Menjemput Keberkahan dalam Setiap Helaan Langkah: Renungan Akronim JUMAAT
Bismillah.Hari Jumat bukan sekadar penanda berbaliknya hari menuju akhir pekan, melainkan sayyidul ayyam—pemimpin bagi seluruh hari. Di dalamnya terpancar embun penyejuk bagi jiwa yang lelah dan lentera petunjuk bagi hati yang diselimuti keraguan.
Melalui bait-bait akronim JUMAAT, kita diajak merenungi hakikat kehidupan dan hubungan seorang hamba dengan Sang Pencipta.
J – Jangan Putus Harap pada Rahmat Allah
Di tengah gulita prasangka dan beratnya beban hidup, seorang mukmin tidak boleh kehilangan pendar harapan. Pintu rahmat Allah senantiasa terbuka lebar, tak terbatas oleh kedalaman dosa maupun besarnya kesedihan.
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
“Dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir.”
(QS. Yusuf: 87)
U – Ujian Hadir Bersama Janji-Nya, ‘Inna Ma’al ‘Usri Yusra’
Setiap duri yang merajut perjalanan hidup tidak pernah hadir untuk menghancurkan, melainkan untuk menempa. Di balik ketatnya himpitan kesulitan, janji Allah berdiri kokoh bahwa kemudahan senantiasa mengiringinya.
Allah Subhanahu wa Ta'ala menegaskan:
“Maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan, sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.”
(QS. Al-Insyirah: 5-6)
M – Meski Hati Lelah, Yakinlah Ada Hikmah yang Menanti
Langkah yang lunglai dan air mata yang menetes dalam keheningan bukanlah tanda kekalahan. Di setiap ketetapan-Nya, tersimpan bentangan hikmah indah yang mungkin belum mampu dijangkau oleh keterbatasan akal manusia.
Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam bersabda:
“Sungguh menakjubkan perihal orang beriman, karena semua urusannya adalah baik baginya... Jika ia tertimpa kesusahan ia bersabar, maka itu baik baginya.”
(HR. Muslim)
A – Allah Sentiasa Bersama Orang yang Sabar
Kesabaran bukan berarti menyerah tanpa arah, melainkan keteguhan jiwa dalam memegang janji-Nya. Dalam setiap detak kesabaran, hadir kebersamaan khusus (ma'iyyah) dari Sang Mahacinta.
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
“Wahai orang-orang yang beriman! Mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan salat. Sungguh, Allah beserta orang-orang yang sabar.”
(QS. Al-Baqarah: 153)
A – Alhamdulillah dalam Nikmat dan Ujian
Lisan seorang mukmin senantiasa dibasahi oleh pujian kepada Allah, baik saat disapa lapangnya karunia maupun ketika disapa sempitnya cobaan. Mengucapkan alhamdulillah dalam segala keadaan adalah puncak dari kepasrahan dan rasa syukur yang tulus.
Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam mengajarkan doa ketika tertimpa kesulitan:
“Alhamdulillah 'ala kulli hal” (Segala puji bagi Allah atas setiap keadaan).
(HR. Ibnu Majah)
T – Tawakal Kerana Setiap Kesukaran Pasti Ada Kemudahan
Setelah ikhtiar dirajut dan doa dipanjatkan, tempat bersandar terakhir adalah Harapan Agung. Bertawakal melahirkan ketenangan mendalam, sebab kita meyakini bahwa takdir Allah tak pernah salah alamat.
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
“Dan barangsiapa bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya.”
(QS. At-Thalaq: 3)
Mari kita jadikan hari yang mulia ini sebagai momen untuk menata kembali niat, memperhalus tutur kata, dan memperkuat langkah kaki menuju ridha-Nya. Semoga setiap bulir hikmah dalam akronim JUMAAT ini menjadi penuntun kalbu menuju kedamaian sejati.
Karya: Ronaldo Rozalino - Coach RR
ANISA SKIN CARE ( KOSMETIK HERBAL, AMAN, DAN BEBAS MERKURI )
-
ANISA SKIN CARE ( KOSMETIK HERBAL, AMAN, DAN BEBAS MERKURI )
[image: Cream Annisa Ok]
Harga RP.150.000,- (Belum Ongkos Kirim)
DAPATKAN kulit muka yang...
14 tahun yang lalu
