Pimpin Upacara HUT Riau ke-69 di Sentajo Raya, Plt Camat Wandi Gunawan Gelorakan Semangat Pembangunan
Peringatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Riau di Sentajo Raya: Merajut Keberagaman, Mengukir Kemajuan Bumi Lancang Kuning
SENTAJO RAYA — Angin pagi bertiup lembut mengelus dedaunan di halaman Kantor Camat Sentajo Raya, Ahad, 9 Agustus 2026. Matahari menyapa perlahan di balik awan tipis, menyinari barisan peserta upacara yang berdiri tegap dengan balutan busana adat Melayu yang anggun dan berwarna-warni.
Suasana khidmat bercampur haru menyelimuti pelataran halaman ketika masyarakat Sentajo Raya berkumpul untuk memperingati Hari Jadi ke-69 Provinsi Riau.
Dengan mengusung tema "Bersatu dalam Keberagaman, Maju dalam Pembangunan", peringatan ulang tahun sang Bumi Lancang Kuning tahun ini bukan sekadar perayaan bertambahnya usia, melainkan momentum pembaruan tekad untuk merawat, menjaga, dan memajukan tanah Riau tercinta.
Langkah Khidmat Sang Pemimpin Upacara
Tepat pukul 08.00 WIB, jalannya upacara Peringatan Hari Jadi Riau ke-69 di Kecamatan Sentajo Raya dipimpin langsung oleh Wandi Gunawan, S.P., Pelaksana Tugas (Plt.) Camat Sentajo Raya yang bertindak sebagai Inspektur Upacara.
Di balik panggung mimbar utama yang megah dengan latar bertuliskan "Basatu Nogori Maju", Inspektur Upacara memimpin jalannya setiap tahapan dengan tegas namun penuh kehangatan.
Rangkaian upacara berjalan begitu teratur di bawah komando Rifki Onaldo sebagai Komandan Upacara, didampingi Windarisman sebagai Perwira Upacara, serta dikawal anggun oleh Refaldo Asta yang memandu acara dari balik mikrofon utama.
Suasana hening seketika menyergap kala Inspektur Upacara mengomandoi ritual Mengheningkan Cipta. Seluruh jajaran peserta mulai dari jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Upika), para kepala desa, Kepala Sekolah, Guru Guru, tokoh adat, tokoh agama, aparatur sipil negara, hingga elemen masyarakat menundukkan kepala.
Sebuah doa dan rasa hormat yang mendalam dipanjatkan bagi para pahlawan dan pejuang yang telah meletakkan batu pertama pembangunan Bumi Melayu Riau.
Merajut Visi Misi: Riau yang Berbudaya, Agamis, dan Maju
Usai mengheningkan cipta, tatanan Visi dan Misi Provinsi Riau digaungkan ke udara Sentajo Raya. Dengan nada mantap dan penuh pencerahan, Agus Salim selaku Ketua Forum Kepala Desa membaca lembar Visi dan Misi Provinsi Riau di hadapan barisan peserta.
Sebuah cita-cita mulia terhampar: mewujudkan Riau yang Berbudaya Melayu, Dinamis, Ekologis, Agamis, dan Maju.
Tujuh misi strategis turut disuarakan untuk memastikan kesejahteraan merata mulai dari pembangunan manusia yang sehat dan berkeadilan bagi kaum marginal dan disabilitas, pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan, penguatan infrastruktur dan konektivitas antarwilayah, pengentasan kemiskinan, perwujudan tata kelola pemerintahan yang berintegritas menuju kelas dunia, penguatan riset inovasi, hingga pelestarian kebudayaan Melayu sebagai perajut persatuan dan nilai kearifan lokal.
Amanah Inspektur Upacara: Pesan Persatuan dan Harapan Masa Depan
Saat melangkah ke podium utama untuk memberikan pidato amanah, Plt. Camat Sentajo Raya, Wandi Gunawan, S.P. membacakan pidato resmi Pj. Gubernur Riau, SF Hariyanto. Pesan yang disampaikan bergaung menembus kalbu setiap khalayak yang hadir.
"Peringatan ini membawa satu tanggung jawab bagi kita semua: memastikan Riau terus bergerak maju dan setiap kemajuan benar-benar dirasakan seluruh masyarakat," ujar Aswandi menyuarakan amanah tersebut.
Di tengah tantangan fiskal dan dinamika ekonomi nasional yang sedang tidak mudah, amanah tersebut menegaskan komitmen pemerintah untuk tidak melupakan hak-hak dasar rakyat. Pelayanan publik, penataan pendapatan daerah, serta penutupan kebocoran anggaran menjadi fokus utama.
Pemerintah Provinsi Riau juga menyatakan komitmen penuh dalam mendukung program-program prioritas pemerintah pusat, seperti program makan bergizi gratis, Sekolah Rakyat, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga pembangunan 3 juta rumah bagi rakyat.
"Mari kita jadikan peringatan hari jadi ini bukan hanya sebagai perayaan bertambahnya usia, tetapi sebagai pembaruan tekad untuk merawat dan memajukan rumah kita bersama. Perbedaan kita satukan menjadi kekuatan dan kepercayaan!" tegas Wandi menutup amanahnya yang disambut tepuk tangan riuh para hadirin.
Langit Sentajo Raya Menyimak Doa nan Syahdu
Jelang akhir upacara, keheningan kembali merayap lembut saat Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sentajo Raya, Sirwan, melangkah ke depan meja bacaan. Dengan suara yang teduh, berwibawa, dan sarat makna, Ia membacakan bait-bait doa memohon keridaan Allah SWT.
"Ya Allah, ya Jamil... Engkau telah jadikan negeri Riau ini indah, sumber daya alamnya melimpah, dengan keanekaragaman suku, agama, bahasa, dan budaya bagaikan pelangi penuh pesona. Tanamkan tekad pada diri kami untuk senantiasa bersatu dalam keberagaman dan maju dalam pembangunan..."
Lafal doa yang dipanjatkan menggetarkan dada. Permohonan agar Riau dijauhkan dari perselisihan, dianugerahi kecerdasan intelektual dan spiritual, ditumbuh-suburkan hasil kebun dan pertaniannya, serta diangkat derajat kesejahteraan para petani, buruh, dan nelayannya, mengudara menyatu dengan langit pagi Sentajo Raya.
Kebersamaan yang Abadi di 'Basatu Nogori Maju'
Setelah Komandan Upacara memberikan laporan akhir dan pasukan dibubarkan, ketegangan upacara mencair menjadi senyum kebahagiaan dan kehangatan persaudaraan.
Para pejabat lokal, tokoh masyarakat, Kepala desa, kepala sekolah, guru dan Ibu Ibu berbusana kurung Melayu bernuansa warna ungu keemasan berkumpul di depan spanduk ucapan Selamat HUT Riau ke-69 untuk mengabadikan momen bersama.
Senyum merekah dari setiap wajah yang hadir sebuah pertanda jelas bahwa di Sentajo Raya, semangat "Basatu Nogori Maju" bukan sekadar slogan di dinding gedung, melainkan jiwa yang hidup di tengah masyarakatnya.
Selamat Hari Jadi ke-69 Provinsi Riau!
Semoga negeri tempat berpijak ini senantiasa aman, damai, makmur, dan senantiasa berada dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa.
Takkan Melayu Hilang di Bumi!
(Reportase Liputan: Ronaldo Rozalino, S.Sn., M.Pd. — Guru Konten Kreator Riau, Guru Penulis, Ketua Forum Literasi Kuansing, Blogger, Guru SMAN 1 Sentajo Raya, Coach)
