TANGERANG (SI) – Pelajar Indonesia kembali menorehkan prestasi tingkat dunia. Kali ini, sebanyak 13 pelajar Indonesia mendapatkan medali emas saat mengikuti lomba matematika yang diikuti delapan negara di Singapura, 21–24 Agustus 2009.
Ke-13 pelajar itu adalah Andriazka Mayreswara Dewa dari SD Al-Azhar 9 Kemang Pratama, Keyla Cahya Athalia dari SD Al- Azhar 9 Kemang Pratama,Muhammad Farhan SD Al-Azhar 5 Kemayoran, Nadhira Salsabila dari SD Al-Azhar 1 Jakarta, Agasha Kareef Ratam dari SD Al-Azhar 1 Pondok Labu,Kevin Pratama Rusli dari SDK BPK Penabur 11, dan Nicholas Steven Husada dari SD Universal Jakarta.
Kemudian, Rezky Arizaputra dari SD Al-Azhar 13 Rawamangun, Muhammad Rais Fathin dari SMP Negeri 1 Bogor,Bivan Alzacky Harmanto dari SMP Lab School Jakarta, Muhammad Rizki Rahmanda dari SMPN 115 Jakarta, Tobi Moektijono dari SMA Ipeka Internasional,dan Hilmi Fadli dari SMA Negeri 6 Bogor.
Juru Bicara Klinik Pendidikan MIPA (KPM) Widya Suratini mengatakan, sebenarnya Indonesia mengirimkan 75 orang dalam ajang ini. ”Jumlah ini merupakan jumlah terbesar sepanjang sejarah Indonesia mengirimkan kompetisi matematika tingkat internasional,” kata Widya seusai mendampingi ke-13 pelajar berprestasi itu saat tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tengerang, kemarin.
Widya mengatakan, jumlah itu merupakan hasil seleksi KPM setiap tahun dalam mengadakan kelas berbakat. Setelah disatukan dengan siswa berbakat lainnya, ujar dia, mereka kemudian dites dan dibina selama satu tahun. Finalis yang terpilih,ungkap dia, akan mengikuti karantina KPM untuk kemudian dipilih siswa yang berhak mengikuti Internasional Mathematics Contest.
”Lomba ini diikuti delapan negara, yakni China, Singapura, Hong Kong, Filipina,Taiwan, Malaysia, India, dan Indonesia dengan total jumlah peserta mencapai 557 siswa,”jelas Widya. Salah seorang peraih medali emas, Bivan Alzacky Harmanto dari SMP Lab School Jakarta, mengaku bangga dengan prestasi yang diraihnya tersebut.
Sebab, selama mengikuti kejuaraan matematika internasional ini, dirinya hanya bisa meraih medali perak. ”Saya sebelumnya selalu dapat medali perak, tapi kali ini baru berhasil mendapatkan emas,” ungkapnya. Dia mengaku, materi soal yang diberikan dalam lomba matematika internasional ini cukup menyulitkan.Di antaranya,10 soal pilihan ganda,10 soal isian singkat, dan 2 soal uraian. Di antara soalsoal itu,jelas dia,ada soal geometri dan aritmatika. (denny irawan)
Sumber:http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/265097/
Pembacaan Ayat Suci Alqur'an Oleh Muslkimawati S.Pd.I dan Febi Tri Wahyuni S.S
Sambutan H. Zulhefis S.Pd Kepala SMA Pintar Kuantan Singingi. Acara Marhaban Ya Ramadhan 1430 H 2009 M ( Menyambut Bulanm Ramadhan 1430 H )
Acara Arisan Rutin Darma Wanita SMA Pintar Kuantan Singingi di acara Marhaban Ya Ramadhan 1430 H 2009 M. Pada Saat itu yang mendapatkan keberuntungan dalam arisannya: Liza Despianti S.Pd dan Herlianti S.Pd
Suasana Makan Bersama Guru dan Darma Wanita SMA Pintar Kuantan Singingi
Menu Makanan Lontong Sayur dan Semangka yang nikmat dan segar sekali
Setelah makan bersama Guru dan Darma Wanita SMA Pintar Kuantan Singingi doa bersama yang pimpin oleh Ahmad Kamami S.Pd dan bersilaturahmi untuk mempererat kekeluargaan Civitas SMA Pintar Kuantan Singingi
Bermaaf-maafan Guru dan Darmawanita SMA Pintar Kuantan Singingi dalam menyambut bulan Ramadhan 1430 H 2009 M
Guru dan Darmawanita SMA Pintar Kuantan Singingi mengucapkan
Marhaban ya Ramadhan 1430 H 2009 M semoga bulan Ramadhan ini menjadi pencerahan hati dan pikiran Kita Semua. Amin.
Seluruh Kota-kota di Indonesia:
Berikut ini adalah jadwal Imsakiyyah untuk wilayah seluruh kota-kota di Indonesia,
Jadwal puasa tersebut berlaku dari tahun 1317-9665 H = 1900 – 9999 M, untuk semua kota-kota besar di Indonesia. File tersebut berformat worksheet xls. Silahkan ubah nama kota sesuai keinginan anda.
Informasi berikut dari sang pakar pembuat jadwal ini,
Berikut sampel tampilan Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1430 H. Jadwal yang bisa langsung dicetak dan ditempel adalah dalam format PDF, maka sebelum Anda mendownload jadwal ini, pastikan bahwa anda telah menginstall Adobe Reader pada PC atau Laptop anda. Jadwal saya buat dengan koordinat Masjid Jami’ atau Masjid Agung masing-masing kota.
Tampilan Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1430 H
Sampel Jadwal di atas adalah untuk kota Surakarta dan sekitarnya.
Bagi yang memerlukan Jadwal Imsakiyah 1430 H, untuk Kota-kota lain, silahkan pesan dan saya akan berusaha menyiapkan link downloadnya di blog ini.
Berikut Jadwal Imsakiyah yang siap didownload:
SUMATERA
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_NAD
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_Medan
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_Padang
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_Jambi
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_Pekanbaru
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_Bengkulu
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_Palembang
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_Bandar_Lampung
Jadwal_Imsakiyah Ramadhan_1430_pakarfisika_Bangka_Tengah
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_Pangkal_Pinang
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_Batam
JAWA BARAT / DKI
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_Jakarta
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_Bogor
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_Cirebon
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_Ciamis
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_Banten
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_Tangerang
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_Bandung
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_Kuningan
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_Majalengka
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_Sukabumi
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_Karawang
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_Indramayu
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_Depok
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_Subang
JAWA TENGAH
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_Salatiga
Jadwal_Imsakiyah Ramadhan_1430_pakarfisika_Surakarta
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_Semarang
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_Rembang
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_Kebumen
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_Purbalingga
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_Banyumas
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_Brebes
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_Tegal
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_Demak
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_Kudus
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_Jepara
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_Blora
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_Klaten
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_Karanganyar
Jadwal_Imsakiyah_1430_pakarfisika_Grobogan
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_Purwodadi
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_Magelang
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_Wonogiri
DIY
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_Bantul
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_Kodya_Yogyakarta
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_Sleman
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_Wates_Kulonprogo
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_Wonosari
JAWA TIMUR
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_Surabaya
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_Pasuruan
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_Malang
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_Madiun
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_Lamongan
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_Kediri
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_Gresik
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_Mojokerto
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_Sidoarjo
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_Jember
MADURA
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_Bangkalan
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_Sumenep
BALI
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_Denpasar
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_Singaraja
NTB
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_Mataram
NTT
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_Kupang
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_LabuhanBajo
KALIMANTAN
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_Pontianak
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_Palangkaraya
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_Banjarmasin
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_Balikpapan
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_Bontang
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_Samarinda
Jadwal_Imsakiyah_1430_pakarfisika_Berau
Jadwal_Imsakiyah_1430_pakarfisika_TanahBumbu
Jadwal_Imsakiyah_1430_pakarfisika_Tarakan
SULAWESI
Jadwal_Imsakiyah_1430_pakarfisika_Barru
Jadwal_Imsakiyah_1430_pakarfisika_Makassar
Jadwal_Imsakiyah_1430_pakarfisika_Pankep
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_Mamuju
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_Manado
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_Palu
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_Palopo
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_Poso
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_Kendari
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_Gorontalo
Jadwal_Imsakiyah_1430_pakarfisika_Sidrap
Jadwal_Imsakiyah_1430_pakarfisika_Pinrang
Jadwal_Imsakiyah_1430_pakarfisika_Parepare
MALUKU
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_Ternate
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_Ambon
jadwal_ramadhan_1430_pakarfisika_obi
PAPUA
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_Sorong
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_Manokwari
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_Jayapura
Jadwal_Imsakiyah_Ramadhan_1430_pakarfisika_Merauke
Jadwal_Imsakiyah_1430_pakarfisika_Timika
LUAR NEGERI
Jadwal_Imsakiyah_1430_pakarfisika_Cairo_Mesir
Bila Memungkinkan, Saya sangat senang dibantu memproses Jadwal Imsakiyah dengan menyebutkan :
1. Nama Kota/Kabupaten/Wilayah (Minimal tingkat Kecamatan)
2. Koordinat Lintang Selatan/Utara
3. Koordinat Bujur Timur (Barat, untuk wilayah non Indonesia)
4. Ketinggian di atas permukaan air laut
>1st update: 15 Rojab 1430 H
>>2nd update: 17 Rojab 1430 H
>>>3rd update: 18 Rojab 1430 H
>>>>4th update : 11 Sya’ban 1430 H
>>>>>5th update : 15 Sya’ban 1430 H
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
>>>>>6th update : 20 Sya’ban 1430 H:
Kepada Ikhwan dan Akhwat yang mengambil file Jadwal di atas, bilamana ada kesulitan mencetak; berikut bisa membantu yakni file dalam format MS Excel:
- silahkan ambil, lalu
- jalankan, dan ketikkan Nama Kota
- dan siap dicetak halaman yang diperlukan.
[ Download Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1430 H ] format MS Excel
atau kopi-paste url ini, dibrowser:
http://www.ziddu.com/download/6024944/jadwal_ramadhan_1430_pakarfisika_final.xls.html
[ Download Jadwal Imsakiyah Ramadhan 1430 H ] format RAR / ZIP
http://www.ziddu.com/download/6026778/jadwal_ramadhan_1430_pakarfisika_final.rar.html
~~~~~
Hal sepele yang tidak saya sadari, karena usai membuat PDF untuk materi Peneltian, setting belum diubah, maka sebagian file jadwal di atas memang masih terprotek, dan ‘mengganggu’ bagi yang akan mencetak/mengeprintnya. Semoga khilaf saya diampuni oleh-Nya…dan semoga buang-buang waktunya-mas ‘urang subang’ tetap mendapat barokah dari-Nya, karena darinya saya menjadi tahu…
Selamat menjalankan Ibadah Ramadhan…insya Alloh tahun 1430 H ini ummat Islam Indonesia mayoritas akan serempak.
———————————pakarfisika.wordpress.com
Berikut adalah kota-kota yang terdaftar dalam software ini:
Sumber:oaseadwan.info
Ramadhan “
Do’a hari – 1
Yaa Allah! Jadikanlah puasaku sebagai puasa orang-orang yang benar-benar berpuasa. Dan ibadah malamku sebagai ibadah orang-orang yang benar-benar melakukan ibadah malam. Dan jagalah aku dan tidurnya orang-orang yang lalai. Hapuskanlah dosaku … Wahai Tuhan sekalian alam!!
Dan ampunilah aku, Wahai Pengampun para pembuat dosa.
Do’a hari – 2
Yaa Allah! Dekatkanlah aku kepada kenidloan-MU dan jauhkanlah aku dan kemurkaan serta balasan-MU. Berilah aku kemampuan untuk membaca ayat-ayat-MU dengan rahmat-MU, Wahai Maha Pengasih dad semua Pengasih!!
Do’a hari – 3
Yaa Allah! Berikanlah aku rizki akal dan kewaspadaan. dan jauhkanlah aku dari kebodohan dan kesesatan. Sediakanlah bagian untukku dari segala kebaikan yang KAU turunkan, demi kemurahan-MU, Wahai dzat Yang Maha Dermawan dari semua dermawan!
Do’a hari – 4
Yaa Allah! Berikanlah kekuatan kepadaku, untuk menegakkan perintah-perintah-MU, dan berilah aku manisnya bendzikin mengingat-MU. Berilah aku kekuatan untuk menunaikan syukur kepada-MU, dengan kemuliaan- MU. Dan jagalah aku dengan penjagaan-MU dan perlindungan-MU, Wahai dzat Yang Maha Melihat.
Do’a hari – 5
Yaa Allah! Jadikanlah aku diantara orang-orang yang memohon ampunan, dan jadikanlah aku sebagai hamba-MU yang sholeh dan setia serta jadikanlah aku diantara Auliya’- MU yang dekat disisi-MU, dengan kelembutan-MU, Wahai dzat Yang Maha Pengasih di antara semua pengasih.
Do’a hari – 6
Yaa Allah! Janganlah Engkau hinakan aku karena perbuatan maksiat terhadap-MU, dan janganlah Engkau pukul aku dengan cambuk balasan-MU. Jauhkanlah aku dari hal-hal yang dapat menyebabkan kemurkaan-MU, dengan anugerah dan bantuan-MU, Wahai puncak keinginan orang-orang yang berkeinginan!
Do’a hari – 7
Yaa Allah! Bantulah aku untuk melaksanakan puasanya, dan ibadah malamnya. Jauhkanlah aku dari kelalaian dan dosa-dosanya. Dan berikanlah aku dzikir berupa dzikir mengingat-MU secara berkesinambungan, dengan Taufiq- MU, Wahai Pemberi Petunjuk orang-onang yang sesat.
Do’a hari – 8
Yaa Allah! Berilah aku rizki berupa kasih sayang terhadap anak-anak yatim dan pemberian makan, serta penyebaran salam, dan pergaulan dengan orang-onang mulia, dengan kemuliaan-MU, Wahai tempat berlindung bagi orang-orang yang berharap
Do’a hari – 9
Yaa Allah! Sediakanlah untukku sebagian dari rahmat-MU yang luas, dan beriknalah aku petunjuk kepada ajaran- ajaran-MU yang terang, dan bimbinglah aku menuju kepada kerelaan-MU yang penuh dengan kecintaan-MU, Wahai harapan orang-orang yang rindu.
Do’a hari – 10
Yaa Allah! Jadikanlah aku diantara orang-orang yang bertawakkal kepada-Mu, dan jadikanlah aku diantara orang- orang yang menang disisi-MU, dan jadikanlah aku diantara orang-orang yang dekat kepada-MU dengan ikhsan-MU, Wahai Tujuan orang-orang yang memohon.
Do’a hari – 11
Yaa Allah! Tanamkanlah dalam diriku kecintaan kepada perbuatan baik, dan tanamkanlah dalam diriku kebencian terhadap kemaksiatan dan kefasikan. Jauhkanlah dariku kemurkaan-MU dan api neraka dengan pertolongan-MU, Wahai Penolong orang-orang yang meminta pertolongan.
Do’a hari – 12
Yaa Allah! Hiasilah diriku dengan penutup dan kesucian. Tutupilah diriku dengan pakaian qana’ah dan kerelaan. Tempatkanlah aku di atas jalan keadilan dan sikap tulus. Amankanlah diniku dari setiap yang aku takuti dengan penjagaan-MU, Wahai penjaga orang-orang yang takut.
Do’a hari – 13
Yaa Allah! Sucikanlah diriku dari kekotoran dan kejelekan. Berilah kesabaran padaku untuk menenima segala ketentuan. Dan berilah kemampuan kepadaku untuk bertaqwa, dan bergaul dengan orang-orang yang baik dengan bantuan-MU,Wahai Dambaan orang-orang miskin.
Do’a hari – 14
Yaa Allah! Janganlah.Engkau hukum aku, karena kekeliruan yang kulakukan. Dan ampunilah aku dari kesalahan-kesalahan dan kebodohan. Janganlah Engkau jadikan diriku sebagai sasaran bala’ dan malapetaka dengan kemualian-MU, Wahai Kemulian kaum Muslimin.
Do’a hari – 15
Yaa Allah! Berilah aku rizki berupa ketaatan orang-orang yang khusyu’. Dan lapangkanlah dadaku dengan taubatnya orang-orang yang menyesal, dengan keamanan-MU, Wahai Keamanan untuk orang-orang yang takut.
Do’a hari – 16
Yaa Allah! Berilah aku kemampuan untuk hidup sebagaimana kehidupan orang-orang yang baik. Dan jauhkanlah aku dari kehidupan bersama orang-orang yang jahat. Dan naungilah aku dengan rahmat-MU hingga sampai kepada alam akhirat. Demi ketuhanan-MU Wahai Tuhan seru sekalian alam.
Do’a hari – 17
Yaa Allah! Tunjukkanlah aku kepada amal kebajikan dan penuhilah hajat serta cita-cita-ku. Wahai Yang Maha Mengetahui keperluan, tanpa pengungkapan permohonan. Wahai Yang Maha Mengetahui segala yang ada didalam hati seluruh isi alam. Sholawat atas Mohammad dan keluarganya yang suci.
Do’a hari – 18
Yaa Allah! Sadarkanlah aku akan berkah-berkah yang terdapat di saat saharnya. Dan sinarilah hatiku dengan terang cahayanya dan bimbinglah aku dan seluruh anggota tubuhku untuk dapat mengikufi ajaran-ajarannya, Demi cahaya-Mu Wahai Penerang hati para arifin.
Do’a hari – 19
Yaa Allah! Penuhilah bagianku dengan berkah-berkahnya, dan mudahkanlah jalanku menuju kebaikan-kebaikannya. Janganlah Kau jauhkan aku dari ketertedmaan kebaikan- kebaikannya, Wahai Pemberi petunjuk kepada kebenaran yang terang.
Do’a hari – 20
Yaa Allah! Bukakanlah bagiku pintu-pintu sorga dan tutupkanlah bagiku pintu-pintu neraka, dan berikanlah kemampuan padaku untuk membaca AI-Quran Wahai Penurun ketenangan di dalam hati orang-orang Mu’min.
Do’a hari – 21
Yaa Allah! berilah aku petunjuk menuju kepada keridloan- MU. Dan janganlah Engkau beri jalan kepada setan untuk menguasaiku. Jadikanlah sorga bagiku sebagai tempat tinggal dan peristirahatan, Wahai Pemenuh keperluan orang- orang yang meminta.
Do’a hari – 22
Yaa Allah! Bukakanlah bagiku pintu-pintu karunia-MU, turunkan untukku berkah-berkahmu. Berilah kemampuan untukku kepada penyebab-penyebab keridloan-MU, dan tempatkanlah aku di dalam sorga-MU yang luas, Wahai Penjawab doa orang-orang yang dalam kesempitan.
Do’a hari – 23
Yaa Allah! Sucikanlah aku dari dosa-dosa, dan bersihkanlah diriku dari segala aib. Tanamkanlah ketaqwaan di dalam hatiku, Wahai Penghapus kesalahan onang-orang yang berdosa.
Do’a hari – 24
Yaa Allah! Aku memohon kepada-MU hal-hal yang mendatangkan keridloan-MU, dan aku berlindung dengan- MU dan hal-hal yang mendatangkan kemarahan-MU, dan aku memohon kepada-MU kemampuan untuk mentaati-MU serta menghindari kemaksiatan tenhadap-MU, Wahai Pemberi para peminta.
Do’a hari – 25
Yaa Allah! Jadikanlah aku orang-.orang yang mencintai Auliya-MU dan memusuhi musuh-musuh MU. Jadikanlah aku pengikut sunnah-sunnah penutup Nabi-MU, Wahai Penjaga hati para Nabi.
Do’a hari – 26
Yaa Allah! Jadikanlah usahaku sebagai usaha yang disyukuri, dan dosa-dosaku diampuni, amal perbuatan ku diterima, dan seluruh aibku ditutupi, Wahai Maha Pendengar dan semua yang mendengar.
Doa hari – 27
Yaa Allah! Rizkikanlah kepadaku keutamaan Lailatul Qadr, dan ubahlah perkara-perkaraku yang sulit menjadi mudah. Terimalah permintaan maafku, dan hapuskanlah dosa dan keslahanku, Wahai Yang Maha Penyayang terhadap hamba- hambanya yang sholeh.
Do’a hari – 28
Yaa Allah! Penuhkanlah hidupku dengan amalan-amalan Sunnah, dan muliakanlah aku dengan terkabulnya semua permintaan. Dekatkanlah perantaraanku kepada-MU diantara semua perantara, Wahai Yang tidak tersibukkan oleh permintaan orang-orang yang meminta.
Do’a hari – 29
Yaa Allah! Liputilah aku dengan rahmat dan benikanlah kepadaku Taufiq dan penjagaan. Sucikanlah hatiku dan noda-noda fitnah wahai pengasih terhadap hamba- hambaNYA yang Mu’min.
Do’a hari – 30
Yaa Allah! Jadikanlah puasaku disertai dengan syukur dan penerima di atas jalan keridloan-MU dan keridloan Rasul. Cabang-cabangnya kokoh dan kuat berkat pokok-pokoknya, Demi kenabian Mohammad dan keluarganya yang suci, dan segala puji bagi Allah Tuhan sekalian alam.
Sumber:dennyhendrata.wordpress.com
Abu Umamah ra berkata:
“Ya Rasulullahu Saw tunjukkan padaku amalan yang bisa memasukanku ke syurga.” Beliau menjawab: “Atasmu puasa, tidak ada (amalan) yang semisal dengan itu.”11 HR. an-Nasa’i
Dalam menyambut bulan Ramadhan, seringkali kita tidak punya persiapan sama sekali. Sehingga ketika datang bulan yang istimewa ini, sikap kita terhadap kedatangan bulan ini adalah seperti bulan-bulan biasa saja. Bahkan kadang-kadang kita menganggap bahwa bulan istimewa ini akan mendatangkan banyak beban. Na’udzubillah min dzalik! Dan seringkali juga kita tidak tahu tentang hukum-hukum syara’ yang terkait dengan bulan Ramadhan. Sehingga kita akan banyak melihat orang Islam yang melanggar hukum-hukum syara’ yang terkait di bulan Ramadhan.
Oleh karena itu ada beberapa persiapan yang patut dilakukan. Persiapan tersebut guna mendapatkan buah Ramadhan yang mahal dan dapat melakukan amaliyahnya secara optimal dan maksimal. Sehingga bukan saja merasa senang dan gembira dengan datangnya Ramadhan akan tetapi memang sudah dipersiapkan sematang mungkin untuk berlomba-lomba dalam aktifitas kebajikan.
1. Persiapan Nafsiyah
Yang dimaksudkan dengan mempersiapkan nafsiyah adalah menyambut dengan hati gembira bahwasanya Ramadhan datang sebagai bulan untuk mendekatkan diri pada Allah SWT. Maknawiyah yang siap akan memandang Ramadhan bukan sebagai bulan penuh beban melainkan bulan untuk berlomba-lomba meningkatkan kualitas ubudiyah dan meraih derajat tertinggi di sisi Allah SWT.
Persiapan nafsiyah merupakan hal yang penting untuk diperhatikan dalam upaya memetik manfaat sepenuhnya dari ibadah puasa. Tazkiyatun nafsi (kesucian jiwa) akan melahirkan keikhlasan, kesabaran, ketawakalan dan amalan-amalan hati lainnya, yang akan menuntun seseorang kepada jenjang ibadah yang berkualitas dan kuantitas. Dan salah satu cara untuk mempersiapkan jiwa dan spritual untuk menyambut bulan Ramadhan adalah dengan jalan melatih dan memperbanyak ibadah-ibadah di bulan-bulan sebelumnya (minimal di bulan Sya’ban), sebagaimana yang dijelaskan dalam hadits ‘Aisyah ra:
“Belum pernah Rasulullah Saw berpuasa (sunnah) di bulan-bulan lain, sebanyak yang ia lakukan di bulan Sya’ban.” [HR. Muslim].
Seorang yang menjalani ibadah puasa di Bulan Ramadhan tanpa memiliki kesiapan secara nafsiyah dikhawatirkan puasanya akan menjadi sia-sia sebagaimana hadits Rasulullah Saw dengan sabdanya. Dari Abu Hurairah ra berkata, bersabda Rasulullah Saw:
“Berapa banyak orang berpuasa, tidak mendapatkan sesuatu pun dari puasanya kecuali lapar. Dan berapa banyak orang yang shalat malam, tidak mendapatkan sesuatu pun dari shalatnya melainkan hanya bergadang.” [HR. Ibnu Majah].
2. Persiapan Tsaqafiyah
Untuk dapat meraih amalan di bulan Ramadhan secara optimal maka diperlukan pemahaman yang mendalam mengenai fiqh ash-shiyâm. Oleh karena itu persiapan tsaqafiyah tidak kalah penting bagi seseorang untuk mendapatkannya. Dengan pemahaman fiqh ash-shiyâm yang baik dia akan memahami dengan benar mana perbuatan yang dapat merusak nilai shiyamnya dan mana perbuatan yang dapat meningkatkan nilai dan kualitas shiyamnya.
Dari Mu’adz bin Jabal ra:
“Hendaklah kalian memperhatikan ilmu, karena mencari ilmu karena Allah adalah ibadah.”
Imam Ibnu Qayyim al-Jauziyah mengomentari hadits diatas, “Orang berilmu mengetahui tingkatan-tingkatan ibadah, perusak-perusak amal, dan hal-hal yang menyempurnakannya dan apa-apa yang menguranginya.” Suatu amal perbuatan tanpa dilandasi ilmu, maka kerusakannya lebih banyak daripada kebaikannya, dan hanya dengan ilmu kita dapat mengetahui kaifiat berpuasa dan shalat yang benar serta sesuai dengan syariat Islam.
Jembatan menuju kebenaran adalah ilmu, dan siapa yang menempuh perjalanan hidupnya dalam rangka menuntut ilmu maka Allah SWT akan memudahkan baginya jalan menuju Surga. Dari Abu Hurairah ra berkata, Rasulullah Saw bersabda:
“Barangsiapa yang berjalan untuk menuntut ilmu, niscaya Allah SWT memudahkan baginya jalan menuju Surga.” [HR. Muslim].
3. Persiapan Jasadiyah
Tidak dapat dipungkiri bahwa aktifitas Ramadhan banyak memerlukan kekuatan fisik, untuk shiyamnya, tarawihnya, tilawahnya dan aktifitas ibadah lainnya. Dengan kondisi fisik yang baik dapat melakukan ibadah tersebut tanpa terlewatkan sedikitpun juga. Karena bila kondisi fisik tidak prima terbuka peluang untuk tidak melaksanakannya amaliyah tersebut dengan maksimal, bahkan dapat terlewatkan begitu saja. Padahal bila terlewatkan nilai amaliyah Ramadhan tidak dapat tergantikan pada bulan yang lain.
4. Persiapan Maliyah
Persiapan materi ini bukanlah untuk beli pakaian baru atau bekal perjalanan pulang kampung atau untuk membeli kue-kue iedul fitri. Akan tetapi untuk infaq, shadaqah dan zakat. Sebab nilai balasan infaq, shadaqah dan zakat akan dilipat gandakan sebagaimana kehendak Allah SWT.
Imam at-Tirmidzi meriwayatkan:
“Rasulullah pernah ditanya, ‘Sedekah apakah yang paling utama?’ Beliau menjawab, ‘Seutama-utamanya sedekah adalah sedekah di bulan Ramadhan’.”12
Oleh karena itu, sebaiknya aktivitas ibadah di Bulan Ramadhan harus lebih mewarnai hari-hari kita ketimbang aktivitas mencari nafkah atau yang lainnya. Pada bulan ini setiap Muslim dianjurkan memperbanyak amal kebajikan, shadaqah, memberi makan, dan lain-lain. Karena itu, seyogyanya dibuat sebuah agenda maliyah yang memprediksikan pengeluaran dan pendapatan selama bulan Ramadhan. Dengan jelas posisi keuangan kita dapat melakukan penjadwalan dan mengalokasikan shadaqah dan infaq serta makanan yang akan kita berikan sepanjang bulan itu. Karena moment Ramadhan merupakan moment yang paling tepat dan utama untuk menyalurkan ibadah maliyah kita.
Bulan Ramadhan merupakan bulan muwâsah (bulan santunan). Sangat dianjurkan memberi santunan kepada orang lain, betapapun kecilnya. Pahala yang sangat besar akan didapat oleh orang yang tidak punya, manakala ia memberi kepada orang lain yang berpuasa, sekalipun cuma sebuah kurma, seteguk air atau sesendok nasi.
Rasulullah Saw pada bulan Ramadhan ini sangat dermawan, sangat pemurah. Digambarkan bahwa sentuhan kebaikan dan santunan Rasulullah Saw kepada masyarakat sampai merata, lebih merata ketimbang sentuhan angin terhadap benda-benda di sekitarnya. Hal ini sebagaimana diceritakan oleh Ibnu ‘Abbas ra:
“Nabi Saw adalah orang yang paling dermawan, dan beliau lebih dermawan pada bulan Ramadhan, saat beliau ditemui Jibril untuk membacakan kepadanya al-Qur’an. Jibril menemui setiap malam pada bulan Ramadhan, lalu membacakan kepadanya al-Qur’an. Rasulullah Saw ketika ditemui Jibril lebih dermawan dalam kebaikan daripada angin yang berhembus.”[HR. Bukhari dan Muslim].13
Santunan dan sikap ini sudah barang tentu tidak dapat dilakukan dengan baik kecuali manakala jauh sebelum Ramadhan telah ada persiapan-persiapan materi yang memadai. Termasuk dalam persiapan maliyah adalah mempersiapkan dana agar dapat beri’tikaf dengan tenang tanpa memikirkan beban ekonomi untuk keluarga. Untuk itu, mesti dicari tabungan dana yang mencukupi kebutuhan di bulan Ramadhan.
5. Persiapan Ramadhan Untuk Anak Kita
Dalam menyambut bulan Ramadhan, kadangkala kita lupa/tidak pernah mempersiapkan anak-anak yang masih kecil dan baru akan belajar puasa
Mengantarkan anak untuk berpuasa dan memahami maknanya, sungguh bukan pekerjaan yang mudah. Keberhasilan mengkondisikan anak, memerlukan persiapan sejak jauh hari.
Ada beberapa kiat yang bisa kita lakukan sebagai orang tua, untuk merancang pola pendidikan terbaik bagi putra-putri kita selama bulan Ramadhan.
5.1. Mengenalkan Ramadhan Lewat Cerita dan Mainan
Salah satu cara untuk mengenalkan Ramadhan kepada anak-anak kita adalah dengan kita memilih cerita-cerita mengenai kisah-kisah menarik seputar Ramadhan, baik mengenai sahabat atau Rasulullah yang berjuang di bulan Ramadhan, atau menggambarkan suasana puasa dan keutamaan bagi yang menjalankannya. Cara lain adalah dengan mengarang sendiri cerita yang ada hubungan dengan Ramadhan. Ini bisa dilakukan dengan cara menceritakan pengalaman kita menjalani ibadah puasa dimassa kecil kita.
Kita juga bisa memperkenalkan Ramadhan dengan mainan juga, dengan cara main puzzle yang bernuansa Islam, atau cara lain adalah dengan membeli mainan untuk komputer yang interaktif.
Ini semua bisa kita mulai seminggu atau beberapa hari sebelum datangnya bulan Ramadhan. Tergantung pada umur anak, kita bisa sekaligus juga mengajak anak untuk membuat rencana kegiatan selama bulan Ramadhan nanti dan menentukan target-target yang ingin mereka capai. Kita juga harus memberi harapan bagi mereka untuk mencapai target-targetnya.
Dengan mengenalkan Ramadhan lewat cerita dan mainan, suasana Ramadhan sudah terbangun dalam alam pikiran anak. Sehingga ia akan mengharapkan kedatangan bulan ini dengan penuh semangat dan antusias.
5.2. Membangun Suasana yang Kondusif
Membangun suasan yang kondusif itu penting juga, karena ini akan mempengaruhi semangat anak. Salah satu cara adalah dengan mengubah penataan rumah. Misalnya mempersiapkan ruang khusus untuk sholat berjama’ah dan tadarus al-Qur’an. Ajak anak-anak menghiasi ruang tersebut dengan tulisan-tulisan kaligrafi dan gambar-gambar Islami. Cara lain adalah dengan mengubah letak permainan, tv, buku, atau majalah yang bersifat umum, dan diganti dengan majalah atau buku-buku Islam.
Kamar tidur anak dapat dihias dengan tulisan hadist, ataupun semboyan seputar puasa atau bulan Ramadhan, yang akan membangkitkan semangat mereka jika nanti menahan lapar dan haus ketika puasa. Tempelkan juga target dan jadwal kegiatan yang telah disusun bersama anak, dan persiapkan stiker bintang yang siap ditempel untuk setiap rencana yang berhasil dicapai oleh anak kita. Kerjakan bersama anak agar ia termotivasi untuk mendapatkan bintang sebanyak mungkin sampai akhir Ramadhan. Di samping membangun suasana anggota keluarga, juga agar selama Ramadhan lebih banyak waktu yang dapat digunakan untuk kegiatan ibadah.
Kita bisa juga mengkondisikan lingkungan bermain dan kehidupan sehari-hari si anak dengan menyenangkan sehingga anak akan tertarik untuk mulai turut mencoba. Misalnya dengan mengundang kawan-kawan dekatnya untuk bersama-sama berbuka puasa di rumah. Bisa juga sahur bersama, dengan menginap di rumah. Perasaan senang tanpa tekanan dalam beribadah sangat penting bagi anak-anak. Jika ibadah merupakan paksaan, di benaknya akan tersimpan secara tak sadar, bahwa ibadah identik dengan tekanan.
Membiasakan anak melakukan shalat terawih berjama’ah di masjid, bisa menjadikannya sebagai pengalaman yang tak terlupakan. Tadarrus al-Qur’an dan mabit (menginap) di mushalla untuk i’tikaf, mengikuti pesantren Ramadhan, ikut berkeliling kampung membangunkan orang untuk makan sahur, semuanya akan sangat menarik karena hanya ada dalam bulan Ramadhan.
5.3. Penyusunan Menu Makanan yang Bergizi
Ibu dapat mulai menyusun menu dengan gizi yang seimbang untuk anak yang puasa. Juga mulai melatih pola makan dari 3 kali sehari menjadi 2 kali saja. Bila dilihat dari pola kebiasaan makan, berpuasa sebetulnya hanya memindahkan jam, atau mengurangi satu kali waktu makan saja. Bila biasanya makan 3 kali sehari, menjadi 2 kali, yaitu waktu sahur dan waktu berbuka puasa.
Penyusunan menu ini untuk menghindari terjadinya kekurangan zat gizi pada anak. Kecukupan gizi pada anak akan terpenuhi apabila saat berbuka dan makan sahur mereka mengkonsumsi makanan yang beragam dalam jumlah yang cukup.
5.4. Bersahur Bersama Keluarga
Bila esok mulai berpuasa, berarti malam sebelumnya kita akan melaksanakan sholat terawih dan sahur. Melatih anak-anak untuk berpuasa dapat dimulai dengan belajar bangun malam untuk makan sahur bersama.
Untuk menarik minat anak, siapkan menu makanan kegemarannya dan buat suasana sahur menyenangkan baginya sehingga tidak merasa berat bangun tengah malam. Biarkan anak makan di akhir waktu sahur. Awal puasa, biarkan mereka coba dulu puasa hanya setengah hari. Ia akan berbuka pada tengah hari karena masih latihan. Dengan cara latihan yang bertahap seperti itu, si anak tidak merasa berat lagi untuk melakukan puasa.
5.5. Khatimah
Banyak sekali manfaat yang kita bisa ambil dengan anak-anak berpuasa. Misalnya dari sisi kesehatan, ibadah puasa memberikan istirahat pada organ-organ pencernaan tubuh, termasuk sistim enzim dan hormonal, yang kemudian akan bekerja kembali dengan lebih sempurna.
Selain itu anak-anak yang mencoba untuk ikut berpuasa, sesungguhnya sedang dilatih untuk berdisiplin. Berdisiplin untuk bangun sahur pada malam hari, makan tepat waktu berbuka dan menahan nafsu. Termasuk sebagai latihan untuk taat pada perintah agama.
Latihan ini bukan hanya pada menahan lapar saja, tetapi lebih penting pada esensi berpuasa itu sendiri. Karenanya, bila memang belum waktunya anak puasa penuh, biarlah mereka berbuka di tengah hari. Termasuk dalam mendidik si kecil dalam hal puasa.
Pembiasaan puasa juga bisa mendidik anak-anak untuk jujur, misalnya mereka tetap berpuasa sekalipun teman-temannya di sekolah tidak. Kalaupun karena tidak kuat menahan lapar atau godaan teman ia terpaksa berbuka di luar rumah, anak juga bisa diajar untuk berterus-terang, bukan berbohong dan malu mengakui kesalahannya. Ini bisa dengan cara kita tidak marah sama mereka jika mereka berbuka karena tidak kuat atau karena godaan. (Iwan Setiawan DVL )
Catatan Kaki :
11 HR. an-Nasa’i 4/165, Ibnu Hibban hal. 232 Mawarid), al-Hakim 1/421, sanadnya shahih.
12 HR. at-Tirmidzi kitab Zakat: 599, al-Baihaqi, Ibnu Khuzaimah. Imam at-Tirmidzi berkata: “Hadits ini gharib”.
13 Hadits ini diriwayatkan pula oleh Imam Ahmad dengan tambahan: “Dan beliau tidak pernah dimintai sesuatu kecuali memberikannya.”
Sumber:dennyhendrata.wordpress.com
1. Berdoalah agar Allah swt. memberikan kesempatan kepada kita untuk bertemu dengan bulan Ramadan dalam keadaan sehat wal afiat. Dengan keadaan sehat, kita bisa melaksanakan ibadah secara maksimal di bulan itu, baik puasa, shalat, tilawah, dan dzikir. Dari Anas bin Malik r.a. berkata, bahwa Rasulullah saw. apabila masuk bulan Rajab selalu berdoa, ”Allahuma bariklana fii rajab wa sya’ban, wa balighna ramadan.” Artinya, ya Allah, berkahilah kami pada bulan Rajab dan Sya’ban; dan sampaikan kami ke bulan Ramadan. (HR. Ahmad dan Tabrani)
Para salafush-shalih selalu memohon kepada Allah agar diberikan karunia bulan Ramadan; dan berdoa agar Allah menerima amal mereka. Bila telah masuk awal Ramadhan, mereka berdoa kepada Allah, ”Allahu akbar, allahuma ahillahu alaina bil amni wal iman was salamah wal islam wat taufik lima tuhibbuhu wa tardha.” Artinya, ya Allah, karuniakan kepada kami pada bulan ini keamanan, keimanan, keselamatan, dan keislaman; dan berikan kepada kami taufik agar mampu melakukan amalan yang engkau cintai dan ridhai.
2. Bersyukurlah dan puji Allah atas karunia Ramadan yang kembali diberikan kepada kita. Al-Imam Nawawi dalam kitab Adzkar-nya berkata, ”Dianjurkan bagi setiap orang yang mendapatkan kebaikan dan diangkat dari dirinya keburukan untuk bersujud kepada Allah sebagai tanda syukur; dan memuji Allah dengan pujian yang sesuai dengan keagungannya.” Dan di antara nikmat terbesar yang diberikan Allah kepada seorang hamba adalah ketika dia diberikan kemampuan untuk melakukan ibadah dan ketaatan. Maka, ketika Ramadan telah tiba dan kita dalam kondisi sehat wal afiat, kita harus bersyukur dengan memuji Allah sebagai bentuk syukur.
3. Bergembiralah dengan kedatangan bulan Ramadan. Rasulullah saw. selalu memberikan kabar gembira kepada para shahabat setiap kali datang bulan Ramadan, “Telah datang kepada kalian bulan Ramadan, bulan yang penuh berkah. Allah telah mewajibkan kepada kalian untuk berpuasa. Pada bulan itu Allah membuka pintu-pintu surga dan menutup pintu-pintu neraka.” (HR. Ahmad).
Salafush-shalih sangat memperhatikan bulan Ramadan. Mereka sangat gembira dengan kedatangannya. Tidak ada kegembiraan yang paling besar selain kedatangan bulan Ramadan karena bulan itu bulan penuh kebaikan dan turunnya rahmat.
4. Rancanglah agenda kegiatan untuk mendapatkan manfaat sebesar mungkin dari bulan Ramadan. Ramadhan sangat singkat. Karena itu, isi setiap detiknya dengan amalan yang berharga, yang bisa membersihkan diri, dan mendekatkan diri kepada Allah.
5. Bertekadlah mengisi waktu-waktu Ramadan dengan ketaatan. Barangsiapa jujur kepada Allah, maka Allah akan membantunya dalam melaksanakan agenda-agendanya dan memudahnya melaksanakan aktifitas-aktifitas kebaikan. “Tetapi jikalau mereka benar terhadap Allah, niscaya yang demikian itu lebih baik bagi mereka.” [Q.S. Muhamad (47): 21]
6. Pelajarilah hukum-hukum semua amalan ibadah di bulan Ramadan. Wajib bagi setiap mukmin beribadah dengan dilandasi ilmu. Kita wajib mengetahui ilmu dan hukum berpuasa sebelum Ramadan datang agar puasa kita benar dan diterima oleh Allah. “Tanyakanlah kepada orang-orang yang berilmu, jika kamu tiada mengetahui,” begitu kata Allah di Al-Qur’an surah Al-Anbiyaa’ ayat 7.
7. Sambut Ramadan dengan tekad meninggalkan dosa dan kebiasaan buruk. Bertaubatlah secara benar dari segala dosa dan kesalahan. Ramadan adalah bulan taubat. “Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman, supaya kamu beruntung.” [Q.S. An-Nur (24): 31]
8. Siapkan jiwa dan ruhiyah kita dengan bacaan yang mendukung proses tadzkiyatun-nafs. Hadiri majelis ilmu yang membahas tentang keutamaan, hukum, dan hikmah puasa. Sehingga secara mental kita siap untuk melaksanakan ketaatan pada bulan Ramadan.
9. Siapkan diri untuk berdakwah di bulan Ramadhan dengan:
· buat catatan kecil untuk kultum tarawih serta ba’da sholat subuh dan zhuhur.
10. Sambutlah Ramadan dengan membuka lembaran baru yang bersih. Kepada Allah, dengan taubatan nashuha. Kepada Rasulullah saw., dengan melanjutkan risalah dakwahnya dan menjalankan sunnah-sunnahnya. Kepada orang tua, istri-anak, dan karib kerabat, dengan mempererat hubungan silaturrahmi. Kepada masyarakat, dengan menjadi orang yang paling bermanfaat bagi mereka. Sebab, manusia yang paling baik adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain.
Sumber:mrpotter-emde.blogspot.com
Assalaamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh
Sebentar lagi kita kan memasuki bulan Ramadan
“Ahlan wa sahlan ya Ramadan! Selamat datang wahai bulan Ramadan! Bulan penuh berkah!”
Marhaban ya Ramadhan,
Taqqobalahu Minna Waminkum, Taqoballahu Ya Karim,
Marhaban Ya Ramadhan
Allaahumma baariklanaa fi Sya’ban wa ballighnaa Ramadhan
Amin.
Selamat menjalankan Ibadah Shaum Ramadhan 1430 H
SEMOGA KITA DAPAT MENJALANKAN IBADAH SHAUM DENGAN OPTIMAL DAN MENCAPAI DERAJAT TAQWA YANG SESUNGGUHNYA, AMIN.
Sucikan hati tuk menyambut bulan suci, mohon maaf atas segala kesalahan.
Wassalaamu’alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh
My Bisnis Online & Offline (BP Grup)
Best Friend
Bisnis Online Succes (BOS)
-
ANISA SKIN CARE ( KOSMETIK HERBAL, AMAN, DAN BEBAS MERKURI ) - ANISA SKIN CARE ( KOSMETIK HERBAL, AMAN, DAN BEBAS MERKURI ) [image: Cream Annisa Ok] Harga RP.150.000,- (Belum Ongkos Kirim) DAPATKAN kulit muka yang...13 tahun yang lalu
-
