Resonansi Nada dan Literasi di Bumi Lancang Kuning: SMA Taruna Muhammadiyah Riau Taja Lomba Senandung Melayu & Literasi Semarakkan HUT RI ke 81 HUT Riau ke 69
TELUK KUANTAN, KUANTAN SINGINGI — Udara Teluk Kuantan Sabtu pagi itu (8/8/2026) berhembus lembut, membawa kehangatan yang mengalir di balik kemegahan arsitektur hijau SMA Taruna Muhammadiyah Riau.
Di tempat yang sarat akan nilai kedisiplinan dan keagamaan ini, gemuruh semangat perayaan bertaut erat dengan keindahan warisan leluhur. Dalam rangka menyambut HUT RI ke 81 HUT Riau ke 69 , SMA Taruna Muhammadiyah Riau menggelar hajatan berkelas: Lomba Senandung Melayu dan Literasi Sejarah & Budaya Riau.
Sebuah perpaduan harmoni antara olah vokal, olah pikir, serta penanaman akar budaya, ajang ini digelar khusus secara internal antar-Taruna dan Taruni guna memperkokoh jati diri generasi muda Riau di tengah arus modernisasi.
Buka Acara dengan Syahdu dan Untaian Pantun Sastra
Acara diawali dengan penuh khidmat saat Maya Alfitri, SM selaku pembawa acara memandu jalannya pembukaan. Suasana semakin berwibawa ketika Kepala SMA Taruna Muhammadiyah Riau, Dr. Ahdanan Shaleh, S.Ag., M.Pd, melangkah ke atas mimbar.
Dalam bait-bait arahannya yang mendalam, beliau menekankan bahwa kegiatan ini bukanlah sekadar ajang unjuk kebolehan atau perlombaan mencari pemenang semata. Lebih dari itu, ini adalah ikhtiar melangitkan prestasi dan membumikan sejarah.
"Kita ingin memberikan sesuatu yang lebih penting dari sekadar perlombaan. Literasi dan Senandung Melayu hari ini adalah jalan bagi kita untuk mengenal siapa kita di masa lalu, masa sekarang, dan masa yang akan datang. Kita ingin generasi terdidik di sekolah ini tidak hanya dikenal dengan disiplin yang kokoh, tetapi juga kaya akan seni, tradisi, serta pemikiran mulia untuk Riau yang lebih sejahtera," tutur Dr. Ahdanan Shaleh dengan penuh kehangatan.
Beliau pun membakar semangat para peserta dengan merangkai bait-bait pantun Melayu yang sarat makna kebudayaan:
Ke Pekanbaru membeli semangka,
Tenun Melayu indah warnanya.
Lagu Melayu mari kita dendangkan,
Agar tradisi tetap terpelihara.
Pergi ke Siak melihat istana,
Indah berdiri penuh sejarah.
Kenali Riau sejak dahulu kala,
Agar jati diri tetap terpelihara.
Dengan lafaz Bismillahirrahmanirrahim serta gema doa Nasrun minallah wa fathun qarib, nun wal qalami wa maa yasturun, Lomba Senandung Melayu dan Literasi Budaya Riau secara resmi dibuka.
Alunan Cengkok Melayu dan Goresan Tinta Sejarah
Suasana pelataran dan aula sekolah mendadak puitis saat bait-bait tembang klasik Melayu mulai dilantunkan. Lagu-lagu legendaris seperti Lancang Kuning, Lemak Manis, hingga ritme Zapin bergema indah. Sebanyak 7 Taruna dan Taruni beradu kemerduan vokal dan keaslian cengkok Melayu di hadapan juri.
Juri Lomba Senandung Melayu yang terdiri dari Ronaldo Rozalino, S.Sn., M.Pd, Nosi Pendriani, S.Si, dan Dwiza Indri, S.Kom tampak cermat memberikan penilaian, mulai dari teknik cengkok, penjiwaan, kualitas suara, hingga estetika penampilan panggung.
Sementara itu, di ajang Literasi Sejarah dan Budaya Riau, suasana khusyuk namun penuh daya cipta terpancar dari 11 Taruna dan Taruni yang menjadi peserta. Mereka menuangkan pemikiran, wawasan, serta gairah kecintaan pada Tanah Melayu melalui karya tulis dan pemaparan sejarah. Dewan juri yang mengawal kompetisi literasi ini adalah Dimas Suprapto, M.Kom (sekaligus Ketua Panitia Pelaksana), Yomi Marediolona, S.Pd, serta Mena Aulia Khausar, S.Si.
Rekapitulasi & Daftar Peserta Ajang Prestasi
Berikut adalah daftar anak-anak bangsa yang mengukir karya dan prestasi pada hajatan HUT Riau ke-69 di SMA Taruna Muhammadiyah Riau:
🎵 Peserta & Penilaian Lomba Vokal Solo / Senandung Melayu (7 Peserta):
Afif — Zapin
Rafki — Lancang Kuning
Laras — Lemak Manis
Niswatul / Rima
Ihsan — Lancang Kuning
Azizah — Lemak Manis
Febiano — Lancang Kuning
✍️ Peserta Lomba Literasi Sejarah & Budaya Riau (11 Peserta):
Samuel Sinaga
Brilian
Pinza Idaman
Armeita Avrelia
Nafilla Cinta
Kahfi Zam Zami
M. Yusuf
Ferdy Irawan
Gika Ledestri
Rafki Ananda
Ahmat Adri
Menatap Masa Depan: Disiplin, Berprestasi, dan Berbudaya
Melalui helat budaya dan literasi ini, SMA Taruna Muhammadiyah Riau Teluk Kuantan menegaskan komitmennya untuk mencetak kader generasi penerus yang berimbang: bertubuh tegap berdisiplin tinggi, berotak cerdas berliterasi, serta berhati lembut yang senantiasa menjaga nilai-nilai luhur marwah Melayu.
Semarak HUT RI ke 81 HUT Riau ke 69 di SMA Taruna Muhammadiyah Riau hari ini menjadi bukti nyata bahwa di pundak para Taruna dan Taruni inilah, kejayaan Riau Masa Depan sedang disemaikan dengan penuh cinta dan rasa bangga.
Tahniah Hari Jadi Provinsi Riau ke-69! Riau Sejahtera, Budaya Terpelihar
Ditulis : Ronaldo Rozalino
