Dari Ruang Pelatihan Menuju Ruang Inspirasi: Kisah Guru Pembelajar yang Menjadi Konten Kreator dan Penulis
Bismillah. Ada perjalanan hidup yang dimulai dari sebuah cita-cita besar. Ada pula perjalanan yang bermula dari undangan sederhana, lalu berubah menjadi jalan pengabdian yang tak pernah diduga sebelumnya.
Begitulah kisah seorang guru dari Kota Jalur, Kuantan Singingi (Kuansing), yang pada awalnya hanyalah seorang pembelajar biasa. Tak pernah terlintas bahwa sebuah pelatihan dari BGP/BGTK Riau akan membuka pintu baru: dunia konten kreator pendidikan.
(Bersama Sahabat Guru Konten Kreator Riau , Luar Biasa!)
Saat itu, undangan pelatihan datang. Langkah kaki mengikuti panggilan belajar. Dari ruang pelatihan, lahirlah keberanian untuk berkarya.
Dari layar sederhana, mulai tumbuh semangat untuk berbagi. Dan dari keterbatasan, muncul keyakinan bahwa ilmu yang dibagikan akan menemukan jalannya sendiri menuju hati banyak orang.
Tidak semua karya harus sempurna. Tidak semua video harus megah. Tidak semua editan harus seindah karya sahabat-sahabat hebat di komunitas GKK (Guru Konten Kreator) Riau.
(Bersama Ibu Reisky Bestary, S.Pd.,M.Pd.Kepala BGTK Provinsi Riau usai mengikuti program RIAU BERTUAH. Salam CBP Rupiah , Cinta Bangga Paham Rupiah yang ditaja Bank Indonesia Perwakilan Riau dan BGTK Provinsi Riau)
Sebab sesungguhnya, kekuatan terbesar bukan terletak pada kemewahan tampilan, melainkan pada ketulusan niat dan konsistensi dalam berkarya.
Penulis menyadari, mungkin kemampuan mengedit belum seindah para sahabat kreator lainnya. Namun satu hal yang terus dijaga adalah semangat untuk terus berkonten dan tetap konsisten berbagi manfaat.
Karena sejatinya, ilmu yang disampaikan dengan ikhlas akan menjadi cahaya, meski berasal dari pelita yang sederhana.
Allah Swt. berfirman:
"Bacalah dengan nama Tuhanmu yang menciptakan." (QS. Al-'Alaq: 1)
Ayat pertama yang turun kepada Rasulullah SAW bukanlah perintah untuk menjadi kaya, terkenal, ataupun berkuasa, melainkan perintah untuk membaca, belajar, dan mencari ilmu. Inilah pesan abadi bahwa peradaban besar selalu dimulai dari proses belajar.
Allah juga berfirman:
"...Niscaya Allah akan mengangkat orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat." (QS. Al-Mujadalah: 11)
Menjadi guru berarti memilih jalan ilmu. Menjadi penulis berarti mengabadikan ilmu. Menjadi konten kreator pendidikan berarti menebarkan ilmu ke ruang yang lebih luas.
Rasulullah SAW bersabda:
"Barang siapa menempuh jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga." (HR. Muslim)
Hadis ini menjadi pengingat bahwa setiap langkah menuju ilmu, setiap tulisan yang disusun, setiap video yang dibuat, dan setiap materi yang dibagikan, sejatinya adalah perjalanan menuju ridha Allah.
Perjalanan berkarya pun terus berlanjut. Selain aktif berbagi melalui konten pendidikan, beberapa karya buku solo dan antologi ber-ISBN telah lahir dalam beberapa tahun terakhir, baik pada tingkat nasional maupun internasional.
Buku-buku itu bukan sekadar kumpulan kata, tetapi jejak pemikiran, catatan perjuangan, dan warisan ilmu yang diharapkan terus memberi manfaat.
Di antara karya-karya tersebut terdapat buku Sayatan Nada Menuju Surga, Kilas Pandang Pejuang Magister Era Pandemi, serta Bahagianya Menjadi Guru: Kisah Menginspirasi Guru Se-Indonesia.
Setiap buku memiliki kisah, setiap halaman memiliki makna, dan setiap tulisan adalah bagian dari perjalanan panjang seorang guru yang tak pernah berhenti belajar.
Terima kasih kepada BGP/BGTK Riau, kepada komunitas GKK Riau, serta semua sahabat yang telah memberi ruang untuk bertumbuh dan berkarya. Sebab sesungguhnya, manusia tidak pernah besar sendirian.
Ada tangan-tangan kebaikan yang menguatkan, ada hati-hati tulus yang saling mendukung dalam perjalanan ilmu.
Salam kayuah dari Kota Jalur, Kuansing.
Seorang guru pembelajar akan terus berjalan, terus menulis, terus berkarya, dan terus berbagi.
Karena belajar bukan hanya tentang usia, bukan pula tentang gelar, tetapi tentang menjaga nyala ilmu hingga akhir hayat.
Sebagaimana doa yang senantiasa dipanjatkan:
"Ya Tuhanku, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan." (QS. Thaha: 114)
Dan selama Allah masih memberi waktu, seorang guru akan terus belajar, hingga Allah sendiri berkata:
"Kini saatnya engkau pulang."
Bagi sahabat yang berminat memiliki karya-karya buku penulis, baik buku solo maupun antologi ber-ISBN tingkat nasional dan internasional, dapat menghubungi melalui pesan pribadi (japri/inbox).
Ronaldo Rozalino
Guru Pembelajar, Penulis, dan Konten Kreator Pendidikan dari Kota Jalur, Kuantan Singingi, Riau.
