Merawat Jiwa, Menjaga Ridha: Mutiara Bijak dalam Menghargai Pasangan
*Ronaldo Rozalino*
Seni Menyirami Taman Sendiri: Menemukan Kedamaian dalam Syukur
Bismillah. Ada sebuah frasa bijak yang kerap kali mengetuk pintu kesadaran kita:
"Rumput tetangga selalu terlihat lebih hijau."
Namun, pernahkah kita secara jujur merenungkan, mengapa rumput di pekarangan sendiri tampak gersang?
Jawabannya sederhana: karena kita sibuk mengagumi keindahan milik orang lain, hingga lupa menyirami tanah yang sedang kita pijak.
Dalam arsitektur kehidupan, membanding-bandingkan adalah benih dari ketidakbahagiaan.
Ketika seorang istri mulai menimbang-nimbang kebaikan atau kehebatan suami orang lain lalu membandingkannya dengan suami sendiri, tanpa disadari ada luka mendalam yang sedang ditorehkan.
Bagi seorang pria, apresiasi adalah bentuk penghormatan tertinggi. Membandingkannya dengan lelaki lain bukan sekadar bentuk kekecewaan, melainkan gempuran tajam yang meruntuhkan wibawa dan harga dirinya sebagai seorang pemimpin rumah tangga.
Cermin dalam Pesan Ilahi
Setiap manusia dirajut dengan kelebihan dan kekurangan yang unik. Tidak ada jiwa yang sempurna, dan ketidaksempurnaan itulah yang menjadi medan bagi kita untuk saling melengkapi, bukan saling menuntut.
RasuluLlah ﷺ mengingatkan kita untuk selalu menjaga pandangan hati agar tidak mudah mengkufuri nikmat yang ada di depan mata:
"Lihatlah orang yang berada di bawah kalian dan janganlah melihat orang yang berada di atas kalian, karena hal itu lebih layak agar kalian tidak meremehkan nikmat Allah."
(HR. Muslim No. 2963)
Ketika kita membiasakan diri memandang ke atas dengan rasa iri, lisan akan dengan mudah melontarkan pembandingan yang membosankan dan menyakitkan.
Padahal, Allah SWT telah memperingatkan agar kita senantiasa menjaga lisan dari perkataan yang dapat merusak hubungan sesama:
"Dan katakanlah kepada hamba-hamba-Ku: 'Hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang lebih baik (benar).' Sesungguhnya setan itu menimbulkan perselisihan di antara mereka."
(QS. Al-Isra': 53)
Merawat Rumah Tangga dengan Penghargaan
Alih-alih terus menatap ke luar jendela untuk melihat keindahan taman orang lain, alangkah indahnya jika kita mulai mengambil gayung dan menyirami tanaman di rumah sendiri.
Perbanyaklah melakukan introspeksi diri daripada sibuk meratapi kekurangan pasangan.
Menjaga lisan adalah cerminan dari hati yang bersih. Ketika lisan dijaga dari kata-kata yang membandingkan, dan hati dijauhkan dari sifat iri, maka keberkahan Allah SWT akan perlahan menyelimuti rumah tangga kita.
Mari belajar menghargai setiap usaha sekecil apa pun dari pasangan, karena di situlah ketenangan (sakinah) dan kasih sayang (mawaddah wa rahmah) akan tumbuh mekar dengan indah.
Narasi Literasi:
Ronaldo Rozalino (Coach RR)
(Teacherpreneur • Content Creator • Motivator Literation & Education • Business Leader • Writer • Composer & Arranger • Coach)
Kanal Informasi & Media Sosial:
WhatsApp: 0853 - 6355 - 4777
Instagram / TikTok: @ronaldorozalino
YouTube / Facebook: Ronaldo Rozalino
Website: s.id/RonaldoRozalino
ANISA SKIN CARE ( KOSMETIK HERBAL, AMAN, DAN BEBAS MERKURI )
-
ANISA SKIN CARE ( KOSMETIK HERBAL, AMAN, DAN BEBAS MERKURI )
[image: Cream Annisa Ok]
Harga RP.150.000,- (Belum Ongkos Kirim)
DAPATKAN kulit muka yang...
14 tahun yang lalu