
Air Mata di Tepian Narosa: Selamat Jalan Pejuang Budaya dari Jalur Toduang Itom
TELUK KUANTAN – Gemuruh sorak penonton dan riuh tabuhan gendang di Tepian Narosa mendadak hening, digantikan oleh selimut duka yang amat mendalam. Di tengah kemeriahan helat adat Festival Pacu Jalur Rayon II Kecamatan Kuantan Tengah Kabupaten Kuantan Singingi, sebuah kabar duka datang menggetarkan hati segenap insan pecinta budaya: salah satu putra terbaik, seorang atlet tangguh dari Jalur Toduang Itom (Toduang Itom Gobang Sati Labuak Kuantan Hilir Seberang), telah berpulang ke rahmatullah.
Kepergian Andan sang pejuang budaya ini meninggalkan luka batin yang menyayat bagi keluarga, rekan sejawat, dan seluruh masyarakat Kuantan Singingi. Sang atlet sempat dilarikan dan mendapat penanganan medis darurat di ruang triage (zona merah) rumah sakit.
Tampak mendampingi di sisi ranjang pasien, Kepala Pelaksana BPBD Kuansing, H. Yulizar, bersama sejumlah kerabat dan petugas medis yang dirundung rasa cemas mendalam, hingga akhirnya takdir menentukan sang bendera hitam kedukaan harus berkibar.

Sebagai bentuk rasa kehilangan yang luar biasa, jajaran kepanitiaan Festival Pacu Jalur Rayon II langsung menggelar pertemuan khusus untuk menyampaikan belasungkawa resmi. Berdiri bersama dalam balutan takziah, segenap pimpinan daerah dan kepanitiaan melepas kepergian almarhum dengan doa-doa terbaik yang membubung ke langit.
Pernyataan duka mendalam ini disampaikan secara khidmat oleh segenap pemangku kebijakan dan panitia, di antaranya:
Ir. Emerson (Kepala Dinas Kebudayaan & Pariwisata Kab. Kuansing)
Eka Putra, S.Sos., M.Si (Camat Kuantan Tengah)
Indra Sukri, ST., M.Pd (Ketua Panitia)
Lismpadi, S.Pd., MM (Wakil Ketua 1)
Desko Putra (Wakil Ketua 2)
Elpi Satriadi, S.Pd (Sekretaris)
Umbradani (Bendahara)
Era Dotus (Kepala Sekretariat Panitia)
Ronaldo Rozalino, S.Sn., M.Pd (Humas)
Serta segenap jajaran Panitia Pacu Jalur Rayon 2 Teluk Kuantan.
Eka Putra, S.Sos.,M.Si Camat Kuantan Tengah mengungkapkan “Kami segenap panitia Pacu Jalur Rayon II Kecamatan Kuantan Tengah di Tepian Narosa Teluk Kuantan, beserta seluruh masyarakat dan Pemerintah Daerah Kabupaten Kuantan Singingi, dengan ini mengucapkan ikut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya ke rahmatullah salah seorang anak pacuan Toduang Itom Gobang Sati Labuak Kuantan Hilir Seberang,” ungkap perwakilan panitia dengan suara bergetar menahan keharuan. Ungkap Indra Sukri.
Indra Sukri mengungkapkan bagi masyarakat Kuansing, seorang anak pacuan bukanlah sekadar atlet yang mengayuh dayung di atas air, melainkan penjaga nyala api tradisi leluhur. Semangat olahraga, sportivitas tinggi, serta dedikasi tanpa pamrih yang telah almarhum tunjukkan di jalur sungai akan senantiasa terukir abadi dalam ingatan kolektif bumi Kuantan Singingi. Kehilangan ini adalah duka semesta Pacu Jalur.
“Semoga arwah almarhum ditempatkan di sisi Allah SWT di tempat yang terbaik, yaitu surga-Nya. Amin ya Rabbal ‘Alamin. Dan semoga keluarga serta rekan-rekan satu jalur yang ditinggalkan senantiasa dianugerahi ketabahan,” lanjut doa yang diaminkan secara khusyuk oleh seluruh jajaran panitia yang hadir.
Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un.
Selamat jalan, pejuang budaya. Dayungmu kini telah bersandar, namun aliran semangatmu akan tetap mengalir abadi di sepanjang sungai Kuantan. Tepian Narosa menunduk khidmat melepas kepergianmu menuju keabadian. (RR)

Posting Komentar
Komentar ya