Menepis Sunyi, Merawat Pertiwi: Aksi Nyata "THE POINT" di SDN Rawa Badak Selatan 03 Pagi
Pagi itu, Kamis, 1 Oktober 2026, fajar menyingsing menyapa halaman SDN Rawa Badak Selatan 03 Pagi. Udara sejuk bersatu dengan desir angin yang membawa keheningan penuh khidmat. Seluruh warga sekolah berdiri tegak dan rapi, menyatukan langkah dan jiwa dalam Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila.
Momentum ini tak sekadar tradisi tahunan, melainkan sebuah ruang refleksi untuk merenungi jejak perjuangan para pahlawan sekaligus mematrikan komitmen mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila di dalam denyut nadi kehidupan sehari-hari.
Suasana beraras kebersamaan kian terasa dengan hadirnya gabungan peserta didik dari SDN Rawa Badak Selatan 01 dan 03 Pagi. Dewan guru menjalankan peran mulia sebagai petugas upacara, sementara Ibu Cicih Sunarsih, S.Pd. berdiri anggun memimpin upacara sebagai Pembina Upacara.
Di sudut lapangan, terlihat para Sahabat Sekolah Dasar dari SDN Rawa Badak Selatan 03 bertugas dengan sigap sebagai dokter kecil siap sedia mengulurkan tangan dan memberikan pertolongan pertama demi menjaga kenyamanan bersama selama upacara berlangsung.
Dalam amanatnya yang menyentuh kalbu, Pembina Upacara mengajak seluruh hadirin menelusuri lorong waktu, merefleksikan kembali perjalanan panjang bangsa ini dalam memeluk Pancasila sebagai pondasi yang tak tergoyahkan.
Pancasila telah teruji oleh zaman, tetap berdiri kokoh menahan gempuran badai dan ancaman yang datang silih berganti sepanjang sejarah Ibu Pertiwi.
Detik paling syahdu tercipta kala seluruh peserta menundukkan kepala. Lapangan sekolah seketika hening sebuah keheningan yang sarat akan penghormatan mendalam bagi pengorbanan suci para Pahlawan Revolusi.
Dalam diam, doa-doa membubung ke langit, mengukir janji untuk tidak pernah menyia-nyiakan darah dan perjuangan mereka yang telah menjaga keutuhan serta ideologi bangsa.
Keheningan itu kemudian berganti menjadi getaran semangat kebangsaan tatkala seluruh barisan merapalkan lima sila Pancasila secara serentak.
Suara lantang para generasi muda menggelegar penuh keyakinan. Kepala SDN Rawa Badak Selatan 03 Pagi, Ibu Rismawati Sitorus, mengungkapan bahwa pengucapan sila-sila tersebut bukanlah sekadar pengulangan kata dalam ikrar upacara, melainkan sebentuk penegasan agar nilai-nilai luhur tersebut selalu hidup dan menjiwai setiap perilaku serta tindakan murid sehari-hari.
Melalui giat ini, peringatan Hari Kesaktian Pancasila menegaskan sebuah pesan abadierawat Pancasila adalah ikhtiar tanpa henti. Berlandaskan semangat "THE POINT (The Power of Iman n Takwa)", SDN Rawa Badak Selatan 03 Pagi terus menyemaikan pembiasaan positif melalui Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (G7KAIH) serta penguatan 8 Dimensi Profil Lulusan (DPL).
Dengan begitu, tunas-tunas bangsa ini tidak hanya tumbuh cerdas secara intelektual, tetapi juga bertumbuh menjadi pribadi yang berakar pada akhlak mulia, kokoh dalam karakter, dan mekar dalam cinta tanah air demi menyongsong Indonesia yang lebih gemilang. (Coach RR)