Meneladani Sang Kekasih: Gemuruh Cinta dan Kepedulian di Peringatan Maulid Nabi Masjid Raya Teluk Kuantan
Teluk Kuantan — Suasana khidmat merayapi ruang-ruang Masjid Raya Teluk Kuantan pada Senin, 31 Agustus 2026. Di tempat mulia ini, lantunan selawat bergema, memuji sosok agung pembawa risalah kebenaran, Nabi Muhammad SAW.
Peringatan Maulid Nabi bukan sekadar rutinitas seremoni, melainkan momentum untuk mengetuk pintu hati, menghidupkan kembali keteladanan Sang Rasulullah dalam denyut kehidupan sehari-hari.
Acara tersebut dihadiri oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), H. Muklisin, yang hadir didampingi Pj. Sekretaris Daerah Kuansing Drs. Muradi, M.Si, jajaran Kepala OPD, Sekcam Kuantan Tengah, Forkopimcam Kuantan Tengah, Ketua MUI Kuansing, serta para Kepala Desa/Lurah dan warga masyarakat Kota Jalur yang memadati ruangan masjid dengan penuh sukacita.
Membumikan Akhlak, Membangun Karakter
Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an tentang keagungan sosok Rasulullah SAW:
“Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat dan dia banyak menyebut Allah.”
(QS. Al-Ahzab: 21)
Dalam sambutannya, Plt. Bupati Kuansing H. Muklisin mengajak seluruh jemaah untuk menjadikannya bukan sekadar peringatan sejarah, melainkan sarana memperdalam pemahaman dan komitmen hidup. Beliau menegaskan bahwa kompas kehidupan seorang muslim hendaknya selalu berpatokan pada akhlak Rasulullah.
“Momentum Maulid Nabi Muhammad SAW ini hendaknya menjadi pedoman hidup bagi kita semua mengenang perjalanan hidup, perjuangan, serta keteladanan Rasulullah SAW dalam membangun kehidupan yang berlandaskan keimanan, akhlak, dan kepedulian terhadap sesama,” ujar Muklisin di hadapan para jemaah.
Beliau juga menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi akan terus mendukung kegiatan keagamaan demi memperkuat nilai-nilai spiritualitas serta karakter masyarakat.
Cinta yang Wujud dalam Kepedulian Sesama
Keindahan ajaran Islam tak hanya tampak pada rapinya saf shalat atau merdunya lantunan bait-bait selawat, tetapi hadir nyata ketika tangan terulur membantu saudara yang tertimpa ujian. Rasulullah SAW bersabda:
“Perumpamaan orang-orang mukmin dalam hal saling mencintai, menyayangi, dan mengasihi adalah bagaikan satu tubuh. Apabila ada salah satu anggota tubuh yang sakit, maka seluruh tubuhnya ikut merasakan tidak bisa tidur dan demam.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Cerminan dari hadis tersebut mewujud nyata dalam acara ini. Pengurus Masjid Raya Teluk Kuantan menyerahkan bantuan berupa dana sosial sebesar Rp5.452.000,00 kepada keluarga Bayu Prayoga.
Bayu, warga Desa Sawah, Kecamatan Kuantan Tengah, saat ini sedang berjuang melawan sakit Kanker Nasofaring dan Tumor Mandibula Pipi di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta.
Bantuan yang bersumber dari infak dan sedekah jemaah tersebut diserahkan langsung oleh Plt. Bupati Kuansing H. Muklisin bersama Pengurus Masjid Raya Teluk Kuantan kepada pihak keluarga. Uluran tangan ini menjadi simbol bahwa keteladanan Nabi tentang kasih sayang (rahmah) tidak berhenti sebagai teori, melainkan hidup dalam tindakan nyata.
Rasa Syukur dan Penutup
Di akhir sambutannya, H. Muklisin menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada segenap pengurus dan panitia Masjid Raya Teluk Kuantan atas terselenggaranya acara yang sarat akan syiar kebaikan ini.
Kehadiran pemimpin daerah di tengah-tengah masyarakatnya disambut hangat oleh jemaah, menciptakan suasana kebersamaan yang teduh dan harmonis.
Semoga peringatan ini menjadi pemantik api keimanan agar kita terus melangkah di atas jejak-jejak keteladanan Rasulullah SAW menjadi hamba yang tak hanya taat beribadah, tetapi juga lembut dan peduli kepada sesama.
Reportase oleh: H. Ronaldo Rozalino, S.Sn., M.Pd. (Pengurus Yayasan Masjid Raya Teluk Kuantan, Pengurus DMI Kab. Kuansing, Sekretaris Info & Komunikasi MUI Kab. Kuansing, Ketua Forum Literasi Kuansing, Ketua LSB PD Muhammadiyah Kab. Kuansing).

Posting Komentar
Komentar ya