Guru yang Tak Pernah Benar di Mata Dunia, Namun Dimuliakan di Langit
Bismillah. Di balik tawa gembira murid-murid di dalam kelas dan deretan prestasi yang terpajang di dinding sekolah, ada jiwa-jiwa penyabar yang kerap berjalan dalam senyap.
Merekalah para guru sosok yang mendedikasikan hidupnya untuk menyalakan pelita pengetahuan di tengah kegelapan ketahuian.
Namun, di mata dunia yang penuh prasangka, langkah guru sering kali berada di persimpangan yang tak pernah serba benar.
Ketika guru berdiri tegas memancangkan kedisiplinan, ia dibenci oleh mereka yang terlena dalam kemalasan.
Namun saat ia mencoba melunak dan memberi ruang, ia justru dituduh tidak becus mengelola kelas.
Suara yang keras dan berwibawa dilabeli pemarah, sementara kesabaran yang melapangkan dada dianggap sebagai kelemahan.
Sungguh sebuah dilema abadi: menuntut disiplin dicap kejam, memberi kelonggaran dituduh membiarkan; berinovasi dianggap aneh, dan bertahan dalam kesetiaan justru sering tak dihargai.
Padahal, dalam sudut pandang Islam, kemuliaan seorang pendidik tidak diukur dari riuk tepuk tangan manusia, melainkan dari keikhlasan yang tertanam jauh di dalam dada.
Allah SWT telah meninggikan derajat orang-orang yang berilmu, sebagaimana firman-Nya:
"Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat."
(QS. Al-Mujadilah: 11)
Menjadi guru adalah meneladani jalan para nabi. Rasulullah SAW sendiri menegaskan peran mulianya dalam sebuah hadis:
"Innama bu'itsu mu'alliman"
(Sesungguhnya aku diutus tidak lain hanyalah sebagai seorang guru).
(HR. Ibnu Majah)
Sebagai penerus warisan kenabian, mengajar bukan sekadar mentransfer angka dan kata, melainkan menanam benih peradaban.
Prasangka dan penilaian keliru dari manusia adalah ombak kecil yang tak boleh menggoyahkan karang keikhlasan seorang pendidik.
Setiap dedikasi, setiap bait nasihat yang diulang, dan setiap doa yang diselipkan di sepertiga malam untuk murid-muridnya adalah amal jariyah yang akan terus mengalir pahalanya meski jasad telah bersatu dengan tanah.
Bagi para guru yang sedang merasa lelah dan tak dihargai, ingatlah bahwa penilaian sejati tidak pernah datang dari lisan manusia, melainkan dari Sang Maha Melihat.
Teruslah mengabdi dan menyalakan cahaya, karena langit mencatat setiap peluh yang menetes demi kebaikan masa depan umat.
Refleksi :
Ronaldo Rozalino (Coach RR)
(Teacherpreneur • Content Creator • Motivator Literacy & Education • Business Leader • Writer • Composer & Arranger • Coach)
Media Sosial & Kontak:
WhatsApp: 0853 - 6355 - 4777
Instagram / TikTok: @ronaldorozalino
YouTube / Facebook: Ronaldo Rozalino
Website: s.id/RonaldoRozalino
ANISA SKIN CARE ( KOSMETIK HERBAL, AMAN, DAN BEBAS MERKURI )
-
ANISA SKIN CARE ( KOSMETIK HERBAL, AMAN, DAN BEBAS MERKURI )
[image: Cream Annisa Ok]
Harga RP.150.000,- (Belum Ongkos Kirim)
DAPATKAN kulit muka yang...
14 tahun yang lalu
Posting Komentar
Komentar ya