Menjemput Bahagia Hakiki di Ambang Subuh: Pesan Mendalam dari Masjid Raya Pasar Teluk Kuantan_Ustadz H. Bahrul Aswandi, S.Ag
Di bawah naungan kedamaian fajar Jumat (21/8/2026), Masjid Raya Pasar Teluk Kuantan menjadi saksi bisu berkumpulnya para hamba yang merindukan kesejukan jiwa.
Gemercik keberkahan Subuh terasa kian kental saat Ustadz H. Bahrul Aswandi, S.Ag naik ke mimbar menyampaikan tausiyah bertema "Menjemput Kebahagiaan Dunia dan Akhirat".
Kebahagiaan bukan tentang seberapa banyak harta yang digenggam, melainkan seberapa lapang dada menerima ketentuan-Nya. Kebahagiaan sejati memancar dari jiwa yang tenang dan bermuara hingga kehidupan kelak di akhirat.
Empat Pilar Kunci Kebahagiaan Sejati
Dalam tausiyahnya, Ustadz H. Bahrul Aswandi memaparkan empat muara utama tempat mengalirnya kebahagiaan hakiki:
Hati yang Qana'ah dan Bersyukur Merasa cukup atas segala ketetapan-Nya adalah inti kebahagiaan. Sifat qana'ah melapangkan dada dan membebaskan jiwa dari jerat ketakutan akan kekurangan.
Allah SWT berfirman:
“Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, ‘Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu...’” (QS. Ibrahim: 7)
Rumah Tangga yang Sakinah Kebahagiaan mekar di tengah keluarga yang saling menghormati, mengasihi, dan menghargai. Rumah bukan sekadar tempat berteduh dari hujan, melainkan telaga ketenangan jiwa.
Allah SWT berfirman:
“Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya...” (QS. Ar-Rum: 21)
Rasa Aman dalam Kehidupan Jiwa yang tidak dibayangi rasa takut dan cemas adalah kenikmatan tiada tara. Kedamaian lingkungan memberi ruang bagi hati untuk beribadah dengan khusyuk.
Kesehatan Jasmani untuk Beraktivitas Tubuh yang sehat dan kaki yang sanggup melangkah ringan menuju kebaikan merupakan modal utama menyempurnakan amal ibadah dan menjemput rezeki.
Rasulullah SAW bersabda:
“Barangsiapa di antara kalian memasuki waktu pagi dalam keadaan aman di tengah keluarganya, sehat jasmaninya, dan memiliki makanan untuk hari itu, maka seolah-olah dunia telah dikumpulkan untuknya.” (HR. Tirmidzi)
Cahaya fajar pagi itu menyiratkan pesan mendalam: siapa yang memiliki qana'ah, kedamaian keluarga, rasa aman, dan kesehatan, dialah sejatinya raja kehidupan yang menggenggam kebahagiaan dunia hingga akhirat.
Penulis: Ust. H. Ronaldo Rozalino, S.Sn., M.Pd
(Ketua Forum Literasi Kuansing, Sekretatis Informasi & Komunikasi DP MUI Kuansing, Ketua LSB PD Muhammadiyah Kuansing, Motivator Literasi & Edukasi, Guru Penulis & Blogger, Guru Konten Konten Kreator Riau, Bisnis Owner Leader, Coach)

Posting Komentar
Komentar ya