Menyemai Kebanggaan di Bumi Lancang Kuning: Catatan Reflektif Penguatan Literasi CBP Rupiah Melalui Program "Riau Bertuah"
Prakata: Merawat Simbol Kedaulatan Bangsa
Rupiah bukan sekadar helai-helai kertas atau kepingan logam yang bertukar tangan dalam riuh transaksi ekonomi.
Lebih jauh dari itu, Rupiah adalah manifestasi kedaulatan, lambang jati diri, serta benteng kehormatan suatu bangsa.
Di tanah Riau yang kaya akan nilai sejarah dan budaya, semangat untuk menanamkan rasa Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah terus dipupuk dan disemaikan hingga ke pelosok negeri.
Pada hari Jum'at, 16 Oktober 2026, sebuah ruang maya via Zoom Meeting menjadi saksi bisu berkumpulnya para pendidik, fasilitator, dan pemangku kepentingan dalam agenda Catatan Zoom Fasda CBP Rupiah Riau Bersama BGTK Provinsi Riau dan Bank Indonesia Perwakilan Riau.
Pertemuan ini menjadi momentum berharga untuk memperkuat komitmen bersama dalam menyukseskan Program Riau Bertuah (Berikan Literasi Uang Rupiah) Tahun 2026.
Sinergi Strategis: Menjalekkan Literasi ke dalam Jiwa Kurikulum
Kolaborasi erat antara Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Riau dan Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau menjadi fondasi kokoh bagi keberlangsungan gerakan ini.
Reisky Bestary, S.Pd., M.Pd (Kepala BGTK Provinsi Riau) menekankan pentingnya mengintegrasikan nilai-nilai Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah secara sistematis ke dalam ekosistem pendidikan.
Melalui kegiatan kokurikuler, penyusunan modul, penyesuaian kurikulum, hingga instrumen penilaian di satuan pendidikan, nilai-nilai CBP Rupiah diharapkan tidak hanya menjadi hafalan, melainkan membentuk karakter peserta didik.
Langkah nyata ini akan segera diperkuat melalui surat edaran resmi kepada Dinas Pendidikan setempat.
Pihak Bank Indonesia Perwakilan Riau menggarisbawahi bahwa pemahaman CBP Rupiah bukan hanya berfokus pada ranah pengetahuan (knowledge), melainkan juga pembentukan karakter kepribadian siswa yang berintegritas dan menghargai nilai kedaulatan mata uang nasional.
Sesi Suswanti, M.Pd. (Fasilitator sekaligus Penanggung Jawab Program Riau Bertuah) menyampaikan bahwa literasi Rupiah sangat selaras dengan Profil Pelajar Pancasila, seperti penanaman rasa tanggung jawab melalui sikap merawat dan menjaga fisik Rupiah secara bijak.
Bunga Rampai Praktik Baik: Dedikasi Tanpa Batas dari Para Fasda
Di balik megahnya perancangan program, ada kisah-kisah hangat dan inspiratif yang diukir oleh para Fasilitator Daerah (Fasda) di lapangan:
Inspirasi dari Kuantan Singingi Tiara Bela Pratiwi (Fasda Kuansing dari SMPN 1 Kuantan Hilir) membagikan Laporan Pelaksanaan On the Job Learning (OJL) CBP Rupiah.
Selama enam bulan penuh dedikasi, beliau bergerak melintasi lini diseminasi mulai dari Kepala Dinas, Kepala Sekolah, sesama Guru, siswa dalam forum MGMP, hingga berpartisipasi aktif pada Jambore Nasional 2026.
Jejak langkahnya telah menjadi pemantik semangat bagi Fasda di wilayah lain.
Jejak Literasi Usia Dini di Bumi Siak Sumarseh (Fasda Kab. Siak dari TK Pembina Kandis) mengisahkan perjalanannya mengenalkan CBP Rupiah sejak April 2026. Kendati dihadapkan pada tantangan awal tahun ajaran baru, beliau tak patah arang.
Dengan kreatif, materi pengenalan uang diselipkan ke dalam kegiatan kokurikuler anak usia dini.
Tak berhenti pada guru sasaran di 5 kecamatan, beliau menyadari pentingnya peran keluarga, sehingga rencana edukasi kepada orang tua murid menjadi agenda mulia berikutnya.
Menembus Batas Geografi di Kepulauan Meranti Syaiful (Kang Ipul) (Fasda Kab. Meranti) menghadirkan potret perjuangan yang menyentuh hati.
Menghadapi keterbatasan akses jalan dan kendala keterjangkauan sinyal di wilayah kepulauan, semangatnya tak pernah surut.
Lewat program CBP Rupiah Go To School serta kolaborasi intensif bersama Korwil dan Kepala Sekolah, beliau menyiasati setiap tantangan demi memastikan pesan kebaikan ini sampai ke sanubari anak-anak di pelosok negeri.
Langkah Bersama Menuju Masa Depan Literasi
Respon positif dan apresiasi tinggi disampaikan oleh pihak Bank Indonesia Perwakilan Riau:
Debi (Fasilitator BI Riau) mendorong pembentukan forum komunikasi serta penyelenggaraan acara-acara berkala agar ruang kolaborasi antara BI Riau dan para Fasda semakin hidup.
Zulkarnain Kepala Bank Indonesia Perwakilan menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas kegigihan para Fasda yang menjangkau hingga ke tingkat masyarakat dan orang tua.
Untuk memperkuat koordinasi, diusulkan pembentukan kepengurusan Fasda CBP Rupiah tingkat Provinsi Riau serta penunjukan koordinator di setiap Kabupaten/Kota.
Menjaga Rupiah, Merawat Indonesia
Setiap langkah kecil yang diayunkan oleh para pendidik di Riau adalah pilar penyangga bagi tegaknya kedaulatan bangsa. Ketika seorang anak menghargai selembar Rupiah, di situlah tumbuh rasa cinta dan bangga terhadap tanah airnya.
Salam hangat dan penuh semangat untuk seluruh Pejuang Literasi Rupiah!
Cinta, Bangga, Paham Rupiah!
Catatan oleh:
Ronaldo Rozalino, S.Sn., M.Pd.
SMAN 1 Sentajo Raya, Provinsi Riau
(FasDA CBP Rupiah Kab. Kuantan Singingi)
Posting Komentar
Komentar ya