;as XII IPA TP 2009/2010 di SMAN Pintar
H.Sukarmis Bupati Kuansing Poto Bersamam dengan Siswa SMAN Pintar
Penampilan Seni Musik Grup Bang G-Nuse Part di bawah bimbingan Ronaldo Rozalino S.Sn
Majelis Guru SMAN Pintar Bernyanyi bersama di ikuti oleh siswa SMAN Pintar dengan iringan musik NC Musik dengan lagu Kemesrraan
Penampilan Grup Musik Cincin dari Grup Band dari Kuansing
Cendramata dari Siswa SMAN Pintar kepada SMAN Pintar yang dalam hal ini diterima oleh Kepala SMAN Pintar H.Zulhefis S.Pd
Civitas SMAN Pintar bersalam-salaman sebagai bentuk silaturahiim untuk melepas kepergian kelas XII IPA (Sang Perintis) dengan suasana yang penuh hidmat dan penuh haru, hampir keseluruhan cicitas SMAN Pintar meneteskan air mata karena merasakan dekatnya dan eratnya perjuangan siswa Kelas XII IPA SMAN Pintar Kuansing
Senin.26 April 2010 di SMAN Pintar Kuansing Mengadakan Kegiatan Perpisahan Kelas XII di SMAN Pintar Kuansing TP 2009/2010.
Dihadiri Bupati Kuansing; H.Sukarmis, Ketua DPRD; Muslim S.Sos, Kadis Pendidikan; Alwis M,Si, Kabis SMA/SMK; Drs.Yuli Hermanto MM, Waka Polres, Camat Kuantan Tengah; Agusmandar S.Sos, Kepala SMAN Pintar; H. Zulhefis S.Pd, Kepala Sekolah SD, SLTP, SLTA Kuantan Tengah, Orang Tua Wali Murid Kelas XII IPA SMAN Pintar, dan Civitas SMAN Pintar Kuansing.
Acara yang berlangsung cukup meriah ini, bertepatan dengan keluarnya no kelulusan UN TP 2009/2010 se Indonesia. Alhamdulillah SMAN Pintar Kuansing, meraih sukses yang baik berkat doa dan dukungan masyarakat Kuansing, SMAN Pintar berhasil meluluskan siswanya yang berjumlah 60 Orang dengan 100 %.
Beberapa materi dari kegiatan Perpisahan Kelas XII di SMAN Pintar Kuansing TP 2009/2010 ini, menampilkan berbagai kreatifitas seni yang berada di SMAN Pintar Kuansing yang langsung di bimbing dan bina Ronaldo Rozalino S.Sn selaku guru Seni Budaya SMAN Pintar Kuansing yang juga selaku Humas SMAN Pintar.
Acara yang dimulai 09.00 s/d 17.00 berlangsung dengan baik, sukses dan lancar tanpa ada hambatan, berkat dari keberkahan Allah SWT yang diberikan Nya…. Terima Kasih Ya Allah Ya Rahman Ya Rahiim, Engkau berikan yang terbaik bagi Civitas SMAN Pintar.
Semoga dengan lulusan Sang Perintis nama yang diberikan bagi lulusan Perdana kelas XII IPA SMAN Pintar, akan memajukan pendidikan Kuansing kedepannya. AMin.
Selamat Jalan dan Berjuang Kembali Sang Perintis (Kelas XII IPA SMAN Pintar) Semoga Allah SWT selalu meridhoi, merahmati, melindungi, mencerahkan hati dan pikiran Ananda Semuanya dalam mencapai, menggapai Cita-Cita Impian Ananda semuanya. Amin
Source: www.ronaldorozalino.com
My Bisnis Online & Offline (BP Grup)
Best Friend
Bisnis Online Succes (BOS)
-
ANISA SKIN CARE ( KOSMETIK HERBAL, AMAN, DAN BEBAS MERKURI ) - ANISA SKIN CARE ( KOSMETIK HERBAL, AMAN, DAN BEBAS MERKURI ) [image: Cream Annisa Ok] Harga RP.150.000,- (Belum Ongkos Kirim) DAPATKAN kulit muka yang...13 tahun yang lalu
-
